Saldo Top-up e-Money Brizzi dari Tokopedia Tidak Masuk

Sudah beberapa tahun ini saya menjadi member Tokopedia dan saya adalah salah satu dari pelanggan yang terbilang sangat puas dengan pelayanan Tokopedia yang sangat baik. Beberapa kali saya menghadapi kendala di Tokopedia namun hampir selalu dapat diselesaikan dengan baik dalam waktu singkat oleh Tim CS. Namun kali ini permasalahan yang saya hadapi sudah hampir 1 minggu belum ada kejelasan.

Bermula dari saya mengisi saldo Brizzi (e-money keluaran Bank BRI) melalui Apps Tokopedia pada tanggal 26 September 2019 Pk 16:13 ke nomor Kartu Brizzi saya 6013-50**-****-2810 dan transaksi dinyatakan berhasil dengan nomor transaksi IVR/20190926/XIX/IX/249616641. Ketika keesokan harinya yakni tanggal 27 September 2019 saya hendak mengaktifkan saldo saya di BRI KC S. Parman Jakarta Barat menggunakan mesin EDC BRI dengan dibantu Bapak Satpam ternyata dinyatakan bahwa tidak ada saldo senilai Rp 500.000 yang masuk. Namun satpam tersebut mengatakan mungkin ada gangguan jaringan.

Akhirnya saya coba pindah ke BRI KCP Slipi untuk mencoba lagi ternyata memang tidak ada saldo Rp 500.000 yang masuk. Saldo terakhir saya masih seperti sebelumnya yakni Total RP. 462.832 dengan transaksi terakhir pengaktivan deposit Brizzi tanggal 4 September 2019 sebesar Rp. 300.000.

Sepulangnya ke rumah saya mengajukan komplain ke Pusat bantuan Tokopedia (nomor ID Pengaduan ID: #14973733) dengan memberikan bukti cetakan saldo terakhir dan diinfokan bahwa secepatnya akan diselesaikan. Tanggal 30 September 2019 saya mendatangi BRI KC S. Parman untuk membuat laporan, namun karena ada satu dan lain hal pada waktu itu cs belum bisa memberikan nomor laporan. Sore harinya pada tanggal 30 september 16:35 CS bernama Yumna melalui pusat bantuan Apps Tokopedia memberitahukan bahwa Tim Tokopedia mendapat pemberitahuan bahwa saya sudah mengaktifkan depositnya pada tanggal 27 September 2019 pkl 10.20, padahal waktu tanggal 27 September itu pengaktivan gagal karena tidak ada saldo yang masuk.

Tidak ingin bertele-tele lagi tanggal 1 Oktober 2019 saya membuat Laporan lagi ke BRI KC. S.Parman dan akhirnya diberi nomor laporan TTB000003799987. Di situ kepada petugas saya juga meminta tolong agar dicetak bukti histori transaksi & saldo terakhir. CS BRI yang melayani saya pun menyaksikan langsung bahwa memang tidak ada saldo yang masuk sebesar Rp. 500.000 ke nomor kartu Brizzi saya. Selanjutnya pada tanggal yang sama yakni 1 Oktober 2019 saya mendatangi langsung Tokopedia Care Tower Cengkareng & diterima oleh CS Nesia, saya menyerahkan semua bukti-bukti yang saya punya yakni Kartu Brizzi saya, Kertas asli Laporan BRI serta cetakan histori transaksi & saldo terakhir yang dicetak pada tanggal 27 September 2019 & 1 Oktober 2019 untuk difoto kemudian fotonya dikirim ke tim investigasi. Awalnya saya diminta menunggu di tempat, namun karena masih dalam proses investigasi maka saya diminta untuk menunggu di rumah untuk dikabari perkembangan selanjutnya.

Tanggal 3 September 2019 saya mendapat pesan dari Tokopedia bahwa pihak BRI sudah membuatkan nomor pelaporan yakni TTB000003812022 sehingga saya sekarang mempunyai 2 nomor laporan untuk kasus yang sama yakni TTB000003799987 dan TTB000003812022.

Pada tanggal 3 Oktober 2019 saya menelpon ke CS BRI dan diinfokan bahwa butuh maksimal 20 hari kerja. Saya ingin memohon prosesnya untuk dipercepat, karena semua bukti2 sudah saya serahkan semua kepada pihak CS BRI & CS Tokopedia (secara langsung di Tokopedia Care Tower) dan sudah terbukti tidak ada saldo Rp. 500.00 yang masuk ke Kartu Brizzi saya. Sebelum-sebelumnya saya pernah juga mengalami kegagalan Top-Up E-money mandiri melalui Tokopedia (ID: #10358539 & ID: #10917127) namun pada waktu itu permasalahan sangat cepat diselesaikan hanya dalam waktu 1 hari. Mengapa permasalahan Top-up Brizzi milik Bank BRI sangat bertele-tele penyelesaiannya?

Christianto Hardono
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Saya juga mengalami hal yang sama dengan tokopedia terkait Top Up E-toll Mandiri. Saya Top Up tgl 26 Sep 2019 dan setelah itu saya update Saldo di ATM Mandiri seperti biasa dan berhasil.
    Namun karena ini adalah kartu back-up, jarang saya pakai. Pas beberapa hari yang lalu, saya mau pakai, loh kok Saldo nya tidak cukup. Saya print histori transaksi di ATM Mandiri dan tidak tercantum dan Top Up saya.
    Saya komplain ke Tokopedia terkait hal ini, dan dengan enteng mereka menjawab bahwa transaksi saya tidak berhasil dan batal. Halooo, sudah 1 bulan tidak ada notifikasi dan setelah saya komplain baru di jawab dan dana di kembalikan.
    Saya sudah kapok transaksi bayar tagihan (kena kejadian Indihome di Tokopedia juga dan sudah saya komplian di media konsumen) atau top updi Tokopedia. Pelayanannya makin payah. Mending langsung bayar lewat Bank saja.

  • Mengenai gagalnya top up e-money bisa jadi karena kendala di sistem e-money nya, yaitu di sistem e-money BRI. Saya punya pengalaman tentang kegagalan top up e-money, tapi bukan lewat olshop dan bukan kartu Brizzi.

    Saya melakukan top up e-money melalui Alfamart dan transaksi sukses, tetapi ketika di update melalui mesin EDC yang ada di Alfamart saldo tidak masuk. Setelah menunggu beberapa saat dicoba update kembali tetapi saldo tetapi saldo tetap berubah. Untuk lebih yakin, saya coba update di mesin ATM bank penerbit, tetapi saldo top up tetap tidak masuk. Akhirnya saya kembali Alfamart untuk menyampaikan bahwa saldo tidak masuk. Karena saya top up melalui merchant offline, proses bisa langsung di cancel dan dana top up dikembalikan.

    Melihat dari kejadian diatas, gagalnya top up e-money diduga disebabkan oleh kendala di sistem e-money itu sendiri, bukan di sistem pembayaran. Semoga kasus gagal top up tidak terulang kembali karena bisa menghambat transaksi terkait e-money.

    • Akhirnya gimana ya ? Karena sekarang saya mengalami hal yang sama.