Home Credit Membatalkan Kontrak dan Akan Ambil Jalur Hukum Padahal Saya Masih Bayar Cicilan

Saya mempunyai cicilan Multiguna di HCI sebanyak 33 kali cicilan dengan cicilan Rp354.200/bulan dan saya sudah mencicilnya kurang lebih sebanyak 23 kali cicilan. Saya sudah dapat sms bahwa kontrak saya 3615751890 telah dibatalkan dan harus dibayar penuh sebesar Rp3.283.767 dan pihak HCI akan proses ke agen penagihan serta akan ambil tindakan hukum.

Pertanyaan saya, kenapa malah diambil jalur hukum sedangkan saya masih membayar cicilan Home Credit setiap bulan (meskipun melewati batas jatuh tempo). Dan saya kirimkan bukti bayar tersebut kepada debt collector yang mengunjungi rumah saya/kantor saya melalui whatsapp.

Mohon dipertimbangkan walaupun telat tetapi saya tetap membayar cicilan Home Credit tersebut.

Tika Rismawati
Bandung Barat, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Penilaian Rata-rata: 1.5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Tika Rismawati

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan dimuatnya keluhan dari Ibu Tika Rismawati di MediaKonsumen.com pada kolom Surat Pembaca tanggal...
Baca Selengkapnya

19 komentar untuk “Home Credit Membatalkan Kontrak dan Akan Ambil Jalur Hukum Padahal Saya Masih Bayar Cicilan

  • 17 April 2019 - (20:52 WIB)
    Mohon maaf sebelumnya, sebagai agent desk call dari sebuah perusahaan jasa keuangan saya paham betul kenapa terjadi kasus seperti anda, ini di dikarenakan keterlambatan lebih dari batas maksimum toleransi perusahaan. Saya tdk akan menanyakan berapa lama anda menunggak anda pasti tau jawabannya, kami para penagih selalu me reminder anda agar bayar tagihan segara agar data tdk beralih ke pengadilan. Saran saya segera lunaskan nominal yang harus anda bayarkan karena pengalaman di tempat saya bekerja seorang nasabah harus berurusan dengan hukum karena menganggap peringatan pemutusan kontrak kami hanya ancaman. Toh jika anda naik banding melalui ojk pun perusahaan mitra anda lebih unggul karena memiliki rekam history kredit anda.

    Sekian.

    • 19 April 2019 - (20:58 WIB)
      Hai mbak wirda yang chantix. Hutang adalah bukan sesuatu yang perlu diselesaikan melalui jalur hukum. Berhentilah menakut nakuti konsumen karena jelas itu hal yang bohong. Jika menunggak lebih dari 6 bulan saja atau scoring 5, mereka baru dikatakan macet. Dan jika lebih dr itu, mereka hanya masuk daftar hitam (tidak bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dr instansi keuangan manapun). Tidak ada yang sampai pengadilan. Kasusnya berbeda jika benar benar harus melalui jalur hukum, jika DIDAPATI PEMALSUAN DATA. Bukan karena tidak bisa membayar tagihan.
      • 19 April 2019 - (21:51 WIB)
        oiya satu lagi,saya pun punya tunggakan ckup besar di cc suatu Bank ternama tapi ya alhamdulillah walaupun sdh dikatakan macet bahkan sempat diancam untuk disomasi tp pada kenyataannya masih bisa diselesaikan dengan kesepakatan” tanpa harus meneror berlebihan, dan saya salut dengan Bank tersebut atas kebijakan”nya tidak seperti HC* yg tidak mau tau apa kesulitan saya disaat terlambat bayar angsuran wkwkwkwkw
        • 19 April 2019 - (21:59 WIB)
          Yup benar. Kebijakan di bank lebih manusiawi dan transparan. Mendetail. Tidak seperti HCI yang jelas menjebak konsumen dengan penerapan bunga EFEKTIF tanpa menjelaskan apa itu bunga efektif. Alih alih pelunasan tanpa perlu membayar bunga. Padahal yang selama ini di cicil adalah bunganya terlebih dahulu.

          Di industri kartu kredit ada program salah satunya diskon pelunasan bagi nasabah kredit bermasalah. Restructuring namanya. Cukup membantu dan menyelesaikan masalah. Bank dan nasabah jadi damai.

          • 19 April 2019 - (22:01 WIB)
            yaaa betul sekali pak…
          • 19 April 2019 - (22:29 WIB)
            Saya heran, itu karyawan nya masuk jam brp ya, jam 6 pagi udah nagih, sampe malem juga nlpn
  • 19 April 2019 - (21:00 WIB)
    Mbak tika tidak perlu takut. Ojk dengan senak hati membuka mediasi. Mbak tika cukup datang ke mereka dan menceritakan kronologisnya. Semangat 🙂
    • 19 April 2019 - (21:47 WIB)
      terimakasih pak ad de atas masukannya.. dan untuk bu wirda saya disini memang tidak menyepelekan peringatan tapi apa iya hutang yg tidak mencapai puluhan juta sampai harus ke jalur tsb? dan ojk juga seharusnya mempertimbangkan dengan bunga HCI yg selangit dan cara penagihan yang melakukan teror telepon hingga jam 9 malam? apa itu tidak diluar sop
  • 20 April 2019 - (22:53 WIB)
    malam mba tika…apa sdh ada solusi dr pihak HCx?sy boleh mnt contact mba?,karna sy jg pny mslh ya serupa dgn mba..terima ksh
  • 8 Mei 2019 - (01:11 WIB)
    malam mbk tika, saya punya masalah yang sama dengan anda, apakah sudah ada penyelesaian nya, boleh saya tau apakah mbak tika samapai dibawa ke jalur hukum atau bagaimana, terimakasih
      • 11 Mei 2019 - (03:31 WIB)
        Malam mba Tika, saya juga salah satu konsumen HC, saya kredit HP senilai 4.3Jt, tenor 9 bulan, dengan besaran angsuran 487.900, saya sudah mengangsur selama 5 bulan ditiap tgl 20, nah utk bulan april saya belum melakukan pembayaran karena tidak ada dana, setiap hari dari pagi sampai malam jam 21.00 saya ditelpon, kontak darurat saya juga ditelpon. Bagaimana yah mengadukan ketidak nyamanan ini? Dari senin sampai minggu rasa nya tidak putus2 nya mereka menelpon.
    • 16 Mei 2019 - (06:30 WIB)
      Pagi mbk tika, saya punya permasalahan yangsama dengan mbk. Apakah sudah ada penyelesaian nya atau adakah solusi dari hc nya? Tks

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Home Credit Membatalkan Kontrak dan Akan Ambil Jalur Hukum Padahal Say…

Tika Rismawati <1 menit
19