AIA yang Tidak Profesional dan BCA yang Tidak Bertanggung Jawab

“Habis Manis Sepah Dibuang”, mungkin ini pribahasa yang paling cocok untuk menggambarkan keadaan kami saat ini.

Untuk teman-teman yang ingin tahu kronologi lengkapnya bisa klik link berikut:

Jadi sekitar 8 tahun yang lalu, Ayah saya berinvestasi di 2 produk AIA (katanya investasi, setelah saya selidiki ternyata Unit Link) ditawarkan oleh seorang staf BCA bernama Lily K*****. Produk yang ditawarkan sbb.

1. PROVISA PLATINUM MAX
Nomor Polis: 25912054
Premi: 100 juta per tahun.

2. PROVISA SYARIAH
Nomor Polis: 26604141, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26603942, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26604108, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26603896, Premi: 14 juta per tahun
Nomor Polis: 26604051, Premi: 14 juta per tahun

Beberapa bulan lalu kami melakukan komplain ke pihak BCA dan AIA cabang Kisaran terkait Produk “PROVIA SYARIAH” Karena “tidak sesuai” dengan yang dijanjikan Saudari Lily K*****. Yang katanya hanya BAYAR 7 Kali (Tahun) ternyata 8 kali. Yang katanya untungnya bisa 25%-35% ternyata omong kosong belaka.

Kami mengajukan komplain “Pengembalian Modal Awal Kami” dan disetujui pihak AIA. Pada tanggal 15 Oktober 2018 modal awal kami sudah dikembalikan seluruhnya.

Kami pikir masalahnya sudah jelas dan selesai, ternyata belum. Pada tanggal 15 Oktober 2018 kami mengajukan komplain terkait produk ” PROVISA PLATINUM MAX ” meminta dikembalikan “Modal Awal Kami tanpa Adanya Tuntutan Sedikitpun”. Kasus yang sama, orang yang sama, janji yang sama (yang katanya hanya bayar 7 kali ternyata 8 kali. Yang katanya untungnya bisa 25%-35% ternyata hanya omong kosong!”)

Lalu, Ayah saya dihubungi pihak AIA ditanya perihal kronologinya, dan disuruh menunggu selama 20 hari kerja terkait putusan pihak AIA. 2 minggu lebih kami menunggu belum ada jawaban.

Kemudian, pada tanggal 9 November 2018 kami pergi ke Kantor AIA di KCU BCA Kisaran. Dan masih belum ada jawaban. Kami diminta menunggu paling lama 19 November 2018 pasti sudah ada keputusan dari Pihak AIA.

Pada hari yang sama tanggal 9 November 2018, Ayah saya dihubungi pihak AIA ditanya perihal kronologinya (lagi) dan ditanya apakah bersedia kalau nanti siang sekitar pukul 2/3 dipertemukan dengan saudari Lily K***** via telepon. Ayah saya setuju karena sudah sangat muak dengan sikap saudari ini dan ingin bicara langsung. Tetapi itu hanya mimpi karena pihak AIA tidak menelepon kita lagi.

Sampai saat surat ini ditulis pada tanggal 14 November 2018, sekitar pukul 5:35 sore hari. Pihak AIA menelepon kami dan permintaan komplain kami “ditolak”.

Ayah saya tanya kenapa di tolak? Pihak AIA menjawab, bahwa staf BCA bernama Lily K***** berkata “tidak pernah menyebutkan hal-hal di atas” dan menyebut kami “berbohong”.

Ayah saya tanya lagi beberapa waktu lalu kalian (pihak AIA) mengatakan akan mempertemukan kami dengan saudari Lily K***** via telepon, tapi mana? Pihak AIA hanya “diam”. Lalu menyuruh kami agar menemui pihak BCA (sumpah saya tidak ngerti maksudnya apa?).

Akhir kata saya ada banyak sekali pertanyaan untuk pihak AIA dan Bank BCA.

1. Bagaimana anda mengetahui seseorang itu berbohong atau tidak !?!? (Ayah saya bahkan tidak tahu kalau saudari ini adalah pembohong saat menawarkan produknya).

2. Kenapa komplain saya yang pertama “disetujui” !?!? Tapi, yang kedua tidak !?!? (padahal kronologinya sama, orang yang menawarkan juga sama).

3. Kalau komplain saya yang pertama disetujui, bukankah itu artinya sudah melalui proses investigasi!?!?

4. Buat apa pihak AIA menelepon kami sampai 2 kali menanyakan pertanyaan yang sama tapi secara sepihak mengatakan kami “berbohong” !?!?

