Berniat Deposito di BCA, Malah Terjebak Asuransi AIA

Yth. Media Konsumen,

Pada Bulan Juni 2014, saya ke CS BCA dengan rencana untuk deposito. Oleh CS BCA saya ditawari untuk menabung satu tahun satu kali selama 7 tahun dengan hasil sangat mencengangkan. Si CS memberikan kertas contoh yaitu seorang nasabah dengan penempatan Rp. 1 juta selama 7 tahun bisa mendapatkan Rp. 10 Juta pada tahun ke 7. Bahkan nasabah tersebut dananya sudah cair dan akan mengambil lagi.

Saya tanya apakah seperti tabungan berjangka di Bank CIMB NIAGA dan OCBC NISP? Kata si CS ini lebih menguntungkan. Karena tertarik dengan bunga yang jauh lebih tinggi dari deposito maka saya setuju. Kemudian saya disuruh tanda tangan di iPad. Saya sama sekali tidak menaruh kecurigaan terhadap CS tersebut karena saya sudah sangat percaya dengan bank tersebut.

Kemudian saya pulang, semua surat yang disampaikan saya tidak baca, karena saya awam. Saya hanya percaya saja dengan perkataan si CS . Kemudian beberapa waktu yang lalu, suami saya menanyakan mengenai dana kami yang sedianya kami maksudkan untuk biaya kuliah anak kami nanti. Suami saya minta surat-surat tersebut. Betapa shock saya ketika suami saya bilang bahwa saya sudah terjebak asuransi, uang saya sudah dipotong dengan berbagai biaya seperti premi dan lain-lain dan hampir tidak ada jumlahnya saat ini.

Apabila saya tetap menyetor sampai akhir tahun ke 7, kemungkinan pokok saya balik aja belum tentu apalagi mengharapkan bunga. Suami saya kaget karena saya sangat benci asuransi, bahkan dia curiga kalau saya dekat dengan CS tersebut karena saya bisa dengan mudah tertipu begitu saja.

Betapa apes saya sudah ditipu seperti itu. Mengapa seorang CS bank bisa menjual asuransi, dan memberikan informasi yang tidak benar? Saya sama sekali tidak butuh asuransi, selain saya menaruh kepercayaan terhadap tuhan bukan asuransi, saya juga sudah dicover dengan jumlah yang sangat cukup oleh perusahaan tanpa perlu membayar apa-apa.

Saya lebih kaget lagi ketika diberitahu oleh oleh AIA bahwa dana saya dipakai buat main saham. Seumur hidup saya, saya tidak pernah main saham. Saya sangat menyesal karena saya datang ke BCA seharusnya saya ke bank lain. Apabila uang saya ditempatkan di CIMB NIAGA atau OCBC NISP meskipun bunga kecil tapi saya bisa dapat handphone. Sedangkan saya sekarang untuk mendapatkan pokok saya kembali saja sudah susah apabila mengharapkan bunga.

Arona
Tangerang – Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai BCA:
[Penilaian Rata-rata: 2.2]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

50 komentar untuk “Berniat Deposito di BCA, Malah Terjebak Asuransi AIA

  • 12 Januari 2016 - (18:05 WIB)
    Permalink
    Saya lebih kaget lagi ketika diberitahu oleh oleh AIA bahwa dana saya dipakai buat main saham. Seumur hidup saya, saya tidak pernah main saham. >> setau saya..perusahaan sebesar AIA tidak akan pernah main saham..tapi akan menaruh ke banyak keranjang..reksadana, valas, saham, dll.. dan kenapa si penulis ini baru menulis di MK dengan kasus 2014 di 2016… ^_^
  • 18 Maret 2016 - (16:20 WIB)
    Keihatannya yg diincar memang ibu2 ya.
    Kmrn kakak saya juga ke bank mau buka tabungan pendidikan…. eh malah ditawari unit link. Biayanya lebih ngeri dibanding unit link yg ditawari agen asuransi.
    Harusnya dijelaskan keuntungan dan risikonya.
    Ini yg bikin nama asuransi, bank, saham, reksadana jd jelek.
  • 7 Juni 2016 - (09:51 WIB)
    YTH. Ibu Arona

    Secara pribadi, kami turut prihatin dengan kejadian yang ibu alami.Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan tentunya harapan kami Ibu bisa memperoleh hasil yang lebih besar atas premi anda di AIA.
    Dalam hal ini, kami bertindak sebagai pribadi yang tidak mewakili PT. AIA Financial, namun atas dasar saya sebagai salah satu Financial Consultant di PT. AIA Financial.

