Selamat Datang di Era Konsumen Digital

Pembaca yang terhormat,

Di era digital sekarang ini terjadi perubahan revolusioner dalam perilaku konsumen. Saat ini konsumen selalu terhubung dengan internet baik sebelum, selama dan setelah belanja. Dengan semakin murahnya gawai (gadget) terutama telepon pintar (smartphones) untuk terhubung dengan internet dan juga semakin baik dan terjangkaunya
biaya koneksi internet, pertumbuhan konsumen yang sadar internet ini meningkat sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Selamat datang di era konsumen digital!

Berikut adalah indikasi beberapa perilaku konsumen digital dalam berbelanja.

SEBELUM melakukan belanja – konsumen digital melakukan riset untuk mencari informasi produk dan profil penjual atas produk yang akan dibelinya, mereka membandingkan harga dari banyak penjual, dan membaca ulasan (review) produk yang hendak dibelinya berdasarkan pengalaman dari konsumen lain.

SELAMA melakukan belanja -, konsumen mencari cara termudah untuk belanja. Jika barang tersebut tersedia secara online, konsumen cenderung membeli dengan cara online. Cara ini dinilai jauh lebih praktis daripada harus mendatangi toko fisik konvensional dengan resiko terjebak macet dan sulitnya mencari tempat parkir. Dengan belanja online, semua bisa dilakukan hanya dengan ujung jari di mana pun selama terhubung dengan internet. Memilih, memesan, dan membayar bisa secara online, dan tinggal menunggu barang tersebut dikirim, lalu memeriksa status kiriman lagi-lagi secara online.

Bahkan dalam pembelian yang dilakukan secara konvensional (pergi ke toko fisik) sekalipun, konsumen digital memeriksa kembali gawai pintar mereka selama melakukan pembelian. Sebuah survey (hasil survey SessionM, terhadap 12.000 konsumen) di Amerika Serikat bisa memberikan gambaran ini. Sebanyak 90% konsumen mengaku menggunakan telepon pintar mereka selama di dalam toko. Tiga hal utama yang mereka lakukan saat menggunakan telepon pintar mereka adalah:

1. 54% melakukan perbandingan harga
2. 48% mencari informasi produk
3. 42% membaca ulasan (review) secara online

SETELAH melakukan pembelian – konsumen digital yang puas dengan pengalaman belanjanya cenderung berbagi cerita melalui media sosial. Sebaliknya konsumen yang tidak puas juga akan menceritakan pengalamannya tersebut di dunia maya.

Menghadapi perilaku konsumen digital ini, para pelaku usaha dituntut untuk berubah. Tetap bertahan dengan pola berjualan konvensional hanya akan menyebabkan pelaku usaha kehilangan daya saingnya dan perlahan ditinggalkan konsumen potensialnya.

Apa yang harus dilakukan oleh pelaku usaha di era konsumen digital ini?

1. Dikenal baik di dunia maya.
Konsumen digital selalu mencari informasi melalui mesin pencari sebelum belanja (pre-purchase research). Informasi yang lengkap dan citra perusahaan (company profile image) atau citra merek (brand image) yang baik sangat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen digital. Ketidaktersediaan informasi yang cukup di internet bisa membuat konsumen ragu untuk mengambil keputusan.

2. Membuka komunikasi seluas-luasnya dengan konsumen melalui berbagai kanal.
Konsumen digital adalah konsumen yang cerdas dan berwawasan tinggi. Menaikkan citra perusahaan atau produk tidak lagi bisa dilakukan hanya dengan satu kanal atau bersifat satu arah. Pelaku usaha harus mampu membuka dialog dengan konsumen melalui berbagai kanal interaksi.

3. Menyediakan opsi penjualan secara online
selain opsi penjualan konvensional yang sudah ada. Baik dengan menyediakan sarana penjualan sendiri maupun melalui sarana market place.

4. Responsif terhadap keluhan dan keinginan konsumen di internet.
Respon yang baik terhadap keluhan konsumen akan menaikkan citra perusahaan. Sebaliknya bersikap defensif terhadap keluhan konsumen hanya akan menurunkan reputasi perusahaan dalam jangka panjang.

5. Last but not least, selalu menyediakan produk dan layanan yang prima.
Konsumen digital tidak melulu berorientasi pada harga yang murah, mereka bersedia membayar lebih jika produk yang mereka dapatkan mampu memberikan kepuasan yang tinggi. Sementara itu produk yang murah mungkin akan menggoda beberapa konsumen untuk mencoba membeli. Tetapi saat ekspektasi mereka terhadap kualitas produk tidak terpenuhi, tulisan pengalaman mereka di media sosial akan menjadi bumerang bagi pelaku usaha.

Selamat berinovasi dan sambut hadirnya peluang besar di era konsumen digital!

Salam konsumen,
Redaksi

Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
 [Penilaian Rata-rata: 4.8]
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Selamat Datang di Era Konsumen Digital

Redaksi 2 menit
0