5. Apakah “agen-agen/orang yang menawarkan “produk kalian memang bermental tempe dan tidak bermoral !?!?”

6.Bagaimana tanggapan pihak BCA terkait masalah ini !?!? Staf kalian sendiri yang dengan gampangnya berkata “kalau ada apa-apa cari BCA saja”. Kalian berkata kami berbohong. Tapi kenyataannya kalian bukan hanya berbohong tapi juga memfitnah kami berbohong!

Analoginya gini:

1. Lily K***** menawarkan produk asuransi jiwa (unitlink) ke ayah saya, berkata: “Pak saya mau menawarkan produk asuransi jiwa/unit link Rp100 juta/tahun UP nya Rp500 juta + sepeda motor tapi ada biaya bulanan (sangat besar) dan ada pajaknya,

Bayarnya 7 tahun, itu kalau uang investasinya berkembang atau naik sehingga bisa menutupi biaya tahun berikutnya. Kalau tidak ya harus bayar lagi.

Tahun pertama uang Rp100 juta bapak tidak langsung masuk ke investasi tapi dipotong sekian persen tahun berikutnya juga sama sampai tahun ke sekian baru tidak dipotong lagi.

Kalau Bapak berhenti/surrender di antara tahun pertama sampai ketujuh preminya akan dipotong sekian persen, kalau berhenti tahun kedelapan premi bapak tidak akan dipotong.

Nilai investasi bisa naik bisa turun, jadi tidak pasti untung. Ada resikonya. Bagaimana Pak? Bapak tertarik?

*Kalian (pembaca ) tertarik tidak?

2. Lily K***** menawarkan produk asuransi jiwa AIA (unit link ) ke ayah saya, berkata:

“Kalau mau investasi di AIA saja pak. Ini produk investasi; bonus asuransi jiwa + dapat sepeda motor; bunganya lebih besar daripada deposito; dalam kurun waktu 3 – 4 tahun bisa untung 25%-35%; pembayarannya hanya 7 kali (7 tahun) “.

*Tertarik tidak? Lebih besar dari deposito lho. Yang pada tahun itu di kota saya hanya deposito yang memberikan imbal hasil yang lumayan, tapi ini ada yang lebih dari deposito. Paham?

Saya kasih contoh lain soal “berbohong”

1. Seorang pria tertangkap basah saat sedang “mencuri” , dia (pria itu) lari lalu ditangkap warga. Ditanya kamu “Maling ya?”, apakah si pria (pencuri) ini akan bilang iya?

2. Seorang koruptor yang sudah terbukti bersalah. Pada saat pengadilan yang pertama. Apakah dia akan langsung mengaku korupsi?

FYI ayah saya ini pebisnis dari dulu (deposito) sampai sekarang (obligasi, SUN, ORI, Bluechip, Deposito, SBR) hanya tertarik berinvestasi di tempat yang benar-benar menguntungkan dan aman.

Tapi saudari Lily K***** ini benar-benar tidak berperasaan. Dengan tega dan sengaja membohongi dan memanfaatkan kepercayaan ayah saya.

Sampai surat ini dibuat, kami pertama-tama akan mengikuti instruksi pihak AIA yaitu pergi ke cabang BCA terdekat. Kalau tidak menemukan solusi permasalahan ini, kami terpaksa melapor ke pihak yang berwajib.

14 November 2018.

Herry Tan
Kisaran – Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:61    Rata-Rata: 3.6/5]
Tanggapan AIA Financial atas Surat Bapak Herry Tan

Kepada Yth Redaksi Surat Mediakonsumen.com Sehubungan dengan masukan Bapak A Tjian dan Bapak Albert Tan, di MediaKonsumen.com yang berjudul “AIA...
Baca Selengkapnya

Loading...

53 komentar untuk “AIA yang Tidak Profesional dan BCA yang Tidak Bertanggung Jawab

  • 15 November 2018 - (21:13 WIB)
    Permalink

    Somasi aja, kalau ga bs diselesaikan secara prosedural. Lapor polisi, laporin agen wanita yg “berbohong” itu.

    • 9 April 2020 - (21:21 WIB)
      Permalink

      Per tanggal 15 desember 2109saya ikutan AIA genap 5 tahun.waktu ditawarin agen bilang setelah 5 tahun dpt untung dan dapat di ambil.tp ternyata saya rugi 12 juta dan kena pinalty 5%.sy lanjutin aja siapa tau nantinya bs balik modal.krn saat ini benar butuh duit krn ga ada pemasukan.saya memutuskan utk bereenti.stelah perpanjjang 4 bulan lagi.saya kaget banget.ternyata kerugiaanya makin besar 25 jt plus kena pinalty 5%.saran saya mending semua nasabah yg udah terlanjur ikutsn.tutup polis nya.krn makin lama makin banyak kerugian.maju tercebur mundur buntung.krn saya tanya jg blm ada nasabah aia yg duitnya kembali utuh meski udah 7 tahun.makin lama ikutan makin tenggelam kita dalam permainan mrk
      Tx

  • 15 November 2018 - (22:12 WIB)
    Permalink

    Ya memang rata-rata agen yang menjual UnitLink ini suka kasi info bombastis dan mengarang-ngarang karena memang masyarakat banyak yang sadar kalau ikut UnitLink itu sama sekali tidak menguntungkan (Yang ada justru bikin buntung). Yang secara tidak langsung mengindikasikan kalau banyak masyarakat yang ogah beli UnitLink. Mulailah jadinya pihak-pihak tertentu mencoba menyembunyikan istilah unitlink ini dengan istilah lain.

