Bebaskan Check-in Penumpang KA Luar Kota di Semua Stasiun Kereta Api

Khusus bagi penumpang KA Luar Kota, kami meminta manajemen PT KAI untuk membebaskan calon penumpang yang sudah memesan tiket secara online untuk dapat melakukan CHECK-IN di semua stasiun yang sudah terkoneksi jaringan online-nya, sehingga calon penumpang TIDAK HARUS CHECK-IN di stasiun pemberangkatan KA. Karena hal ini akan membuat penumpukan calon penumpang yang hendak pergi keluar kota harus mengantre check-in melakukan tapping tiket aslinya.

Kami ingat di waktu lalu manajemen PT KAI pernah membuat kebijakan seperti itu, namun sekarang diberlakukan HARUS CHECK-IN TAPPING TIKET di lokasi stasiun pemberangkatan KA. Adapun tenggang waktu untuk check-in sebaiknya dilakukan 24 jam sebelum jadwal pemberangkatan KA.

Contoh kasus: Calon Penumpang KA Luar Kota dari Bekasi mau naik kereta api yang berangkatnya dari Stasiun Senen, Jakarta Pusat, harusnya dapat melakukan check-in dan tapping tiket di Stasiun Bekasi. Namun saat ini penumpang HARUS check-in di Stasiun Senen yang tentunya memerlukan tambahan waktu lagi untuk antre di depan mesin tapping tiket. Ini sangat merepotkan buat penumpang KA Luar Kota.

Kami menilai sistem reservasi tiket online yang mudah sampai sekarang jangan sampai diwarnai oleh model birokrasi check-in yang kaku bagi calon penumpang, sehingga membuat calon penumpang kurang happy dengan cara yang sekarang yaitu check-in dan tapping Tiket di stasiun pemberangkatan KA, dan tidak bisa fleksibel di stasiun lainnya yang sudah memiliki mesin tapping tiket. Mohon perhatian Direksi PT KAI agar tetap memperhatikan kenyamanan penumpang baik di stasiun maupun dalam perjalanan KA.

Firdaus
Bekasi Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
fredy firdaus

Komentar

  • iya kebijakan dahulu malah lebih enak, fleksible. Sekarang malah aneh. Sering terjadi penumpukan penumpang yang mau check in.
    Aneh ko KAI mengalami kemunduran sih urusan chek in.

  • Pimpinan PT KAI harusnya tetap fokus pada pelayanan konsumen yang semula sudah bagus, jangan diubah menjadi model birokrasi yang membuat konsumen menjadi tidak nyaman. Contoh kasus sistem Check-in bagi penumpang KA Luar Kota semula sudah bagus, dimana penumpang dapat melakukan Check-in di semua stasiun kereta api di Indonesia yang sudah terintegrasi sistem online-nya. Lantas kenapa sekarang muncul aturan baru, yang mengharuskan penumpang Check-in di Stasiun Pemberangkatan KA? Ini tentu menambah waktu dan birokrasi antrean yang semakin menumpuk di stasiun pemberangkatan.
    Karena itu, Pimpinan PT KAI harus menyadari kemajuan teknologi informasi sekarang, bahwa prosedur Check-in harusnya DIBEBASKAN dapat dilakukan di semua stasiun, yang penting penumpang sudah melunasi pembayaran tiketnya secara online.

Bagikan
Penulis
fredy firdaus