Akhir dari Ikut Serbu Seru Bukalapak Seperti Kena “Prank”

Pada tanggal 25 September 2019 saya terpilih sebagai pemenang SERBU SERU BUKALAPAK, yaitu sebuah Smartphone Samsung Galaxy S10 (khusus Pelanggan/Mitra). Sesuai dengan ketentuan di Bukalapak, hadiah akan diproses maksimal 14×24 jam (14 hari setelah pemenang mengonfirmasi alamat pengiriman. Dan sayapun sudah mengonfirmasikan alamat saya (tercatat nomor transaksi 193263484200A). Akhirnya dengan senang hati saya menunggu.

Namun setelah lebih dari 15 hari belum datang, akhirnya saya menghubungi CS Buka Bantuan Bukalapak, dengan jawaban Tim kami akan melakukan pemrosesan, dan akan diberitahukan lewat email, harap cek email kotak masuk maupun SPAM. Setelah tiga hari tidak ada email kejelasan masuk, akhirnya sayapun kembali menghubungi CS, jawaban masih sama seperti yang awal “Tim kami akan melakukan pemrosesan, dan akan diberitahukan lewat email, harap cek email kotak masuk maupun SPAM”, sayapun menunggu lagi.

Selang tiga atau empat hari sayapun kembali menghubungi CS,jawaban seperti awal lagi. Tepat tanggal 21 Oktober 2019, ada email masuk dari bukalapak, anehnya email tersebut berisi “Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sebagai informasi, sistem Bukalapak dapat menjaring segala jenis kesamaan data. Berdasarkan hal tersebut, dapat kami pastikan bahwa akun serta transaksi Anda dibuat untuk menyalahgunakan promo yang ada di Bukalapak dan dalam hal ini adalah promo Serbu Seru Bukalapak.”

Alhasil sayapun bingung dan sama sekali tidak puas terkait keputusan tentang “akun serta transaksi Anda dibuat untuk menyalahgunakan promo yang ada di Bukalapak”. Padahal saya merasa akun saya tidak saya apa-apakan, dan akun saya” Ubay Os”, juga aktif untuk jual beli bukalapak (karena selain jadi pembeli, saya juga pelapak) status akun saya sudah diverifikasi oleh bukalapak.

Mohon kejelasan Bukalapak terkait “akun serta transaksi Anda dibuat untuk menyalahgunakan promo yang ada di Bukalapak”, yang cenderung terlihat keputusan sepihak dan merugikan konsumen. Serta mohon kejelasan juga terkait akun saya, takutnya saat saldo Bukasaldo, bukadana, bukaemas mengendap, dengan tiba-tiba bukalapak memvonis dan menutup akun saya secara sepihak, sehingga merugikan konsumen (sebelum semuanya terlanjur).

Ubay Os
Mitra Bukalapak
Bojonegoro Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bukalapak:

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

14 komentar untuk “Akhir dari Ikut Serbu Seru Bukalapak Seperti Kena “Prank”

    • 27 Oktober 2019 - (15:59 WIB)
      Wkwkwkwkwk
      Ternyata bukan ane aja rupanya..
      Sama nasib kita gan, saya kemaren menang juga serbu seru tgl 25 september sampai sekarang belum dikirim juga..
      Serbu seru ane xiaomi redmi note 5
      Itu bukalapak diambang kehancuran..
      Sebaiknya ditarik saja semua dananya
  • 26 Oktober 2019 - (03:10 WIB)
    Segera tarik dana bukadompetnya om. Banyak kasus skg dana bukadompet dibekukan sepihak sama bukalapak. Saya juga pernah. Drpd kepikiran langsung tarik aja.
  • 26 Oktober 2019 - (12:24 WIB)
    tarik semua dana yang ada di BL mas,kemari dompetku juga dibekukan demi keamanan jare!
    baca saja SP yang lalu tak tulis itu
    nggarai ndas ngelu BL iki!
  • 27 Oktober 2019 - (22:37 WIB)
    saya pelapak dibukalapak , shopee dan tokopedia
    kalo boleh jujur akir-akir ini bukalapak semakin aneh saja promonya membuat promo yg kadang tidak masuk akal kesannya memaksa. mungkin niatnya ingin menarik konsumen tapi salah presepsi di lapangan (tanggapan masyarakat ) iklan di tv serbu barang harga rp.1 itu masuk akal gak ya? 70% orang akan berfikir paling setingan tdk ada yg dapat kalaupun ada cm sample doang.

    berbeda dgn shopee yg hanya memberikan vocher potongan ongkir 10-20rb ke konsumen dlm 1x transaksi. itu aja udah jadi boming di kalangan anak adam yg hobi belanja.
    dan kalo boleh jujur transaksi penjualan produk saya 60% dari shopee 30% sisanya dari bukalapk dan tokpeed. padaahal saya jualnya lbh mahal 5% di shopee daripada dibukalapak dan tokped. dari sini sudah terlihat jelas mana pemenangnya,
    orang yg masuk ke shopee kebanyakan melakukan transaksi krn ada potongan ongkir otomatis, orng yg masuk bukalapak dan tokped niat awal mau beli sesuatu tapi kebanyakan hanya sekedar masuk keranjang belanja gk jadi dibayar. krn liat ongkirnya hehee meski ada vocher potongan ongkir, harus masukin kode yg gk semua konsumen paham caranya. beda ama shopee yg auto kepotong saat cekout pembayaran.

    semoga ini jadi pertimbangan bukalapak dan tokped kedepanyaa.

    • 28 Oktober 2019 - (07:36 WIB)
      Jualan apa di online mbak? Saya pun skrg lebih nyaman dan sering belanja di Shopee. Padahal sebelumnya lebih sering di Toped n BL. Toped promo2nya banyak syarat n ketentuan, seperti gak niat. 😅 BL inventori produknya makin ketinggalan. Kalo kita cari barang, banyak muncul seller2 yg mencurigakan, jual dengan harga di bawah pasaran, ngeri kena tipu. 😬

 Apa Komentar Anda mengenai Bukalapak?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Akhir dari Ikut Serbu Seru Bukalapak Seperti Kena “Prank”…

Ubay Ahmad 1 menit
14