Online
Saat ini ada 217 pengunjung tamu dan 2 pengunjung terdaftar online.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Anda bisa log-in atau daftar di sini.
Login
Polling
Media Komunikasi/Telepon Selular - Keluhan
Hati Hati Mendaftar TelkomselFlash
Selasa, 08 Juli 2008
Bantuan Artikel
Saya mau sharing pengalaman KETIDAKADILAN yang saya alami dengan operator selular Telkomsel pada salah satu produknya TelkomselFlash.
Saya rizqinofa seorang pekerja IT yang menggunakan internet sebagai penunjang vital lancarnya usaha dan pekerjaan saya. Semenjak ada pengumuman bahwa Telkomsel Flash melaunching layanan terbarunya yaitu Telkomsel Flash Unlimited, berhubung saya akan keluar kota selama 2 minggu saya pun tertarik dan segera mendaftarkan diri untuk menggunakan TelkomselFlash pada GRAPARI Telkomsel Grha Pena di Surabaya (2 Juni 2008).
PENDAFTARAN KARTUHALO
Proses pendaftaran relatif cukup mudah, mengisi formulir dengan data2 yang diperlukan kemudian saya memilih paket TelkomselFlash 256kbps (Rp. 125rb / bulan). Beberapa hari setelah proses pendaftaran, dilakukan survey dari telkomsel ke rumah saya (6 Juni 2008). Segera setelah saya dapatkan verifikasi dari surveyor, saya pun segera kembali ke Grha Pena untuk mendapatkan simcard Kartu Halo.
MENGAMBIL SIMCARD
Simcard kartu Halo saya dapatkan dari CS telkomsel pada saat itu dengan menunjukkan verifikasi yang saya dapatkan dari kartu halo. CS tersebut mengatakan bahwa kartu tersebut akan aktif dalam 1x24 jam dan kemudian telkomselflash akan aktif dalam 1x24 jam sesudahnya setelah kartu telkomsel aktif. Keesokan harinya saya pun mencoba mengecek apakah kartu tersebut sudah aktif atau belum, berhubung saya lagi cukup banyak kerjaan di internet, saya coba beberapa kali aktifnya kartu tersebut.
AKTIFNYA SIMCARD
Simcard pun berhasil diaktifkan pada kira2 jam 16.00 WIB sore hari (7 Juni 2008). Saya kemudian melakukan pengecekan apakah telkomsel flash sudah aktif karena saya pikir mungkin juga bersamaan aktif dengan aktifnya kartu halo. Sampai kira2 jam 16.30 ternyata belum aktif akhirnya kemudian saya berinisiatif menelpon CS Telkomsel. Jawaban yang diberikan adalah TelkomselFlash belum aktif, dan akan aktif segera dalam 1x24 jam atau kurang. Ok saya tunggu. Karena saya memang kurang sabar dan kerjaan memang lagi banyak2nya, saya terus mencoba hingga kira2 jam 17.00 dan akhirnya internet sudah berhasil dapat digunakan. HOREEE (dalam hati saya hehe).
MENERIMA TAGIHAN YANG MAHAL
Cerita belum selesai, seperti dalam film, konflik mulai muncul belakangan. Ketika hari ini tagihan saya terima (8 Juli 2008), total tagihan saya 375rb (WHAT !!!) Segera saya telpon CS Telkomsel Surabaya yang tertera pada penjelasan website telkomsel. Jawaban kurang memuaskan setelah lempar sana sini via teleppon oleh CS. Akhirnya hari itu juga saya pun kembali datang ke GRAPARI Telkomsel Grha Pena Surabaya. Saya mendapat penjelasan bahwa koneksi internet yang saya lakukan pada 7 Juni 2008 adalah koneksi dengan GPRS dengan tarif Rp. 12/ KB (WHAT !!! MAHALNYA) dengan total penggunaan pada hari tersebut adalah sebesar Rp. 216rb !!
