Kategori: Tanggapan

Tanggapan Bukalapak atas Surat Ibu Ranti Rafika Syarif

Dengan Hormat,

Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Bukalapak dan MediaKonsumen.com selama ini. Sehubungan dengan dimuatnya Surat Pembaca di MediaKonsumen.com tertanggal 25 Desember 2018 yang ditulis oleh Ibu Ranti Rafika Syarif perihal transaksi di Bukalapak dengan artikel yang berjudul “Penipuan dengan Modus Phishing yang Mengatasnamakan Tim Policy Bukalapak“, izinkanlah kami untuk membantu memberikan penjelasan.

Menindaklanjuti keluhan yang dialami oleh Ibu Ranti, kami sudah melakukan konfirmasi secara langsung kepada Ibu Ranti terkait akun yang terindikasi pembajakan. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, Ibu Ranti melakukan klik link yang diberikan oleh pembajak pada fitur pesan. Saat ini Ibu Ranti sudah memahami kendala yang dialami. Kami sampaikan permohonan maaf kami atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Bukalapak akan selalu bekerja sama dengan para Pelapak dan Pembeli kami, demi kenyamanan mereka selama bertransaksi berjualan dan juga berbelanja. Kami percaya bahwa transparansi penting untuk memastikan kepercayaan konsumen kami di Bukalapak.

Demikian surat tanggapan ini kami buat dan kami mohon kerja sama yang baik untuk dapat dimuat sebagai tanggapan resmi.

Salam,

Evi Andarini
Public Relations Manager Bukalapak

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat Pembaca Terkait Tanggapan Ini

Penipuan dengan Modus Phishing yang Mengatasnamakan Tim Policy Bukalapak

Pada hari Minggu 23 Desember 2018 pukul 14.30, saya dihubungi via inbox oleh akun yang mengatasnamakan “Tim Policy” Bukalapak dan...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • hal yang sama juga terjadi pada saya belum lama ini pada tanggal 3 juli 2020 dengan nomor pelaporan 22626891 dibukalapak ...yang masih saya tunggu hasilnya dengan buka dompet yang dibekukan....saya pikir lucu sekali ...saya yang dibobol yang aliran dananya dialirkan ke Bank cimb dan Bank Nobu ....saya yang lapor malah saya yang buka dompetnya dibekukan dengan alasan keamanan ...secara otomatis menambah penderitaan orang aj. mungkin istilahnya sudah jatuh malah diinjak2 ini sh ... akibat tidak bisa mengambil uang dari sisa penjualan yang baru masuk entah sampai menunggu berapa lama karena tidak ada penjelasan berapa lamanya .... dari segi keamanan logikanya begini saya sebagai seller yang punya akun aj ingin masuk diminta password dan kode OTP bila dari perangkat lain (kunci gerbang ke 1),langsung ingin mencairkan uang diminta password dan kode OTP bila dari perangkat lain (kunci gembok ke 2) dan ingin sekalian mencairkan uang diinvestasi buka emas diminta password dan kode OTP bila dari perangkat lain (kunci gembok ke 3) ada 3 gembok yang harus dilalui ....kenapa dengan hanya 1(satu) kode OTP para fishing bisa langsung menyedot semuanya dari saldo buka dompet dan investasi buka lapak ini melenggang dengan gembira sambil kipas2 dengan uang haramnya..sungguh ajaib....karena kaget dan shock ...otomatis yang punya akun pasti laporlah kebuka bantuan serta sudah pasti langsung mengganti semua password baik bukalapak dan emailnya karena takut kenapa2....(seperti saya engga ada angin engga ada ujan abis ludes saldo saya),...tapi kenapa harus dibekukan buka dompet saya....punya hati nuranilah sedikit serta bersikap bijak dan satria jika ingin dipercaya dan besar bagi kami yang mengumpulkan sedikit demi sedikit...yang ujung2nya malah shock dan kecewa ini...trimakasih atas perhatiannya untuk pihak terkait.. nomor pelaporan 22626891