    Sebelumnya kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Chandra Tiono atas bantuannya untuk memberi penjelasan kepada Ibu Arona. Kami sepakat dengan pernyataan Bapak Chandra Tiono bahwa : “Seseorang yang bertakwa kepada Tuhan YME, tetap harus sedia payung sebelum hujan”, dalam hal ini : “Sedia payung Sebelum Hujan” adalah ikhtiar nyata kita, usaha kita untuk menerima apapun ketentuan dari Tuhan YME.
    kami sepakat dengan anjuran Bapak Chandra Tiono bahwa ada baiknya kita pahami betul apa saja benefit yang bisa diperoleh atas polis yang telah ibu ambil di PT. AIA Financial, kami yakin ibu akan banyak memperoleh banyak manfaat jika mempelajari dengan seksama. Jika ada yang kurang berkenan, ibu juga bisa langsung berkunjung ke kantor pusat kami :

    KANTOR PUSAT

    AIA Central
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 48A
    Jakarta Selatan 12930
    BANDUNG

    Wisma Monex
    Lantai 11
    Jl. Asia Afrika No. 133-137
    Bandung 40112
    SURABAYA

    Sinarmas Land Plaza
    Lantai 14
    Jl. Pemuda No. 60-70
    Surabaya
    MEDAN

    Jl. Iskandar Muda No. 31
    Medan

    Kami asumsikan ibu pembukaan polis di Bank BCA.Produk yang kami di BCA adalah Provisa Platinum MAx & Provisa Platinum Syariah. Kami asumsikan saat ini ibu adalah pemegang Polis AIA Platinum Syariah.Perlu kami jelaskan bahwa dalam kedua Polis ini bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan menabung, namun dilengkapi dengan proteksi kesehatan & jiwa. Dana yang ada pada kedua produk ini, dibedakan menjadi 2 yaitu : Premi Dasar & Top Up. Kami ilustrasikan ibu membayar premi sebesar Rp. 650.000,-/bulan, dari nominal tsb premi dasar minimal kami tetapkan pertahun (ANP) adalah Rp.3.600.000,- atau per bulan Rp. 300.000,-,Sedangkan Dana Top Up sebesar Rp.350.000,-.
    Sekali lagi kami tekankan bahwa polis tsb bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan menabung, secara otomatis dana tersebut kami kembangkan pada bidang yang memungkinkan dana berkembang secara baik & aman.
    Selain itu jika ibu Arona ada keperluan mendesak, sesungguhnya anda masih bisa mengambil dana anda yang tersimpan di Dana Top Up tanpa harus menunggu waktu hingga 7 tahun.

    Sebagai informasi tambahan untuk menjaga kredibilitas perusahaan, kami saat ini hanya bekerja sama dengan bank-bank yang telah memiliki reputasi baik secara Nasional & Internasional. Diantaranya adalah : Bank Central Asia, BUKOPIN, BPD Jawa Barat (BJB),Bank Saudara, ANZ, CITIBANK, Bank QNB serta Bank CIMB Niaga. Bank CIMB Niaga yang menjadi bank kebanggaan ibu, saat ini juga telah bekerja sama dengan kami, PT. AIA Financial dengan Produk AIA Fortuna XTRA Plus & Fortuna AMANAH

    Semoga penjelasan dari kami bisa menjawab keluh kesah ibu. Jika ibu masih ada hal yang mengganjal silahkan hubungi perwakilan PT. AIA Financial atau anda bisa menghubungi saya secara pribadi :
    Bapak Ari Karsanto, S.Psi (085608517571 / 087853261369).
    Mohon maaf jika masih ada hal yang kurang jelas. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

    Salam Sukses,

    Ari Karsanto, S.Psi (085608517571 / 087853261369)

    • 13 April 2017 - (00:50 WIB)
      Maaf,,coba jelasin se jelas jelasnya,,kemarin saya baru gabung AIA,
      CS bilang selama 7 tahun uang kita baru bisa di ambil semua,,tapi bukti apa buat pengambilannya,,dan dengan cara apa mengambil uang di BCA,,di kasih kartu engga,,katanya ntar nunggu buku di kantor pos,,dan tolonglah saya percaya anda ,,anda juga jngan kecewakan nasabah,,
      Benar tidak kalo selama 7 tahun uang bisa di ambil + bunganya,,
      Dan tolong jangan tipu kami,,kemarin CS bilang uang akan berkembang dan bisa di ambil semua di awal tahun ke 8
      • 25 Juni 2018 - (20:24 WIB)
        Sebaik nya anda check di e statement yg dikirimkan AIA tiap bulan ke email anda, di paling bawah ada keterangan saldo akhir anda saat ini dan anda kalikan saja dgn jumlah tahun yg sdh anda bayarkan, dan based on pengalaman sy uang sy sudah 6 tahun dan uang sy hilang 12 JT, percuma mau komplen ke CS nya jg gk guna, apa yg dijanjikan di awal tdk sesuai dgn isi yg ada di dalam buku polis, sedangakn kita cutomer sdh disuruh tanda tangan di awal sblm buku polis itu dikirimkan. Jadi kasian customer2 yg tertipu termasuk sy.
        • 11 Juli 2018 - (17:18 WIB)
          saya baru ikut 3 bulan, per bulan 2 jt. laporan terahir nilainya skitar 900 rb an…perasaan sy gak enak…langsung sy ajukan penutupan AIA Provisa Assurance. menurut petugas AIA sewaktu sy mlakukan penutupan, memang ini lebih ke investasi, jadi namanya investasi bisa untung or loss, sesuai ilustrasi di awal, return nya bsa kecil,menengah dan tinggi. ketika kecil ya kita ilang puluhan juta, mending deposito or tabungan berjangka/tapenas x ya? meski gak ada iming2 uang kita jadi berlipat tp lebih menentramkan. klo sy baca review ini di awal mgkin sy gak jadi ikut produk ini, thanks semuanya..
    • 3 September 2017 - (14:43 WIB)
      saya mau tanya pak Ari saya anggota asuransi jiwa AIA ikut tahut 2012 premi 500.000 karena kondisi keuangan saya tidak setabil saya mau tutup dan mau ambil uang di asuransi AIA . pertanyaan nya berapa uang yang akan saya dapet dari asuransi AIA,perosesnya berapa lama dan syarat nya apa saja pak Ari?
      mohon bantuan informasi nya

