Akun Akulaku di-Hack, Pihak Akulaku “Slow Respon”

Pada tanggal 24 Oktober 2019, saya tidak ada transaksi di Akulaku, tapi setelah dicek ada 5 tagihan yang masuk ke saya. Transaksi tersebut untuk pembelian di Shopee yang bukan akun saya, tapi pembayaran menggunakan akun Akulaku saya. Dari pihak Akulaku tidak ada tindak lanjutnya. 2 kali saya telepon ke CS Akulaku, jawabannya hanya sudah bantu bekukan limit saya yang sudah dibobol, dan tagihan tetap ditagihankan ke saya, yang mana saya tidak melakukan transaksi itu.

Saya sangat dirugikan dalam hal ini karena pihak Akulaku yang tidak ada solusi seperti ini. Setiap transaksi pasti harus menggunakan kode OTP, tapi hari itu tidak ada sama sekali ada kode OTP yang masuk. Lalu bagaimana bisa transaksi yang bukan saya lakukan bisa berhasil? Berarti selama ini data saya tidak aman dan disalahgunakan tanpa seijin saya!

Nuraini
Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Akulaku:
[Total:22    Rata-Rata: 2/5]
Tanggapan Akulaku Indonesia atas Surat Pembaca Ibu Nur Aini

Menanggapi dimuatnya Surat Pembaca di Mediakonsumen.com yang ditulis oleh Ibu Nur Aini pada tanggal 28 Oktober 2019 dengan judul “Akun...
Baca Selengkapnya

Loading...

36 komentar untuk “Akun Akulaku di-Hack, Pihak Akulaku “Slow Respon”

  • 29 Oktober 2019 - (21:28 WIB)
    Permalink

    Jangan dibayar tagihannya mba, kalo pun ditagih jangan pernah membayar yang memang bukan mba lakukan, kalo merasa dirugikan dan terganggu buat laporan ke kepolisian, rekam semua bukti sebagai dasar pelaporan, jangan pernah takut kalo kita benar.

    • 4 Februari 2020 - (10:56 WIB)
      Permalink

      Saya juga sma harus bayar kmna ya tiba” ada tagihan dri shoppe …
      Akun sya juga di hack masa saya harus nanggung rugi kita juga korban …
      Apa lagi saya udahh bayar di pihak akulaku nya belom bayar parah kan …

      Sangat kecewa …
      Kecewa nya lgi saya harus nanggung semua nya parahh …

      • 15 Februari 2020 - (07:14 WIB)
        Permalink

        kak trus penyelesainnya gimana akun saya juga gabisa d bukaa. habis ketipu tdi malem 😭

  • 29 Oktober 2019 - (22:39 WIB)
    Permalink

    Jangan bayar transaksi yang tidak pernah dilakukan. Siapa sih yang gak kesal, akun dibobol dan kredit dipakai orang lain tapi kita disuruh bayar tagihannya.

    Setelah mengetahui akun dibobol, anda telah melakukan tindakan dengan benar, yaitu menghubungi pihak terkait hingga dua kali, dan menginformasikan tentang pembobolan akun. Seharusnya mereka tidak cuma bekukan sisa limit tapi mengembalikan limit ke akun Anda.

    Selanjutnya adalah membuat laporan polisi atas pembobolan akun kredit tersebut, karena kasus pembobolan akun adalah tindak kriminal yang sangat meresahkan dan merugikan. Laporan polisi ini penting, karena bisa membantu banyak orang agar gak terkena aksi kejahatan pembobolan akun seperti ini.

    Dengan adanya laporan polisi, mereka tidak boleh menagih tagihan kepada Anda. Disamping itu, laporan Anda akan membantu pihak berwajib untuk menindaklanjuti kasus pembobolan akun Anda.

