Kategori: Tanggapan

Tanggapan AIA Financial atas Surat Bapak Herry Tan

Kepada Yth
Redaksi Surat Mediakonsumen.com

Sehubungan dengan masukan Bapak A Tjian dan Bapak Albert Tan, di MediaKonsumen.com yang berjudul “AIA Yang Tidak Profesional Dan BCA Yang Tidak Bertanggung Jawab” edisi 15 November 2018, bersama ini kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi Bapak A Tjian pada 21 November 2018 untuk memberikan penjelasan secara langsung terkait pengembalian premi yang akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Polis yang berlaku.

Demikian penjelasan kami. Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi Customer Care kami di nomor telepon 1500-980 dari Senin-Sabtu, mulai pukul 08.00 – 20.00 WIB, fax (021) 5421-8699, atau e-mail: id.customer@aia.com. Kami siap membantu.

Hormat kami,

Lim Chet Ming
Chief Marketing Officer
PT AIA FINANCIAL (AIA)

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat Pembaca Terkait Tanggapan Ini

AIA yang Tidak Profesional dan BCA yang Tidak Bertanggung Jawab

“Habis Manis Sepah Dibuang”, mungkin ini pribahasa yang paling cocok untuk menggambarkan keadaan kami saat ini. Untuk teman-teman yang ingin...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • ini kenapa ya setiap mau membatalkan aia asuransi datang ke KCP BCA nya selalu alasannya marketing aia sedang meeting, emng meetingnya setiap hari?

  • Maaf mbak dinda bagaimana kelanjutannya,, saya taun ini masuk tahun ke tujuh ingin menghentikan asuransi karena lagi butuh dana.. Saya baca asuransi AIA banyak mengecewakan nasabahnya. Trima kasih atas informasinya.

  • Alhamdulillah, saya baca2 media konsumen. Hari ini sudah mengajukan pembatalan... ikut premi bulanan baru bayar 1x

  • Rp.5.000.000,; pertahun x 7 tahun , jadi total uang saya ada Rp.35.000.000,- dan tahun ke tujuh ini kami menghentikan Asuransi AIA, kami berharap dan berpikir mendapatkan kembali uang kami sebesar 35 jt. Lantas apa yang terjadi selanjutnya, ternyata uang kami hanya akan dikembalikan sebesar Rp.13.000.000 saja..... Kagettt ? iya.... Syokk ? banget..... kenapa begitu ? Alasan yang macam macam disampaikan .... mulai katanya gagal paham , tidak mengerti aturan dan tidak membaca formulir dsb.
    Saya sekarang berpikir .... saya yang bodoh atau saya ditipu .... atau ini bagian dari perampokan yang terkesan elit. Kami tidak banyak punya uang, usaha kami kecil kecilan...berdagang jasa, minuman, suplement dll. pastinya tidak banyaklah uang yang kami miliki, Dengan ikut Asuransi AIA Syariah ini saya bermimpi mendapat kan kedamaian karena bisa menyimpan,menabung dan ada jaminan kesehatan.... Tetapi ternyata .... Kami sedih sekarang, uang kami hilang (haruskah....???)

    • saya juga sangat kecewa saat telp ke hotline service center, isi pulsa hp 100rb telp 2jam tapi yg bicara robot komputerisasi tidak bisa berbicara langsung to the poin dgn CS AIA nya langsung, akhirnya pulsa ku habis dengan sia" krn telp mendengarkan banyak bacotan dari komputerisasi iklannya AIA yg terkesan sgt tdk berguna dan tdk membantu juga tdk berfungsi itu.

  • Saya juga seperti itu,padahal saya belum pernah di kasih polis atau apa bentuknya tiba tiba di tagihan perbulan sudah berjalan 7 bulan,eh sekarang ingin tutup saja sulitnya masak ampun,saya kecewa juga sama bcanya,ga ada solusi atau di stop dulu

  • saya juga premi 500.000 perbulan sudah berjalan 4 tahun lebih harusnya sudah dapat 24 juta sekian..tapi suatu saat saya membaca keluhan customer dgn kasus yg sama hanya beliau sudah pas 7 taun dan uang hilang dan tidak sesuai jumlah yg ditabungkan justru merugi,saya putuskan utk tutup asuransi dan uang saya hilang 12 juta sekian..memgecewakan dan sangat merugikan

  • Saya pernah ikut asuransi ini. Premi 900rb per bulan. Jalan bulan ke 2, saya mengalami kecelakaan. Saya hubungi pihak agen, tapi agen tersebut tidak mau membantu pengurusan klaim. Akhirnya, saya mengurus semuanya sendiri dan klaim tidak diproses. Saya pun sangat kecewa dan meminta proses pembatalan. Tapi, proses dipersulit dan berbelit. Akhirnya, polis dibatalkan dan tentunya premi yang sudah dibayarkan pun lenyap. Untung saja baru 2x bayar. Saya kapok berasuransi karena kejadian ini. Padahal saya rela bayar premi yang tinggi untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik. Tapi, nama besar dan nominal ternyata tidak menentukannya.