Online
Saat ini ada 218 pengunjung tamu dan 2 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Transportasi/Penerbangan - Keluhan
Sriwijaya Airlines Mengecewakan
Senin, 30 Juni 2008
Bantuan Artikel
Pada tanggal 19 Juni 2008 saya berencana menggunakan penerbangan SJ224 (Semarang – Surabaya) untuk kemudian dilanjutkan dengan penerbangan SJ252 (Surabaya-Balikpapan). Pada saat melakukan rekonfirmasi penerbangan pada tanggal 17 Juni 2008, salah seorang karyawati dari kantor perwakilan Sriwijaya Airlines di Semarang mengatakan bahwa untuk tanggal 19 Juni tersebut, penerbangan SJ224 tidak connect dengan penerbangan SJ252 dan menawarkan alternative penerbangan Surabaya–Balikpapan dengan menggunakan maskapai penerbangan lain yang lebih siang.
Pada saat itu sudah saya jelaskan bahwa saya memiliki jadual penerbangan lanjutan ke lokasi kerja, sehingga bila dialihkan ke maskapai penerbangan lain yang lebih siang, saya akan terlambat mengejar penerbangan lanjutan tersebut. Tetapi karena dikatakan tidak ada alternative penerbangan yang lain, dengan terpaksa tawaran untuk terbang dari Surabaya ke Balikpapan dengan menggunakan maskapai pengganti saya terima, meski ada konsekuensi tertinggal transportasi lanjutan.
Yang kemudian menjadi sangat mengecewakan saya adalah, ternyata pada tanggal 19 Juni 2008, penerbangan Sriwijaya Airlines SJ224 masih connect dengan Sriwijaya Airlines SJ252. Penerbangan SJ224 saya tiba di Surabaya pukul 10.05 WIB, sementara penerbangan Sriwijaya Airlines SJ252 ke Balikpapan baru akan terbang pukul 10.55 WIB. Mengingat saya memiliki jadual penerbangan lanjutan, saya meminta kepada ground staff Sriwijaya Airlines di Bandara Juanda agar bisa dibantu ikut penerbangan SJ 252 tersebut. Yang terjadi justru saya dipingpong dari satu orang ke orang yang lain dan terkesan bertele-tele tanpa keputusan yang pasti sampai akhirnya penerbangan SJ252 boarding.
Apabila memang setelah saya melakukan rekonfirmasi pada tanggal 17 Juni, kemudian jadual penerbangan berubah lagi sehingga SJ224 connect dengan SJ252, mengapa pihak Sriwijaya Airlines Semarang tidak ada itikad baik untuk memberitahukan hal ini kepada pelanggan ? Bukankah masih ada waktu untuk melakukan hal itu ? Apakah memang skedul penerbangan bisa diubah-ubah sedemikian mendadaknya tanpa perencanaan yang baik, tanpa koordinasi antar cabang yang baik ? Mengapa pihak Sriwijaya Airlines di Bandara Juanda, Surabaya tidak bisa memutuskan mengenai perubahan penerbangan tanpa mempingpong pelanggan ?
Untuk management Sriwijaya Airlines, mohon dibenahi scheduling pesawat dan ditingkatkan kinerja karyawannya agar konsumen tidak kapok terbang dengan Sriwijaya Airlines
Regards,
Widhiarto Imam Subarkah
Jl. Wonodri Sendang Raya No. 16
Semarang
Pada saat itu sudah saya jelaskan bahwa saya memiliki jadual penerbangan lanjutan ke lokasi kerja, sehingga bila dialihkan ke maskapai penerbangan lain yang lebih siang, saya akan terlambat mengejar penerbangan lanjutan tersebut. Tetapi karena dikatakan tidak ada alternative penerbangan yang lain, dengan terpaksa tawaran untuk terbang dari Surabaya ke Balikpapan dengan menggunakan maskapai pengganti saya terima, meski ada konsekuensi tertinggal transportasi lanjutan.
Yang kemudian menjadi sangat mengecewakan saya adalah, ternyata pada tanggal 19 Juni 2008, penerbangan Sriwijaya Airlines SJ224 masih connect dengan Sriwijaya Airlines SJ252. Penerbangan SJ224 saya tiba di Surabaya pukul 10.05 WIB, sementara penerbangan Sriwijaya Airlines SJ252 ke Balikpapan baru akan terbang pukul 10.55 WIB. Mengingat saya memiliki jadual penerbangan lanjutan, saya meminta kepada ground staff Sriwijaya Airlines di Bandara Juanda agar bisa dibantu ikut penerbangan SJ 252 tersebut. Yang terjadi justru saya dipingpong dari satu orang ke orang yang lain dan terkesan bertele-tele tanpa keputusan yang pasti sampai akhirnya penerbangan SJ252 boarding.
Apabila memang setelah saya melakukan rekonfirmasi pada tanggal 17 Juni, kemudian jadual penerbangan berubah lagi sehingga SJ224 connect dengan SJ252, mengapa pihak Sriwijaya Airlines Semarang tidak ada itikad baik untuk memberitahukan hal ini kepada pelanggan ? Bukankah masih ada waktu untuk melakukan hal itu ? Apakah memang skedul penerbangan bisa diubah-ubah sedemikian mendadaknya tanpa perencanaan yang baik, tanpa koordinasi antar cabang yang baik ? Mengapa pihak Sriwijaya Airlines di Bandara Juanda, Surabaya tidak bisa memutuskan mengenai perubahan penerbangan tanpa mempingpong pelanggan ?
Untuk management Sriwijaya Airlines, mohon dibenahi scheduling pesawat dan ditingkatkan kinerja karyawannya agar konsumen tidak kapok terbang dengan Sriwijaya Airlines
Regards,
Widhiarto Imam Subarkah
Jl. Wonodri Sendang Raya No. 16
Semarang
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 3 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
Ini salah satu contoh lagi dari perusahaan penebangan di Indonesia yang akhir akhir ini tumbuh seperti jamur dan asal jadi saja
Bravo Menteri Perhubungan
hahahhahaha
liat aja busway sekarang kaya apa
@Ius
Busway mah kasian banget nasibnya..