Debt Collector Bank Mega Menelpon Nomor Referensi

Saya pemegang kartu kredit Bank Mega 4890 8700 5723 ****. Pada bulan Februari kemarin saya telah membuat surat tentang keringanan cicilan kartu kredit Bank Mega dan debt collector Bank Mega mencaci maki saya dan menghina nama ibu kandung saya.

Belum ada permintaan maaf dari DC yang melakukan caci maki tersebut. Pada tanggal 21 April 2017 pukul 17.01 WIB DC Bank Mega kembali menelepon saya untuk menagih hutang saya. Saya sudah menjelaskan untuk saat ini belum ada dana walaupun membayar minimum sekalipun dikarenakan musibah yang keluarga saya alami. Lalu DC tersebut mulai bicara kasar dan mengancam akan menelepon nomor referensi.

Tak lama orang referensi yang merupakan bibi saya menelepon saya dan bilang kalau Bank Mega menelepon dan menagih hutang saya kepadanya. Bukankah ini sudah melanggar ketentuan BI? Dari hasil pencarian saya, berikut adalah etika Debt Collector yang diatur oleh BI (sumber: http://finance.detik.com/read/2012/01/16/180358/1817046/5/diancam-debt-collector-adukan-ke-bi):

  • Debt Collector tidak diperkenankan menagih ke pihak yang bukan yang mempunyai hutang, seperti kantor atau keluarga.
  • Debt Collector tidak diperkenankan menagih di atas jam 8 malam.
  • Debt Collector dilarang menggunakan ancaman dan kekerasan, tekanan fisik maupun verbal.

Sekian agar kita mengetahui apa batasan bagi Debt Collector. Saya meminta kepada Bank Mega agar menindaklanjuti pelanggaran yang DC anda lakukan!!

Saya juga sudah bergabung pada sebuah grup di medsos yang berjumlah ratusan orang yang senasib seperti saya dan akan bersama sama mengumpulkan bukti melawan kedzaliman ini dengan melaporkan pelanggaran-pelanggaran tersebut ke YLKI, BI, OJK dan sebuah petisi kepada Bapak Presiden.

Marina Bellatry
Palembang

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bank Mega:
[Penilaian Rata-rata: 2]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

