Surat Terbuka untuk Debt Collector Pinjaman Online

Assalamualaikum WrWb., Selamat Malam untuk pembaca setia Media Konsumen,

Alasan mendasar saya menulis Surat Terbuka ini hanya sekedar untuk berbagi opini. Saya sendiri sebagai “Korban Pinjaman Online/Fintech”. Opini sifatnya tidak selalu benar, juga tidak selalu salah.

Pada dasarnya setiap manusia tidak bisa memilih dilahirkan/ditakdirkan untuk menjalani kehidupan dan situasi seperti apa yang akan dilaluinya kelak. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Contoh kecil yang sedang ramai adalah para korban pinjol.

Ada di mana situasi kita benar-benar terhimpit masalah ekonomi, benar-benar terhimpit dan sangat terjepit sekali, kita butuh pertolongan pinjaman dana, tetapi teman/saudara/kenalan, mereka juga sangat pas-pasan. Sangat egois jika kita terlalu cepat menilai bahwa mereka pelit, tega, dsb. Tentu sebagai “manusia” kita juga harus mengerti keadaan orang lain.

Datanglah iklan pinjol di Facebook, Youtube, dll. Penasaran, coba apply, APPROVE!! (wah enak ya, gak malu, gak ribet, 10 menit approve). Pasti awalnya beranggapan BISA BAYAR dengan gaji UMR kita ini. Tiba-tiba ada kebutuhan mendadak datang, orang tua sakit lah, adik butuh perlengkapan sekolah lah, dan sebagainya. Namanya orang hidup.

Terus si gaji UMR ini gak bisa buat nutup si pinjol pertama (Sebut aja Pinjol A), cari-cari deh di Playstore, dapat Pinjol B buat nutup si Pinjol A, dan begitu seterusnya. Di situlah awal mula kita terjebak. Sampai benar-benar habis aplikasi pinjol kita pakai dan yang tersisa hanya aplikasi-aplikasi fake yang cuma niat ambil data saja (lama-lama kita bisa bedakan mana yang asli pinjemin duit, mana yang cuma menyuguhkan pilihan aplikasi, mana yang cuma ingin ambil data) ?

Dan pada akhirnya kita berada di titik lelah dan berhenti. Atau mungkin sebenarnya sudah lelah tapi terpaksa terus gali lobang tutup lobang karena saking takutnya oleh bayang-bayang debt collector Pinjol yang kita baca di Media Online atau baca review di aplikasi tsb. Hanya kepada Tuhan kita berharap agar kita dapat jalan keluar terbaik karena kalau kita berharap terhadap sesama manusia, kita akan merasakan banyak kecewa.

Satu per satu debt collector mulai menelepon, chat WA, ada yang dimulai dari santun dulu terus lama-lama horor. Ada juga yang langsung horor. Suara & chat debt collector perlahan membuat kita stres, putus asa, “mengapa bisa sampai begini?” Cuma itu yang ada di benak kita.

Teruntuk kawan-kawanku, jika saat ini Anda memiliki 1 atau 2 pinjol, STOP! Jangan paksakan bayar dengan meminjam di aplikasi lain. Lebih baik telat dan mencari pinjaman lain yang tanpa bunga, misalnya dari teman, saudara, kenalan. Percaya saja, tidak semua orang jahat, tidak semua orang kesusahan, dan tidak semua orang beku hatinya. Tidak apa-apa Anda malu, tapi anda tidak jadi masuk ke jeratan rentenir online ini.

Untuk kawan2ku yang SUDAH TERLANJUR terjerat. Bersedekahlah, dekatkan diri pada Tuhan, terbukalah pada orang-orang terdekat, jangan nekat, jangan halalkan segala cara untuk membayar hutang Anda. Hutang uang bisa lunas, rasa percaya dari orang terdekat belum tentu datang 2 kali.

Untuk para Debt Collector Pinjol Yang Terhormat,

Kita semua tahu bahwa hidup tidak selalu lurus-lurus saja. Contoh kecilnya, jika hidup Anda (debt collector pinjol) Tanpa hambatan, mungkin saat ini anda tidak berprofesi menjadi debt collector. Mungkin saat ini Anda menjadi dokter, guru, pengusaha, atau profesi-profesi baik lainnya. Adakah seorang siswa sekolah yang ingin menjadi debt collector? Kalau ditanya pasti inginnya jadi dokter, pilot, polisi, TNI, astronot, dan profesi-profesi keren lainnya.

