Kategori: KeluhanSurat Pembaca

Permintaan Penyelesaian Tagihan Kartu Kredit Bank Mega belum Ditanggapi

Saya merasa sangat dirugikan sebagai pemegang kartu kredit Bank Mega Visa Platinum 4201 94** **** 1413 non aktif. Kejadian bermula dari usaha yang dirintis berjalan 10 tahun ini mengalami penurunan di tahun ke 8 karena kondisi ekonomi yang lesu. Cara penanganan pihak Mega terhadap saya seperti saya akan kabur tidak bayar, padahal sudah 1 tahun lebih saya minta dan bernegosiasi dengan pihak Mega untuk meminta keringanan pembayaran dengan cicilan sesuai dengan kemampuan finansial saya di 2 tahun terakhir ini, di masa-masa sulitnya saya, saya tetap berusaha membayarkan tagihan Bank Mega.

Permintaan saya selalu ditolak dan diberikan penawaran yang sangat-sangat tidak masuk akal dan jelas saya tidak mampu secara finansial dengan keadaan sekarang ini. Debt collector yang mengancam lewat telepon, memaki-maki ibu saya dengan mengatakan tidak bisa mengajar anak dan kata-kata kasar lainnya. Ibu saya ada sakit jantung kalau sampai ibu saya meninggal karena cara kalian apa Bank Mega bisa mempertanggung jawabkan nyawa ibu saya? Juga mengancam kakak saya akan mendatangi kantornya. Wow Bank Mega masih pake debt collector ya? Padahal undang undangnya sudah melarang. Yang berhutang saya, saya mau menyelesaikan tapi dipersulit tolong juga tidak perlu mengusik yang lainnya, alamat saya jelas, tempat usaha saya jelas, telepon saya kalian punya. Saya tak akan bisa bayar sesuai yang Bank Mega minta caranya ancam-ancam dan mencemarkan nama baik.

Cara pengiriman surat penagihan hanya secarik kertas A4 yang dibagi 2 menjadi ukuran A5 yang disobek tengahnya tanpa menggunakan amplop tertutup dan bisa dibaca semua orang. Kesopan santunan dan kode etik Karyawan Bank Mega tidak ada. Tolong kalau rekrut karyawan yang berpendidikan bukan preman dijadikan karyawan. Bank lain seperti Standard Chartered, Danamon, BCA tidak seperti itu, mereka sangat sopan dan kooperatif dan mengerti keadaan finansial saya dan diselesaikan hanya dalam hitungan 10 menit. Tidak seperti Bank Mega 1 tahun saja tak selesai minta keringanan cicil pembayaran yang di bank lain saya sudah mau selesai.

Orang Bank Mega ini hanya janji-janji saja bilang bantu-bantu cuman buat mengejar komisi kalian ya? Begitu sudah dibayar minimum nominalnya yang saya kumpulkan dengan susah payah dengan harapan janji kalian bisa dipegang ternyata, yang kalian tawarkan mustahil bisa saya jalankan, hanya 2 pilihan pertama bayar lunas semua atau hanya bisa cicil 6 kali. Sudah yang kesekian kalinya ditipu sama karyawan penagihan Bank Mega.

Kenapa Bank Mega tidak mau mengerti, dan dengan cara memaksa lalu mempermalukan konsumennya yang kesusahan secara finansial, bukannya dibantu dengan ringan bayar sesuai kemampuan? Menurut saya ini bank ini bukan lintah darat berkedok bank. Saya sudah sangat muak dengan cara Bank Mega beserta karyawannya menagih.

Dan ternyata banyak sekali konsumen lain yang berkasus sama dengan saya, cara Bank Mega seperti preman meneror seisi keluarga, teman dan mempermalukan konsumen. Saya harap ada teguran atau penanganan dari pemerintah atau Bank Indonesia kepada Bank Mega mengenai ini. Dan sampai detik ini saya menulis surat ini pihak Mega tidak ada titik penyelesaian yang masuk akal untuk saya.

Paula Halim
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

paula21

Komentar

  • Paling nt dijawab otomatis minta maaf terus diminta hubungi kantor tp ttp susah ketemu penyelesaiannya bu. Sy aja lunas krn adik sy yg bnt drpd kena teror. Pdhl lg sy ttp byr minimum.

Bagikan
Penulis
paula21
Tags: Cicilan pelunasan kartu kreditDebt CollectorKartu Kredit Bank MegaKredit MacetPenagihan Kartu Kredit

Artikel Terbaru

  • Tanggapan

Tanggapan PermataBank atas Surat Bapak Muhammad Irfan Nauval

Berkenaan dengan Surat Pembaca yang ditulis oleh Bapak Muhammad Irfan Nauval, berjudul “Transaksi Pembayaran di Tokopedia Dibatalkan, Dana Belum Dikembalikan…

42 menit yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Donald Kurniawan

Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan MediaKonsumen.com…

52 menit yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan KreditPlus atas Surat Bapak Rahmat Hidayat

Dengan Hormat, Bersama dengan surat tanggapan ini, izinkan kami untuk mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas kendala yang di alami…

1 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan AEON atas Surat Ibu Liliana Indriyawati

Yth. Redaksi MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan surat Ibu Liliana Indriyawati di MediaKonsumen.com tertanggal 16 April 2019 dengan judul: "Pihak AEON Menagih…

1 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan JD.ID atas Surat Pembaca Bapak Wahyu Febrianto

Sehubungan dengan surat keluhan Bapak Wahyu pada 8 April 2019 yang ditujukan pada JD.ID di halaman ini, kami dari JD.ID…

1 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan Kredit Pintar atas Surat Bapak Gagana

Kepada Yth Bapak Gagana, Menanggapi surat Bapak Gagana di www.mediakonsumen.com pada tanggal 18 April 2019 berjudul “Rekening Terdebit 2 Kali,…

10 jam yang lalu