64 komentar untuk “Debt Collector Bank Mega Menelpon Nomor Referensi

  • 22 April 2017 - (23:07 WIB)
    wah mengapa pemerintah, OJK,YLKI mendiamkan hal seperti ini ya ?
    ini sama seperti yang saya alami saat dikomplain ke telponnya disuruh mengabaikan
    mentang mentang nomer yang dipakai tidak bisa dihubungi kembali ,ini praktek premanisme yang harus ditumpas,sekalian boikot saja bu semua produknya ada swalayannya/mart ada ice cream yang mahalnya selangit serta wahana hiburan ,konsumen selalu diinjak injak,kolektor itu juga pengecut beraninya dengan orang yang sudah tua
  • 23 April 2017 - (09:19 WIB)
    Sudah saatnya kita bersatu ayo bersama-sama kt yng dilecehkan , dihina , melapor dan boikot semua yang berhubungan dengan bank yg satu inih
  • 23 April 2017 - (09:32 WIB)
    Benar ? Ibu serius akan menindaklanjutin hal ini ke ojk ? Baguslah,apalagi sudah terbentuk grup dengan ratusan nasabah senasib,akan lebih kuat,maju Bu,kami mendukung aksi Ibu
    Bank ini selalu melanggar ketentuan BI dalam menagih nasabahnya
  • 23 April 2017 - (09:35 WIB)
    Sepertinya YLKI, BI & OJK tutup mata, ini jelas praktek premanisme yang terorganosir, tidak dibenarkan menagih ke orang yang tidak berhutang dan sepertinya Debt Collector Bank Mega perlu di training secara benar
    • 23 April 2017 - (16:24 WIB)
      Suami sy pernah mengalami hal yg sm, DC Bank Mega bahkan menyuruh orang2 yg mengaku FBR dtg ke rmh ortu suami utk menekan kami….Sy dukung Bu utk laporkan cara kerja bank ini yg seenaknya dan tdk sesuai aturan
  • 23 April 2017 - (18:38 WIB)
    Sudah banyak keluhan konsumen mengenai cara penagihan bank mega yg kasar. Bahkan kadang kelewatan, sampai mengintimidasi keluarga nasabah. Cara2 premanisme spt ini hrs dihentikan. Otoritas harus segera bertindak. Enough is enough
  • 23 April 2017 - (21:42 WIB)
    Ayo bu, sy dukunh, sy jg alamin hal yg sama, memang cc suami sy udh lunas, tp blm ada ungkapan maaf sr pihak mega ato pun dc nya,, smpai saat ini jujur msh sakit hati banget.. kl sy di pecat dr kantor sy, apa pihak mega dan dc mau tgg jwab
  • 23 April 2017 - (22:23 WIB)
    Sama, saya hampir berkelahi dgn teman fb saya, disangkanya saya memberikan referensi ke hp teman saya, dan dc nya maksa teman saya disuruh ngaku sbgi adik ipar saya.. Kan stres itu dc, teman saya dimaki maki, diajakin berantem.. makanya hati2 mereka mencari informasi tentang nasabah lewat facebook , kalo sya memang ga mungkin bisa balas, tp mudah2 an balasan lewat orang lain, atau dgn doa saya, semoga seumur hidup para dc Mega susah, kelilit hutang juga, dan tuhan menjadikan mereka dan keluarganya sakit sakitan.. Apalg bos yg menyuruh mereka, semoga sempit semua urusannya…
  • 23 April 2017 - (22:42 WIB)
    aduh mbak ,kenapa seperti ini terus ya bank mega,saya mau menutup kartu saja sulit sekali,takut saya setahun lagi ditagih lagi,soalnya kemarin sudah saya marah marahi ,staff yang menelfon bilang akan diberikan surat penutupan nyatanya sampai saat ini tidak ada,wah berabe kalau sampai ditagih lagi
    semoga collector jahat tidak mengganggu lagi ya
  • 24 April 2017 - (09:24 WIB)
    3mggu kmrn malah saya difitnah