      terimakasih,
      Gun-Gun

  • 28 Oktober 2016 - (17:19 WIB)
    Saya juga sama bu, waktu itu salesnya ga jelasin apa2 cm bilang “mbak tabungannya banyak bgt, ikut deposito ini aja mbak, 10juta pertaun selama 7 taun dapetnya 100juta, ga ribet kok, autodebet, mbaknya ga perlu dateng ke kantor ato kesini (bca)”, saya udah bilang, ga ada brosur dll buat dipelajari ? ga ada, trs ngrayu dll, bilang baguslah, bisa buat biaya sekolah anak kalo saya menikah esok, akhirnya ok lah saya mau, ga dikasih penjelasan lain, cm dikasih tablet disuruh ttd, setelah polisnya nyampe baru kaget, ya tuhan, yg dibilang setelah 7 taun dpt 10juta ternyata nilai investnya cm 78 juta, bahkan bisa lbh rendah, jd bingung ini mau batalin aja ato gmn…. Kl d batalin sekarang, msh taun pertama sih dari 10 juta baliknya cuma sekitar sejutaan
  • 18 November 2016 - (01:07 WIB)
    akupun nasabah aia.dlu di bca batam blm ada counternya.jdi cma marketing yg duduk bersamaan dgn salah 1 cs bca.dan cs aia pun membantu meyakini sya.klu itu tabungan berjangka selama 7thn bru bsa di cairkan dengan bayar bulanan 1jta/bulannya dan 7 thn kemudian akan menerima profit sebesar 129jta ke tujuh tahun kemudian.apa benar bisa menerima profit lebih dr uang saya?krn kalau di totalin 1jta/bulan berarti 84jta modal aku.mohon info nya donk
  • 23 Desember 2016 - (23:56 WIB)
    gw g tau klo d BCA depositox model gt, jd bhn pelajaran penting, mau deposito tnya2 dulu, ada asuransi ato g, klo gak ada berarti murni deposito, mau buka saja ah d BRi ato BTN, ada yg tenor 3bln aro plus, kok jd ribet dgn asuransi yah,wah mengejutkan , kita kudu hati2 sama CS cantik bermulut manis, kenapa si ibu gak langsng aja mau tenor pake aro plus, ngapain dy terpukau sama 7 tahun itu, berarti si ibu gila bunga bank kaleee, g mau sabar sama deposito yg biasa2 saja.hmmmmm
  • 16 Maret 2017 - (18:47 WIB)
    Saya juga menjadi korban Asuransi liar BCA yang tanpan sepengetahuan saya memperpanjang asuransi ini. Ini tagihan kartu tiba2 membengkak dan saya tidak ada uang untuk membayar. Akan secepatnya saya tutup kartu kredit bencana ini dan semoga tidak ada orang lain mengalami nasib seperti saya.

    Ganda.

  • 28 April 2017 - (15:26 WIB)
    Pertanya’an saya sama dengan ibu tolong dong penjelasan nya dan jaminan apa biar saya lebih percaya kepada AIA?

