Kategori: KeluhanSurat Pembaca

Pengalaman Servis Handphone di Konter Roxy Mas

Salam Sejahtera,

Kali ini saya berbagi pengalaman kepada pembaca MediaKonsumen.com. Cerita ini dimulai pada hari Jumat, 3 Agustus 2018. Pada hari itu mama saya bercerita ke saya, bahwa handphone-nya (ASUS FONEPAD) tidak bisa menge-charge, saya menduga bahwa ini konektor charger mungkin rusak. Lalu mama saya minta untuk dicarikan Service Center Resmi (SC). Setelah search di Google dapatlah SC ASUS ini, tapi halaman itu tertera bahwa biaya jasa Rp150.000 biaya pembatalan Rp. 50.000, belum termasuk dengan spare part-nya.

Karena saya merasa kemahalan, kemudian saya meng-chat via Whatsapp salah satu konter yang pernah saya datangi untuk melakukan service. Nama toko tsb Alby Jaya yang berada di lantai dasar no 97, dan Be**y adalah bagian service di konter tsb, setelah saya chat dan deal dengan harga part yang telah disepakati bersama. Pada hari Sabtu, 4 Agustus 2018, berangkatlah mama dan papa saya ke Roxy.

Setiba di konter tsb, mama saya menceritakan kendala yang dialami ke Be**y, Be**y bilang proses perbaikan tidak lama, dan dibawa pergi lha hp itu, setelah mama saya menunggu hampir jam 4 jam lamanya, papa saya mulai tidak sabaran dan terus menanyakan keadaan handphone tsb, dan berkata ke Be**y ” Apakah sebaiknya saya tinggal dulu hp nya di sini dan besok saya ambil lagi ” tapi Be**y menyanggupi bahwa akan selesai sebentar lagi, dan whatsapp ke saya harus ganti IC power nya, saya jawab oke lha. Pada titik ini saya tidak curiga, karena saya pun mengalami hal yang sama.

Singkat cerita, selesailah hp itu diservis dan mama saya, tanpa di cek terlebih dahulu, langsung pulang saja. Nah, setelah sampai di rumah, dan tanpa curiga mama saya langsung mengetes charger hp tsb dan hasil berjalan dengan normal. Nah sore nya mama saya ribut kenapa hp itu tidak bisa dapat signal dan membaca SIM card nya.

Pada titik inilah, saya mulai curiga. Saya cek, lha hp tsb, dan alangkah kagetnya saya saat melihat bagian slot untuk SIM 1, SIM 2 dan Slot MMC tidak tertutup rapat dan MMC patah di dalam. Karena saya penasaran dan curiga akhirnya dengan terpaksa saya buka tutup belakang hp itu. Dan SURPRISE, kamera depan dan belakang tidak ada, speaker tidak ada, slot sim dan memori mengalami kendala, MMC patah, dan baut-baut pun tidak dipasang kembali (dalam hati saya ini orang kelupaan atau mau kanibal part hp ini).

Langsung saya tanya ke mama, “ma, dapet bon perbaikannya gak?” mama saya jawab “ngak” (what…!!!). Maklum mama saya orang jadul hahaha. Lalu saya whatsapp ke Be**y ini, komplain lha saja tentang jasa service yang diberikan, dan minta pertanggungjawaban.

Akhirnya setelah penjelasan yang berbelit-belit tanpa kepastian, papa saya janjian untuk ketemuan lagi di Roxy hari Senin, 6 Agustus 2018. Setelah sampai di sana, yang jaga toko mulai mengeluarkan jurus berbelit-belitnya mulai belum datang sampai nggak tahu. Be**y di whatsapp pun tidak membalas sama sekali. Pada malam harinya, baru lah masuk semua whatsapp saya tersebut, singkat cerita dia minta maaf atas kelalaiannya tidak mengecek kembali part yang ketinggalan dan mengatakan bahwa yang servis hp tsb adalah teman dia di toko lain (What…!!!), kenapa gak bilang dari awal?