    Intinya para konsumen jangan pernah terjebak investasi dari perusahaan asuransi. Investasi yang jelas itu hanya saham, obligasi atau reksadana. Asuransi itu tidak ada embel-embel investasi. Asuransi beli asuransi murni aja (Asuransi mobil, motor, kesehatan, perjalanan). Kalau sampe ada bilang asuransi pendidikan, asuransi jiwa itu semua sesungguhnya kata lain dari unitlink.

    Dan perusahaan-perusahaan asuransi yang jualan unitlink ke Bank itu juga cuma numpang semata. Bank cuma jadi distributor doang. Produk bank ya cuma tabungan dan kredit doang. Semoga tidak ada lagi konsumen yang terjebak oleh jebakan batman bernama unitlink itu lagi

  • 1 Februari 2019 - (11:16 WIB)
    Permalink

    Maaf saya mau tanya bagaimana kelanjutan kasus ayah anda?apakah smpai detik ini belum selesai

    • 16 Februari 2019 - (17:55 WIB)
      Permalink

      Sayang nya Belum mbak, Dari Pihak AIA Tidak mau memberikan solusi, sedangkan Dari Pihak BCA bersikap lepas tangan. Sampai saat ini kasus ini sudah saya laporkan ke Pihak Yang berwajib dengan pengacara saya.

      • 18 Desember 2019 - (14:32 WIB)
        Permalink

        terus bagaimana kelanjutan kasus ini mas ? Bagaimana bisa mengajukan keberatan kepada pihak AIA ?

        • 11 April 2020 - (02:48 WIB)
          Permalink

          Mas/mbak bikin group aja di facebook biar viral.mungkin dg cara ini mrk akan bangkrut krn ga ada nasabah.seperti axa mandiri skrg lagi bom comentar ama nasabahnya krn merasa ditipu.saya yakin akan jadi bom waktu buat aia.

        • 20 April 2020 - (15:07 WIB)
          Permalink

          Aduhhh sedih banget ya ..saya udh berjalan 1 tahun 7 bulan ko ragu lanjut ya ..
          Gimna caranya buat stop?

      • 9 Januari 2020 - (15:02 WIB)
        Permalink

        Semua sama dengan yg saya alami saat ini, saya mengikuti asuransi ini yg sudah saya jalani selama hampir 2th dan saya mengklaimnya kemarin tgl. 31 desember 2019 dan dri infonya setelah 1 minggu pengklaiman saya akan di acc /cair tpi sampai skarang klaim saya blm cair dan premi saya yg selama hampir 2th tdk ada yg kembali 1 rupiah pun, dan saat sebelum saya mngklaim saya sempat bertanya dlu ke pohak staff AIA dan apabila saya menyetop asuransi saya pda waktu yg telah ditentukan saya kena finalti yaitu 90% dan automatis saya hanya dapat 10%,jdi gmana ga sakitnya stelah sekian lama atm saya kena debet perbulannya tpi pda akhirnya saya hanya dpt 10%,mending 10% ini malahan sama skali sampai detik ini dri tgl. 31 desember 2019 premi saya tdk kembali sepeserpun, saya sperti ini karena saya hanya orang kecil yg penuh dengan kekurangam dri latar ekonomi

  • 22 April 2019 - (14:48 WIB)
    Permalink

    Halo pak herry tan, perkenalkan nama sy gerald domisili surabaya..
    kebetulan saya memiliki kasus yg persis dengan yg dialami oleh bapak dr pak herry, dimana sy juga tertipu dan termakan omongan manis dari si agen penjual asuransi AIA di salah satu cabang Bank BCA di surabaya, ceritanya persis sperti yg bpk alami, sy ditawari asuransi sekaligus investasi jenis provisa syariah yg saat itu sy diiming2i keuntungan yg cukup menggiurkan jika berinvestasi minimal 7 tahun.. sekarang sudah masuk tahun kelima dan ternyata barusan saya telp call center AIA, saldo sy bahkan tidak sesuai dengan yg sudah sy stor saat ini, jd jangankan untung, balik modal sj belum bisa pak alias kita malah rugi.. sy tertarik dengan tulisan bapak tentang asuransi bapak yg akhirnya bisa dikembalikan “modal”nya utuh oleh pihak AIA.. jika bpk berkenan apa saya bisa minta contact person / WA yg bisa sy hubungi? Karena sy skrg sdh putus asa dengan kejadian ini dan berharap bisa mendapatkan informasi dari orang-orang yang memiliki pengalaman yg sama / yg sudah pernah terselesaikan masalahnya..
    sy sangat berharap bapak bisa berbagi pengalaman bapak / berkenan memberikan kontak yg bisa sy hubungi pak
    Terima kasih sebelumnya pak..