    Thanks

  • 24 Juli 2017 - (10:02 WIB)
    Sama bu.
    Saya juga nyesel ikut deposito BCA.
    Awalnya yang nawarin teller BCA, habis gitu begitu jadi ternyata AIA.
    Sekarang CS AIA CITRA RAYA sudah tidak ada dan tidak bisa dihubungi. Bikin cemas dan tambah tidak yakin.
    sekedar info
    saya ikut mulai februari-2013. setoran 500 rb/bulan.
    sampai sekarang saya tidak tahu, apakah masih terdaftar atau tidak meskipun tiap bulan dipotong.
  • 14 September 2017 - (10:08 WIB)
    Saya tgl 18 agusts 2017 baru ikutan asuransi AIA, slama 7thn. Bilng Cs nya polisnya mau dianterin jangka wktu 14 hari kerja. Sampai hari ini blum ada yg anterin kermh polis nya. Kecewa bngeut
  • 29 September 2017 - (09:16 WIB)
    Sungguh delema ..apakah ansurasi yg ada di indonesia ikut nebeng dengan bank bank yg bisa diajak kerjasama .hanya untuk menjebak para nasabah yg tidak tahu atau buta wawasan atau memang dibutakan CS tanpa ada penjelasan yang pasti dan nasabah menjadi korban.Dosa,,,dosa dan dosa sudah tidak perduli yg penting bisa menjebak nasabah ygkurang teliti…..buka berarti lolos saat ini bisa menikmat hasil kotor .Tuhan YME akan tetap menanti sampai ajal tiba.Waktu yg akan menjawab…
  • 25 Juni 2018 - (20:19 WIB)
    Sy juga mengalami hal yang sama seperti customer yg lain nya, sungguh asuransi AIA yg menggunakan judul Syariah dengan catatan menggunakan dana customer nya ke saham yang halal eh tapi malah menipu dana nasabah. Awal sy dtg ke bank BCA di BSD tangerang seberang Teraskota Mall,awal nya sy tdk berminat ikut program ini tapi sy di iming imingi bunga besar dan anggap saja sebagai tabungan berjangka dan berbunga , kata CS nya bisa diambil di awal tahun ke 8 dengan bunga 15% (dapat berubah ubah) bagi sy kalaupun tahun ke 8 sy tdk dapat bunga segitu besar gpp asalkam uang yg sdh di autodebet per bulan Rp 500.000 selama 7 tahun kembali tanpa ada potongan. Hari ini tgl 25 jun 2018 saya memasuki tahun ke 6 dan ketika sy check di email sy dari AIA saldo sy saat ini hanya Rp. 24 JTan dan sy lgsg tlp ke CS AIA. Seharus nya uang sy saat ini 500.000 × 6 tahun (72 bulan) = 36.000.000 ,alangkah tidak manusiawi nya asuransi ini menipu nasabah, dan CS AIA pun hanya menjelaskan karena dana sy di pakai untuk saham jadi otomatis uang sy bisa naik dan turun. Awal sy bergabung dgn asuransi ini hanya dijelaskan janji manis dan disuru tanda tangan di Tanda tangan dan di kasih hadiah gimik, dan buku polis tsb dikirimkan ke alamat rumah sy di lampung karena mengikuti alamat domisili sesuai KTP , jd saya memang tidak membaca isi polis yg sdh dikirimkan tsb karena domisili sy di JKT , dan sy hanya percaya dgn ilustrasin yg di jelaskan CS AIA yg ada di bank BCA BSD, karena awal nya juga mereka tdk memberikan brosur apa2, isi ketentuan dalam polis kan dikirimkan beberapa minggu kemudian setelah sy tanda tangan surat di BCA BSD.

    Jangan lah menipu customer dengan cara seperti ini, ini sangat merugikan, uang sy saat ini hilang 12.000.000, msh ada 1 tahun lagi untuk melihat uang sy apakah balik modal tanpa bunga atau uang saya rugi banyak.

    Lebih baik ikut deposito daripada syariah AIA yang gk jelas , kalau begini nama nya bukan INVESTASI tapi MAIN SAHAM, dari awal tdk ada penjelasan uang sy akan dipakai untuk saham dan di potong bla bla bla bla. …

    Kalian itu bisa jalan2 keluar negeri sampai ke America , Eropa, ternyata pakai dana custormer ya..? Haduh dosaaaaa …. kasiannn kami ini cari uang bukan metik dari daun.

    Jadi bagi anda yg ingin ikut asuransi AIA ini berhati hatilah sebelum anda terjebak