    dia bilang “ibu waktu saya tlp kemarin qo dibilang salah sambung dan ngakunya namanya (saya lupa) dan langsung ibu tutup” sambil nada agak marah. saya jawab aja, mana ada kemarin mega tlp dan saya selalu jawab tlp dr mega, jgn suka ngarang pak! pokonya saya dipojokkan dan ujung2nya saya dibilang miskin..dan saya jwb aja,,udah tau saya miskin knp masih nagih2 kan percuma nagih sm org miskin. dia marah2 y saya balik marah aja, dan dia blg “percuma ibu marah2 sinyalnya putus2 ga jelas ibu bicara apa” dan saya jawab aja “ya gmn mau ada sinyal org saya lg ** dikamar mandi” eh dia malah bilang klo saya menghina dia dgn angkat tlp dikamar mandi, hidiiihhh emang kenyataan lg diair jg😄😄. dia blg jg “saya sumpahin ibu supaya miskin beneran!!!(tut tut tut..!). dihh dia yg fitnah duluan..marah2 duluan..tutup tlp duluan..capedeeehhhh
  • 24 April 2017 - (10:00 WIB)
    Terima kasih temen2 atas dukungannya..namun sepertinya tidak ada tindak lanjut dr bank mega karena DC nya semakin keterlaluan.
    Bibi saya di tlp trs, diancam akan didatangi rumahnya utk nagih hutang saya, kalo gak byr nanti nama bibi saya dimasukkan ke bi blacklist.gak pny hati meneror seorang perempuan tua usia 60tahun!!!
    Tak puas meneror bibi saya..hr ini tgl 24 april 2017 pukul 09.50 yg kebetulan hari libur, dc mega kembali menelepon suami saya..menagih hutang saya, suami sy sdh menjelaskan silahkan menagih dg istri saya krn saya bukan pemegang kartu..malah dc mega trs menelepon suami saya..mengganggu nya krn dia sdg bekerja.
    Kemana pimpinan bank mega ini??kenapa anda diam saja atas pelanggaran yg dc anda lakukan?apa ini memang sop dr perusahaan anda???
    • 24 April 2017 - (14:07 WIB)
      Seharusnya hal seperti itu tidak dibenarkan. Saya pun kecewa dengan DC yg bilang orang tua diminta untuk menjual aset2 yg ada. Untuk membayar. Kondisi kami pun sulit. Apakah dengan menagih kepada orang lain dibenarkan? Saya bbrapa kali datang baik2 ke Kantor pusat Bank Mega untuk meminta keringanan. Tetapi belum diberikan solusi yg terbaik.
  • 24 April 2017 - (11:47 WIB)
    Saya memiliki nasib yang sama.mereka sangat kelewatan . Dengan cara premanisme mereka menagih kita . Bahkan ini mereka melakukan tindakan pengancaman . Ini sudah tindakan pidana !!!!!
  • 24 April 2017 - (12:19 WIB)
    Mbak Bella kalau boleh tau sudah berapa lama tunggakan kartu kreditnya?? Saya juga ada permasalahan yang sama.. Mungkin saya bisa sharing sedikit, sebaiknya kl memang ada telp dr bank diangkat aja dan coba dibicarakan baik2.. Sebelumny keluarga tidak serumah saya juga ditelp trus karna saya tidak angkat telp, dan ya sebagian dr kolektor tsb memang kasar dan tidak tau etika. Jadi pas kolektor tersebut telp saya jelaskan saya tidak bisa pegang hp 24jam kadang tidak denger atau lagi ada pekerjaan, saya cuma jelaskan kalau saya masih dapat laporan dari keluarga tidak serumah kalau kolektor mengancam atau memaksa keluarga tidak serumah untuk membayar tagihan, saya tidak akan membayar tagihan kartu kredit dan minta penyelesaian secara hukum..
    • 24 April 2017 - (17:45 WIB)
      Mba saya jg sama punya persoalan yg sama dg kk bank mega,udh 1 tahun sy menunggak krn krn sy harus membantu keluarga biaya operasi tulang belakang ayah sy,tp skrg ini sy berniat mau bayar tagihan di bank mega dan rencana mau menutupnya,apakah bisa di lakukan di kantor cabang bank mega apa hrs ke kantor pusat ya?mohon infonya
      • 24 April 2017 - (23:49 WIB)
        Wah kurang tau bisa atau tidaknya sih.. Karna saya ya masih status menggantung.. Info yang saya tau kalau kartu kredit status kolek 5 memang data akan dipindahkan ke kolektor agency.. Kebetulan saya juga sudah diancam data saya akan di pindah ke kolektor agency.. Saya tidak akan membayar tanpa ada kesepakatan dan tanda tangan diatas materai, dan saya juga sudah tegaskan ke staff collection bank mega kalaupun saya membayar, saya akan bayar via transfer ke bank mega bukan ke collector..

        Yah sebisa mungkin datanya di update, dl hp saya juga hilang jadi tidak bs dihubungi saya inisiatif pelaporan ke call center untuk penggantian no hp jadi pihak collector bs menghubungi saya. Yah dihadapi saja, saya coba diskusi sebaik2nya.. Kita tulis keluhan disinipun tidak akan ada solusi, toh tanggapan dari bank mega hanya copy paste

        • 25 April 2017 - (09:35 WIB)
          saya setuju dengan kak Koni, tapi setidak nya dengan kita menulis di media konsumen, masyarakat jadi tau bagaimana pelayanan Bank Mega yang sesungguhnya dan yang ingin apply akan berpikir lagi karena sudah membaca keluhan di sini.
          • 25 April 2017 - (16:16 WIB)
            Mungkin case saya agak berbeda sedikit, waktu bulan pertama saya ada permasalahan keuangan saya sudah melakukan pelaporan ke bank mega via call center, dan mengisi form pengaduan nasabah di website bank mega. Waktu itu, saya sudah pelaporan kalau saya ingin menutup kartu kredit saya, dan sedangkan sisa tagihannya saya mohon keringanan cicilan untuk penyelesaian, karna kalau tidak ditutup saya sudah sadar pasti akan bunga ber bunga. Tapi tidak ada tindak lanjut dari bank mega sama skali, bahkan setiap bulan setiap collector yang telp saya sudah jelaskan ingin pengajuan tutup kartu agar tidak bunga ber bunga, dan saya sudah jelaskan saya sudah tidak sanggup membayar bunga dan denda makanya saya inisiatif pelaporan terlebih dahulu. Dari case saya ini sepertinya memang dibiarkan bunga ber bunga sehingga nasabah membayar lebih banyak dari seharusnya. Sampai saat ini saya masih coba diskusi sebaik2nya dengan pihak collection bank mega, tp kalau saya sampai diancam atau kolektor melakukan hal2 diluar batas/etika, saya akan melakukan pelaporan secara hukum
  • 25 April 2017 - (09:31 WIB)
    DC Mega suka mengancam dan tidak beretika, segitunya dalam mencari uang, saya juga sama, padahal saya baru 1 bulan nunggak alias tagihan bulan April benar-benar macet, saya pun ketika di telp, berusaha selalu mengangkat, tadi pagi DC yang bernama Sherlly juga tidak sopan berkata kepada saya, saya hanya bilang, ” waduh saya ga ada dana, saya fokus bayar carrefour dulu, yang bisa kita lunasi pelan-pelan” Sherlly pun marah, ^^ dia bilang ibu ga punya otak ga sekolah yah?, utang harus bayar, intinya dia yg emosi sendirian, ngoceh-ngoceh sendiri, dia juga yang tutup sendiri” yang ga sekolah siapa yah… ? oh ya, dia pun mengancam akan menagih ke referensi saya, saya bilang silakan ibu lakukan itu, eh dia langsung tutup. lagipula kalo DC mega berani yah monggo, toh yang rugi mega sendiri, semua sodara-sodara saya memakai CC mega karena saya membantu marketingnya, yah paling mereka tutup kartu kreditnya jika Mega kasar seperti itu.

    lagipula saya di awal bulan Maret, saya pernah kok datang ke kantor pusat bank Mega, dengan tujuan meminta jalan keluar, yang ada kita di cuekin di sana dan di oper-oper. seumur-umur jadi nasabah baru pertama kali mendapatkan perlakuan tidak baik.

  • 25 April 2017 - (10:13 WIB)
    Pak Ananda Naufal tinggalkan no WA saja , kita gabung grup yuk, ayo sama2 cari jalan keluar sekaligus bersatu melawan penindasan yg dilakukan terduga DC bank mega
  • 25 April 2017 - (10:14 WIB)
    Kalo sudah ada grup, dibuat petisinya saja Bu, kalau perlu petisinya ditujukan ke Presiden, DPR atau pihak-pihak lain yang berkepentingan. Cara-cara menagih yang kasar dan meneror harusnya sudah tidak boleh, itu bukan penyelesaian dari sebuah Bank yang memiliki kredibilitas yang bagus. Seharusnya menggunakan cara-cara yang persuasif untuk dapat mencapai solusi yang saling menguntungkan, bukan malah “menjerat” nasabah yang sedang kesulitan.

