Debt Collector Bank BNI Menelepon ke Kantor Tiap Menit

Perkenalkan nama saya Gede. Saya pernah menjadi pemegang kartu kredit BNI, yang dikarenakan sesuatu hal (keadaan keuangan saya saat itu memburuk) saya tidak bisa membayar tagihan terakhir saya pada tahun 26 September 2015. Saya pernah mencicil tagihan, tapi terhenti di 26 Oktober 2018. Saya tidak pernah berniat lari, tapi keadaan keuangan saya yang memang belum membaik dan saya sudah berusaha cari dana untuk menutupi selalu gagal. Sampai akhirnya saya menjual tanah saya. Namun saat dimintakan DP yang membeli masuk rumah sakit opname.

Dan tahun ini pihak BNI menagih saya agar melunasi kartu kredit melalui Chistine Na*****.  Saya tidak mempermasalahkan hal ini, tapi yang saya permasalahkan adalah ybs menelepon ke kantor saya. Dan bagi saya ini sudah merupakan teror, mencemarkan nama baik dan pembunuhan karakter. Saya tidak enak pada teman-teman karena ybs memarahi semua teman yang mengangkat telepon.

Telepon terjadi hampir tiap menit. Saya sudah jelaskan di telepon tersebut  kalau hari ini belum bisa membayar, tetapi ybs tetap ngotot bayar hari ini. Bagaimana saya bisa bayar hari ini kalau THR yang saya harapkan hari ini untuk bayar belum keluar walaupun belum bisa bayar seluruhnya. Tidak itu saja ybs juga memboom saya di Whatsapp minta segera bayar hutang.

Jika saya tidak bisa mengangkat telepon pribadi saya, bukan berarti saya lari. Saya ini pekerja yang jika di kantor tidak leluasa menerima telepon, dan itupun mengganggu aktivitas telepon di kantor. Saya juga sudah menjelaskan ke ybs kondisi saya, namun ybs tidak mau tahu.

Yang saya tanyakan disini:
1. Apakah dibenarkan pihak debt collector menelepon tiap menit ke instansi saya bekerja?
2. Tidakkah bisa lebih santun sedikit? Bahasanya tidak mengenakan hati.

Debt collector Bank Mandiri ketika minta melunasi kartu kredit saya tapi saya belum bisa, mereka dengan sopan memberitahukan ke saya bahwa saya dilaporkan BI Checking. Dan cara ini saya sangat hormati dan sayapun dengan senang hati akan melunasi walaupun harus menunggu penjualan tanah saya, karena saya berkepentingan nama bersih di bank.

Salam,

Gede Asmara
Denpasar – Bali

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini: