Kategori: KeluhanSurat Pembaca

Penutupan Kartu Kredit UOB Sangat SULIT dan Bertele-tele

Saya adalah nasabah kartu kredit UOB sejak 2017. Waktu itu saya mau apply kartu kredit UOB karena banyak promo voucher dan juga ditawarkan oleh sales kartu kreditnya untuk pembukaan kartu tambahan untuk saudara-saurdara saya. Setelah beberapa waktu pemakaian dan berkurangnya promo-promo, maka saya tidak aktif lagi menggunakan kartu tersebut karena banyak menggunakan GO-Pay dan OVO. Setelah itu saya minta ditutup saja kartu UOB nya.

Dari sekitar tahun 2018, saya mau tutup kartu tambahannya ada saja alasan dari pihak UOB sehingga saya ter-pending untuk tutup kartu ,dan setelah beberapa kali usaha telepon yang sudah menghabiskan pulsa akhirnya kartu tambahan berhasil ditutup.

Namun ternyata masalah belum selesai, tanggal 15 Mei 2019, saya mendapatkan SMS dari UOB jika kartu utama saya ada tagihan. Padahal saya tidak pernah gunakan belanja. Ternyata tagihannya berasal dari iuran tahunan. Hari ini 17 Mei 2019, beberapa menit yang lalu saya mau tutup kartu juga masih belum berhasil, alasannya karena iuran tahunan sudah tertagih. Penghapusan iuran tahunannya bisa diproses jika saya pakai kartu untuk 3x transaksi nominal berapapun (info dari Mbak Dedi bagian penutupan kartu).

Saya search di Google apakah hanya saya yang mengalami kesulitan menutup kartu UOB, dan ternyata di Media Konsumen ini banyak yang bernasib sama seperti saya.

Tolong dari pihak UOB untuk menyelesaikan masalah ini dan proses langsung saja penutupan kartu saya karena sangat banyak sekali ternyata kasus-kasus seperti ini yg sangat merugikan konsumen, dan brand UOB akan semakin jelek dimata konsumen jika hal ini terus berlangsung.

Regards,

Wendy
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bank UOB Indonesia atas Surat Bapak Wendy

Dengan hormat, Menanggapi surat pembaca yang disampaikan oleh Bapak Wendy yang dimuat dalam rubrik Surat Pembaca MediaKonsumen.com pada tanggal 5...
Baca Selengkapnya

Wendy Zhang

karyawan di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta

Komentar

  • Bank udah kayak gitu. Yang namanya masih ada utang biar satu sen pun akan tetap ditagih...Memiliki kartu kredit berarti memiliki utang dengan segala persoalannya. Bijaksananya lunasilah utang kalau masih ada biar aman dari tagihan

Bagikan
Penulis
Wendy Zhang
Tags: Bank UOB IndonesiaKartu Kredit Bank UOBPenutupan Kartu Kredit

Artikel Terbaru

  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Sangat Kecewa dengan Penanganan Masalah di Blibli

Pada tanggal 19 Juni saya bertransaksi di situs e-commerce Blibli, membeli sebuah Kamera Fujifilm XT100 35mm f2 di toko FOCUS…

2 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan DANA atas Surat Bapak Eddy Susanto

Menanggapi surat pembaca yang ditujukan kepada kami oleh Bapak Eddy Susanto yang dimuat di mediakonsumen.com, pihak DANA telah menghubungi konsumen…

2 jam yang lalu
  • Hati-Hati
  • Headline
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Penipuan Melalui Akun Instagram yang Mengatasnamakan Akulaku

Hati-hati, penipuan di Instagram mulai marak terjadi. Hal ini saya alami baru-baru ini. Pada tanggal 24 Juni 2019, saya melakukan…

4 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Pengiriman Blibli.com Tidak Jelas dan Pelayanan CS yang Buruk

Saya melakukan pembelian barang di Blibli dikarenakan dari info di iklan-iklan, tingkat kepuasan konsumen tertinggi di Indonesia. Saya berharap dengan…

5 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Permohonan
  • Surat Pembaca

Akun DANA Tiba-tiba Dibekukan Tanpa Alasan yang Jelas

Sebelumnya saya pakai DANA sudah kurang lebih 3 bulan. Saya mendaftarkan akun dengan data diri istri. Awalnya aplikasi DANA sangat…

5 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Pengajuan Kartu Kredit DBS Travel Platinum Tidak Jelas

Hai, perkenalkan saya salah seorang Nasabah Digibank. Di sini saya ingin menceritakan tentang bagaimana Pengalaman Mengajukan Kartu Kredit DBS Visa…

5 jam yang lalu