Jadi, dengan rendah hati Saya berharap agar Bapak/Ibu debt collector bisa mencari pekerjaan lain. Bapak/Ibu memang tidak mencuri atau menipu, tapi apakah ada sedikit di hati Bapak/Ibu terpikir “bagaimana ya, kalau yang ditagih adalah keluarga saya?” Atau siapapun orang yang Anda pedulikan. Saya yakin Bapak/Ibu debt collector dalam kesehariannya berhati baik, cuma karena target yang begitu tinggi Anda harus “ber-akting” untuk menjadi jahat. Tidakkah Anda gelisah menjalani hidup seperti itu? Tegakah Anda memberi makan anak, orang tua, atau adik-adik Anda dengan cara seperti itu? Cuma Anda dan Tuhan yang tahu. ?

Hidup tidak selalu di atas, tidak pula selalu di bawah. Saat ini Anda menjadi debt collector, bisa jadi tahun depan Anda diteror debt collector, tidak ada yang tahu.

Dulu saya marketing KTA/Personal Loan di sebuah bank selama 4 tahun. Saya sangat mengharapkan nasabah-n saya Approve agar saya mendapatkan komisi. Yang saya pikirkan hanya bagaimana caranya membuat nasabah-nasabah approve. TANPA memikirkan bahwa sama saja saya mengajak orang untuk terjerat dalam RIBA. Dan sekarang saya menuai hasil apa yang saya perbuat dulu. Sekarang saya sendiri terjerat dalam riba. Tuhan maha adil, sementara manusia maha rakus.

Semoga Surat Terbuka ini dapat mengetuk hati Bapak/Ibu debt collector dengan tidak lagi bekerja sebagai debt collector. Setidaknya Anda akan mendapat 2 hal yang tidak terbeli oleh uang, ketenangan dan keberkahan.

Terima kasih bagi yang sudah membaca surat saya ini, semoga tidak ada lagi korban-korban pinjol berikutnya.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Aditia Putri Azshry
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:107    Rata-Rata: 3.5/5]
Loading...

48 komentar untuk “Surat Terbuka untuk Debt Collector Pinjaman Online

  • 10 Januari 2019 - (08:46 WIB)
    Permalink

    saya sangat setuju dengan ini..semoga para debt collector tobat… kalian mati2an kejar target demi komisi yang mana itu dri hasil RIBA.. belum lagi kalian kadang mengintimidasi /mengancam..mepermalukan. apa yang anda dapet dari kerja macam begitu? apa gak kasian orang yang anda kasih makan dri hasil kerja begini?

    • 22 Februari 2019 - (20:55 WIB)
      Permalink

      Banyak permasalahan pinjol yang berawal dari ketidak tahuan bagaimana mengelola hutang jangka pendek ,hampir 1500 laporan melalui chat dan email mengawali dengan kata terpaksa meminjam dan ada juga yang iseng lalu “ketagihan”,sampai akhirnya “meledak”
      Solusi awal dalam menghadapi masalah ini adalah kejujuran dan keterbukaan kepada orang2 terdekat anda ,istri kepada suami,anak kepada orang tua,bawahan kepada atasan,APAPUN RESIKONYA

      Masalah anda sekalipun belum selesai akan terasa jauh lebih ringan dalam menjalaninya dan anda bisa terfokus kepada penyelesaian dan bukan masalahnya

      Kepada rekan rekan yang membutuhkan saran ,curhat dan konsultasi GRATIS silakan menghubungi rekan CS kami melalui WA :

      WA 0819-7709-0818 ( Enda )

      Semoga kami bisa membantu meringankan beban mitra yang membutuhkan teman bicara

      Salam KoFin
      KOFIN CONSULTING LAW PARTNER
      JL Kemang 1 no 11.Bangka ,Mampang
      Jakarta Selatan

      • 28 Mei 2019 - (12:27 WIB)
        Permalink

        Inginnya saya seperti itu bisa berbagi cerita ke suami, atau saudra” yg lain… Tapi semua itu tidak sya lakukan karna suami saya ringan tangn.. dan tak pernh mau mendengarkan penjelasan apapun dr saya…makanya sya skrng takut sekalo kalo DC dr pinjol yg belum saya bayar datang kerumah… Sedangkan saya sendiri telah keluar dr rumah itu karna ada hal yg gk bisa saya ungkapkan disini… Skrng ini jangankan untuk membayar mereka untuk makan pun saya masih kesusahan… Skrng saya hanya bisa pasrah pada allah… Dan berdoa semoga habis lebaran ini saya bisa mendapatkan pekerjaan baru dan bisa membayar hutang” saya pada pinjol sedikit demi sedikit entah sampai kapan lunasnya saya pun tak tau…
        Semoga bapk/ibu DC mau membuka hatinya membrikan keringanan dan maaf bukan saya tidak mau angkt tlpon atau baca wa karna pertama x saya terima wa dr DC itu sudah buat saya hampir bunuh diri padahal baru jatuh tempo 1 hari tp saya sudah di bilang maling,, dbilang tak beritikad baik, dan lain laun padahal disitu saya masih angkat tlpon dan membalas wa kalian.. saya tak akan lari dr tanggung jawab saya tp untuk saat ini saya benar” tak punya apapun untuk bisa dibayarkan…. Tolong bantu saya untuk bisa mengatasi maslah ini

