Online
Saat ini ada 212 pengunjung tamu dan 1 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Rekreasi & Belanja/Tempat Belanja - Artikel
Jangan Tergiur Hadiah Yang Dipajang
Sabtu, 21 Juni 2008
Bantuan Artikel
Tapi begitu saya hendak membeli, saya bertemu dengan teman saya yang kebetulan bekerja di supermarket tsb. Kemudian saya utarakan niat saya membeli produk tsb karena ada hadiah undian elektronik. Tetapi saya benar-benar kaget dgn penjelesan teman saya, dia mengatakan "kalau tergiur dengan hadiah undiannya mending gak usah beli, karena hadiah utama elektronik tidak akan pernah diundi, sebab hadiah utama itu menjadi milik supermarket ini. Dan hadiah elektronik yang lain, dikeluarkan 1 hari sebelum program ini berakhir. Jadi klo membeli produk itu sekarang, paling hanya mendapat hadiah hiburan aja."
Saya sangat bersyukur telah bertemu dgn teman saya, dan berterima kasih kerena dia menjelaskan program hadiah tsb kepada saya, hingga akhirnya saya tidak jadi membeli produk tsb. Kepada konsumen jangan tergiur membeli produk dengan hadiah undian berupa elektronik yang dipajang di supermarket / hypermarket / mall.
Tama
Pekanbaru
Saya sangat bersyukur telah bertemu dgn teman saya, dan berterima kasih kerena dia menjelaskan program hadiah tsb kepada saya, hingga akhirnya saya tidak jadi membeli produk tsb. Kepada konsumen jangan tergiur membeli produk dengan hadiah undian berupa elektronik yang dipajang di supermarket / hypermarket / mall.
Tama
Pekanbaru
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 2 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
Saya juga pernah dengar info seperti itu dari teman saya yang berasal dari Pekanbaru juga. Teman saya pernah bilang "ada promosi barang kosmetik di Metro Plaza Supermarket, Harapan Raya. Tapi hadiah utamanya untuk pemilik supermarket tsb." Benar-benar gak fair ya. Konsumen ditipu mentah - mentah oleh supermarket dan supplier.
Kalo sudah punya saksi kenapa tidak lapor kepada yang berwajib ? Hal begini jangan dijadikan momok buat konsumen.