    Semoga dengan melihat kondisi seperti ini, kementerian keuangan dan BI dapat mengatur kembali masalah APMK dan KTA dari bank yang terlalu lunak memberikan ke calon nasabahnya, sehingga kredit macet dapat dihindari

  • 25 April 2017 - (13:58 WIB)
    Maaf bapak Samson Bona, foto bapak diatas juga diambil sebagai foto WA terduga DC bank Mega,menunjukkan kelakuan mereka seenaknya,bahkan melihat status FB menteror teman FB yg ada no telp nya,segala cara ditempuh guna setoran tagihan KK walau caranya sadis,tak berperikemanusiaan, teror orangtuanya,lecehkan nama ortu
    Dst
    Tuhan tidak tidur
    • 25 April 2017 - (14:59 WIB)
      Oh iya, apakah benar foto saya dipake untuk meneror Bu, kalau WA lagi ke temen Ibu tolong sampaikan ke ybs untuk bisa lebih kreatif, jangan foto orang lain dipake untuk Profile Photo WA. Nanti saya akan kenakan royalti ke DC tersebut.

      Terima Kasih.

      Salam,

      Samson Bona

      • 22 Desember 2017 - (12:08 WIB)
        pak samson bona saya dapat teror dari dc lewat whatsaap yang memakai foto profile pak samson bona dan mereka mengancam saya akan mempermalukan di depan teman saya karna sangkutan cc bank mega.
  • 25 April 2017 - (14:28 WIB)
    Mudah-mudahan keluhan qt rakyat yg terdzolimi bank m*ga bisa ditanggapi secara bijaksana oleh pembuat peraturan dan berbagai macam kebijakan yg terkait. Mudah-mudah kebijakan yg mereka buat bukan hanya sekedar kebijakan tertulis tp tidak berfungsi melindungi nasabah sebagaimana mestinya. Kami nasabah tidak lari dr tgung jwb, kami kooperatif. Kami bukan preman yg bawa lari duit orang. Tp justru bank m*ga lah preman begal berdasi seenaknya membegal para korbannya dgn cara keji.
  • 25 April 2017 - (15:26 WIB)
    Duh lama kelamaan mana ada yang mau jadi nasabah bank Mega karena hal ini. Mending jadi nasabah bank lain yg lebih kooperatif dalam menyelesaikan para nasabah yg kesusahan dalam membayar KK. Bukannya kasih solusi malah semakin jadi sampe melanggar etika Penagihan. Mari kita rekam saja semua percakapan terus laporkan ke pihak terkait.
  • 25 April 2017 - (17:58 WIB)
    Waduhhh sungguh keterlaluan, ga nyangka Bank sekelas Mega ternyata Mamagement penagihan nya amburadul. Kalau benar seperti itu, Premanisme itu nama nya
  • 25 April 2017 - (21:50 WIB)
    aq ngga sudi belanja di carefur,ngga sudi main di wahana trance studio,ngga sudi makan es basin rob,ngga sudiii pakai kk nya
    untung sudah saya balikkan ke bank nya
    daripada di teror seperti ini paling paling Ibu kristiana ndakmanis minta maaf,permasalahan selesai
    iiih bikin dendam kesumat
  • 26 April 2017 - (12:16 WIB)
    Masih banyak korban yang di injak injak harga dirinya, dilecehkan, diancam ancam , dihina nama ibu kandungnya,diteror referensinya, jangan kendor oleh permintaan maaf saja, itu cuma sesaat, saat perlawanan kita kendor , DC pasti berulah lagi
  • 26 April 2017 - (18:21 WIB)
    lama-lama Bank Mega jika masih mempertahankan cara kerja seperti ini, pasti banyak nasabah yang statusnya lancar pun, akan berpikir menutup kartunya, balik lagi Mega yang di rugikan.
  • 26 April 2017 - (18:44 WIB)
    intinya mega ga kan kasih keringanan kl kita masih berdiam diri dan ketakutan, mega malah seneng, ayolah kl kolektornya datang, videoin aja, trus ancam balik, slama ini kan kita yg di ancam trus, skg gantian aja , biar tau rasaa
  • 26 April 2017 - (18:58 WIB)
    Yang mau apply,memperpanjang KK ,ingatlah institusi ini paling jago dalam melecehkan dan menghina hina kliennya
    Semua komentar disini adalah bukti
    Dan kami telah bersatu untuk menumbangkan gaya premanisme mereka
    • 5 Juli 2017 - (18:38 WIB)
      Malam pak alex. Boleh saya join digroup WAnya? Apakah sdh terbentuk? Sama2 kita bergabung krena sy juga sdh dirugikam oleh bank mega dalam hal in. Annual fee yg harusnya tdk ad tuk seumur hidup ternyta ditagihkan ditagihan bulan juni 2017.
  • 6 Mei 2017 - (13:37 WIB)
    Boleh join grup-nya tidak ya? Barusan saja hari sabtu,6-mei-2017 jam12.48 DC Bank Mega menghubungi saya untuk menagih, dan saya merasa caranya tidak beretika, sy bilang tdk bisa bayar hari ini, akan sy bayar hari senin, lalu DC Bank Mega atas nama Muhammad Aldi mulai mengeluarkan kata-kata tidak sopan, “Kalo gak punya duit, minta dong sama ibu lo, ngojek kek, apa kek, jangan liburan aja kerjaannya, lalu sy bilang, ibu bapak sy sudah almarhum, kenapa anda bawa-bawa ibu saya,, dan singkat cerita, si Muhammad Aldi berkeras akan menghubungi emergency contact untuk meminta di handle pembayaran CC Mega Carefour sy, dan dia bilang, klo ke emergency contact, minimal akan dia tagih 50% alias 2.500.000,, ya Allah segitunya amat yaa
  • 22 Juli 2017 - (00:12 WIB)
    Boleh saya gabung grup nya bu.?
    Saya tadi sore 21 juli 2017 di telpon oleh seorang DC. DC tersebut menghina saya, berkata kasar, menghina ibu saya, mengancam akan meneror saya, merendahkan harga diri saya.
    Padahal saya bukan org yg seharusnya di tagih, nama dan nomor telpon saya dicantumkan sebagai nomor referensi oleh orang yang ingin ditagih DC tersebut. Dan saya tidak kenal dekat dengan orang tersebut.
  • 27 Juli 2017 - (10:15 WIB)
    Sebuah bank yg tdk peduli akan nasabah nya, menghalalkan segala cara dan sdm nya parah.
  • 22 Agustus 2017 - (23:41 WIB)
    Begitu banyak keluhan masyarakat yg menerima perlakuan bank ternama bank mega , sayang nya peraturan yang ada tidak digubris sama instansi terkait dalam hal ini BI , mohon kiranya BI bertindak tegas untuk mendengarkan keluhan konsumen dan benar2 menegakkan peraturan yang telah dibuat , sehingga konsumen benar2 percaya dan menghargai nya. Dan bilamana ada yang di intimidasi oleh pihak DC jangan takut bisa melaporkan ke pihak yang berwajib karena ada undang2nya ada KUHP nya apabila terancam dan mendapatkan kata2 yang kasar, untuk ancaman sms nya ato WA, sekarang ada undang2 pasal 29 UU ITE pasal 4 ayat 3 dengan pidana 12 tahun atau denda paling banyak 2 milyar, jangan lupa sms atau WA ancaman di simpan buat bukti laporan ke polisi. semoga bermanfaat.
  • 7 September 2017 - (20:35 WIB)