  • 10 Januari 2019 - (18:37 WIB)
    Permalink

    Sangat betul sekali…
    Untuk pinjol Go Rupiah juga telah menyebarkan data dan foto adik saya di kontak hp milik adik saya..
    Kenapa masih ada saja pinjol yg seperti itu dimana otak dan hati kalian apa tidak bisa berpikir kah anda para dept Coll pinjol…saya masih simpan no wa kalian yg menyebarkan data adik saya…apa perlu saya tulis no wa dept Coll yg menyebarkan data adik saya di kolom ini atau saya laporkan ke polisi aj atas pencemaran nama baik??Terutama utk dept Coll aplikasi Go Rupiah…Mohon utk ditutup saja aplikasi ini bunganya sangat tinggi, pinjamannya jg TDK sesuai yg kita pinjam karna dipotong terlbh dulu dan kita mengembalikannya jg bunganya tinggi dlm jangka waktu 2minggu aj.

    • 4 Februari 2019 - (20:45 WIB)
      Permalink

      ga usah di bayar mba, kalo sampai mereka menyebar data /mempermalukan kita, untuk harga di permalukan itu tdk bisa di bayar dengan duit mereka

    • 22 Februari 2019 - (20:55 WIB)
      Permalink

      Banyak permasalahan pinjol yang berawal dari ketidak tahuan bagaimana mengelola hutang jangka pendek ,hampir 1500 laporan melalui chat dan email mengawali dengan kata terpaksa meminjam dan ada juga yang iseng lalu “ketagihan”,sampai akhirnya “meledak”
      Solusi awal dalam menghadapi masalah ini adalah kejujuran dan keterbukaan kepada orang2 terdekat anda ,istri kepada suami,anak kepada orang tua,bawahan kepada atasan,APAPUN RESIKONYA

      Masalah anda sekalipun belum selesai akan terasa jauh lebih ringan dalam menjalaninya dan anda bisa terfokus kepada penyelesaian dan bukan masalahnya

      Kepada rekan rekan yang membutuhkan saran ,curhat dan konsultasi GRATIS silakan menghubungi rekan CS kami melalui WA :

      WA 0819-7709-0818 ( Enda )

      Semoga kami bisa membantu meringankan beban mitra yang membutuhkan teman bicara

      Salam KoFin
      KOFIN CONSULTING LAW PARTNER
      JL Kemang 1 no 11.Bangka ,Mampang
      Jakarta Selatan

  • 12 Januari 2019 - (09:56 WIB)
    Permalink

    Ya..emg kita dengan terpaksa harus pinjem riba..krna saat kita pinjem ke sdra..teman dan lainnya kita tidak dapat trs kita ambil salah 1 jalan ke pinjaman online…jujur sangat menyesal knp harus pinjam ke online..semoga kedepannya kita bisa lebih baik..sampai saat ini saja saya masih dalam penagihan..yg saya sampai khilaf ada 5 aplikasi..yg semua nya sudah jatuh tempo..

    • 28 Mei 2019 - (12:33 WIB)
      Permalink

      Sama mbak saya juga lunya 6 pinjol dan itu semua sudah jatuh tempo…
      Maslh data saya belum tau soalnya belum ada yg hubungi saya tp gk tau juga sudah atau belumnya data saya disebar luaskan… Cuma salah satu pinjol pernh wa saya akan menyebarkan data saya dengan kata kata yg ya lumayan buat saya putus asa dan hampir bunuh diri…

      • 30 Agustus 2019 - (14:36 WIB)
        Permalink

        Iya mba saya juga sama seperti mba. Saya ada 8 pinjol ( uangme, do-it, dana rakyat, shopintar, kredit pintar, akulaku, Rupiah cepat, tunai kita) yang saya pakai dan semua nya sudah keterlambatan bayar, saya di ancam akan di laporkan ke ojk dan akan di bawa ke hukum, data saya akan di sebarkan dan lain sebagai. Saya stres menanggapi semua nya, mana saya dipecat grgr pinjol juga mau kmna lagi saya cari uang kalau seperti ini dan mana bisa juga saya melunasi nya. Saya stress dengan semua ancaman pinjol itu apa lagi aplikasi uangme bilang dia akan kerumah aduh tambah takut saya mba. Was was banget apa lagi orang tua engga tau dan lagi ada masalah saya bingung.