    Dan lebih baik ikut deposito yg jelas dan uang tabungan kalian tdk di potong

    • 7 Juli 2018 - (10:53 WIB)
      Bener banget, sy jg kemarin mikirnya yang penting pokok saya balik aja gak mikir bunga. sekarang boro2 pokoknya balik. ini saya udah tahun ke-4 lebih 2 bulan mau tarik dana udah rugi 13,5jt belum lagi di potong denda 40% karena masih tahun ke-4. jadi mau gak mau nerusin dulu biar denda turun prosentase nya, karena cs bilang setelah tahun ke-5= 10%, tahun ke-6= 5% dan lebih dari tahun ke-7 0%. ini dari jumlah investasinya ya, bukan dari jumlah yang kita bayar tiap bulan. saya ikut yang 500rb/bulan, tp tiap bulan paling 300rban yang nambah, karena juga dipotong biaya dan lain2.
      kalo dari awal marketingnya bilang buat main saham, ya saya juga gak mau kaliii main saham nya di AIA, tujuh tahun lagiii…
      ini saya komentar buat referensi aja yang belum terjebak jauh seperti kita….
    • 10 Juli 2019 - (15:02 WIB)
      sama sy juga menyesal uda ikut hampir 6 tahun dengan kerugian yg sama besarnya, uang kita dihisap oleh asuransi yg tdk ada faedahnya
  • 9 November 2018 - (14:53 WIB)
    toss duluu… polis sy tahun ke 4 bulan ini. baru saja itung2 an ama CS nya, dana masuk 37jt an , kembali cm 28jt-penalty 30%. paling dapat 18.5 jt,.. ajegile.. bikin emosi aja. yg belum lama ikut mending cut off sajo… kecuali dana berlebih.. mending ikut inves lainnya.
    Modus nya sama ni bilang deposito kayak nabung, bisa cuti bayra. cuti bayar sama ada ada adminnya tiap bulan bayar,, menggila dah.
    awas ja aia matinya di bungkus ama kertas polis.. jengkel aku.
    tipu2 je kerjaannya . ratu ngeles bilang kita ga baca polis dll kamprett
    • 12 November 2018 - (20:07 WIB)
      Waduh saya juga baru kena, awal buka rekening BCA yang baru, cuma nanya bunga deposito sama si CS malah ditawari yg katanya deposito maxi proteksi, belom apa apa dipaksa ikut dan beli materai, omongannya manis, uang ngendep selama 8 tahun untuk deposito, eh kemari di telpon baru tahu kalau itu POLIS ASURANSI + Investasi (katanya) tapi dia bilang bunga bisa naik bisa turun tergantung kondisi pasar (sama aja main saham), dan akhirnya panjang x lebar, kata AIA Polis bisa dipelajari dulu selama 14 hari kerja, sy dah putuskan mau batalkan polis dan kembalikan polis asuransi aslinya, semoga duit sy yg 5jt bisa balik, walau dipotong 50rb++ buat biaya cetak polis dan materai daripada kejebak 8 tahun.
  • 23 Desember 2018 - (12:40 WIB)
    Saya juga korban kebodohan asuransi berkedok deposit :'( setau saya kalau masih ikut 1th pertama blm ada saldo jd meskipun mau stop tidak ada yg bisa dicairkan.
    Tolong saya sangat butuh info adakah dr pembaca disini berhenti program aia setelah 7/blm sampai 7th berhenti brp dana yg dikembalikan.
  • 3 Januari 2019 - (10:40 WIB)
    Saya lihat anda2 semua yang berkomentar belum ada yang mencapai batas 7 tahun ya???
    sepertinya anda2 ini gagal paham dengan yang namanya unit link, kalau mau untung ya tunggu sampai minimal 7 tahun.
    masih belum 7 tahun pada bacot semua gak jelas.

    dicoba dulu sampai 7 tahun, dana nya bener2 bertambah.
    Apalagi kalo di ambil pada saat tahun ke 8, pasti nambah.
    lumayan bisa buat DP rumah.

  • 30 Januari 2019 - (03:15 WIB)
    Buat atas ane Tomi Cumut tolong itungin neh.

    Saya bergabung Tanggal Mulai Asuransi 26 Januari 2012, setiap bulan potong langsung dari rekening 500ribu, sekarang tanggal 30 Januari 2019, tercatat di laporan per tanggal 10 Januari 2019 Saldo Akhir sebesar 26.616,6762 gak tau cara ngitungnya gimana ?

    • 31 Januari 2019 - (09:33 WIB)
      Bung yang merasa sukses paham juga jangan bacot g jelas. Coba jelasin ttg polis anda? Itu punya Ummi Salamah baru menginjak tahun ke 7, knp saldo akhir cuma segitu?

      Buktikan anda SUKSES PAHAM

    • 31 Januari 2019 - (14:37 WIB)
      Nte Ummi Salamah, selanjutnya gmn, nte? Stop polis atau lanjut polis? Klo lanjut berarti msh akan di autodebt lg tiap bulannya. Sharing ya, nte.
    • 7 Februari 2019 - (12:00 WIB)
      Ya Allah ternyata saldo anda lebih rendah dr sy 31.5jt. Secara kasus kita sama.buka nya juga bulan yg sama besok sy mau mencairkan tp kok dNa berkurang dr pokoknya 10.5jt. Gimana solusinya?. Cs nya bilang. stop debit per bulannya buat surat pernyataan. tp dana tidak diambil dlm beberapa tahun ke depan. Apa benar dana pokok sy bisa balik
      • 11 April 2019 - (07:10 WIB)
        Nasib kita sama..

        1. Sy bergabung maret 2012, tiap bln autodebet Rp400.000. Udah 7 thn dong tp ternyata saldo akhir per april 2019 Rp24,496,051.31
        2. Uang yg masuk Rp400.000 x 7 x 12 = Rp33.600.000
        3. Uang sy Rp9,103,948.69 kmn? Huhuhu
        4. Sedangkan yg dijanjikan uang kembali di thn ke 7 adl 38 jutaan

        Ya Allah….

