Kategori: KeluhanSurat Pembaca

Kecewa dengan Penagihan Kartu Kredit Bank Mandiri yang Meresahkan

Kepada Bank Mandiri yang terhormat,

Berdasarkan hasil pembicaraan saya dengan staff Bank Mandiri (wanita) saya lupa namanya dan atasannya (pria) yang beralamatkan di kantor Bank Mandiri Jalan Ir. Juanda Jakarta Pusat dengan nomor telephone 021-80629220, saya sudah menepati janji saya untuk menyetorkan pembayaran kartu kredit saya meskipun jumlahnya jauh dari yang ditentukan oleh Bank Mandiri. Dan saya sudah menepati janji untuk mengirimkan email beserta dokumen yang diminta oleh Bank Mandiri.

Saya memohon maaf dengan segala kerendahan hati. Yang perlu Bank Mandiri tahu:

Pertama: Saya selalu ada di kantor, setiap Bank Mandiri telepon ke nomor kantor atau telepon ke HP saya, saya selalu terima dengan baik. Jadi tidak ada alasan kalau saya tidak mengangkat telepon dari pihak Bank Mandiri.

Kedua: Saya itu sudah punya tanggung jawab sendiri, bukan lagi tanggung jawab orang tua saya. Jadi saya rasa pihak Bank Mandiri tidak perlu melibatkan orang tua dan keluarga saya dalam hal ini. Dan jangan seperti aplikasi pinjaman online yang saat ini marak karena berusaha menagih kepada selain pihak yang bersangkutan. Bahkan berdasarkan informasi dari orang tua saya, ada ancaman dari Staff Bank Mandiri bahwa jika tidak dibayarkan, pihak Bank Mandiri akan menghubungi kerabat saya yang lainnya.

Dan juga saya diancam bahwa saya akan dituntut oleh Bank Mandiri atas hal ini. Tindakan mengancam itu sangat tidak mengenakan dan sangat mengganggu, setiap hari saya selalu ditelepon oleh Pihak Bank Mandiri dan ditekankan harus bayar nominal sekian padahal saya memang benar tidak ada dananya. Keluarga saya juga merasa sangat terganggu dengan adanya hal tersebut. Setiap hari pihak Bank Mandiri sudah telepon ke kantor dan berbicara kepada saya. Lalu untuk apa telepon ke keluarga saya? Memangnya mereka juga akan membayarkan hutang saya? Memangnya ada urusan dengan mereka? Kan enggak. Urusan Bank Mandiri hanya dengan saya, Marselina Mamanua. Jadi ini adalah masalah yang sangat serius. Sebenarnya bagaimana SOP Penagihan dari Pihak Bank Mandiri?

Ketiga: Saya tidak pernah bermain-main atau semena-mena dengan pihak Bank Mandiri seperti yang dikatakan oleh Staff Bank Mandiri yang menghubungi saya melalui chat whatsapp. Dan juga untuk atasannya, beliau yang akan menertawakan saya jika saya nangis-nangis meminta keringanan dengan cicilan di kantor pusat. Seharusnya di sini sudah bisa dinilai. Siapa yang berlaku semena-mena dengan merendahkan orang yg saat ini sedang kesulitan keuangan.

Saya disini hanya berusaha menunjukkan itikad baik saya untuk menyelesaikan semua ini. Mohon maaf sebelumnya, saya juga punya tagihan di bank lain, tapi mereka sangat menjaga nama baiknya dan memperlakukan nasabah dengan baik dan sama sekali tidak merendahkan, tidak berbicara dengan nada yang tinggi dan tentunya juga tidak menagih dan menghubungi pihak lain yang sama sekali tidak bersangkutan.

Keempat: Saya tidak bertingkah bahwa saya paling benar. Tapi saya memiliki pembelaan atas diri saya sendiri. Setidaknya saya sudah menunjukkan itikad baik untuk pembayaran tagihan kartu kredit saya. Sebelumnya, saya tidak pernah telat membayar tagihan, apalagi menunggak seperti sekarang ini kalau bukan karena kondisi keuangan saya yang sedang tidak stabil.

Kelima: Hari ini, tanggal 3 Desember 2018 pihak Bank Mandiri melakukan penagihan dengan cara yang sama, memaksa harus bayarkan 60 persen dari total tagihan, kalau saya ada sekarang sudah pasti saya bayarkan untuk apa juga saya menahan uang orang lain. Dengan seenaknya berkata bahwa saya hanya ingin enaknya saja pakai uang bank mandiri, dan juga mengancamkan akan menagih ke kantor dan atasan saya, serta akan mempermalukan saya. Hotline tersebut pasti ada rekamannya, silahkan didengarkan oleh Pihak Terkait.