    • 18 Januari 2019 - (18:43 WIB)
      Permalink

      Ya ad sebagian yg bisa di cicil…dan memberi solusi..tapi kalau kita sudah usaha cari pinjaman jg tidak dapat harus gimna lagi..emg nama nya hutang harus di byr..saat mereka meminjam kan ke kita jg mereka tidak pandaang sapa kita..entah sdra atau org lain..tali saat kita tidak bisa byr tepat waktu mereka jg akan mencaci maki..saya sudah mersakan itu semua..
      Jujur saat ini sudah hampir 1 bulan saya belum byr ..krna saat terima gaji jg sudah di potong hutang sana sni…dan saat mau byr buat cicilan pinjol..uang nya tidak ad..
      Memang berat memikir kannya..kalau ada yg dapat memberi solusi dan jalan kluar nya..yuk kita sma2 untuk tidak saling menjelk kan dan menjatuh kan..

  • 17 Januari 2019 - (12:11 WIB)
    Permalink

    Saya sendiri dipecat dari perusahaan karena ulah DC Dana Flash yang sengaja membuat group untuk menggalang donasi guna membantu membayar hutang saya.
    Hutang kecil, mengakibatkan saya tidak lagi memiliki pekerjaan. Sedangkan saya harus menafkahi 3 org anak seorang diri.
    Para DC tidak memiliki hati nurani karena telah menutup lahan rejeki para nasabahnya.

    • 18 Januari 2019 - (18:47 WIB)
      Permalink

      Ya..sebener nya dgn membuat gruop seperti itu apa hutang kita kan terbayar..tentu tidak..ini yg dinamakan menjatuh kan citra diri seseorang..
      Sebenr nya tidak perlu membuat group yg dapat membuat si punya utang akan kena PHK..krna dgn seperti itu memutus kan rezeki seseorang.. Mari kita saling menjaga itikad baik kita.

    • 4 Februari 2019 - (21:09 WIB)
      Permalink

      nasib kita sama mba??, jangan prrnah membayar aplikasinya lg , kalo sdh sempat di permaluKn

  • 22 Januari 2019 - (10:42 WIB)
    Permalink

    Tlong msukin ke grup wa dong 081224262527 saya terjerat 10 apliksi bunga ny sngt mncekik bngt

    • 22 Februari 2019 - (20:56 WIB)
      Permalink

      Banyak permasalahan pinjol yang berawal dari ketidak tahuan bagaimana mengelola hutang jangka pendek ,hampir 1500 laporan melalui chat dan email mengawali dengan kata terpaksa meminjam dan ada juga yang iseng lalu “ketagihan”,sampai akhirnya “meledak”
      Solusi awal dalam menghadapi masalah ini adalah kejujuran dan keterbukaan kepada orang2 terdekat anda ,istri kepada suami,anak kepada orang tua,bawahan kepada atasan,APAPUN RESIKONYA

      Masalah anda sekalipun belum selesai akan terasa jauh lebih ringan dalam menjalaninya dan anda bisa terfokus kepada penyelesaian dan bukan masalahnya

      Kepada rekan rekan yang membutuhkan saran ,curhat dan konsultasi GRATIS silakan menghubungi rekan CS kami melalui WA :

      WA 0819-7709-0818 ( Enda )

      Semoga kami bisa membantu meringankan beban mitra yang membutuhkan teman bicara

      Salam KoFin
      KOFIN CONSULTING LAW PARTNER
      JL Kemang 1 no 11.Bangka ,Mampang
      Jakarta Selatan

  • 22 Januari 2019 - (13:23 WIB)
    Permalink

    Kalu sudah terlanjur hadapi dengan senyuman.

    Kalo sdah ada maka segera dibayar.. Kalau pun tidak ada uang ya… Kita abaikan dulu aja lah..
    kalau pun di tlp ya… Diangkat…
    Klo pas lagi malas mengakat tlp…
    Tinggal kita blokir aja..