    • 13 Desember 2019 - (15:33 WIB)
      Permalink

      Saya juga mengalami kejadian mirip sekali kasusnya seperti mbak Nuraini, kejadiannya tanggal 3 November 2019 mulai jam 12.43 dst… setelah kejadian itu sy telepon CS akulaku menceritakan knonologisnya, Jawaban CS akulaku saya disuruh konfirmasi ke shopee utk pembatalan transaksi. Jawaban pihak shopee via email telah terjadi penyalahgunaan akun, intinya transaksi tidak bisa dibatalkan oleh pihak shopee. Dalam beberapa minggu ini sy ditelepon terus oleh pihak penagihan krn sy belum bayar tagihan. Terkait masalah itu saya sudah 4x lebih telepon CS akulaku, terakhir kemarin Tgl 12 Desember 2019 sekitar 18.30 wib menghubungi CS akulaku yg bernama Fitri. Menurut dia secara prosedural saya sbg pemilik akun harus bertanggung jawab membayar tagihan tsb, walaupun saya telepon CS akulaku berkali kali tetap jawabannya akan tetap sama harus bayar. Tentu saya merasa keberatan harus membayar tagihan sebesar 2,9 juta lebih. Tadi pagi tgl 13 Desember 2019, saya telepon ke YLKI Jakarta dengan harapan ada bantuan, menurut YLKI itu diluar ranah mereka, krn kasus yg saya alami sdh termasuk hukum perdata. YLKI menyarankan membuat pengaduan ke OJK. Saya komentar disini, dengan harapan pihak Akulaku menanggapi masalah ini karena saya telah dirugikan sebagai konsumen, yang jadi pertanyaan saya dari pihak akulaku sudah mengetahui ada penyalahgunaan akun, tetapi kenapa saya harus bertanggung jawab atas apa yg tidak saya lakukan dengan membayar semua tagihan.

      • 31 Desember 2019 - (21:46 WIB)
        Permalink

        Sama aq juga,trus mas nya jdinya gmn tindak lanjutnya?
        Aq jg bngung,,,

        • 1 Januari 2020 - (06:33 WIB)
          Permalink

          Saya sdh lapor pengaduan ke ojk melalui tertulis dan online berikut dengan lampiran laporan ke polisi, sekarang tunggu proses mbak dan jangan dibayar, tidak usah bingung hadapi dengan tenang segera lapor

          • 15 Februari 2020 - (07:16 WIB)
            Permalink

            kak tolong wa aku 0858628817** plis kak tolong kak

        • 15 Januari 2020 - (23:26 WIB)
          Permalink

          Aku Limit 6.000.000 habis oleh shopee tak di kenal, barusan terjadinyaa.. gak ada OTP sama sekali… Asli gmna ini ????

      • 15 Januari 2020 - (01:23 WIB)
        Permalink

        Ya saya juga sama akun saya di retas pertanggal 23/ 24 sept 2019… saya jg sdh tlp cs akulaku ny 2x tapi jawaban hanya maaf saja dan tagihan tetap di beban kan kpada saya, yg sya heran ada 5 transaksi di bukalapak tp tidak ada permintaan OTP ke saya … sekarang tagihan udah berjalan 3 bln tp saya tidak membaya tagihan tersebut. Dan skrg DC ny sering tlp saya dsn kontak darurat saya n yg terakhir DC ny WA saya n menyuruh saya segera membayar tagihan nya… skrg saya bingung apa yg harus sy lakukan ada yg bisa bantu sl ny akun yg kena hack itu sebesar 6 jt… thx

    • 4 Januari 2020 - (16:56 WIB)
      Permalink

      Saya barusan saja kena hack, lalu saya harus gimana?
      Pihak akulaku dan shopee seolah lepas tangan. Ternyata sudah banyak korbannya sebelum2 saya.

      Mohon pencerahannya, terimakasih

  • 30 Oktober 2019 - (01:01 WIB)
    Permalink

    Oh ya, Disamping Anda buat laporan Polisi tentang kasus pembobolan akun dan pemakaian limit kredit kredit, anda juga bisa laporkan ke OJK secara on-line tentang kasus pembobolan akun kredit Anda.

    Kita, konsumen memiliki hak untuk dilindungi, sebagaimana kutipan di Media Konsumen ini: “Hak konsumen untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan, dijamin oleh Pasal 4 d Undang-Undang Perlindungan Konsumen.”