DITIPU ?
Terus terang saya merasa DITIPU dan tidak mendapat penjelasan dengan LENGKAP. CS Telkomsel maupun Call Center Telkomsel tidak memberikan informasi bahwa sebelum Telkomsel Flash aktif, maka yang digunakan adalah GPRS Telkomsel dengan tarif yang mahal tersebut. CS Telkomsel yang saya temui mengatakan bahwa beban tersebut adalah tanggung jawab pelanggan dan saya harus bayar untuk penggunaan GPRS tersebut. Awalnya saya tidak mau bayar karena ini bukan kesalahan saya. Setelah berdebat cukup panjang, tampaknya negosiasi tidak berjalan mulus, saya mencoba minta diskon 50% pun tidak diberikan dan tetap itu adalah tanggung jawab pelanggan.
TELKOMSEL TIDAK BERTANGUNG JAWAB ATAS TIDAK LENGKAPNYA INFORMASI YANG DIBERIKAN KE PENGGUNA. Bayangkan pelanggan telkomsel ada 50juta, anggap saja kira2 500rb yang menggunakan telkomsel flash. Dari 500rb pelanggan tersebut misalnya ada 5.000 orang yang bernasib sial seperti saya, TOTAL KERUGIAN PELANGGAN mencapai 1000.000.000 dengan asumsi total biaya internet yang menggunakan GPRS adalah 200rb pada hari sebelum aktifnya telkomselflash. TELKOMSEL TIDAK ADIL, informasi yang diberikan tidak lengkap dan saya jadi berpikir mungkin bisa saja DISENGAJA untuk MENJEBAK pelanggan internet seperti saya.
Seharusnya CS nya memberitahukan selamat TelkomselFlash belum aktif, dapat tetap menggunakan internet dengan biaya GPRS yang aktif secara otomatis. Sebelum Telkomsel Flash aktif, maka yang digunakan adalah GPRS Telkomsel dengan tarif GPRS yang mahal tersebut
BERHATI - HATILAH SAAT MENDAFTAR TELKOMSELFLASH
thanks
Rizqinofa Putra M
Komp. Surya Inti Permata Juanda FF-5
Sidoarjo
Proses pendaftaran relatif cukup mudah, mengisi formulir dengan data2 yang diperlukan kemudian saya memilih paket TelkomselFlash 256kbps (Rp. 125rb / bulan). Beberapa hari setelah proses pendaftaran, dilakukan survey dari telkomsel ke rumah saya (6 Juni 2008). Segera setelah saya dapatkan verifikasi dari surveyor, saya pun segera kembali ke Grha Pena untuk mendapatkan simcard Kartu Halo.
MENGAMBIL SIMCARD
Simcard kartu Halo saya dapatkan dari CS telkomsel pada saat itu dengan menunjukkan verifikasi yang saya dapatkan dari kartu halo. CS tersebut mengatakan bahwa kartu tersebut akan aktif dalam 1x24 jam dan kemudian telkomselflash akan aktif dalam 1x24 jam sesudahnya setelah kartu telkomsel aktif. Keesokan harinya saya pun mencoba mengecek apakah kartu tersebut sudah aktif atau belum, berhubung saya lagi cukup banyak kerjaan di internet, saya coba beberapa kali aktifnya kartu tersebut.
AKTIFNYA SIMCARD
Simcard pun berhasil diaktifkan pada kira2 jam 16.00 WIB sore hari (7 Juni 2008). Saya kemudian melakukan pengecekan apakah telkomsel flash sudah aktif karena saya pikir mungkin juga bersamaan aktif dengan aktifnya kartu halo. Sampai kira2 jam 16.30 ternyata belum aktif akhirnya kemudian saya berinisiatif menelpon CS Telkomsel. Jawaban yang diberikan adalah TelkomselFlash belum aktif, dan akan aktif segera dalam 1x24 jam atau kurang. Ok saya tunggu. Karena saya memang kurang sabar dan kerjaan memang lagi banyak2nya, saya terus mencoba hingga kira2 jam 17.00 dan akhirnya internet sudah berhasil dapat digunakan. HOREEE (dalam hati saya hehe).