    Mudahkan…

    Kalau mereka mengancam…
    Biarkanlah…
    Save aja bukti ancaman..
    1x 2x 3x kita save aja dulu…

    Perusahaan seperti itu hanya mempekerjakan orang Untuk menagih saja…
    Ketika orang yang dipekerjakan penagihannya diluar batas kewajaran…

    Jika si pekerja tersangkut masalah akibat penagihan yg ditimbulkan…

    Perusahaan akan lepas Tangan…

    Buat para pekerja Desk Call…!!
    Kalian di Gaji berapa sih…??
    Kerja kalian cuma duduk di ruang ber AC
    Cuma untuk untuk tlp ke Nasabah yg lagi pada Nunggak.. Teriak-teriak di tlp untuk membuat nasabah supaya bayar..??
    Mereka sebetulnya mau bayar… Karena mungkin ada suatu keadaan membuat mereka tidak mampu bayar..
    Jadi ga usahlah kayak gitu” pakai main ancam. Teriak teriak… Stres sendiri malahan kalian.
    Klo emang nasabah tersebut ga mampu… Mau km tempelin golok ke leher…
    Klo punya uang pun suruh milih buat beli susu anak apa bayar hutang… Tetep pilih
    Beli susu anak..

    Klo pun gagal bayar… Itu resiko bisnis bos…

    Dan bagi perusahaan…
    Kalo orang punya duit ga bakalan minjem online boss….
    Perusahaan km sendiri yang kasih pinjam uang dengan mudah…
    Kalao kasih pinjaman pakai jaminan yg memadai…
    Di ikat dengan hukum dan aturan yang jelas..
    Hak Tanggungan atau Dengan Fiducia..
    Kadang aja masih ada nasabah nunggak
    Apalagi yang tanpa jaminan

    Lho pikir ngapain nasabah pinjem kalo punya uang… Ato sedang terlilit hutang..
    Hari gini kasih pinjem duit tanpa jaminan…

    Mikir…

  • 5 Februari 2019 - (18:56 WIB)
    Permalink

    Artikel yg sangat bagus. Sy dulunya hampir terjerat dengan rayuan iklannya dan tanpa jaminan, tapi setelah buka playstore dan baca ulasan dari beberapa orang banyak yg mengeluh tentang cara DC nya menagih dgn cara kasar. Akhirnya sy urungkan niat untuk download aplikasinya dan cari pinjaman lain, memang sih tidak sebanyak yg di tawarkan oleh pinjaman online, tapi setidaknya bunganya rendah hanya 1% perbulan dgn jaminan bpkb.

  • 6 Februari 2019 - (16:49 WIB)
    Permalink

    Hai smua . Ap ad pihak ojk atw team pinjol yg mnwrkan bntuan agr hutang qt bisa mrka bntu. Tp ad biaya admin ny ..
    Dn semua apliksi akn hntikan oleh pihak ojk u tidk mngih slm 2bln . Dn bunga d hntikan . It bnrn g ya .
    1 gie team pinjol twrkan ccln u smua apliksi dng lmit 10jtaan . Klo lbh dri it hrus byr dlu ssnya . Nah yg 10jt boleh d ccl slm 1thn..
    Bnran g y. Ad yg pernh stju dng phk mrk. Infony dong biar sya tdk terjbak.
    Soalny dri td sya ragu .. Png cpet lunas tp tkut mlh terjbak .. ??

    • 6 Februari 2019 - (17:46 WIB)
      Permalink

      coba buka website OJK / tanya langsung ke OJK via email. dibalas kok walaupun lama. setau Saya OJK & LBH belum bisa menangani secara kongkrit permasalahan Pinjaman Online (Koreksi Saya jika salah)
      apalagi memberikan dana talangan untuk melunasi pinjaman online. Saran Saya Mba berhati2, jaman sekarang penipu bisa berkedom sebagai siapa saja. jangan sampai kita sudah jatuh tertimpa tangga. Saya berdoa Mba & Temen2 disini segera dapat jalan keluar. Saya jg terjerat tapi mulai gajian januari kemarin Saya cicil2in hutangnya 200rb/300rb per-Aplikasi. kita jg harus adil kalau ada hutang dibeberapa tempat. jelaskan saja kpd Collection yg menagih. daripada kita ga masukin uang sama sekali. mendingan dibayar kan walaupun cicil? lagipula itu sbg tanda bahwa kita benar2 ber-itikad baik untuk membayar pinjaman sampai lunas.

      • 10 Februari 2019 - (19:59 WIB)
        Permalink

        Mba adtya.. Mmng boleh y d ccil stiap bln. Soalny sya jg gjianny blnn ..
        Sya jg png cpt klwr dri pinjol .. Sdh lelah …

      • 14 Agustus 2019 - (12:52 WIB)
        Permalink

        hai mba salam kenal ya saya Lia. saya mau tau dong gimna caranya itu dicicil ya.
        Mereka datang ke rumah atau bagamna ya mba. Soalnya saya juga mau menyelesaikannya.