    Soal kasus Bank Mega juga dialami ayah saya.Saya sebagai anak ditelepon Pihak Debt collector Bank Mega.Saya yg membayar tagihan kartu kredit ayah saya yg sudah berumur 59tahun.Tahun lalu Card Collection Bank mega memberikan surat isi ttg keringanan akan tetapi logo bank meganya agak aneh berbeda dgn yg asli jadi saya mulai curiga jangan-jangan bukan resmi.Selama 1tahun ayah saya hanya sanggup bayar minimum payment sekitar 600.000 .Akhirnya Bank Mega memberikan Keringanan bebas bunga dan dicicil selama 3 kali (Oct-Dec 2016) Oct :2juta,Nov-Dec : 1,5juta.Saya hanya bisa bayar Oct-Nov 16 karena bulan December saya dapat masalah keuangan jadi saya berhenti bayarin Kartukredit Ayah saya.Jan-Feb 17 kami gak d ganggu bank mega tapi Mulai Maret-15Apr kami d ganggu dan pihak debt collector info tagihan hars d bayar 7,2juta lalu Saya bilang gak salah?hitungan darimana bisa segitu.Dia bilang ibu melanggar perjanjian gak bayar tagihan ketiga lalu Saya bilang kalau gak bayar tagihan ketiga emang d surat itu Ada tulisan bahwa apabila tidak membayar maka tagihan akan kembali keperhitungan awal.Tagihan awal aja dengan bunga gak 7,2juta Saya bilang enak aja asal nagih dan saya d cacimaki lalu saya tutup saja tlpnya.Debt collectorpun menelpon kantor tempat ayah kerja.Receptionist kantor udah menjelaskan bahwa status ayah saya bukan lagi karyawan krn sdh pensiun 4tahun yg lalu .Tetap aja bank mega membentak staff itu.Setelah itu saya kirim email ke konsumen ojk soal Hal ini tanggapan hanya soal peraturan BANK BI dia rektrurisasi dan akhirnya saya datangin kantor Bank Mega Card centre di Kuningan (Dekat RS Mata Aini) .Saya ketemu staffnya bersama Dewi.Dalam ruangan tersebut ada Bu Dewi,Ayah sata dan saya.Awalnya kami minta keringanan akan tetapi tetap saja Dewi memaksa bayar 7,2juta bisa d cicil saya tetap gak terima.Kalau bayar segitu balikkin dulu yg saya bayar 3,5juta dan mana perhitungannya.Dia gak bs kasih akhirnya dewi tetap memaksa maka saya emosi.Dewi panggil satpam dan bilang k satpam bahwa saya berhutang 8juta saya marah lagi dan bentak satpam hutang saya sisa 1,5juta.Dewi kalah bertikai dgn saya dan akhirnya dia keluar dari ruangan dgn meninggalkan kami begitu saja.akhirnya tgl 19Apr17 saya minta tolong ayah saya kirim surat complain dan minta keringanan pembayaran.Kami info kalau mau d bayar hanya bisa 1,5juta saja.Surat tsb sdh d kirim ? Bank mega pusat bukan d kuningan tp dekat pancoran.Staff yg menerima surat sdh memberikan tanda terima.Surat saya gak d balas ke email yg saya info ke bank mega.Kemarin Bank Mega kirim sms k ayah saya lagi suruh menyelesaikan tagihan dan saya info ayah untk tdk merespon.Saya bingung sendiri surat saya gak d respon tapi 3bulan lebih d telepon dan sms bank mega.Itu sama saja Bank Mega sengaja melakukan Hal itu.Kalau bulan Sep 17 sampai seterusnya kami mash d ganggu saya akan datang langsung ke kantor Ojk dan Bank NO bagian Hukum.Sebenarnya banyak orang Bank Mega itu systemnya parah bahkan teman-teman saya yg kerjanya satu management transcorp tdk mau menerima kartukredit Bank mega meski Iuran Gratis karena memang benar dalam lembar tagihan gak jelas perhitungannya.Kalau mau adukan ke OJK dan YLKI ayo kita kumpulkan bukti sms,dan rekaman saat debt collector mencaci maki kita.Soalnya Kalau saya complain lewat email team OJK kurang merespon.Padahal kalau nasabah mengalami kredit macet bank tdk akan rugi besar krn d Kartu visa dan master sdh ada asuransinya.Para DC tersebut cuman Mau ambil untung saja.Mari kita bersatu.Terima kasih.