Oh ya satu lagi, lalu apa hubungannya antara hutang saya dengan orang kantor saya?????? Apakah pihak Bank Mandiri masih belum puas merendahkan saya sehingga harus datang ke kantor untuk mempermalukan saya??? Saya juga katakan bahwa sampai hal tersebut terjadi, saya dipecat dari kantor saya dan saya tidak ada penghasilan itu sama saja saya tidak akan membayarkan tagihan Kartu Kredit Bank Mandiri.

Jadi, saya tegaskan di sini bahwa saya tidak pernah semena-mena dengan pihak Bank Mandiri. Saya hanya ingin menunjukkan itikad baik saya kepada Bank Mandiri dengan membayarkan tagihan tersebut, meskipun tidak sesuai dengan yang ditentukan oleh Pihak Bank Mandiri

Demikian yang dapat saya sampaikan. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Salam,

Marselina Mamanua
0813843143**
Jakarta Utara 14320

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

MRS

Perlakukan orang lain sebagaimana engkau ingin diperlakukan

Komentar

    • Hallo salam kenal mbak Novi.

      Saran saya untuk semua nasabah yang mengalami hal yang serupa dengan saya yaitu :

      1. Jangan pernah panik, usahakan untuk tetap tenang menghadapi Debt Collector atau Staff Penagihan dari Pihak Terkait.
      2. Jangan pernah takut dengan ancaman yang diberikan oleh Pihak Terkait, selama kita sudah berusaha sebaik mungkin.
      3. Bayarkan sesuai dengan kemampuan nasabah.
      4. Senantiasa untuk selalu berdo'a meminta pertolongan dari Tuhan

      Salam,

      Marselina

  • Mba Marselina boleh saya minta no WA nya, saya jg mengalami hal yang sama dg mba, barangkali kita bisa saling sharing. ini no WA ku mba 085890748632. Tks...

    • Hallo salam kenal mbak Heny.

      Saran saya untuk semua nasabah yang mengalami hal yang serupa dengan saya yaitu :

      1. Jangan pernah panik, usahakan untuk tetap tenang menghadapi Debt Collector atau Staff Penagihan dari Pihak Terkait.
      2. Jangan pernah takut dengan ancaman yang diberikan oleh Pihak Terkait, selama kita sudah berusaha sebaik mungkin.
      3. Bayarkan sesuai dengan kemampuan nasabah.
      4. Senantiasa untuk selalu berdo'a meminta pertolongan dari Tuhan

      Salam,

      Marselina

        • Utk bank lain dengan layanan terbaik apa saja. Supaya bisa jadi referensi Saya ketika mengajukan kartu kredit oleh bank yg manusiawi dalam pelayanannya. Bisa di emailkan ke: djajakartamakmoer@gmail.com

          Mohon maaf jika pertanyaan saya mengganggu dan kurang berkenan mbak. Terimakasih.

Artikel Terbaru

  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Sinyal Telkomsel Buruk dan Sangat Menyebalkan!!!

Disini saya mau mengeluhkan tentang sinyal Telkomsel KartuHALO. Saya adalah pelanggan pascabayar dengan nomor 0821-4228-33** yang mengeluhkan jaringan Telkomsel sangat…

9 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Transfer via Internet Banking Bank BNI Tidak Masuk tapi Saldo Berkurang

Saya mau menyampaikan keluhan tentang transfer via internet banking Bank BNI. Tanggal 21 Juni 2019 pukul 15.00 WIB teman saya transfer…

9 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

“Ditipu” dengan Iming-iming Potongan Bunga dan Denda Pinjaman di Easy Cash

Selamat pagi, Saya ingin berbagi pengalaman saya yang baru saja “ditipu” dengan iming-iming potongan denda dan bunga di pinjol easy…

17 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Pengiriman Kartu Kredit DBS Mengecewakan

Saya mendapat penawaran untuk pembuatan CC DBS. Setelah disetujui pada bulan Februari 2019, pada bulan Maret, saya menanyakan mengenai pengiriman…

18 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Pengancaman Penagihan Pinjaman Online untuk Keterlambatan Satu Hari

Halo sahabat Media Konsumen semua, Di sini saya mau berbagi cerita tentang pengancaman atau intimidasi cara penagihan dari pinjaman online. Tadi…

20 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan Bukalapak atas Surat Bapak Oni Setiawan

Dengan Hormat, Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Bukalapak dan MediaKonsumen.com selama ini. Sehubungan dengan dimuatnya Surat…

1 hari yang lalu