MediaKonsumen
Media Komunikasi & Informasi Konsumen Indonesia

Kartel SMS Enam Operator Rugikan Konsumen
Dikirim tanggal: Rabu, 18 Juni 2008

Jakarta (ANTARA News) - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan bahwa kartel layanan SMS (sort message service) yang melibatkan enam operator di dalam negeri selama 2004 hingga 1 April 2008 telah merugikan konsumen hingga Rp2,827 triliun.

Keenam perusahaan operator seluler yang terlibat kartel dimaksud adalah PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL), PT Telkomsel, PT Telkom, PT Bakrie Telecom Tbk, PT Mobile-8 Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom.

Ketua Majelis Komisi yang memeriksa kasus kartel SMS, Didie Martadisastra, ketika membacakan putusan tersebut menyatakan, kerugian konsumen dihitung berdasarkan selisih penerimaan harga kartel SMS dengan penerimaan harga kompetitif SMS off net (lintas operator).

Bedasarkan pemeriksaan KPPU, periode 2004 hingga 1 April 2008, ke enam operator secara sah dan terbukti melanggar persaingan usaha tidak sehat dengan melakukan kartel layanan pesan singkat (SMS).

Majelis komisi menemukan klausula penetapan tarif SMS yang tidak boleh lebih rendah dari tarif yang berlaku berkisar Rp250-Rp350 yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) interkoneksi antara operator.

"Berdasarkan perhitungan tersebut maka perkiraan harga yang kompetitif layanan SMS off net adalah Rp114," kata Didie.

Tarif kompetitif mengacu pada tarif interkoneksi layanan SMS originasi Rp38, dan terminasi Rp38 hasil hitungan OVUM, ditambah dengan biaya Retail Services Activities Cost (RSAC) sebesar 40 persen dari biaya interkoneksi dan margin keuntungan sebesar 10 persen.

Sesuai proporsi dan pangsa pasar operator tersebut selama empat tahun praktik kartel SMS berlangsung, Telkomsel mengakibatkan kerugian konsumen terbesar yang mencapai Rp2,1 triliun.

Disusul berturut-turut XL sebesar Rp346 miliar, Telkom Rp173,3 miliar, Bakrie Rp62,9 miliar, Mobile-8 Rp52,3 miliar, dan Smart Rp0,1 miliar.

Adapun Smart lebih rendah mengakibatkan kerugian konsumen karena operator milik kelompok Sinar Mas Grup tersebut baru bergabung dalam perjanjian kerja sama (PKS) yang ikut menegosiasikan penetapan tarif pada 3 September 2007.

Berdasarkan putusan tersebut, KPPU menghukum sanksi denda operator XL dan Telkomsel masing-masing senilai Rp25 miliar, Telkom Rp18 miliar, Bakrie Telecom Rp4 miliar, Mobile-8 Telecom Rp5 miliar.

Kerugian konsumen, karena konsumen kehilangan kesempatan memperolah tarif SMS yang lebih rendah, hilangnya kesempatan menggunakan layanan SMS yang lebih banyak pada harga yang sama, serta kerugian "intangible" konsumen, dan terbatasnya alternatif pilihan konsumen.

Meski begitu, majelis komisi menilai tidak pada posisi berwenang untuk menjatuhkan sanksi ganti rugi untuk konsumen.

Berdasarkan pemeriksaan, KPPU berpendapat dengan tidak adanya regulasi khusus mengenai SMS mengakibatkan operator mengambil tindakan mengatur keseimbangan trafik SMS antar operator melalui instrumen harga sehingga merugikan konsumen.

"Untuk itu, majelis komisi merekomendasikan kepada KPPU memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah dan pihak terkait segera menyusun peraturan interkoneksi SMS yang tidak merugikan konsumen," Didie.

Sumber: Antara News


Komentar Anda ?

Saat ini telah ada 31 komentar


  1. marsuni | Pesan | Rabu, 18 Juni 2008

    Barusan nonton berita eh pas buka MK langsung ada artikel na..!

    Wah,, kalo gitu buanyak sekali kauntungan TELKOMSEL ya..! 2.1 trilliun icon_redface icon_redface icon_frown

    jadi hadiah yang beberapa milliar pada pengundian telkomsel poin hanyalah bunga dari bunga 2.1 trilliun ya.. dan masih untung di konsumen yang "istilahnya" buang-buang pulsa untuk ngumpulin POIN. icon_frown icon_frown icon_frown

    Padahal dulu saya pernah ngumpulin poin sampai 1000 poin untuk satu nomor TELKOMSEL.

    tapi biarlah asal kedepannya bisa lebih baik "murah, lancar komunikasinya, dan buanyak bonus na"

    Operator "TELKOMSEL ku" harus ingat itu...!