        Trims

    • 22 Februari 2019 - (20:56 WIB)
      Permalink

      Banyak permasalahan pinjol yang berawal dari ketidak tahuan bagaimana mengelola hutang jangka pendek ,hampir 1500 laporan melalui chat dan email mengawali dengan kata terpaksa meminjam dan ada juga yang iseng lalu “ketagihan”,sampai akhirnya “meledak”
      Solusi awal dalam menghadapi masalah ini adalah kejujuran dan keterbukaan kepada orang2 terdekat anda ,istri kepada suami,anak kepada orang tua,bawahan kepada atasan,APAPUN RESIKONYA

      Masalah anda sekalipun belum selesai akan terasa jauh lebih ringan dalam menjalaninya dan anda bisa terfokus kepada penyelesaian dan bukan masalahnya

      Kepada rekan rekan yang membutuhkan saran ,curhat dan konsultasi GRATIS silakan menghubungi rekan CS kami melalui WA :

      WA 0819-7709-0818 ( Enda )

      Semoga kami bisa membantu meringankan beban mitra yang membutuhkan teman bicara

      Salam KoFin
      KOFIN CONSULTING LAW PARTNER
      JL Kemang 1 no 11.Bangka ,Mampang
      Jakarta Selatan

  • 22 Februari 2019 - (20:56 WIB)
    Permalink

    Banyak permasalahan pinjol yang berawal dari ketidak tahuan bagaimana mengelola hutang jangka pendek ,hampir 1500 laporan melalui chat dan email mengawali dengan kata terpaksa meminjam dan ada juga yang iseng lalu “ketagihan”,sampai akhirnya “meledak”
    Solusi awal dalam menghadapi masalah ini adalah kejujuran dan keterbukaan kepada orang2 terdekat anda ,istri kepada suami,anak kepada orang tua,bawahan kepada atasan,APAPUN RESIKONYA

    Masalah anda sekalipun belum selesai akan terasa jauh lebih ringan dalam menjalaninya dan anda bisa terfokus kepada penyelesaian dan bukan masalahnya

    Kepada rekan rekan yang membutuhkan saran ,curhat dan konsultasi GRATIS silakan menghubungi rekan CS kami melalui WA :

    WA 0819-7709-0818 ( Enda )

    Semoga kami bisa membantu meringankan beban mitra yang membutuhkan teman bicara

    Salam KoFin
    KOFIN CONSULTING LAW PARTNER
    JL Kemang 1 no 11.Bangka ,Mampang
    Jakarta Selatan

  • 6 April 2019 - (17:42 WIB)
    Permalink

    Halli..saya korban pinjol..saya PNS KEMENTRIAN…saya cuma coba2..padahal.ngak punya htg di bank..jd cuma coba2 apa betul pinjol yg ada eh trnyata sy di sms sin…pake kata2 penegasan.pdhl blm jatuh tempo…ada juga yg tlp sakpai dgn nada tinggi…ada pula yg sms nanti data di sebarin secara otomatis oleh pihak mereka..saya pikir gaji 8 jt sebulan habis cuma buat punjol krna bunga nya besar dan kita tdk ada yg tau dari awal bisa brapa bunganya….. saya tinggal menunggu data saya di sebarin baru saya mau lapor ke pihak LBH….salam daru saya

    • 6 Mei 2019 - (03:35 WIB)
      Permalink

      saya jg punya masalah dg pinjol,tolong solusinya.
      terimakasih.
      masukin saya jg ke grup wa
      0813526582**

    • 16 Mei 2019 - (00:24 WIB)
      Permalink

      Cara lapor fintech yg sebar data…kita harus kemana?oleh fintech ilegal…saya udah dipermalukan…hidup saya udah tidak tenang.saya dapat sp dr perusahaan.

  • 6 April 2019 - (17:46 WIB)
    Permalink

    Tolong pemerintah hapus aja pinjol2 baik yg legal maupun yg ilegal…. hanya meresahkan masyarakat….saya saja PNS resah dgn pinjol yg tiap detik.menit.hari telp2 di semua kontak darurat….saya tinggal menunggu sms kasar dari pinjol dan ini sebagai bahan untuk di muat di media masa…dan LBH..

