Pembelian di Shopee melalui Akulaku Sudah Dibatalkan tapi Tagihan Terus Berjalan

Saya beli barang di Shopee dengan pembayaran melalui Akulaku. Saya beli barang dengan harga Rp1.407.000, tapi saya batalkan karena ada sesuatu hal. Otomatis limit Akulaku saya terblok dong masih di Shopee, dan otomatis juga barang tidak akan dikirim karena sudah dibatalkan juga. Saya tinggal nunggu limit yang Rp1.407.000 itu balik dari Shopee ke Akulaku.

Tapi ternyata sudah 1 bulan lebih limit tidak kembali di Akulaku dan ternyata saya tetap harus bayar di Akulaku setiap bulan selama 12 kali dengan cicilan per bulan Rp155.000.

Saya bingung dong, saya lapor ke Shopee dan Akulaku sejak akhir bulan September. Sudah ada ID laporan banyak, dan berkali-kali saya hubungi Shopee dan Akulaku tapi selalu dalam proses dari tim terkait dan tidak ada hasilnya.

Saya hubungi Akulaku tidak bisa dihubungi di nomor telepon 1500920, berkali-kali tidak bisa tersambung. Saya setiap tanggal 25 harus bayar, kalau saya tidak bayar saya kena denda.

Saya heran, saya harus bayar apa coba? Barang tidak ada sama sekali, karena sebelum dalam pengiriman barang sudah saya batalkan pembeliannya. Menurut saya Rp155.000 setiap bulan selama 12 bulan itu besar sekali. Tapi dari pihak Shopee hasil laporan lama, dan Akulaku sama sekali tidak bisa dihubungi. Sudah chat lewat email tapi balasan sama saja, akan konfirmasi ke Shopee. Shopee jawab email akan konfirmasi ke Akulaku. Gitu saja terus sampai saya bayar lunas 12 kalinya .

Bukti yang saya punya banyak dan lengkap.

Adeskia Tri Puji Wahyu Utami
08953290997**
Semarang, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Hai Kak, mohon infokan nomor pesanan melalui DM agar dapat kami bantu lebih lanjut ya ^DL

    • @mahrus ali
      Anda termasuk orang yg beruntung, begitupun caranya. Menurut saya itu bkn hal yg mudah kita ambil contoh mis sya khilangan uang dp 1,3jt slanjutnya dgn cara sperti anda ketika sya memberi ancaman untuk melapor kpd pihak berwajib nah disini semisal pihak akulaku tidak mengembalikan uangnya belum tentu akulaku bisa dilaporkan walaupun dgn bukti yg sangat jelas, karena hukum tidak bertanggung jawab soal pinjaman kecuali perorangan.
      Maaf, kalo salah

  • Saya juga mengalaminya hal yg sama. Tapi masih diminta untuk menunggu. Memang tidak masuk tagihan si, tapi limit belum kembali dan dikhawatirkan nanti tiba2 ada tagihannya..

  • Saya jg mengalaminya Sudah saya batalkan tp malah masuk tagihan gmna ini tdak ada respon sama sekali dr akulaku dan shopee saya takut harus bayar tagihan 3kali lipat karena saya baru menggunakan akulaku jd gak tau kalau ternyata pembatalan malah masuk jd tagihan tolong batuannya

  • Saya mengalami hal yang sama, hanya saja bukan saya yang melakukan pemesanan di shopee, ada akun orang lain melakukan pembelian 5 buah barang di shopee dengan membayar melalui akun akulaku saya, 2 pesanan bisa saya batalkan dan 3 pesanan tidak bisa dibatalkan dengan nominal masing masing barang Rp. 75.000, saya sudah coba hubungi CS shopee terkait hal ini, jawabannya tidak bisa di cancel pesanannya, cepat sekali pihak shopee melakukan pengiriman barang, dan itu malam hari? Adakah pihak transporter yang masih buka pada malam hari?
    Kemudian saya meminta alamat kirim barangnya, lagi lagi CS menjawab tidak bisa memberikan informasi tersebut, saya pikir pihak shopee melindungi maling maling online dan menutupi jejak mereka, ini jelas mendukung, karena bukan tanpa alasan saya meminta data tersebut. Jawaban CS pun diulang ulang dari beberapa CS yang menangani masalah saya. Jujur saya tidak pernah ikhlas harus membayar Rp. 225.000 selama tiga bulan, sedangkan yang menikmati barangnya bukan saya, tapi maling yang dilindungi pihak shopee dengan alasan menjaga kerahasiaan data membernya. Beda lagi apabila saya meminta data tanpa ada alasannya.

  • Hati2 menggunakan kredit diakulaku. Tanyakan dulu sama pelapaknya. Kalau sudah bayar dp ternyata di cancel . Hilang uang kita.
    Tapi asal anda pintar bicara gampang
    Pengalaman saya. Saya beli 1 unit camera yg harganya 6.780.000 dengan dp 1.300.000 dan setelah saya bayar dp diakulaku. Pesanan ditolak. Dan proses cicilan berjalan dp entah hilang kemana 1bulan diurus tidak ada kelanjutan, dengan pikiran emosi dp lenyak 1.300.000 saya beranikan pinjam uang yang lebih besar diakulaku. Dengan tenor 15hari. Setelah jatuh tempo disitu saya ditagih. Dan di situ saya menuntut uang saya kembalikan atau saya laporkan ke pihak berwajib. Tanpa basa basi tlp dimatikan oleh petugasnya. Dan urusan selesai. Uang saya hilang, dan saya dapat ganti yang lebih Gede.

  • Itulah jeleknya riba (Bunga) . Buat sodara2 ku tinggalkan riba . Insyaallah hidup akan tentram .
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً
    “Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al-Albani dalam Misykatul Mashabih mengatakan bahwa hadits ini sahih).