ClickPay Mandiri Gagal, Transaksi Dana Terdebet

Saya ingin berbagi pengalaman yang kurang menyenangkan saat bertransaksi dengan ClickPay Mandiri.

Kronologi Kasus:

Sabtu, 11 Maret 2017

  • Saya melakukan transaksi on-line untuk pendaftaran masuk sekolah anak saya di SMPI Al-Azhar 25 dengan menggunakan Mandiri Click Pay.
  • Saya mencoba melakukan transaksi ini hingga 2 kali tetapi tetap saja gagal (bukti transaksi gagal tidak sempat saya capture).
  • Setelah gagal transaksi 2 kali saya mengecek via mobile banking mandiri ternyata rekening saya telah ter-debet sebesar Rp. 307.500 (jumlah biaya pendaftaran SMPI Al Azhar 25)
  • Pada saat itu saya langsung menghubungi Mandiri Call 14000 dan diterima oleh Agen Mandiri Call (Sdr. Elang kalau tidak salah ingatan saya).
  • Agen tersebut menginformasikan bahwa keluhan saya baru diproses pada hari kerja yaitu hari Senin.

Senin, 13 Maret 2017

  • Pada hari tersebut saya menghubungi pihak SMPI Al-Azhar 25 untuk melakukan pengecekkan transaksi saya pada hari Sabtu tersebut.
  • Pihak SMPI Al-Azhar 25 menyampaikan bahwa dana tersebut tidak mereka terima di rekening mereka.
  • Kemudian saya menghubungi Call Mandiri 14000 kembali, Agen mereka mengatakan bahwa surat keluhan saya baru diproses hari ini dan proses tersebut memakan waktu 14 hari Kerja.
  • Kemudian saya melakukan pembayaran kembali untuk pendaftaran anak saya di SMPI Al-Azhar sebesar 307.500 melalui via Internet Banking dan transaksi berhasil dan saya mendapatkan konfirmasi untuk ujian masuk SMPI Al-Azhar.

Rabu, 15 Maret 2017

  • Pada hari tersebut saya menghubungi kembali Call Mandiri 14000 untuk melakukan follow up mengenai keluhan saya.
  • Agen Call Mandiri 14000 menginformasikan bahwa keluhan saya telah selesai dengan penjelasan bahwa transaksi saya telah sukses dengan kode transaksi 52542-?173BJ2120001-ig?
  • Selanjutnya saya menghubungi pihak SMPI Al-Azhar 25 untuk konfirmasi perihal transaksi saya, pihak SMPI Al-Azhar 25 menjelaskan kembali bahwa transaksi saya tanggal 11 Maret 2017 tidak masuk ke rekening mereka dan yang masuk ke rekening mereka transaksi saya yang tanggal 13 Maret 2017.
  • Selanjutnya saya menghubungi kembali Call Mandiri 14000 dan menjelaskan kembali bahwa Pihak SMPI Al-Azhar 25 belum menerima dana tersebut, tetapi kembali Agen Call Mandiri menyatakan bahwa transaksi tersebut telah berhasil dan tidak bisa berbuat apa-apa, saya yang diminta untuk menyelesaikannya sendiri kepada Pihak SMPI Al-Azhar 25.
  • Pada saat tersebut saya menekan ke mereka bahwa saya akan mengadukan kepada pihak media masa dan mengajukan pengaduan ke Pihak OJK.
  • Setelah menekan seperti itu mereka membuat laporan pengaduan saya kembali.
  • Tidak berapa lama kemudian ada yang menghubungi saya dari Mandiri – bagian Mandiri Care, yang mengatakan bahwa mereka menindaklanjuti pengaduan saya ini.

Kamis, 16 Maret 2017

  • Pada hari tersebut antara pukul 18.00 – 19.00 (saya kurang ingat untuk jam pasnya) pihak Mandiri Care menghubungi saya kembali dan mereka kembali menyatakan bahwa transaksi telah berhasil dan meminta saya kembali untuk berkoordinasi dengan Pihak SMPI Al-Azhar 25, saya kembali menjelaskan bahwa pihak SMPI Al-Azhar tidak menerima dananya dan saya meminta pihak Mandiri yang berkoordinasi dengan Pihak SMPI Al-Azhar 25.
  • Kemudian staff Mandiri tersebut menolaknya dan dia meminta saya untuk Pihak SMPI Al-Azhar 25 membuat surat pernyataan resmi bahwa dana tersebut tidak diterima oleh mereka.
  • Karena saya diminta surat pernyataan resmi dari Pihak SMPI Al-Azhar maka saya juga meminta kepada Pihak Mandiri mengeluarkan Surat Resmi bahwa dana tersebut telah berhasil diterima oleh SMPI Al-Azhar 25 dan meminta Pihak Al-Azhar untuk mengeluarkan surat bahwa dana itu belum diterima jika memang belum diterima.
  • Staff Mandiri tersebut menolak waktu saya meminta surat resmi juga dari Bank Mandiri, disini saya mulai curiga kenapa Mandiri tidak mau mengeluarkan surat resmi bahwa transaksi tersebut telah berhasil. mereka hanya mau menyebutkan kode transaksi, sedangkan bagi nasabah untuk kepahaman kode transaksi juga tidak ada dan apa pengaruhnya.
  • Saya coba mengalah dan bersabar, saya ikuti kemauan mereka untuk meminta pihak SMPI Al-Azhar 25 membuat surat pernyataan dengan bermodalkan kode transaksi yang disebutkan secara lisan. meskipun saya merasa pesimis dengan cara ini.

Jumat, 17 Maret 2017

  • Saya mendatangi pihak SMPI Al-Azhar 25 untuk membahas permasalahan ini, akhirnya setelah diskusi dengan mereka, Alhamdulillah mereka mau membuatkan surat pernyataan bahwa transaksi saya pada 11 Maret 2017 tidak mereka terima.
  • Setelah mendapatkan surat tersebut maka surat tersebut saya kirim ke mandiricare@bankmandiri.co.id sesuai dengan arahan mereka.
  • Tapi apa yang saya dapat dari pihak Mandiri, staff Mandiri ( Elsa) membalas email saya sebagai berikut:

“Perkenankan kami sampaikan Bapak, bahwa berdasarkan hasil tindaklanjut untuk transaksi tersebut sudah berhasil dan dana sudah dilimpahkan kepada pihak merchant. Adapun apabila transaksi masih terdapat kegagalan, kami persilakan Bapak dapat konfirmasi kepada pihak merchant”

Lagi-lagi pihak Mandiri kembalikan saya untuk urus ke SMPI Al-Azhar 25, sebelumnya staff Mandiri meminta saya untuk mengurus ke pihak SMPIA Al-Azhar 25. Saya sudah tidak bisa menekan pihak SMPIA Al-Azhar karena:

  1. Transaksi yang saya lakukan sebanyak 2 kali pada website SMPI Al-Azhar 25 menyatakan transaksi gagal.
  2. Pihak SMPI Al-Azhar 25 sudah membuatkan surat pernyataan.

Sedangkan apa yang Mandiri lakukan sama sekali tidak ada, surat resmi saja mereka tidak keluarkan dan mereka juga tidak melakukan koordinasi dengan Pihak SMPI Al-Azhar 25.

Irsyad Damlis
Pamulang Estat
Tangerang Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar