Pemotongan Cicilan Kredit BRI, 2 Kali Lipat dari Angsuran pada Maret 2019

Yth Pimpinan BRI,

Saya sebagai salah satu nasabah Bank Rakyat Indonesia dengan no rek 216101004356*** Cabang Sorek, Kabupaten Pelalawan, Prov. Riau. Yang mana kita tahu bahwa BRI ialah Bank BUMN terkemuka di Indonesia, namun saya cukup kecewa dengan apa yang terjadi pada pelayanan BRI dikarenakan sistem autodebit BRI dengan seenaknya memotong dana di rekening saya hingga 2 kali lipat dari angsuran, berikut kronologinya:

Pada hari Sabtu tanggal 16 Maret 2019 saya mendapat sms banking bahwasannya pada pukul 00.00 terjadi transaksi sebesar Rp446.273. Hal ini telah saya konfirmasi ke pihak BRI pada hari Senin tanggal 18 Maret 2019 dan pihak BRI pun menyatakan hal tersebut ialah transaksi pemotongan kredit, tetapi dalam pemikiran serta rutinitas pemotongan yang ada selalu terjadi pada tanggal 23 atau 24 di tiap bulannya. Hal ini dapat saya terima dengan pernyataan untuk pemotongan sisanya sebesar Rp1.800.000 akan dilakukan sesuai dengan dana yang akan masuk.

Lalu pada tanggal 21 Maret 2019 terjadi pemotongan kembali sebesar Rp4.097.140 juta. Setelah saya hitung hal ini adalah pemotongan 2 kali angsuran yang mana angsuran saya hanya Rp2.200.000 per bulannya. Adapun selama ini saya selalu konsisten dalam melakukan pembayaran cicilan, tidak sekalipun saya menolak atau menunggak pembayaran. Hingga saya selalu mengingatkan kepada karyawan BRI yang menangani kredit saya jika BRI tidak memotong dana di rekening saya untuk cicilan kredit jika lewat waktu perjanjian pembayaran (jatuh tempo) setiap pada tanggal 23 atau 24 tiap bulannya. Perlu saya ingatkan kepada BRI ini kejadian yang kedua kalinya.

Perlu saya tegaskan kembali, untuk pelayanan pada KCP Sorek, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau saya sangat kecewa. Tidak ada pelayanan yang memberikan saya kepuasaan terhadap masalah ini, dan masalah ini pun dibuat berlarut-larut dengan banyak alasan dikarenakan sistem. Namun untuk penagihan seperti preman. Sekian.

R. Nursalam
Bandar Petalangan, Pelalawan
Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

    • Yth Pak Ringo,

      untuk permasalahan ini telah clear(Pihak BRI sorek telah kooperatif dan membantu), terima kasih atas bantuannya.

      Salam,
      R. Nursalam

  • Saya juga mengalami hal yang sama, auto debet 2x untuk pembayaran cicilan KPR. Masih komplain sana sini belum juga ditanggapi bilangnya akan di cek hari senin.

  • Saya nasabah bri untuk kredit kupedes,per 6 bulan IPTW masih sistem manual,6 bulan pertama masih di layani dengan baik 6 bulan ke 2 kok satpam terkesan kaya ga respect sama nasabah yang mau komplai IPTW harus pake syarat kwetansi pencairan,kalau ga ada ga bisa,saya jelasin pencairan saya langsung masuk rekening,perasaan saya ga terima kwetansinya,sambil bentak GA MUNGKIN..!!saya ngalah sampe pulang nyari itu namanya kwetansi,tanya istri katanya ga ada,emang ga di kasih..pertanyaan kalau IPTW saya ga di ambil duitnya itu lari kemana,kepala unit apa buat bancakan seluruh staf unit?

  • Wah sama sekali dengan saya, tgl 19 agustus 2020 didebet 2x cicilan kpr, dan d waktu yg tdk biasanya. Sdh ditanyakan tp pihak bank berkelit karena kami ada kekurangan cicilan sejak 2017,kl sdh spt ini kenapa tdk diinfokan. Sedangkan debet setiap bulannya sama, tp knp dibilang kurang. Sangat kecewa sekali dgn BRI. Sampai saat ini belum tuntas... Tlg lah BRI seperti namanya bank rakyat indonesia tp sy merasa dirampok nih. ..