  2. richardo | Pesan | Rabu, 18 Juni 2008

    sama deh! saya juga. baru saja nonton. udah muncul beritanya di mk. cuma melalui mk lah saya bisa meluapkan kekesalan saya. dan saya pun bebas memberikan komentar. waduh.... kalau sebanyak ini operatornya. bisa bisa negara rugi besar nih! dan bukan hanya negara aja yang rugi. konsumen yang ada di indonesia pasti rugi besar nih! mendingang ketimbang mengurusi hal hal yang enggak jelas.mending ngurusi perut rakyat. turunkan harga harga sembako dan harga minyak. itu aja udah cukup. icon_frown icon_frown icon_frown icon_frown

  3. ius | Pesan | Kamis, 19 Juni 2008

    semua operator di indonesia ngak ada yang bener,

    ada yang bilang

    gratis tpi awalnya bayar 5rb (inget iklan pakai 5rb bonus 5rb, jadi gratis) iklan aneh,

    ada yang bilang murah tanpa tapi dengan jargon tarif dasar telp ke opt laen Rp 399/menit

    ini lebih aneh lagi, murah tanpa tapi.

    tp untuk kartu perdana yang masih dapat program 3x lipet, tarif telp ke opt laen adalah 1rb lebih.

    mana tuh murah tanpa tapi ?

    mala jadih terlihat, murah tanpa tapi, tapi kalo ngak di program 3x lipet..

    TELP SAMPE PUAS 0.000000000000000000000000001

    kenyataannya di menit keberapa pasti mati, sukur2 bisa telp, mala kadang ngak bisa nyambung !!!

    kebanyakan malam pertama sama binatang sih

    tarif 1jam 1rb

    belum sampe 1jam uda putus, ujung2nya mahal juga.

    ngobrol sepuasnya sebulan 25rb (STARONE)

    ati ati nih kalo pake starone, kalo uda masa tenggang, pelanggan starone ngak di kasih tau akhir dr masa tenggangnya, jadi kalo yang jarang ngecek, ati2 aja angus tuh nomor n pulsa2 di dalamnya, ( saya korban perampokan indosat RP 200rb lebih karena kasus spt ini )

    telp rp 0.5 per detik

    tapi cuma berlaku sampe ke menit 13

    sms 1per karakter ke semua operator.

    giliran sms ke operator sndiri yang notabene ngak harus ada biaya2 laen,mala jadi mahal, taro lah 1 sms full 160karakter yang tadinya rp 55/sms , tp gara2 program itu jadi 160/sms ke sesama operator.

    buat saya, semua operator ngak ada yang JUJUR, baru AXIS doank yang terlihat jujur selama ini.. (ngak tau ke depannya)

    soalnya pengalaman sih sama operator yang jargon "Mau?"

    awalnya jujur n setelah mereka "besar"

    lalu ada jargon Murah tanpa tapi, semunya jadi bubar tuh image di mata gw..

    semoga manajer tiap2 operator bisa sadar dan segera bertobat dan JANGAN BUAT PERATURAN SEENAKNYA SEPERTI INDOSAT YANG MEMBUAT PERATURAN BAHWA SELURU VOUCHER M3 RAJA AKTIF SETAHUN JADI VOUCHER REGULER BIASA DENGAN MASA AKTIF 15rb,

    tunggu artikel saya disini indosat

    ngak esia

    ngak indosat

    ngak XL

    semua sama aja liciknya

  4. P.N Jonathan | Pesan | Kamis, 19 Juni 2008

    @IUS icon_lol icon_lol icon_lol kau bilang ama aku XL bagus dan murah,sekarang percaya kan pepatah Goedkoop is duurkoop icon_razz

  5. marsuni | Pesan | Kamis, 19 Juni 2008

    Kalau esia mah gaya-gayanya saja murah, lah wong 1 sms pull 160 karakter, jadinya yang 55rupiah jadi 160rupiah dan naik lebih dari 2005. jadi lebih mahal cdma dong sms na... dari pada gsm.! icon_razz icon_razz icon_razz