        • 21 Mei 2019 - (17:50 WIB)
          At least 7 tahun anda di cover insurance kalau meninggal. Karena banyak orang yang auto miskin pas tulang punggung keluarganya meninggal. Jual rumah ut rumah sakit. Dan blablabla..open ur mind
    • 7 Mei 2019 - (07:44 WIB)
      sm bnget, sy mei 2002 masa saldo cm 26 jt
      jd ngeri lum pernh telpon cs AIA nya lagi mdh2an uangyans balik modal lah gasah pake bunga jgn smpe berkurang 😫
  • 12 Februari 2019 - (14:15 WIB)
    Saya juga merasa tertipu lma2 uang saya hbis dimakan pegwai AIA,uang yg kita setorkn selma 7thn modal aja gak balik.
  • 24 Februari 2019 - (00:41 WIB)
    saya ikuti AIA sdh 2 tahunlamanya, dan saya kecewa krn tidak sesuai dgn yg diilustrasikan CS.
    Goodbye AIA,
    • 28 Maret 2019 - (12:04 WIB)
      Mba cara batalin nya gimna..?
      Saya juga baru ikut ..baru kmaren dapet polis😔
      • 15 Mei 2019 - (15:30 WIB)
        Saya ikut produk ini dari 29 Agustus 2013 – 6 Mei 2019 (5 <Tahun Polis=< 6 = Penalty 10%) dan saya tutup polis tepat tgl. 6 Mei 2019 di BCA Galaxy Surabaya, syaratnya bawa Buku Polis, KTP, Buku Tabungan BCA. Nanti polisnya diserahkan ke agen AIA dan kita dikasih tanda terima tapi prosesnya 14 hari kerja dan gak bisa dicairkan langsung hari itu juga. Setelah seminggu tepat tgl. 14 Mei 2019 ada dana investasi saya masuk dari AIA senilai Rp 20.7XX.XXX dari total premi yang saya bayar tiap bulan selama 68 bulan (5-6 tahun) x Rp 500.000 = Rp 34.000.000 – 20.7XX.XXX = Rp 13.3XX.XXX (KERUGIAN YANG SAYA ALAMI). Ini namanya bukan INVESTASI tapi DONASI yang terpaksa, ya sudahlah saya jadikan ini buat pengalaman saya ke depan supaya lebih jeli, hati" dan selektif dalam menentukan pilihan (Intinya kenali, pahami, teliti produknya).
        • 10 Juli 2019 - (15:16 WIB)
          sama kak umur polis saya juga 56 bulan, sy juga mau tutup dibulan ini…
          biarlah berapapun kerugian yg sy dapat daripada…semakin hari semakin abis uang saya..ini pengalaman yang sangat2 berharga buat saya,

          buat yang belum/baru lebih baik ditolak saja karena uangnya tidak akan pernah kembali seperti yg diilustrasi yang ada duit semakin hari semakin habis

  • 18 April 2019 - (13:51 WIB)
    Kecewa dengan BCA…mna mau ngebatalin AIA nya ribet…Tlong dong BCA jgn menjerumuskan nasabah nya…klo asuransi blang asuransi bkn bilangnya tabungan berjangka….
  • 29 April 2019 - (19:18 WIB)
    Sama dgn saya.. awal mula ditawarkan oleh sales lgsung yg bertugas di bank BCA. Ditawarkan dan di iming2kan deposito atau investasi semacamnya. Namun apa yg di terima saat ini jauh dr kenyataan.

    Terkadang salah org awam sperti saya cepat tergiur dgn iming2 dan janji manis sales. Katanya tabungan dan investasi, ini malah asuransi kematian. PROVISA SYARIAH nama produk nya..

    Setelah berjalan selama 5thun. ( April 2014 s.d April 2019 ) saya sudah setor autodebet senilai uang pertanggungan dasar yg saya pilih saat itu senilai 30jt.
    Seharusnya saat ini uang masuk ke AIA sudah senilai Rp. 500.000 x 12 x 5 = Rp. 30.000.000 seharusnya sudah snilai dgn nilai unit atau pertanggungan dasar.

    Iming2 sales dlu uang bisa bertambah dgn investasi selama 5thn atau diambil modal tanpa potongan. Skrg yg ada malah disuruh nunggu sampe 7th. Itupun saya masih di autodebet lg 500rbu / bln. Yg gak tau tujuannya apa atau ceritanya gmn.. di jelasain pake bahasa asuransi istilah2 yg gak ngerti.. biaya ini itulah…

    Buat org kaya gk sberapa, buat org sperti kami yg cari duit itu sulit nilai segitu sangatlah besar. Saat ini pun masih gamblang, bahkan mau ambil duit yg ada saat ini, potongan nya banyak. Gk sesuai dgn uang yg udh masuk.. Sedih euuyyy… 🙁

    Minta kejelasan malah disuruh lanjutin pembayaran smpai thn ke12 dgn manfaat 75%… gk dilanjut katanya malah ikut cuti pmbayaran dmn biaya nya katanya sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Astagaa.. 🙁

    Dulu ditahun ke3 pngen berhenti.. tp pas browsing mbah google byk bgt komentar yg gk enak dibaca tntang keluhan asuransi ini karena potongan nya gede. Ditahan2 sampe tahun ke 5 paling gak udh senilai uang pertanggungan dasar. Ehh smaa ajaaa.. -_-” hadeuuhh

    Jd pelajaran seumur hidup lah, bahasa dan janji manis sales asuransi gk smanis yg dirrasakan. Bahasa awalnya menggiurkan, giliran ada masalah, keluar istilah2 asuransi dan biaya2 ini itu yg seakan2 bikin bingung dan kita udh salah aja pokoknya udh ttd di kontrak polis… 🙁
    Org koq cari duit gini amat yaakk.. -_-