MENERIMA TAGIHAN YANG MAHAL
Cerita belum selesai, seperti dalam film, konflik mulai muncul belakangan. Ketika hari ini tagihan saya terima (8 Juli 2008), total tagihan saya 375rb (WHAT !!!) Segera saya telpon CS Telkomsel Surabaya yang tertera pada penjelasan website telkomsel. Jawaban kurang memuaskan setelah lempar sana sini via teleppon oleh CS. Akhirnya hari itu juga saya pun kembali datang ke GRAPARI Telkomsel Grha Pena Surabaya. Saya mendapat penjelasan bahwa koneksi internet yang saya lakukan pada 7 Juni 2008 adalah koneksi dengan GPRS dengan tarif Rp. 12/ KB (WHAT !!! MAHALNYA) dengan total penggunaan pada hari tersebut adalah sebesar Rp. 216rb !!
DITIPU ?
Terus terang saya merasa DITIPU dan tidak mendapat penjelasan dengan LENGKAP. CS Telkomsel maupun Call Center Telkomsel tidak memberikan informasi bahwa sebelum Telkomsel Flash aktif, maka yang digunakan adalah GPRS Telkomsel dengan tarif yang mahal tersebut. CS Telkomsel yang saya temui mengatakan bahwa beban tersebut adalah tanggung jawab pelanggan dan saya harus bayar untuk penggunaan GPRS tersebut. Awalnya saya tidak mau bayar karena ini bukan kesalahan saya. Setelah berdebat cukup panjang, tampaknya negosiasi tidak berjalan mulus, saya mencoba minta diskon 50% pun tidak diberikan dan tetap itu adalah tanggung jawab pelanggan.
TELKOMSEL TIDAK BERTANGUNG JAWAB ATAS TIDAK LENGKAPNYA INFORMASI YANG DIBERIKAN KE PENGGUNA. Bayangkan pelanggan telkomsel ada 50juta, anggap saja kira2 500rb yang menggunakan telkomsel flash. Dari 500rb pelanggan tersebut misalnya ada 5.000 orang yang bernasib sial seperti saya, TOTAL KERUGIAN PELANGGAN mencapai 1000.000.000 dengan asumsi total biaya internet yang menggunakan GPRS adalah 200rb pada hari sebelum aktifnya telkomselflash. TELKOMSEL TIDAK ADIL, informasi yang diberikan tidak lengkap dan saya jadi berpikir mungkin bisa saja DISENGAJA untuk MENJEBAK pelanggan internet seperti saya.
Seharusnya CS nya memberitahukan selamat TelkomselFlash belum aktif, dapat tetap menggunakan internet dengan biaya GPRS yang aktif secara otomatis. Sebelum Telkomsel Flash aktif, maka yang digunakan adalah GPRS Telkomsel dengan tarif GPRS yang mahal tersebut
BERHATI - HATILAH SAAT MENDAFTAR TELKOMSELFLASH
thanks
Rizqinofa Putra M
Komp. Surya Inti Permata Juanda FF-5
Sidoarjo
Komentar Anda ?
Saat ini telah ada 8 komentar
Pencarian lebih lanjut dengan Google..
Surat/Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Halaman Untuk Cetak
Kirim Artikel Ini
Komentar Pembaca
Link Ke Blog Anda
Coba bapak cek ulang ke CS Telkom*l, biasanya untuk akses 3G ke interent dari Halo ada settingan tertentu yang harus kita aktifkan sebelum akses internetnya bisa dipakai. Default standar akses internet telkomsel baik dari hp maupun lewat media modem USB adalah GPRS. Biasanya nama settingan ini disebut APN, untuk unlimited 256kbps settingan APN adalah telkomsel atau internet.