    Karena saya pikir hanya beberapa saja yang sms di bawah 55karakter.

    jadi, 1 rupiah per karakter adalah pintu gerbang untuk mencari untung yang sebenarnya...! icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol

  6. marsuni | Pesan | Kamis, 19 Juni 2008

    Maksud saya bukan 2005 tapi tarif smsnya naik lebih dari 200% icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol

  7. richardo | Pesan | Sabtu, 21 Juni 2008

    wah... lagi berdebat soal operator yang penipu ya? enggak usah di bela bela in deh operator di indonesia. mau namanya star one. atau mau esia. bagiku sama aja. gak jelas. icon_eek icon_eek icon_eek kalau aku udah pake semuanya. mulai dari indosat,telkomsel,three,fren dan esia. tinggal axis yang belum ku coba.

    mungkin axis sekarang jujur. tapi kalau ntar udah tamat SMA. pasti enggak jujur juga. namanya juga udah dewasa. icon_lol icon_lol icon_lol

  8. ius | Pesan | Sabtu, 21 Juni 2008

    @opa : iya nih saya juga baru tahu belakangan ini begini.. waktu itu saya pake sih fine fine aja, semenjak kawin sama kambing jadi gitu.. sori opa bukan maksud hati mau suruh opa pk produk yang jelek hehe icon_lol icon_lol

    tp untunglah opa gak pake XL.

    semua operator di indonesia laganya doank bagus, tp kualitasnya sangat sangat jelek.

    berikut ini operator yang udah sangat jelek di mata saya (dari yang terparah)

    1. ESIA

    2. indosat (saya bermasalah di Starone yang merampok pulsa saya 200rb dan M3 yang bisa merubah peraturan seenak udel mereka)

    3. XL

    4. three Mau ?

  9. marsuni | Pesan | Sabtu, 21 Juni 2008

    @Richardo

    Iya, itu memang penyakit umumnya Operator...!

  10. Burhanto | Pesan | Sabtu, 21 Juni 2008

    Iya neh, memang di negara tercinta kita ini aneh. Kalo di negara tetangga seperti Singapura & Malaysia operator telekomunikasi seluler semakin besar semakin efektif dan bersaing menawarkan kemudahan & dengan tarif yang sangat murah. Kalo di sini semakin besar suatu perusahaan, terutama operator seluler bukan semakin murahn melainkan semakin mahal dan semakin cuek sama pelanggan karena menganggap sudah besar dan tidak perlu melayani konsumen atau pelanggan dengan baik. Buktinya Telkomsel & Indosat sebagai operator seluler terkemuka di Indonesia mana pernah tanggapi komplain konsumen, soalnya mereka merasa sudah besar bagaikan kacang lupa pada kulitnya. icon_confused

    Tidak heran kalo perusahaan asing semakin gencar menamamkan modalnya di Indonesia terutama di sektor telekomunikasi seluler, karena semakin besar perusahaannya di sini semakin mahal tarif atau pendapatannya serta dapat seenaknya mengabaikan konsumennya tanpa ada sanksi yang berarti dari pemerintah. UU yang ada hanya tercantum tetapi jarang kita lihat perusahaan yang melanggar dikenakan sanksi tersebut. Yah namanya juga kita orang kecil, ya merem ada kalo ada keluhan, apa boleh buat yang di komplain juga raksasa dan cuek2 aja. icon_smile

  11. richardo | Pesan | Sabtu, 21 Juni 2008

    @marsuni dan Burhanto. kalau saya bilang. pengusaha kita yang ada di indonesia. lebih suka mencari dana dari orang2 asing. karena uangnya lebih banyak dan lebih segar. kayak ikan di pasar. icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol

    kalau mereka ambil uangnya dari investor lokal. mungkin uang mereka langsung cepat busuk. karena uangnya sedikit. padahal di negara kita ini INDONESIA. masih banyak investor2 yang kuat dan handal untuk menanamkan modalnya. makanya saya berdoa setiap malam kepada TUHAN. JADILAH TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI. icon_biggrin icon_biggrin icon_biggrin

  12. marsuni | Pesan | Senin, 23 Juni 2008

    JADILAH TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI. icon_confused

    MUDAH-MUDAHAN...! icon_biggrin icon_biggrin icon_biggrin BUT icon_wink icon_wink icon_wink MENJADI KENYATAAN!,,,,, icon_smile

  13. marsuni | Pesan | Senin, 23 Juni 2008

    Buat Sesepuh0sesepuh MK,

    Sebutkan Operator apa yang kalian pakai dan alasannya?.. icon_smile icon_smile icon_wink

    Siapa tahu informasinya jadi acuan bagi komunitas MK yang lain..!