  • 7 Mei 2019 - (07:41 WIB)
    aduch jd ngeri ich sy bulan depn dh 7thun lum pernh telpon cs AIA nya, mdh2an uangya ga dipotong biarin dech gasah berbunga yg penting uang full kembali😥
    • 15 Mei 2019 - (15:04 WIB)
      sebaiknya anda hubungi customer care AIA financial untuk menanyakan saldo terkini
      Email : id.customer@aia.com
      Telepon : 1500-980
      Nilai Unitlink setiap hari berubah (naik turun) tapi pengalaman saya turun terus.
  • 21 Mei 2019 - (17:41 WIB)
    Halo semua.

    Sekedar meluruskan kembali kepada teman2 yang merasa “tertipu” asuransi.

    Its oke mengatakan menipu kalau waktu menerangkan seperti itu. Tapi namanya asuransi memang bukan ut di nikmati dalam jangka waktu pendek ( <10 tahun ). Kalau ada yang ikut asuransi mobil disini, my big question is "apa duitnya balik modal??"

    Nah ini adalah asuransi jiwa. At least, the biggest of this product is kalau anda mati, keluarga anda ga terlantar lantaran bayar rumah sakit anda yang over mahal. Ya u know lha, rumah sakit sekarang biaya nya berapa. Anda mau jual aset anda semua? Lalu anak anda mau makan pakai apa? Dari uang sodara?? Open ur mind. This is insurance, not investment product for short tenor. Jangan bandingin ama depo dll. Masing2 produk punya timing dan tujuan yang berbeda.

    Thanks

  • 25 Juni 2019 - (11:45 WIB)
    Selamat siang teman2.

    Setelah saya baca komentar dari atas sampai bawah. Kebanyakan teman2 di sini kecewa dengan Asuransi AIA, karena nilai dana yang sudah di auto debet nominalnya tidak sama dengan nominal laporan yg setiap bulan dikirim melalui email.

    Saya pun termasuk “Korban” rayuan manis marketing AIA yg menawarkan prodaknya melalui ilustrasi perhitungan nilai grafik. Sebagai orang awam siapa yg tidak tergiur dengan jumlah uang akan bertambah setelah berkontribusi selama 7 tahun.

    Alih2 untung malah buntung, balik modal pun sudah bersyukur apalagi bertambah nilai yg sudah disetorkan. Sering kali saya chat dengan CSnya dan bertanya, “apakah uang yg sudah saya setorkan selama 7 tahun (84 bulan ) akan balik modal?

    Rp 500.0000 x 84 Bln = 42jt

    Cs pun tidak BISA memastikan apalagi menjajinkan uang akan kembali sejumlah nominal yang sudah di auto debet. Doi hanya menjawab, tergantung nilai saham naik apa turunnya.

    Sekedar informasi, saya ikut prodak AIA Provisa syariah pada tanggal 30 Des 2014 nominal perbulan Rp 500rb, saat ini tanggal 25 Juni 2019 nilai investasi saya HANYA 18.xxx.xxx (dan masih blm auto debet selama 1 bulan, karena g ada duit). Silahkan itung sendiri, berapa nominal uang yg lost.

    Saya pernah terbesit dalam pikiran, uang yg sudah di autodebet kurang lebih 4.5 tahun saja cuma dapat 18jt, sedangkan waktu nya tinggal 2.5 tahun lagi, apa mungkin bisa balik modal menjadi 42 juta?

    Dibatalakan rugi, lanjutpun rugi. Mati segan hidup tak mau. 🙂

    Jikalau ada pegawai AIA yg membaca dan membalas komen saya ini. Semanis apapun jawaban Anda apabila tidak bisa memastikan balik modal uang yg sudah disetorkan, akan kami anggap angin lalu, karena jawaban itu tidak sesuai apa yg sudah Marketing Anda jelaskan.

  • 14 Juli 2019 - (02:50 WIB)
    Dari kasus ini sy melihat ada 3 hal yg menarik :

    1. Penjelasan marketing staff pd saat mempromosikan produknya seringkali masih kurang lengkap. Akibatnya calon konsumen pd akhirnya merasa “tertipu”. Hal ini bs disebabkan karena berbagai hal, mis : kurangnya pengetahuan si marketing tsb terhadap produk yg dijualnya, si marketing terlalu fokus utk mencapai target / menjual produk shg kurang memperhatikan kepentingan calon konsumennya, dst.
    Ini tanggung jawab dari penyedia produk & jasa finansial utk lebih baik lagi mendidik tenaga2 marketing nya.