    • 25 Juni 2019 - (18:16 WIB)
      Permalink

      Ya allah baru sadar aku barusan setor uang 500.000 pada tgl 19 juni 2019 di AIA di salah satu cabang BCA Jakbar .. Niatnya untuk nabung auto debet selama 7 tahun dan si marketingnya bilang uang akan kembali 100% ditambah bunga… Setelah bayar dapat surat polis asli dan baca sampai habis ternyata emang benar, yg ada harus bayr 70 tahun dan uang yg dikembalikan dalam jangka waktu 7 tahun hanya 33 juta.. Kalo dihitung 7 tahun x 12 bulan x 500.000 = 42 jutaa

    • 18 November 2019 - (18:06 WIB)
      Permalink

      Sama spt saya.waktu ditawari agen aia katanya stelah 5 tahun dpt untung dan dpt diambil.tp malah nilainya menyusut jauh dr jumlah setoran,dan itupun akan di kenai pinalty 5% lg.dan stelah 7 tahun blm tentu nilainya akan naik dan akan balik modal hanya aja tdk akan biaya pinalti.kaya kena tipu

    • 18 Desember 2019 - (14:39 WIB)
      Permalink

      Selamat siang pak .
      Bagaimana kelanjutan kasusnya ?
      Apa bisa dibuatkan pengembalian dana nya ?

      Bisa share no wa atau yg bisa saya hubungi perihal penyelesaian masalah ini pak ?

      Terima kasih

  • 14 Mei 2019 - (15:46 WIB)
    Permalink

    Halo semua, saya hanya ingin berbagi cerita saja, saya ikut asuransi AIA tiap bulan dengan susah payah ngumpulin uang 500 ribu untuk membayar ke AIA selama 7 tahun. Setelah 7 tahun perjuangan membayar disetiap bulannya, saya ingin mencairkan dana investasi saya, setelah dicek saldo tidak sesuai harapan saya, malah saya merugi hampir 9 juta rupiah. Dosa apa saya sampai harus kehilangan uang hampir 9 juta itu. Sebagai info tambahan sisa saldo yang akan saya terima selama 7 tahun bayar AIA di BCA 500 ribu per bulan itu, ditahun ke tujuh ini saya hanya akan terima 33 juta sekian. Semoga ini bisa menjadi bahan pertimbangan buat siapapun.

    • 15 Mei 2019 - (13:25 WIB)
      Permalink

      segera tutup polis mbak sebelum saldonya terus menurun dan disarankan hubungi AIA customer care untuk cek saldo setiap hari karena saldo bakalan berubah terus. mbaknya sudah ikut 7 tahun berarti penaltinya 0%

      • 19 November 2019 - (01:37 WIB)
        Permalink

        Pinalty nol% bukan berarti balik modal kah? Soalnya sy udah jalan hampir 6 tahun.kok kaya dibohongi ama sales gitu

      • 7 Oktober 2019 - (11:40 WIB)
        Permalink

        sama nih kyk saya, oktober udah masuk tahun ke 7.
        dan tadi baru tlp ke pihak AIA, ternyata tabungan kita selama 2 tahun itu utk jaminan mereka kyk akuisisi gtu lah, dan klo mau balik uangnya harus menunggu kurang lebih 12 tahun jadinya.
        tapi untuk nilai asuransi tidak tahu bisa menaik atau tidak dari angka di awal.
        dulu emang pas awal ada orang AIA nawarin investasi ini itu dan dapet keuntungan sampe tahun ke 7 up kurleb 10jt dari awal tabungan.
        tapi ternyata pahit di akhirnya ga dijelasin klo ada pemotongan nilai sampe 2 tahun.

        dan untuk yang kena beginian diharap jangan ada yang mau.