  14. richardo | Pesan | Senin, 23 Juni 2008

    @marsuni. betul! icon_smile icon_smile

    kalau saya pakai telkomsel-simpati. dan cdma-esia. alasannya. kalau simpati jangkauannya luas. meskipun tarifnya kayak argo kuda. tapi dia di hutan yang banyak harimaunya signalnya dapat icon_lol icon_lol icon_lol

    kalau esia. tarifnya murah tp hanya untuk sesama esia. kalau signalnya ya... LUMAYAN. 50 percen. tp smsnya. sudah payah sekarang. jadi 160 per sms. jika kalau karakternya full pada saat di kirim. jadi esia nomer yang enggak jelas juga. icon_evil

    KESIMPULANNYA buat comunity mk. operator apapun yang ada di indonesia. sama2 enggak jelas. karena mereka suadah tamat SMA. icon_lol icon_lol

    buat teman2 MK. bagaimana pendapat kalian. utarakan di sini. dan teriaklah di sini. icon_smile

  15. Advena Vee | Pesan | Selasa, 24 Juni 2008

    @ Richardo

    Saya dulu pake Simpati,,tapi di kelas saya (di basement lt.2) gak dapet sinyal,,hikz5x

    Abiz itu ganti AS d,,tp borosnya minta ampun,,klo duit buat beli pulsa dikumpulin 10 bulan bisa buat beli HP HSDPA,,>.<

    Abiz itu ganti Three d,,gr2 murah,,tp tnyt malah nggak dpt sinyal di rumah,,

    Trus skrg terjerembab dlm kubah XL,,soalnya cowo-kuwh pake XL juga,, icon_razz

  16. ius | Pesan | Selasa, 24 Juni 2008

    Advena vee :

    lokasi situ dimana?

    kelas apaan di basement ?

    kelas teroris yah hehe

    setau gw sampe sekarang, di jakarta blm ada kampus yang punya kelas di basement dehh hehe

  17. Agusnadi Louw | Pesan | Selasa, 24 Juni 2008

    MAU MAHAL ATAU MURAH SAYA SENANG AJA.

    SAYA KAN JUALAN PULSA, TETAP UNTUNG. HA..HA.... icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol

    TAPI EMANG HARUS DIKURANGI LOH BIAYANYA.....

    MAKASIH BUAT TELKOMSEL, KHUSUS GRAPARI GTLO... UDAH BANTU SAYA DALAM TELKOMSEL FLASHNYA.

    JADI DIDALAM HUTAN PUN SAYA DAPAT INTERNETAN.

    JIKA ADA YANG MAU TEMANAN DGN SAYA PLEASE EMAIL KE . agusnadi@telkom.net

  18. marsuni | Pesan | Selasa, 24 Juni 2008

    @Ius

    Bisa aja Anda, siapa tahu Advena vee punya basement n kelas yang dia buat sendiri icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol

    Becanda lho...!

    btw,

    Saya pakai Halo karena supaya ga' ribet (memilih kartuHalo bukan karena murah, karena memang tidak murah) tapi agar tidak ribet jika harus menelpon tapi kehabisan pulsa..! soalnya saya orangnya yang ingin mengerjakan dan melakukan sesuatu, dan ga' mau ditunda-tunda dan harus selesai di kerjakan!

    Namun saya juga pake simPATI sejak 2003 (nomornya sayang jika harus hangus karena sdh banyak yang tahu) dan ga' mau ditutup karena tarifnya lumayang murah jika harus ngobrol lama. namun saya ga tahu tarif saya sejak 3 bulan lalu karena TELKOMSEL selalu mengubah ubah tarif PeDenya...!

    Saya juga pake' kartu AS namun jarang saya pakai karena tapi selalu diisi (ga tahulah kenapa, cuma lain aja kalau nelpon pake' kartu AS) tapi kalau sms lumayan murahlah...! tapi sekarang tarif sms hampir-hampir sama dengan Halo n simPATI...! jadi lebih jarang lagi saya pakai..!