  • 5 Mei 2019 - (21:51 WIB)
    Permalink

    Mba/mas R sy juga seorng PNS pemda,,saat ini sy juga terjerat pinjol dan ud ada sebagian yg sebar data dan foto2 sy,,kebayang kan mba/mas malu nya sm teman2 kntor,,rasa tidak mau kerja lg sy saking malunya,,tp sy kuatkan hati..tinggal menunggu rahmat tuhan lg skrng,,apa yg trjd kedepannya..sy minta no hp nya mba / mas,,sekedar buat tmn sharing sy?…082312760716 no hp sy

  • 12 Mei 2019 - (17:05 WIB)
    Permalink

    Sya jg sma d perdana ini yg keterlaluan kt kan gk tw mw begini… Sy biasanya lancar tp namax musibah pasti ada kepake uang setoran… Bgaimana caranya biar gk nelpon2 ke kontak2 sy.. Takutx sy nnti smpe k tangan bos smsnya… Sy pasti bayar tp kan uangx blm keluar

  • 16 Mei 2019 - (02:55 WIB)
    Permalink

    Pemerintah harus tegas,pinjol skrg merupakan jalan untuk kita terjebak riba,kalo tidak di usir dari indonesia,habislah kita di tahun2 berikutnya,anak cucu kita nanti,pemerintah,mui,harus segera buka hati dan mata…

  • 2 Juni 2019 - (03:50 WIB)
    Permalink

    pasrah aj dan berdoa,jgn malu hnya krena data di sebar,yg penting paksain untuk stop pinjam pake aplikasi,sy malah parah lgi,tp alhamdulillah sy pnya bos yg sangat baik dan dermawan,teman” yg jg baik.smpai skrg jg masih ada beberapa apk yg blm sy byr karena blm ada dananya

    • 7 September 2019 - (11:09 WIB)
      Permalink

      Assalamualaikum.. Saya juga skrg terjerat utang di pinjol, Baru kali ini saya punya utang sampe kesana kesini, awalnya sih bayar terus namun skrg sudah merasa lelah saya turutin bayar bunga nya jika saya blom bisa melakukan pelunasan tapi sy bayar bunga pokok ttp segitu dlm jangka waktu 7hari harus perpanjang. Belom lagi teror tlp sms dan wa dgn bahasa kasar yg akhirnya sy harus minjem lagi uang untuk data pribadi ttp aman. Mohon bantuan nya dari teman teman semua..

  • 18 September 2019 - (11:48 WIB)
    Permalink

    Mungkin saya termasuk yang terparah dari korban pinjol dsni ya, spt yg di bilang sgt2 benar akibat gali lobang tutup lobang tidak berasa sampai separah ini. Nyeselnya bukan main ini sudah. Harapan buat menjalani hidup udh ngga ada skrg. Saya kehilangan banyak hal di hidup saya, kehilangan pekerjaan, kehilangan kepercayaan dari keluarga dan teman, bahkan rumah tangga saya di ambang kehancuran saat ini ketika saya menulis ini. Saat ini saya cuma bisa pasrah, jika ada diantara pinjol itu yang datang kerumah saya serahkan hidup saya, mau saya di bunuhpun saya ngga takut mati. Karna saya sudah kehilangan semuanya saat ini. Pernah kepikiran untuk bunuh diri, tapi saya masih takut Tuhan, yang bisa saya lakukan skrg cuma mendekatkan diri pada Tuhan. Bahkan sampai skrg tlp dan wa tidak pernah saya angkat dan baca, saya biarkan saja mereka berbuat sesukanya, karna memang dananya ngga ada juga. Rasanya memang berat sekali di pikul semua sendirian, tapi kita masih punya Tuhan, Allah SWT selalu bersama kita.

  • 19 September 2019 - (19:33 WIB)
    Permalink

    Saya juga mempunyai pinjaman online ad 12 app. Dan baru bulan Agustus kmren nunggak sampai bulan September ini. Saya sampai hapus wa saya dan non aktif nomor saya karna d teror terus, semua kontak hp jga saya hapus. Tapi para pinjol slalu dapat nomor kontak yg gak kita cantum kan. Saya stres dengan pinjol ini. Bunga nya mencekik Mohon bantuan nya. Saya kehilangan pekerjaan saya krna pinjol ini.

  • 10 November 2019 - (00:38 WIB)
    Permalink

    Aku udah ber²an sama pacar dan juga teman² saya ttg kelilit utang pinjol. Saya merasa ga perlu malu, justru malah ngebuat otak sakit kalo hadapi ini sendiri. Memang teman bukan orang mampu, tapi setidaknya saya sudah siap mental untuk tau kalau data disebar, juga ada bbrpa teman yg ikut bantu. Pacar saya yg teramat baik untuk dapatin 1 lobang untuk tutup semuanya. Sblm baca² ttg pinjol, aku takut sekali debt collector bakal datang ke rumah tagih mama bapa yg kondisinya lg sakit. Was² tinggalin rumah terutama hp, takut ada yg telpon ngomong macem². Tapi aku br tau trnyata itu hal yg ga diperbolehkan dalam penagihan, terutama pencemaran nama baik. Jd kalo ada yg teror begitu aku bisa kasih proof kalau caranya salah dan bisa dilaporkan.