      • 18 November 2019 - (18:29 WIB)
        Permalink

        Mbak kasih info klo udah 7 tahun.berkurang balik modal atau tambah untung .saya jalan 6 tahun

        • 28 November 2019 - (16:18 WIB)
          Permalink

          saya ikut dari 2013. dan saya katakan saja.. bukannya bertambah, uangnya tidak sampai sejumlah yang di debet otomatis.. saya pernah komplain by phone dengan sombongnya CS nya bilang kalau mau dilakukan penutupan. uang yang akan diterima hanya maksimal 50% dari yang tertera.. bayangkan.. yang tertera di lembaran mereka. AIA SAMPAH. LINTAH DARAT PENGHISAP UANG RAKYAT YANG BERHARAP TINGGI

    • 2 Januari 2020 - (20:00 WIB)
      Permalink

      Ayo bikin somasi barusan saya juga nanya ke AIA cairnya cuma 29 juta harusnya 42 juta,kebetulan desember 2019 saya dah selesai 7 tahun ikut aia provisa syariah,mari bersatu somasi ke aia masa hilang uang besar sekali, minimal hilang 2 juta gpp lah ini sampai 13 juta hilang,aku ikut buat persiapan anak kuliah, ternyata kita di tipu sama peg bca

      • 10 Maret 2020 - (10:50 WIB)
        Permalink

        ayo pak bikin somasi, masa semua nasabah rugi gak ada yang untung. ini sudah tidak benar jika semua rugi, seperti MLM aja ini mah

    • 8 Mei 2020 - (05:47 WIB)
      Permalink

      Aku juga ikutan, tahun ini terakhir, udah pengajuan gk ada respon samsek, sumpah iki pas wayahe anakku masuk.kuliah , tanungan.mek.iku

  • 15 Mei 2019 - (13:08 WIB)
    Permalink

    Aku juga mau share pengalaman aku nih mengenai Provisa Syariah AIA Financial. Pertama awalnya dulu aku ikut produk ini direferensikan oleh teller BCA dan mungkin pada waktu itu aku masih polos (belum tahu asuransi) jadi gampang terkena gombalan mbak” agen asuransi tersebut. Jadi dia nawarin “TABUNGAN JANGKA PANJANG” bukan asuransi dan untungnya bisa 15%-20% dengan UP Rp 50.000.000 dan setelah apply aku baru sadar kalo dokumen yang aku tandatangani ada logo AIA Financial sedangkan rekeningku sudah terdebet Rp 500.000 untuk pendaftaran. Memasuki tahun ke 6 aku iseng coba email ke AIA Customer Care pada tanggal 29 April 2019 untuk menanyakan saldo investasiku dan direspon tanggal 30 April 2019 saldonya Rp 24.175.XXX (tidak sesuai dengan premi yang aku bayar tiap bulan Rp 500.000 x 6 tahun). Aku berpikir dan kalkulasi kalo seandainya aku tutup polis tahun ini akan dikenakan penalti 5%, sedangkan nominal 5% dari 24.175.XXX itu jauh lebih kecil dari premi yang akau bayar sampai menunggu tahun ke 7. Fix daripada kerugian semakin besar dan hidup gak tenang aku tutup polis tepatnya 6 Mei 2019 dan saldo investasiku pada hari itu menurun jadi 23.8XX.XXX, ketika serah terima polis dengan agen AIA di BCA terdekat (syarat Polis, KTP, Buku Tabungan BCA) aku dikasih tanda terima dan proses klaim memakan waktu 14 hari kerja (tidak bisa cair pada hari itu juga). Setelah seminggu tepatnya tanggal 14 Mei 2019 ada dana masuk dari AIA sebesar 20.7XX.XXX, aku agak bingung kenapa penalti 5% dari 23.8XX.XXX bisa jadi 20.7XX.XXX (sekitar 3jt, seharusnya 1jt) dah pada hari itu juga aku email ke AIA Customer Care mengenai untuk meminta rincian pemotongan penaltiku secara transparan dan dibalas pada hari ini 15 Mei 2019, isinya :

    “Terima kasih atas kepercayaan Bapak telah memilih kami sebagai penyedia kebutuhan perlindungan asuransi bagi Bapak dan Keluarga, sehubungan dengan email Bapak di bawah dapat kami informasikan bahwa dikarenakan Bapak mengajukan pembatalan Polis kurang dari tahun ke 6 maka di kenakan biaya pembatalan sebesar 10% seperti yang tercantum pada lampiran polis yang Bapak miliki sebagai berikut. Untuk dana investasi pertanggal 08/05/2019 sebesar Rp 23,012,063.22 dikurangi biaya penebusan Polis 10% maka dana yang Bapak terima sebesar Rp 20,710,856.90″.