    • 8 September 2017 - (17:40 WIB)
      Halo salam kenal, saya juga mengalami hal yg sama. Saya punya rekaman suara DC nya waktu menelpon saya menagih dgn TDK sopan. Bila memang ada grupnya mohon di add no saya di 081318818545. Saya butuh masukan dan info pelengkap utk proses penyelesaian masalah tagihan saya yg mau saya selesai kan dgn cara mencicil
  • 13 September 2017 - (08:18 WIB)
    Saya mau ikut gabung di grup WA,y
    Saya jga pernah ngalimin hutang 1 kya jdi 7 dalam jangka 8bln karna setahu sya tugakan sya sudah dilunasi oleh mikro bank mandiri,dan tanpa ada surat penagihan,sampai” bos” ditempat kerja saya di kata”in kata” hewan, DC,y setiap waktubtlpn ke tempat saya kerja,saya mau melapor kepolisi tpi sya tdk berdaya
  • 19 September 2017 - (21:43 WIB)
    Saya tolong diadd di 0817107079, ayo kita laporkan ke ylki dan bank indonesia mengenai kelakuan bank mega ini
  • 30 September 2017 - (17:26 WIB)
    Kengerian masih terjadi saat ini dialami oleh teman3 yg lain
  • 23 Oktober 2017 - (14:11 WIB)
    klo boleh sya ikut bergabung dengan grup wa atau medsos nya.. ini nomer sya 083873353839 soalnya sya juga ada mslh dengn collector mega…
  • 29 November 2017 - (23:30 WIB)
    Saya jg mau gabung dgn grup wa nya kalo ada, saya jg punya mslh dgn kk bank Mega. Sptnya sengaja dipersulit, pdhal sdh dtg jauh2 ke Kuningan dgn itikad baik mencari solusi utk tetap bisa byr.
  • 6 Desember 2017 - (11:17 WIB)
    Sy juga kena masalah seperti ini dan belum ada jalan keluarnya.. padahal sy ada itikat baik tp dari bank mega malah menyianyiakan etikat baik saya.. boleh kah saya join group wanya
  • 12 Desember 2017 - (14:03 WIB)
    kalau ada group saya masukin dong nomor saya 081318045984.
    pleasee ya saya diancam akan dibunuh bersama keluarga saya
  • 16 Desember 2017 - (10:14 WIB)
    Ntah mengapa BI & OJK seperti membiarkan fenomena seperti ini. khususnya utk bank yg 1 ini.
  • 22 Desember 2017 - (12:16 WIB)
    nasib saya pun sama seperti rekan rekan semua kartu kredit saya di pinjam teman saya dengan catatan dia akan bayar karna modal kepercayaan saya akhirnya saya berikan pinjam cc mega saya kpd teman saya untuk keperluan nya dia. namun sudah beberapa bulan bahkan sampai saat ini tak kunjung bayar dan entah dimana keberadaan nya.
    dan kemarin saya dapat teror dr DC mengancam dan akan mempermalukan saya dengan kata kata kasar nya. dengan bilang nominal yang saya harus bayar adalah 10 juta saya sedikit heran limit saya hanya 5 juta tapi masa iya sampai 10 juta. sampai saat ini ancaman nya masih berlangsung dua hari terakhir ini.
    kalo ada grup wa tolong add saya ya karna saya bingung harus seperti apa menyikapinya ini nomor saya 0812-1010-1890
  • 23 Desember 2017 - (16:24 WIB)
    Saya pun juga mengalami hal yang, malah tadi dapat sms DC akan mengacak-mengacak saya, pd hal sya janji dibulan januari, yg lbh parahnya, limit 5jt tagihan 13jt dan 21jt jadi 35jt, apakah ada solusi disini, saya ada itikad untuk bayar

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mega?

Ada 64 komentar sampai saat ini..

Debt Collector Bank Mega Menelpon Nomor Referensi

Bella 1 menit
64