Customer Service Lupa Order Kartu Kredit AEON Pengganti sejak Juli, Nasabah yang Ditekan Penagih

Pada pertengahan bulan Juli 2018 saya menerima email dari iTune yang menginformasikan invoice berlangganan content, sementara kondisinya saat itu iPhone saya sudah hilang sejak 2017 dan memang 2016-2017 saya sempat berlangganan content di iTune dan melakukan pembayaran melalui Kartu Kredit AEON.

Dengan kondisi seperti ini saya pun akhirnya menelepon ke Customer Service AEON bertanya apakah bisa dilakukan pemblokiran atau ada solusi agar kartu kredit saya tidak terus dikenakan tagihan sementara iPhone sudah hilang dan mungkin dipakai oleh orang yang mencurinya. Lalu Customer Service AEON menyarankan untuk dibuatkan kartu pengganti dengan janji akan dikirimkan ke alamat yang saya minta paling lambat 14 hari kerja.

Hari berlalu sampai dengan akhir Agustus 2018 saya follow up janji Customer Service AEON yang saya hubungi saat itu adalah “Baik bu akan saya telusuri dan segera diinformasikan status kartu Ibu”, aktualnya tidak ada informasi sedikitpun dari Customer Service AEON. Lalu saya pun follow up berkala dan hasilnya saya seperti orang bodoh setiap kali saya telepon follow up bahkan saya catat dan sebutkan nomor tiket pelaporan sebelumnya tetap saja hasilnya NOL dan harus mentah lagi yah janjinya pun sama akan di informasikan.

Selama bulan Juli-Agustus saya terus melakukan pembayaran dengan menggunakan nomor kartu kredit lama. Lalu kartu saya hilang saya kesulitan untuk melakukan pembayaran. Tiba-tiba saya di-follow up berkali-kali oleh Debt Collector AEON dari September – Oktober 2018 sekalipun saya bilang sedang meeting nanti telepon lagi mereka tetap maksa berbicara dan bahasanya tidak terlalu keras tetapi cukup menghina harga diri saya, terus berkata-kata yang menghina. Dan hal ini terus terjadi sampai akhirnya saya memutuskan dan menginformasikan ke Debt Collector yang terakhir tagih bahwa saya tidak akan bayar sebelum kartu pengganti saya terima.

Bulan September akhir saya follow up ke AEON Bandung dan Customer Service di sana berkoordinasi dengan tim Jakarta dan hasilnya adalah “Menurut informasi Customer Service di Jakarta kartu Ibu belum datang dari vendor kartu”. Lah itu artinya kartu saya baru saja diorder. Dan informasi dari Customer Service terakhir yang saya hubungi memang permintaan kartu saya baru diorder dan akan dikirim 14 hari kerja ke depan.

Lalu awal Oktober saya dapat telepon dari Customer Service yang agak memaksakan saya menerima kartu pengganti karena saya sudah menolak. Dan saya komit tidak akan melakukan pembayaran sebelum Aeon meminta maaf dan mengantarkan kartu saya.

Informasi tambahan, sampai saat ini saya terus mendapatkan e-billing tetapi tidak akan bisa saya buka karena kartu pengganti tidak saya terima. Dan saya khawatir apakah ini termasuk aksi penipuan, kartu pengganti saya dipakai oleh oknum sementara tagihan terus di bebankan ke saya (saya tidak tahu tagihannya karena tidak bisa membukanya).

Pertanyaan saya apakah tidak ada pengawasan atas kinerja Customer Service di AEON? Dan saat Customer Service melakukan kesalahan apakah customer yang harus memakluminya? Dan apakah Debt Collector AEON tidak bisa bersikap lebih menghargai orang lain?

Dan saya meminta agar ada permintaan maaf dari AEON. Pesan saya lebih baik KPI Customer Service Anda lebih diperhatikan. Terima kasih.

Lilis Suryani
0877417777**
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan AEON atas Surat Ibu Lilis Suryani

Yth. Redaksi Mediakonsumen.com, Sehubungan dengan surat Ibu Lilis Suryani di Mediakonsumen.com tertanggal 18 Oktober 2018 dengan judul: “Customer Service Lupa...
Baca Selengkapnya