Kredivo Menyatakan “Transaksi Beresiko” tanpa Konfirmasi dan Alasan yang Jelas

Kepada Kredivo,

Hari ini tanggal 11 Maret 2019, pukul 08.59 WIB saya telah melakukan pembayaran tagihan yang sebenarnya masih jauh dari jatuh tempo pembayaran, jika tidak salah jatuh tempo terdekat tagihan saya adalah tanggal 16 Mei 2019. Dengan tujuan mengembalikan limit kredit saya, maka saya melunasi lebih awal tagihan-tagihan tersebut karena saya memang terbiasa melakukan pembayaran cicilan/angsuran dimanapun jauh sebelum jatuh temponya tiba saya sudah membayar lebih awal 2-3 bulan dari tanggal tagihan.

Setelah pembayaran sejumlah Rp6,648,660,00 dan limit kredit 12 bulan Kredivo saya pun kembali menjadi meningkat di angka kisaran Rp18 jutaan. Dan saya berniat membeli barang via marketplace online Tokopedia di salah satu toko milik langganan saya di mana saya telah beberapa kali melakukan transaksi pembelian dari toko tersebut sebelumnya.

Sayapun melakukan chat via Tokopedia dengan toko terkait untuk memastikan stok barang yang saya inginkan tersedia, namun ketika saya meng-klik bayar dengan cicilan Kredivo tiba-tiba proses transaksi saya ditolak dan dibatalkan oleh pihak Kredivo. Lebih parahnya lagi akun Kredivo sayapun berstatus “Suspended“.

Saya pun segera menghubungi Customer Service Kredivo, dan hanya diberikan keterangan bahwa transaksi saya ditolak karena menurut tim analis transaksi saya beresiko. Entah karena apa saya sendiri tidak paham dengan alasan tersebut dan malah petugas CS yang sedang berbicara dengan saya menyuruh saya untuk membaca kembali dokumen perjanjian awal dengan Kredivo.

Saya pun telah mengecek dan membaca dokumen perjanjian awal, di situ tidak ada alasan yang masuk akal bagi saya kenapa transaksi saya digagalkan secara sepihak. Saya pun menanggung malu terhadap penjual yang sudah memberikan potongan harga namun akhirnya saya juga membatalkan transaksinya dengan alasan akun Kredivo saya tidak bisa dipergunakan untuk cicilan.

Saya tidak bisa menolerir sikap Kredivo terhadap saya sebagai konsumen yang tidak pernah cacat/gagal dengan pihak Kredivo.

Pertama, transaksi saya tidak pernah mengalami keterlambatan seharipun. Kedua, saya tidak pernah mempergunakan limit hingga habis. Ketiga, saya tidak pernah bertransaksi dengan penjual yang saya kenal di marketplace merchant Kredivo. Keempat, penangguhan akun sementara tidak diinformasikan via email atau sms sebelumnya dan penjelasan tim analis juga tidak disampaikan dengan rinci.

Haryo Nugroho
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Kredivo:
[Penilaian Rata-rata: 2.5]
Tanggapan Kredivo atas Surat Bapak Haryo Nugroho

Di kesempatan kali ini, kami ingin menanggapi keluhan yang dibuat oleh Bapak Haryo Nugroho melalui Media Konsumen pada tanggal 12...
Baca Selengkapnya

Loading...

3 komentar untuk “Kredivo Menyatakan “Transaksi Beresiko” tanpa Konfirmasi dan Alasan yang Jelas

  • 15 Maret 2019 - (09:19 WIB)
    Kredivo menilai resiko transaksi berdasarkan sistem, bukan penilaian logis atau data riil yang memihak sudut pandang konsumen itu sendiri. Sikap timbal balik kredivo terhadap konsumen adalah memukul rata penggunaan penilaian sistem terhadap konsumen yang bereputasi baik dan yang wanprestasi. Keputusan penangguhan akun juga tidak didasari pertumbangan penilaian reputasi baik buruknya historis pembayaran konsumen, akan tetapi harga mati “by system” jika menurut sistem tersebut transaksi beresiko atau melanggar ketentuan. Opsi buka blokir juga tidak tersedia jika sistemnya salah menilai, dan cenderung mengarahkan untuk melunasi sisa tagihan yang menguntungkan sepihak.
  • 26 Mei 2019 - (17:50 WIB)
    saya juga seperti itu kredivo secara sepihak blokir akun katanya saya belanja beresiko,sayadisuruh melunasi semua tagihan yg cicilan 12 bln kedepan mash jaln tidak pernh telat bayar, lebih baik saya ngk bayar ja saya macetin.blm jatuh tempo disuruh bayar semua bunga juga saya bayar blm saya lewati, siapa yg mau dibegoin kredivo
  • 27 Mei 2019 - (15:32 WIB)
    Sikap yang sangat tidak relevan terhadap nasabahnya yang telah membayar lebih, berbagai keluhan di mediakonsumen pun hanya ditanggapi jawaban “template” bahwa penjelasan telah diterima oleh nasabah. Aplikasi yang dibuat oleh manusia seharusnya analisa yang bergerak “by system” itu tetap bertindak seperti manusia bukan robot. Bagaimana jika sistemnya telah salah menilai resiko? Apakah ada solusinya? Tentu tidak, tidak ada opsi buka blokir dan kredivo tetap patuh pada sistem yang telah memblokir akun nasabahnya dan mengharuskan nasabah melunasi sisa hutang yang jatuh temponya masih lama dan bahkan tagihannya pun belum dikeluarkan. Apakah ini sekedar trik bisnis dengan metode pemerasan secara digital, perjanjian dibayar 3, 6 atau 12 kali kok disuruh melunasi untuk mengejar iming-iming pertimbangan limit kembali seperti semula? Ada istilah populer dalam fintech, yakni “ngemplang” yang kebanyakan dilakukan oleh nasabah kepada debitur. Tapi dalam hal ini pihak Kredivo sebagai debitur-lah yang justru “ngemplang” terhadap konsumen yang bereputasi baik dan lancar dalam pembayarannya.

 Apa Komentar Anda mengenai Kredivo?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Kredivo Menyatakan “Transaksi Beresiko” tanpa Konfirmasi d…

Haryo 1 menit
3