Kategori: HeadlineKeluhanSurat Pembaca

Penipuan dengan Mengatasnamakan Staf dari Akulaku di Instagram

Pertama-tama saya sih cuma mau tahu tentang cara mengubah jatuh tempo pinjaman dari solusiku. Saya mau pinjam Rp4 juta dan mau saya balikin dalam waktu 1 bulan doang, sedangkan di solusiku tertera jatuh temponya 6 bulan. Menurut saya sih itu terlalu lama dan bunganya juga pasti makin besar.

Saya iseng cari akun di instagram. Saya tahu akun Akulaku asli yang ada centang biru, nah di bawah itu ada akun customer service-nya (Akulaku.id). Saya coba follow dong dan ternyata responnya cepat banget. Saya senang kok bisa secepat ini responnya. Saya cerita keluhan saya tentang mau tahu cara mengubah jatuh tempo itu, dia nanya nomor hp saya katanya biar ditelepon langsung sama stafnya.

Saya semangat dong, wah langsung sama stafnya nih. Eh gak lama kemudian ada telepon dari nomor (nomornya ganti-ganti nanti saya share) dan saya gak ngeh kalo yang nelpon bukan nomor pihak Akulaku. Tapi saya percaya saja staf itu nanya nomor akun Akulaku saya, saya jawab dong. Tiba-tiba dia mau kirim kode OTP katanya. Saya sebutkan terus kodenya katanya biar prosesnya berjalan lancar dan saya percaya juga karena sms kode OTP tersebut REAL dari nomor Akulaku.

Teleponnya sebentar minta kode, sebentar suruh nunggu 5-10 menit dan saya diminta jangan boleh masuk akun saya dulu. Saya penasaran saya masuk aja tahunya kata sandi saya salah terus. Saya tunggui terus seakan-akan saya sudah kena hipnotisnya dia. Apa yang dia sebutkan saya nurut aja. Kita teleponan dari pukul 12 siang sampai pukul setengah 3-an. Terakhir telepon dia ngomong “mba tunggu aja ya kita mau kirim dana Rp1,5 juta ke rekening mba . Tapi nanti mba balikin ya ke rekening saya” saya jawab iya-iya aja. Bodohnya saya gak mikir dia mau transfer ke nomor rekening saya, tapi kan saya gak kasih no rekening sama sekali. Tapi saya percaya aja sama omongan dia.

Nah pas sore saya tunggui lagi telepon dari dia, sampai maghrib gak ada sama sekali. Saya baru benar-benar sadar. Saya buka akun saya tetap gak bisa masuk. Nah saya tiba-tiba klik ganti kata sandi, dan bisa terbuka dong. Ternyata saya kaget pas lihat limit saya yang asalnya Rp7 juta sisa Rp1,4 juta sekianlah. Ya Allah ternyata saya baru sadar saya dihipnotis dan saya kena tipu 😭.

Saya langsung telpon CS Akulaku saya ceritakan semuanya, dan benar kata cs Akulaku akun saya telah melakukan transaksi belanja di Shopee dan pembelian pulsa. Padahal saya gak transaksi sama sekali😭. Tapi pihak Akulaku gak mau tahu tetap sepenuhnya harus saya yang bayar. Saya rugi Rp5,6 juta. Bayangkan dong yang awalnya iseng cuma mau nanya malah kena tipu 😭😭.

Ya Allah ternyata ada ya oknum oknum jahat mengatasnamakan Akulaku 😭😭. Tolong dong pihak Akulaku privasinya lebih ditingkatkan lagi jangan sampai kejadian ini terus memperbanyak korban! Bisa bisa pihak Akulaku kena ruginya juga karena korban gak mau bayar transaksi bekas si penipu tersebut 🙏🏻🙏🏻.

Mega Nursofyani Putri
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Akulaku atas Surat Pembaca Ibu Megga Putri

Menanggapi atas dimuatnya Surat Pembaca di Mediakonsumen.com yang ditulis oleh Ibu Megga Putri pada tanggal 11 Juli 2019 dengan judul...
Baca Selengkapnya

Megga Putri

Komentar

  • Sama seperti saya mba, persis sama. Namanya kita ga tahu OTP itu awalnya apa, orang lain sih bisa ngomong jangan kasih tau nomor OTP. Saya juga baru ngeh kalo OTP itu password sementara. Ada yang saranin sih lapor ke polisi aja bawa dan cetak hasil chat dan dokumen terkait untuk dibuat surat pelaporan sebagai dasar kita menyanggah penggunaan dana tersebut. Cuma kalo saya ga, kasian saudara dan orang orang terdekat saya ntar di telponin sama DC yang mulutnya kasar dan ga pernah sekolah. Saya bayar aja dan hanya berdoa pada Allah agar dicukupkan rezekinya si maling hanya sampai disitu dan menjadi bencana buat dia dan keluarganya. Mungkin klise, tapi karma tetap berlaku. Hanya sangat disayangkan sistem akulaku ga berlapis, sehingga gampang dibobol oleh orang yang ga bertanggung jawab. Ya misalnya walau sipelaku bisa masuk ke akun orang lain tapi saat menggunakan kredit tetap meminta kode OTP yang dikirim baru lagi, mungkin terkesan ribet tapi, dijamin aman.

Bagikan
Penulis
Megga Putri
Tags: AkulakuFintechKeamanan dataKredit onlineOne Time PasswordOTPPembobolan akun

Artikel Terbaru

  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Sulitnya Penutupan Kartu Kredit UOB, Padahal Sudah Tidak Ada Tagihan

Selamat Sore, nama saya Suman Hadinoto, saya adalah pemegang kartu kredit UOB Platinum dengan no 5193 1120 4010 XXXX dan…

10 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Status Tagihan Shopintar Tidak Berubah Padahal Sudah Dibayarkan Tepat Waktu

Pada hari Jumat, 08:32 saya mendapat telepon dari pihak Shopintar perihal reminder tagihan yang jatuh tempo tanggal 16 Agustus 2019…

15 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Refund Dana OVO Berbelit-belit

Pada tanggal 15 Agustus saya melakukan top up ke rekening OVO sebesar 1 juta rupiah. Saya cek di bank sudah…

15 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Surat Pembaca

Masalah Double Payment Kartu XL Prio Gold di Tagihan Kartu Kredit BCA Tak Kunjung Selesai 2 Bulan Lebih

Dear Team XL Care , Tolong dibantu tindak lanjut keluhan saya sudah 2 bulan lebih. Nama saya Kiki D Putra…

15 jam yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan CIMB Niaga atas Surat Ibu Lia Norsiana

Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Ibu Lia Norsiana yang berjudul: “Kartu Kredit CIMB Niaga ‘Menyeramkan’” (MediaKonsumen.com, 6 Agustus 2019), dengan…

22 jam yang lalu
  • Keluhan
  • Permohonan
  • Surat Pembaca

Proses Pengembalian Barang Menggantung di Bukalapak

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Tepatnya 31 Juli 2019 saya melakukan komplain barang di Bukalapak berupa Battery Laptop kepada pelapak, karena battery…

2 hari yang lalu