Saran saya anda datangi balik CS Telkomsel tersebut minta bantuan setting APN di modem anda, dan pastikan di billing sistem mereka anda ditagih berdasar pemakaian unlimited (dan bukan volume based). Saya juga beberapa kali bermasalah dengan Telkomsel, jangan menyerah Pak.
Benar, telpon ke 111 aktif atau belum. Kalau telkomsel belum mengaktifkan, jangan coba-coba berani pakai, karena masih paket GPRS nan mahal. Teliti dulu sebelum membeli.
Tapi kalau dijawab di Grapari/111 sudah aktif, jangan lupa catat, kalau perlu rekam dan setelah memakai 1 jam, pantau ulang. Kalau dalam waktu 1 x 24 jam aman, 1 bulan pun dijamin aman.
Akan tetapi kalau ternyata Telkomsel menipu, dibilang aktif ternyata masih pakai tarif biasa, maka bolehlah saran saya kita sebut saja Telo komsel.
Seperti tulisan saya di http://www.mediakonsumen.com/Artikel2686.html. Saya harapkan BRTI, Postel mengatur Operator agar transparan. Tidak hanya menyediakan tabel yang memusingkan, tapi termasuk program simulasi tarif yang cukup jelas, gamblang, update. Agar kita sebagai konsumen tidak tertipu lagi.
Saya juga mengalami kejadian ini (http://www.mediakonsumen.com/Artikel2663.html)
Adalah lebih fair jika TELKOMSEL, dapat memberikan informasi yang jelas kepada pemakai flash, bahwa koneksi yang dipakai untuk akses internet adalah 3G atau GPRS.
Sehingga pemakaian GPRS tanpa kehendak pemakai dapat dihindari, dan kejadian yang sama tidak terjadi lagi pada pemakai-pemakain flash yang lain.
~KEBANYAKAN YANG TERKENA SIAL ADALAH PAKET UNLIMITED TANPA MODEM (karena setting di ponsel memang rada-rada ribet)
~SETTING DIPONSEL YANG SALAH
~TIDAK SABAR UNTUK MENGGUNAKAN DAN LENGAH DENGAN SETTING PONSEL YANG SEBENARNYA SALAH
~TIDAK SERING MENANYAKAN KEPADA CS AKAN KEAKTIFAN FLASHNYA
Demikian untuk diketahui, dan Untuk TELKOMSEL, jika pelanggannya ingin daftar ya diwanti-wanti untuk bersabar dan serin-sering menghubungi CS nya..!
##### untuk PELANGGAN & TELKOMSEL #####
memang jika saya lihat, pendaftaran TELKOMSEL Flash haruslah hati-hati dan bersabar, karena ini antara 125 rb atau sekian juta...!
Dan kepada TELKOMSEL, jika pendaftar kartu halo baru atau lama taguhan berjalannya mencapai sekian ratus ribu harusnya membuat sistem dimana nomor akan terblok jika pemakaian pelanggannya tidak wajar (apalagi pendaftar baru)
sepertinya bapak belum ditelpon oleh pihak telkomsel ?
setahu saya aktivasi telkomselflash, harus menunggu telpon dari pihak telkomsel, yang mengabarkan kalau telkomselflash sudah aktif.
Kalao kita memaksa menggunakan flash tanpa menunggu konfirmasi dari telkomsel, ya itungannya jadi Rp. 12/kb
ITULAH SEBENARNYA TITIK LEMAH KONSUMEN YANG DIBIDIK OPERATOR SELULAR...JUSTRU YANG KRUSIAL MEMANG SEPERTINYA DISEMBUNYIKAN / DISAMARKAN. SEPERTINYA ADA UNSUR KESENGAJAAN. ISTILAHNYA NIPU TAPI RAPI...GITU, JADI KALAU TIMBUL KOMPLAIN BARU DEH DIJELASIN.