  19. Advena Vee | Pesan | Jumat, 27 Juni 2008

    @ Ius

    Lokasi di Depok Timur Pak,,yg jalan raya-nya rusak parah itu,,yang jalanannya bisa bwt nanem pohon pisang,,(haduuuh dprd ama walikota gw emang tega banget),,

    Kampus saya di Atmajaya Pak,,ada kelas di basement tp dalemnya bgs kok,,ada in focus sm ohp jg klo dosennya males nulis,,ada hall-nya juga terang bgt pula,,nggak kyk di film2 action,, icon_razz

  20. Advena Vee | Pesan | Jumat, 27 Juni 2008

    Jadi sejauh ini GSM yg paling bersahabat dgn kantong apa? AXIS ya kyknya?

    Apa ESIA-nya c Muka Panjang Terkaya No-1 di Indonesia?

  21. marsuni | Pesan | Jumat, 27 Juni 2008

    AXIS mah bagus awal-awal saja, ntar nanti klo pelanggannya sudah banyak/dah lulus sma, pasti pada rajin nipu/menjebak pelanggannya...!

  22. ius | Pesan | Jumat, 27 Juni 2008

    yang paling bersahabat dengan kantong buat saat ini sih menurut gw three... walaupun iklan mereka sempat menipu saya dan yang lain..

    tp dia murah kok buat saya

    kalo esia itu TERMAHAL !!

    @advenna :

    oh atma..

    jangan panggil pak ah, masih 22 nih hehe.

  23. marsuni | Pesan | Jumat, 27 Juni 2008

    Wah Bung Ius, ta' kira'in dikau berumur diatas aku (aku 27thn)

    Yang bener..! icon_biggrin icon_biggrin icon_biggrin icon_biggrin icon_biggrin icon_biggrin

  24. Thomas | Pesan | Selasa, 01 Juli 2008

    Saya pake XL dan ESIA, XL saya pakai karena pertimbangan sinyal yang lumayan kuat dan biaya browsing relatif lebih murah (HSPDA-GPRS), kalo saya nelpon keorang lebih murah tapi orang nelpon kesaya emang pake argo kuda icon_lol icon_lol icon_evil icon_evil .

    CDMA pake ESIA, saya sudah pake esia sejak pertamakali esia muncul. Jadi banyak orang (relasi) tahu esia saya, sulit pindah walau pernah berselisih dengan operator ini karena masalah ringtone. Tapi masalahnya bagi saya sudah selesai icon_biggrin icon_biggrin

  25. ius | Pesan | Selasa, 01 Juli 2008

    @Marsuni, saya masih mudah nih. baru jalan 23 icon_razz

    @thomas

    uda ganti saja lah tuh kartu sialan, ibarat kata "memulai hidup baru"

  26. marsuni | Pesan | Minggu, 06 Juli 2008

    @Ius

    betul sebaiknya Bung Thomas ganti az esialan nya,

    sekedar saran..! icon_biggrin icon_biggrin icon_biggrin

  27. ius | Pesan | Senin, 07 Juli 2008

    buat pengguna esialan, ganti aja kartu mu dengan operator lain.

  28. Ilman | Pesan | Rabu, 19 November 2008

    AXIS deh yang paling friendly buat kita icon_biggrin icon_biggrin smua..walaupun tak berpengalaman dalam hal operator seluler karena saya masih 12.... icon_smile

  29. Ilman | Pesan | Rabu, 19 November 2008

    Kalau ESIA kan operator yang "Emang SIA-sia" dan operator yang "Entar SIAl" . icon_mad icon_frown

    Kan ESIA lagi nyari duit buat lumpur Sidoarjo... icon_razz

    Jadi...harap maklum.

  30. ius | Pesan | Rabu, 19 November 2008

    @Ilman

    saham btel juga katanya sempet mau di beli telkom tu kemaren liat di okezone hehe

    n saham bakrie n brother jg lagi down semua...

    hayo tunjuk tangan siapa disini yg uda pindah dari operator esia ?

  31. Ilman | Pesan | Rabu, 19 November 2008

    @Ius

    Aku ga pernah pakai ESIA dong!!

    Dan aku merasa bangga! icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol icon_lol

    Ini membuat kita belajar bahwa sesungguhnya kita ga boleh terlalu kaya!! icon_biggrin

Anda harus daftar dan login untuk bisa memberi komentar !



Tulisan ini tampil di situs www.MediaKonsumen.com

Pengutipan di tempat lain mohon mencantumkan Media Konsumen sebagai sumbernya