Shopee dan J&T, Ketika “Trust” Menjadi “Trash”

Halo pembaca Media Konsumen,

Di sini saya ingin menceritakan pengalaman saya berbelanja di Shopee dan kebetulan pengiriman barang dikirim via J&T. Saya adalah pelanggan yang sudah cukup lama berbelanja di Shopee untuk berbagai keperluan. Sebelumnya semua pembelian saya via Shopee tidak pernah ada masalah, sampai ketika pada tanggal 20 Mei 2019 saya melakukan pemesanan dengan nomor pesanan 1905202123630ss yang dikirim dengan J&T Express dengan nomor resi JP8715547039.

Saya melakukan pelacakan terhadap kiriman tersebut, dan cukup janggal karena setelah tanggal 25 Mei 2019 tidak ada update terbaru mengenai status tersebut. Melihat adanya kejanggalan tersebut, saya berusaha menghubungi Shopee via chatting maupun email dan mendapatkan balasan bahwa permasalahan saya diminta menunggu 1-3 hari kerja.

Setelah 1-3 hari kerja ternyata tidak ada balasan apapun mengenai khasus ini sehingga saya pun berusaha menghubungi kembali via chatting maupun email. Entah berapa kali saya menghubungi Shopee tapi jawaban nya selalu menunggu 1-3 hari kerja. Di samping menghubungi Shopee saya juga mencoba mengontak J&T via email maupun message di IG, tapi sama sekali tidak ada respon.

Pagi hari tanggal 20 Juni 2019 (tepat 1 bulan setelah saya memesan) saya mendapatkan konfirmasi dari Shopee bahwa pesanan saya sudah sampai dan dikirimkan pada 19 Juni 2019 pukul 23:47. Padahal saya sama sekali tidak pernah menerima barang tersebut, dan menurut saya sangat janggal apakah mungkin mereka mengirimkan barang tengah malam?

Pagi itu pun saya kembali menghubungi Shopee baik via chatting maupun email dan jawabannya selalu standar untuk diminta menunggu 1-3 hari lagi. Tidak puas dengan jawaban Shopee, kali ini saya menghubungi J&T by phone, dan dengan nada cukup tinggi saya komplain untuk sesegera mungkin menyelesaikan kasus ini.

Tanggal 20 juni siang hari saya dihubungi oleh salah satu kurir J&T yang menanyakan kiriman tersebut, dan berusaha mencari informasi mengenai hal ini. Tanggal 21 Juni sore hari saya kembali dihubungi oleh kurir tersebut bahwa kiriman tsb telah ditemukan di J&T akan tetapi dalam kondisi rusak dan saya katakan saya tidak bisa menerima paket dalam kondisi rusak.

Saya berterima kasih terhadap kurir tersebut karena dia berusaha untuk bertanggung jawab dengan niatan mengganti nilai barang tersebut. Tapi ini bukan masalah nilai barang (penggantian barang), akan tetapi kepercayaan saya ke J&T sudah pudar. Bagaimana mungkin barang yang tidak ter-deliver tapi kemudian statusnya menjadi diterima (delivered) setelah hampir 1 bulan tanpa status yang jelas? Untuk sebuah perusahaan ekspedisi ini adalah hal yang sangat fatal.

Untuk Shopee, setelah sekian lama mungkin ini saatnya saya meng-uninstall aplikasi anda, respon anda terhadap keluhan konsumen amat sangat mengecewakan. Dan pembaca media konsumen harap berhati-hati jika bertansaksi melalui shopee.

Terima kasih.

Brian K. Damayanti
Semarang, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Pengiriman Shopee via J&T:
[Penilaian Rata-rata: 2.2]
Tanggapan J&T Express atas Surat Pembaca Ibu Brian Damayanti

Sehubungan dengan surat pembaca Ibu Brian Damayanti dengan judul “Shopee dan J&T, Ketika “Trust” Menjadi “Trash”” , kami ingin meminta...
Baca Selengkapnya

Tentang Penulis
Brian Damayanti  

Karyawan Swasta yang hobi belanja online dan traveling

2 komentar untuk “Shopee dan J&T, Ketika “Trust” Menjadi “Trash”

    • 1 Juli 2019 - (19:05 WIB)
      Harus di komplain, kalau didiamkan tidak akan ada perbaikan dari pihak yang di komplein. MAkin banyak komplein harusnya Pengiriman Shopee via J&T lebih Care dan lebih baik lagi dalam melayani Konsumen.Persentasi terbanyak complain dari Customer karena masalah pengiriman terlambat,lama,salah kirim,hilang,rusak dsb.

 Apa Komentar Anda mengenai Pengiriman Shopee via J&T?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Shopee dan J&T, Ketika “Trust” Menjadi “Trash…

Brian Damayanti 2 menit
2