    Aku semakin yakin kalo UnitLink semakin hari semakin menurun bukan sebaliknya. Aku klaim tanggal 6 mei tapi di apply 8 mei (2hr turun 800rb) kalo aku kalkulasi aku mengalami kerugian sekitar 16jt. Ya sudahlah yg sudah terjadi biarlah berlalu yang penting masih ada dana yang dikembalikan daripada tidak sama sekali dan ini aku jadikan pengalaman buat aku ke depannya supaya lebih hati”, selektif dan tidak terjebak lagi dengan produk” keuangan lainnya (bukan cuma asuransi saja), INTINYA kenali dan cermati dulu produknya jangan asal apply kalo g ngerti supaya tidak menyesal dikemudian hari seperti yang saya alami, disarankan googling dulu sebelum apply buat cari testimoni dan minta pendapat orang lain jangan diputusi sendiri untuk mencegah hal” yang tidak diinginkan dikemudian hari. Jadi buat kalian yang sudah terlanjur ikut produk ini aku sarankan tutup polis secepatnya karena yang namanya unitlink itu down bukan up (buntung bukan untung). Daripada kerugian semakin besar lebih baik dicegah secepatnya karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Sekian curhatan dari saya, Terimakasih.

  • 12 Agustus 2019 - (16:31 WIB)
    Permalink

    Hallo, barusan bgt aku dapat tawaran yang sama lewat tlpn, semua data aku sudah di tanya tanya di awal, tapi tetap akhirnya aku menolak utk ikut program ini, yg aku mau tanyain, aku khawatir dgn data lengkap yg aku kasih tp aku tidak menyetujui, apa aku masih akan tetap mereka daftarkan gak yaa, takut nya tiba tiba ada potongan debit di rekening aku ?? Tolong bantu jawab ya,Makasih

    • 13 Agustus 2019 - (08:30 WIB)
      Permalink

      selama anda tidak diminta untuk mengisi formulir, melampirkan kartu identitas, tanda tangan, memberikan kuasa pendebetan rekening ke pihak AIA. itu sih g masalah n masih aman” aja

      • 12 Maret 2020 - (20:00 WIB)
        Permalink

        Saya baru pertama kali ditawari tapi saya sudah tandatangan materai dan kuasa pendebetan rekening saya, bagaimana saya mengajukan pembatalan?

  • 15 Oktober 2019 - (14:42 WIB)
    Permalink

    Sya juga ikut asuransi AIA Provisa syariah.. bulan Maret 2015 suami sy meninggal sakit leukimia meninggalkan 2 anak cowo sy berpikir ikut asuransi AIA dengan polis 33334360 bln Mei 2015 tiap bulan dengan susah payah ngumpulin uang 500 ribu untuk membayar ke AIA selama 7 tahun itupun juga uang dpt dari santunan anak yatim… sy telp CS trnyt uang yg bisa diambil tidak sesuai sy kaget lemas dan berpikir kenapa sy jd tertipu harusnya uang itu terkumpul untuk bisa membiayai kehidupan anak2 dan bisa membyar utang2 sy.. malah sy rugi … wlo sy tidak untung lebih baik uang itu dikembalikan sesuai selama ini sy setor… Semoga pihak Asuransi AIA membaca dan mau membantu mengeluarkan uang semua sejumlah yg sy setorkan tanpa ada potongan apapun… karena itu uang anak yatim…

  • 23 Oktober 2019 - (20:55 WIB)
    Permalink

    Saya jga mau berbagi,saya sangat kecewa tepat kmren tgl 19 okotber 2019 7thn,sya telfon pihak aia perihal menyakan saldo saya,saya gk hbis pikir setiap bln ngumpulin 400rb,ternyata saldo sya cuma 23.9xxxxxx,katanya nilai unit tiap hari trun trs dipotong biaya ini itu,tolonggg kami hanya rakyat kecil yg ingin menabung,tpi hasilnya malah buntung

    • 28 November 2019 - (16:11 WIB)
      Permalink

      Ya Allah… sama pak Yudi.. saya juga begitu.. apakah kita buat petisi untuk menuntut AIA saja >??

      • 5 Mei 2020 - (11:41 WIB)
        Permalink

        Kita Viralkan di medsos aj pak….silahkan gabung di grup FB saya..nama grup:
        korban jebakan aia syariah

  • 2 November 2019 - (05:08 WIB)
    Permalink

    Saya juga ikut aia dgn pembayaran 6 jt/th sdh 2 th berjalan & awal thn dpn masuk th ke 3 .jika saya membatalkan polis apakah ada uang yg kembali / akan hilang smua ya uang yg 12 jt?

  • 26 November 2019 - (09:12 WIB)
    Permalink

    Saya juga mengalami hal yang sama, setelah 7 thn menunggu jauh panggang dari api, jangankan keuntungan yang di janjikan , bahwa uang utama yang di debet dr tabungan tiap bulan tdk kembali utuh hanya sekitar 80 %. Sudah sempat mengajukan komplain , sampai dapat surat di AIA minta perpanjangan investigasi dan ujungnya ZONK. Pengajuan komplain di tolak dengan alasan yang menguntungkan pihak AIA. Saya membagikan pengalaman ini supaya yang lain lebih berhati hati saat menerima tawaran investasi atau apapun itu.

    • 28 November 2019 - (16:10 WIB)
      Permalink

      bu Ety. mengajukan komplainnya bagaimana prosedurnya bu. kebetulan proyek saya dekat AIA centre Garnisun. apakah langsung kesana bu ?

  • 28 November 2019 - (16:07 WIB)
    Permalink

    Saya juga mengalami hal yang sama. laporan transaksinya bukannya semakin bertambah malah makin kurang padahal judulnya SYARIAH.. dan Investasi, dijanjikan uang saya akan bertambah dan diinvestasikan ke perusahaan perusahaan yang hebat dan akan menguntungkan. pak Tan.. mohon sarannya apa yang bisa saya lakukan. apakah bisa lapor ke polisi saja ?? ini udah penipuan skala nasional

  • 13 Desember 2019 - (14:40 WIB)
    Permalink

    Informasi utk semua nasabah bank jangan pernah tergoda untuk ikut asuransi terutama AIA,, AIA jahat saya sampai nangis didepan CS AIA,, shock kaget sedih marah semua bercampur jadi satu,, Saya buka asuransi syariah ini tgl 24 oktober 2012 dgn harapan saya ingin menabung utk keperluan anak saya kuliah kelak ( kala itu anak saya masih SD kelas 6) walaupun tdk byk cuma 400 rb/bln kusisihkan uang utk menabung di BCA yg di auto debet tiap bulan oleh pihak AIA. kupikir setelah 7 tahun uangku akan keluar sebesar 33 juta lebih seperti yg dikatakan CS AIA diawal aku diajak masuk asuransi ini,
    Dan setelah 7 tahun menanti dan hari ini tgl 13 desember 2019 saya datang ke BCA dimana dulu saya membuka asuransi AIA ini,, saya shock bgt ternyata uang yg akan saya terima skrg adalah 23 juta koma sekian,, dan padahal itu sdh tidak ada kena pinalti karna sdh 7 tahun keatas, lantas pemotongan 10 jutaan itu untuk apa saja? Dan mereka hanya bisa beri alasan nilai unit lagi turun.
    Kecewa dan marah, ini semacam tipuan kenapa diawal si CS bilang kita akan menerima uang sejumlah 33 – 36 juta setelah waktu 7 thn, kalo saya tahu seperti ini buat apa saya masuk asuransi AIA karna kita ga bakal dapat untung malahan uang saya hilang 10 jutaan.
    Ya Tuhan janganlah kalian org2 besar kaya membodohi kami org yg masih kurang mampu

  • 16 Desember 2019 - (02:16 WIB)
    Permalink

    Selama ini saya baru dapat dari semua info. Gx ada yg pernah cair. Ada pun yg cair potongan nya sangat besar bisa setengah dari infes uang brtaun.
    Sya baru jalan 1 taun. Ambil yg 500rb prbulan.
    Sy mulai bingung n ragu mau nerusin nya. Krna buanyakkk yg mengeluh trhdp aia.
    Apa cara nya sprti ini AIA punya keuntungan dngan memakan uang nasabah nya yg bgtu besar. Aneh..

    • 17 Maret 2020 - (11:47 WIB)
      Permalink

      Saran saya anda batalkan saja. Percayalah hanya kerugian yang anda dapatkan. Lebih baik batalkan sekarang mumpung belum terlalu jauh nabungnya.

  • 23 Desember 2019 - (10:22 WIB)
    Permalink

    waduh, sy juga bntr lagi mw 7 tahun nih, tpi setelah saya cek di tabel ilustrasi nilai akun saat pembatalan dng gambaran nilai investasi pling rendah kita bisa balik modal di tahun kesepuluh – sebelas dengan syarat tetap setor selama 10 tahun atau 11 tahun, tanpa cuti.,
    itupun kalao gak ada biaya2 pembatalan polis., ini namanya nyugehke bos AIA sm teller bca yg nawarin emang suwek.,,,

  • 4 Maret 2020 - (07:37 WIB)
    Permalink

    Saya ikutan aia dr april 2018 baru jln 2 thn skrng 2020 klo misalkan ditutup apakah uang saya dikembalikan. Dengan adanya komentar ink Saya kadi was was Dan ragu.. Mau dilanjut takutnya zoonk gk dilanjut juga zoonk.. Minta saran nya donk.

  • 10 Maret 2020 - (10:58 WIB)
    Permalink

    waduh kok semua sama yah, rugi semuaa.. apa gak sebaiknya dibuatkan petisi atau somasi biar tidak banyak orang yg semakin ketipu? harga unit nya turun terus tapi mengiming2in pembalikan yang besar, sama aja kaya tipu2 arisan online itu mah. saya juga sudah ikut dr 2017, mau distop tapi dipotong 50 % hadehhh gimana inii

    • 17 Maret 2020 - (11:45 WIB)
      Permalink

      Bapak atau Ibu yang membaca tulisan saya ini, ayah saya juga menabung investasi di AIA.. dengan kontribusi 500.000 per bulan, dan kena potong premi 125.000 per bulan selama 7 tahun.

      Saat itu dijanjikan saya akan terima uang balik sebesar 31.000.000 setelah dipotong premi, namun saat saya telepon kantor pusat AIA, dengan entengnya mereka bilang bahwa unit sedang turun dan uang saya hanya ada 20juta sekian.

      Wahai Bapak Ibu yang telah menabung di AIA ini, percayalah unit itu tidak akan naik apabila anda mau tarik uang anda. Bila anda baru berjalan 2 atau 3 tahun, saran saya lebih baik batalkan saja, tidak apa2 terkena pinalti 50% dibandingkan anda harus kehilangan puluhan juta seperti saya.

      Percayalah sama kami yang sudah mengalami penipuan dr AIA. Saya sangat kapok dan berjanji tidak akan pernah masuk ke asuransi seperti ini lagi. Dan pastinya saya juga akan memberitahu kerabat dan saudara agar mereka jangan mengalami hal senasib sama saya.

      Percaya kami bapak ibu. Anda akan rugi minimal 10 juta untuk alasan yang tidak masuk akal.

    • 11 April 2020 - (02:50 WIB)
      Permalink

      Mas/mbak bikin group aja di facebook biar viral.mungkin dg cara ini mrk akan bangkrut krn ga ada nasabah.seperti axa mandiri skrg lagi bom comentar ama nasabahnya krn merasa ditipu.saya yakin akan jadi bom waktu buat aia.

  • 12 Maret 2020 - (12:34 WIB)
    Permalink

    Apakah disini ada yang ikut Proteksi Retirement Maksima (RetirePlan) AIA? apakah itu termasuk unit link jg? apakah tetep dilanjutkan atau putus?

    • 12 Maret 2020 - (20:03 WIB)
      Permalink

      Sya baru saja ikut pak tapi saya baca dan lihat banyak sekali kerugian yang mereka semua alami.
      Bagaimana cara saya untuk menutupnya ? Mohon sarannya

  • 12 Maret 2020 - (19:37 WIB)
    Permalink

    Bisa minta saran bagaimana cara membatalkan asuransi ini?
    Saya membaca dari komentar” sekalian sepertinya banyak sekali kejanggalan yang ada.

  • 11 April 2020 - (01:09 WIB)
    Permalink

    Saya juga ikut AIA SDH berjalan 6 tahun ,kmrin bulan Desember iseng ² telp CALL center tanya saldo,ada di kisaran 31 jt’an,rugi pikir saya mngkin masih blm genap 7 tahun sesuai perjanjian polis,dan bulan ini saya baca² komen dari saudara² banyak yg ngalami kerugian di AIA, akhirnya saya pun telp call center utk menanyakan saldo investasi,dan benar ternyata saldo di bulan ini malah merosot jadi 23 jt’an..ini gmn ,kalau seperti ini sama aja kita ngasih makan pegawai AIA..

  • 4 Mei 2020 - (08:47 WIB)
    Permalink

    Sama persis dengan kasus saya, saya ikut AIA MULAI AGUSTUS 2014,,,karna ragu saya minggu kemaren coba tanya ke kantor bca KCP Pondok chandra, Surabaya..dan ternyata saldo saya selama setor 5 tahun lebih dengan premi 500000/bulan cuma 16 jt sekian…BLAAAAARRRRR…kepala sya langsung nyeng2…..padahal uang yang sya setor sudah 30 jt lebih….
    setelah itu sy minta langsung tutup polis….dah ga mikir lagi kerugiannya ..sekarang tgl 4 mei 2020…ga tau ntar cair berapa uang saya..
    intinya jangan sekali kali ikut AIA…INI PROGRAM SYETAN, BERKEDOK SYARI’AH….bagi agen yang nawarin saya dulu (Natalia*****sir)dengan iming2 dana akan cair + pengembangan dananya semoga dapat Hidayah..jangan anda teruskan pekerjaan ini…karna berapapun yang anda dapat dari menipu nasabah…hasilnya tidak akan berkah bagi anda dan keluarga…

  • 5 Mei 2020 - (11:36 WIB)
    Permalink

    Bagi nasabah KORBAN JEBAKAN AIA SILAHKAN GABUNG DI FB saya..
    saya buat grup FB dengan nama grup “KORBAN JEBAKAN AIA SYARIAH” agar viral dan tidak ada lagi yang jadi korban

 Apa Komentar Anda?

Ada 53 komentar sampai saat ini..

AIA yang Tidak Profesional dan BCA yang Tidak Bertanggung Jawab

oleh Herry Tan dibaca dalam: 4 min
53