    Percaya ga percaya yaa kalian, aku pinjam di 22 apps, skrg sisa 9apps. Capek cuy idup ga tenang. STOP dr sekarang sebelum tercekik ya

    • 9 Desember 2019 - (12:00 WIB)
      Permalink

      alhamdulillah ya mba dari 22 apps tinggal 9 apps lagi,,,saya jg sama pny 22 apps semuanya sudah nunggak 1 bln saya blm bisa byr…mudah”an semua yang terjerat pinjol diberikan jalan & kemudahan Allah SWT untuk bisa keluar dari jeratan hutang riba …Aamiin

      • 28 Januari 2020 - (19:35 WIB)
        Permalink

        Hi Mba

        Maaf mau tanya menghadapinya bagaimana ya mba, di datangin debt collector tidak 1 bulan tidak bayar?

        saya takut karena saya ada bbrp aplikasi yang belum dibayarkan

  • 23 April 2020 - (23:30 WIB)
    Permalink

    saya juga terjerat pinjol Rupiah Cepat dan untungnya tidak tergoda untuk daftar ke pinjol lain. Awal dulu coba daftar emang karena sedang ada kebutuhan mendesak dan ternyata di approve. Selama ini pembayaran lancar bahkan kelewat lancar malahan, dalam arti saya sering kali kena akal bulus mereka yang mengiming2i via sms kalo tgl sekian dilunasi maka akan mendapatkan potongan diskon tunai langsung padahal tgl jatuh temponya masih lumayan lama sekitar 2 minggu. Dan itu saya lakukan beberapa kali utk pelunasan cepat dg harapan mendapatkan diskon, nyatanya diskon tersebut hanya bullshit saja, tidak pernah ada diskon yang saya dapatkan, saya tetap membayar sesuai tagihan yg harusnya saya lunasi dalam jangka waktu 25 hari ini saya percepat jd 15 hari tetapi jumlah angsurannya tetap. Artinya saya sebenarnya rugi krn klo angsuran di percepat kan harusnya beban cicilan juga dikurangi. Apalagi setiap kali pinjam di awal kita sudah dipotong untuk administrasi yg besarannya juga lumayan diatas 100an ribu.

    Pangkal persoalan mulai ketika perusahaan saya bangkrut dan saya tidak bisa membayar angsuran. Waktu itu ada wa dr pihak mereka yg saya anggap itu DC mereka dan sudah saya jelaskan permasalahannya. Dan suatu hari DC tadi bilang akan dibantu pelunasannya dengan hanya cukup membayar separo dari nilai tanggungan. Tadinya saya ragu tetapi karna DC td memberikan janji akan dibantu pelunasannya ke pihak HO jkt, akhirnya saya sanggupi membayar separo. Dan sebagai jaga2, saya screenshoot wa dari DC td siapa tahu suatu saat ada masalah.

    Dan benar, sebulan kemudian saya mendapatkan sms bahwa tagihan saya di Rupiah Cepat masih berjalan dan harus segera dilunasi. Jelas saya kagetlah, tetapi saya biarkan saja. Dan kemarin saya dapat wa dari DC lain keliatannya dengan memberikan foto berupa surat tugas untuk penagihan. Sudah tak tanyakan kenapa masih ditagih karena dari DC yg lama saya sudah dianggap lunas, tetapi DC tadi bersikukuh kalo tagihan saya masih ada dan disuruh mengecek di aplikasi. Ketika saya cek pake nomer lain ternyata jumlah tagihannya membengkak jadi 3x lipat dari nilai pembayaran yg dulu saya bayarkan. Amazing sekali pihak Rupiah Cepat dalam hal mengeruk duit orang lain. Rencana mau saya laporkan ke OJK dg disertai bukti2 screenshoot karna apa yg dijanjikan orang mereka sendiri ternyata lain dengan realisasinya dan juga janji2 mereka kalau pelunasan lebih awal akan mendapatkan diskon.

    So, ini emang jadi pelajaran saya untuk tidak mudah tergiur dengan aplikasi rentenir online ini khususnya Rupiah Cepat (PT Kredit Utama Fintech Indonesia).

 Apa Komentar Anda?

Ada 48 komentar sampai saat ini..

Surat Terbuka untuk Debt Collector Pinjaman Online

oleh Aditia Azhr dibaca dalam: 3 min
48