    2. Di sisi lain, dari sebagian besar comment yg ada, nampak jelas bhw pemahaman ybs (dan jg masyarakat kita secara umum) thd konsep dan cara kerja berbagai produk finansial (tabungan, deposito, unit link, asuransi, dll) masih belum memadai, shg tidak bisa membedakan tujuan dan manfaat masing2 produk tsb. Ini menjadi problem mendasar shg banyak yg merasa “tertipu” atau “dirugikan”, setelah menerima laporan perkembangan investasinya yg ternyata nilainya tidak spt yg dibayangkan.
    Ini menjadi PR buat pemerintah, bgmn membuat masyarakat menjadi lebih “melek finansial”.

    3. Pd saat menerima dokumen perjanjian / polis, hampir semua tidak mempelajari isinya dgn detail. Ini kebiasaan yg perlu diubah, dan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab konsumen / nasabah.

    ————————————————————————-

    Berikut ini sy coba menjelaskan secara singkat bgmn cara kerja asuransi unit link dan bgmn perbedaan hitungan investasinya dgn deposito.

    Pada produk deposito maupun tabungan, seluruh setoran nasabah akan dimasukkan menjadi komponen investasi, yg kemudian akan dibungakan scr berkelanjutan selama masa periode tabungan / deposito. Komponen pengurangnya umumnya cuma biaya administrasi bank aja, dan ini biasanya sangat kecil, shg dpt “diabaikan” dalam menghitung perkembangan nilai investasi tsb dari bulan ke bulan.
    Contoh :
    Jika setiap bulan menabung 1 jt, maka setelah 7 tahun (84 bulan), nilainya akan menjadi kurang lebih sktr : 84 x 1 jt = 84 jt, plus hasil pengembangan bunganya.

    Pada produk bankassurance yg berupa investasi unit link yg dikemas bersama produk asuransi jiwa (spt produk BCA / AIA yg menjadi topik permasalahan di diskusi ini), perhitungannya berbeda karena ada bbrp komponen biaya :
    – biaya akuisisi (skemanya bisa bervariasi, tergantung pd produknya)
    – biaya asuransi (ini yg akan menjadi komponen proteksi)
    – biaya administrasi
    – dll.
    Biaya akuisisi hanya ada di tahun2 awal aja, sdgkan biaya asuransi & admin akan selalu ada selama account / polisnya masih aktif.

    Jadi, dari jumlah dana yg disetor oleh nasabah setiap bulan, total nilainya setelah bbrp tahun kemudian tidak akan sama spt pd perhitungan deposito / tabungan.
    Contohnya spt yg sdh disebutkan pd berbagai comment di thread ini.
    Jadi apakah nasabah dirugikan ?
    Jawabannya tergantung pd bgmn cara kita menyikapinya.

    Ada hal mendasar yg perlu dipahami : pada produk tabungan / deposito, konsumen hanya mendptkan manfaat pengembangan dari dana yg disetorkan.
    Sdgkan pd produk unitlink + asuransi, ada 2 manfaat, yaitu manfaat investasi dan manfaat proteksi.
    Misalkan contohnya sbb :
    Setiap bulan menabung 1 jt, maka setelah 1 tahun (12 bulan) total yg sdh dibayarkan = 12 jt.
    Kalau melihat ke laporan bulanan pd saat tsb, nilai hasil investasi pasti masih sangat kecil, jauh dari angka 12jt.
    Lalu misalkan pd bulan ke 13, tiba2 (maaf) si nasabah meninggal dunia. Pd saat itu, asuransinya akan bisa di-claim, dan jumlah manfaat yg dibayarkan oleh provider bisa jauh lebih besar dibanding 12 jt yg telah dikeluarkan oleh nasabah.
    Bgmn kalau nasabah berumur panjang ? Dalam case ini, nilai pengembangan investasi unit link nya yg akan terus bertumbuh, dan pd saat yg bersamaan proteksi asuransi jiwanya jg tetap berlaku sampai batas usia yg ditetapkan dalam polis.
    Setelah itu, seluruh nilai investasinya akan cair.

    Jadi kita perlu tahu tujuan dari setiap produk keuangan yg kita beli / ikuti dan bgmn cara kerja & perhitungannya masing2, spy kita dpt memperoleh manfaat secara maksimal, dan tdk sampai “keliru paham” lalu salah mengambil keputusan.

    Sbg pembanding, kita bisa analogikan spt pd kisah membeli mobil : apakah kita akan membeli Inova atau Camry ?
    Jawabannya tergantung pd kebutuhan dan dana yg tersedia.
    Kalau kebutuhannya utk mengangkut banyak orang & barang, belilah Inova.
    Jangan beli Camry lalu complain koq bayar mahal2 tapi daya angkutnya sedikit.
    Demikian pula sebaliknya, jangan beli Inova lalu mengeluh koq shock breaker nya terasa keras, auvi system nya kurang mantap, dll.

    Ujung2nya semua terpulang kpd kebutuhan dan pemahaman masing2 konsumen.

    Demikian penjelasan sederhana saya, semoga dpt membantu.
    Mohon maaf jika ada kata2 yg kurang berkenan.
    Terima kasih.

 Apa Komentar Anda mengenai BCA?

Ada 50 komentar sampai saat ini..

Berniat Deposito di BCA, Malah Terjebak Asuransi AIA

Arona Arona 1 menit
50