Hari Selasa, 7 Agustus 2018. setelah semalam melakukan janji ketemu, giliran istri saya dan papa saya hari ini ke ROXY untuk bertemu dengan Bang Be**y yang paling ganteng se-ROXY. Setelah sampai di sana, dibawalah istri saya dan papa naik ke lantai 1, menuju ke konter Yellow Cell (nah inilah tempat Be**y membawa hp tsb untuk diservis, biang kerok sumber masalah ). Setelah bertemu pemilik konter dan tukang servis nya Ac**g, ternyata Be**y dan Ac**g ini berteman. Okelah, disitu istri saya mulai melakukan komplain dengan jurus-jurus maut (Biasa Emak-Emak) dan ada Be**y juga pastinya. Mereka menjelaskan bahwa mereka terburu-buru (itu bukan alasan coy…!!!).

Lalu si pemilik konter bilang kalau gak tau kondisinya, dia berpikir bahwa hp itu telah matot (mati total) karena tidak nyala, istri saya jawab “yah pasti ngak nyala lah kan udah dibilang konektornya rusak, jadi gak bisa di-charge hp nya”.

Akhirnya pemilik konter ini juga mengeluarkan jurus-jurus berkelit sana sini, tidak kalah si Ac**g pun mengeluarkan jurus tidak mau disalahkan, setelah part yang ketinggalan tsb di pasang di tempatnya. Mulai lah istri saya melakukan jurus-jurus pengecekan, dicek sana dicek sini, oke lha tampak normal, tetapi setelah dites masukan SIM card kendala baru lagi muncul, SIM 1 tidak terdeteksi, SIM 2 tidak mendaptkan signal (dalam hati ini si Ac**g tukang servis abal-abal, masa bisa bongkar gak bisa benerin lagi).

Lalu dikembalikan lagi ke Ac**g ini, lalu dia mulai mengeluarkan jurus servisnya, ambil timah dan alat solder, dan mulai solder sana solder sini. Karena kesal terlalu lama istri saya bilang “BISA GAK DIPERBAIKI, ITU SLOT SIM CARD”, dengan suara kecil Ac**g jawab “tidak bisa”, (dalam hati abal-abal nih orang).

Singkat cerita dengan rasa kecewa juga, pulanglah istri. dan memberikan kabar ke mama bahwa untuk slot SIM masih ada kendala. Setelah sampai di rumah, dan hp di serahkan ke mama saya untuk di-charge. Masalah baru muncul lagi. Dengan terkejut saya melihat bahwa part konektor yang menurut mereka telah diperbaiki malah terlepas dari hp nya (wah ini namanya kebangetan), tukang “tipu-tipu” nih si Ac**g.

Hari ini tanggal 8 Agustus 2018, saat saya mengetik isi hari saya di MediaKonsumen.com. Saya Whatsapp ke Be**y untuk meminta pengembalian dana atas part konektor charger yang menurut dia telah diservis, belum juga dibaca.

Semoga dengan pengalaman saya sebagai konsumen dapat lebih diperhatikan, dan dengan adanya MediaKonsumen.com sebagai forum curahan hati para konsumen yang merasa dirugikan, agar pelaku usaha dapat memberikan pelayan yang terbaik kepada konsumen nya.

Pondra Jaya
Jakarta Selatan

NB: nanti saya share di kolom komentar saya,foto konter Alby Jaya dan Yellow Cell

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Pondra Jaya

Artikel Terbaru

  • Tanggapan

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Ade Ivan Maulana

Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan MediaKonsumen.com…

7 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Ferry Santiago

Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan MediaKonsumen.com…

7 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan BNI atas Surat Ibu Putri Juanita Wahab

Menanggapi surat Ibu Putri Juanita Wahab di www.mediakonsumen.com pada tanggal 18 April 2019 berjudul "Tarik Tunai di Mesin ATM BNI,…

7 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan BNI atas Surat Ibu Budiningsih

Menanggapi surat Ibu Budiningsih di www.mediakonsumen.com pada tanggal 24 April 2019 berjudul "Transfer via ATM BNI, Struk Keluar, Dana Terdebit…

7 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan BNI atas Surat Bapak Indrajid Karim

Menanggapi surat Bapak Indrajid Karim di www.mediakonsumen.com pada tanggal 8 Mei 2019 berjudul "Penarikan di ATM BNI Saldo Terpotong tapi…

7 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan BNI atas Surat Ibu Ni Luh Gede Sukma Rahmawati

Menanggapi surat Ibu Ni Luh Gede Sukma Rahmawati di www.mediakonsumen.com pada tanggal 12 Mei 2019 berjudul "Tarik Tunai di ATM…

7 jam yang lalu