    Dalam kasus diatas, Anda adalah nasabah sekaligus sebagai korban dari tindak kejahatan pembobolan akun kredit Anda yang seharusnya dilindungi oleh pihak terkait, bukan malah disuruh bayar tagihan yang tidak pernah Anda gunakan!

  • 31 Desember 2019 - (21:39 WIB)
    Permalink

    Saya juga ngalamin hal yg sama baruu saja…
    Pihak akulaku di tlp jawabannya akun hanya bs di bekukan tp tagihan harus ttp di bayar,saya bilang gak mau bayar tp pihak akulaku blg nanti aku berurusan dgn debt kolektor nya…
    Aq bingung harus gimana,limit dri 4.5jt sampe sisa 200rb doank…

    • 1 Januari 2020 - (06:48 WIB)
      Permalink

      Tidak usah takut sama debt kolektor hadapi saja. Jawab: “saya sebagai korban penyalahgunaan ngapain harus bayar toh akunnya juga disalahgunakan orang lain lagian, saya sudah lapor ke ojk dan polisi” gtu saja. Kita sama sebagai korban mbak.

  • 1 Januari 2020 - (07:39 WIB)
    Permalink

    Saya juga megalami hal yang sama, tagihan akulaku saya hampir 8 juta, padahal saya tidak melakukan pemasanan atau transaksi. Transaksi dilakukan di Bukalapak dan Shoope. Sekarang mau proses pelaporan di kepolisian. Mungkin ada saran langkah apa saja yang harus dilakukan ? apakah cukup pelaporan di kepolisian dan OJK. Terimakasih yang sudah menanggapi.

    • 1 Januari 2020 - (12:51 WIB)
      Permalink

      Itu langkah prosedurnya sudah benar mas, Pengalaman saya pribadi sekarang nunggu proses pelaporan ke ojk, saya datang langsung ke ojk diarahkan untuk membuat berita acara kronologis kejadian dalam bentuk pelaporan pengaduan tertulis atau pengaduan online dilengkapi laporan kepolisian. Itu saja dulu sudah cukup,, semangat bro!

    • 3 Januari 2020 - (20:07 WIB)
      Permalink

      Siap bro kalo tdk ada perkembangan masalah ini secara signifikan, tindak lanjut nya kita harus sama sama datangi pihak terkait. Semangat kita korban.

      • 5 Januari 2020 - (10:20 WIB)
        Permalink

        Hallo mas, saya juga dapat musibah di hack akun akulaku saya pada 3 januari dengan pembelian shopee atas nama Bejo Tejo dari kabupaten ogan komering, Sumatera Selatan hingga tagihan saya mencapai 8juta.
        Saya sudah menghubungi pihak Akulaku juga Shopee dan benar memang mereka seperti angkat tangan dalam mengatasi kasus tersebut. Berkali kali saya hubungi Akulaku dan jawaban mereka menuduh saya memberikan data Akulaku saya pada orang lain, pada kenyataannya saya tidak begitu. Saya gertak mereka bahwa saya akan melaporkan ke OJK. Setelah itu, tgl 4 januari saya meminta nomor pesanan shopee di akulaku dan memberikan nomor pesanan. Saya kemudian menghubungi pihak Shopee tapi ternyata tanggapan pihak shopee nomor pesanan tsb tidak ada. Nah barusan saya tlp lagi ke pihak Akulaku untuk meminta nomor pesanan kembali, ternyata nomor pesanan yg kemarin diberikan berbeda dengan yg hari ini diberikan. Saya menjadi ragu dan suudzon pada Akulaku, apakah ada ‘permainan’ yg dilakukan oleh Akulaku. Kemudian saya menelpon kembali pihak Shopee, dan pihak Shopee memberitahu saya untuk menunggu email dr Shopee karna keluhan saya sedang di proses. Saya bingung dua ecommerce ini seakan akan menutupi aib2 nya.
        Apakah ada kemajuan dari mas melalorkan ke OJK?
        Terimakasih mas.

        • 6 Januari 2020 - (06:21 WIB)
          Permalink

          Belum ada tunggu saja mas jawaban dari shopee pengalaman saya dijawab pihak shopee via email. Saya menunggu tindak lanjut ojk yang jelas jangan mau bayar terlebih dahulu yang bukan transaksi kita bro, itu saja

  • 3 Januari 2020 - (02:14 WIB)
    Permalink

    Saya juga gk mau bayar apa yang bukan saya ambil,pihak akulaku benar2 tidak bertanggung jawab atas ke amanan akun..saya sudah 2 tahun menggunakan akulaku baru tnggl 23 desember 2019 akun saya di retas lewat bukalapak dan tanggapan akulaku saya tetap harus bayar hebat sekali,semoga cepat bangkrut akulaku

    • 9 Januari 2020 - (02:04 WIB)
      Permalink

      Kacau system sever sebesar AL masih rentan di bobol gw yakin yg retas pasti mereka juga kali karna saya paham betul sama server semodel fintech ini ga jauh beda ma yang lain coding java scrip itu bisa di rubah melalui MT manager buat bokar Daleman aplikasi pasti celah ini yg di gunain

  • 9 Januari 2020 - (02:00 WIB)
    Permalink

    Kejadian yang sama dengan saya baru ajja semalam beda 2 menit,kronologi pas tanggal 7 siang saya otentikasi akun BUkalapak,setelah itu kan dapet password nah passwodnya saya masukin di otentikasi pas jam 2:58 saya buka akulaku saya iseng ajja eh ternyata saldo yang dari tadinya 800 tinggal 10 ribu parah ane curiga di transaksi pas saya cek ada 3 oder di BL pas saya buka BL saya ga ada transaksi sama sekali diakun saya saya dah filing ini pasti di retas langsung saya ganti password akun apa itu pengaruh??? Kedepannya???karna saya yakin hacking pake otw otoritas buat bobol akun gw ga mau bayar masalah tagihan ini mohon solusinya kawan

  • 11 Januari 2020 - (21:21 WIB)
    Permalink

    Saya juga barusan sadar kalo ternyata akun akulaku saya dihack sama orang, dijebol transaksi saya 1 jutaan .. bingung lapor kemana secara pihak akulaku gak bertangung jawab, suruh saya bayar sesuai tagihan.. padahal bukan saya yg belanja .. masa rubah nomor hp gampang bgt tanpa verifikasi lewat email.. mohon tanggung jawabnya dr pihak akulaku !!!

  • 16 Januari 2020 - (06:25 WIB)
    Permalink

    Bro ada yg daerah Bandung gak korbannya, biar bisa bareng bikin laporan ke kepolisian. Saya di rugikan 6 juta limit ludes, masa saya harus bayar..

  • 23 Januari 2020 - (12:32 WIB)
    Permalink

    Dears Kawan

    Saya juga mengalami hal yang sama, baru ngeh pas lagi buka app AL tiba2 ada transaksi dari shopee pembayaran menggunakan AL di tanggal 16 january 2020 dan tagihannya dibikin 12 bulan.

    Nlp CS AL nya cuma bikin emosi.
    Harus kemana lagi nih kita blow up selain kepolisian dan OJK??

  • 26 Januari 2020 - (15:04 WIB)
    Permalink

    buat semua nya gimana perkembangan nya ? apa pihak akulaku memberi kabar lebih lanjut ? apa ada debt collector yang datang ke rumah ?
    saya juga korban hacking , sampe sekarang saya gabisa buka akun saya . gatau harus bayar kemana .

  • 17 Februari 2020 - (17:21 WIB)
    Permalink

    Saya juga kena hack, limit saya hampir 10jt habis, mohon di share yang ada didaerah sukabumi, kita lapor bareng ke polisi.

  • 18 Februari 2020 - (21:12 WIB)
    Permalink

    Selamat malam Saya juga kena hack, again aneh karena mereka bisa ganti nomor hp Tanpa konfirmasi email, konfirmasi kode OTP,seharusnya ketika hacker merubah otp ada konfirmasi lewat ktp dan wajah . Mari sama sama lapor, Saya kena 4jt. Sangat amat dirugikan. Yang dijakarta bareng yuk lapor

  • 18 Februari 2020 - (22:53 WIB)
    Permalink

    Setuju.. mudah bgt akulaku dijebol, karna mreka ganti2 nomor hp tanpa ada verifikasi OTP ke nomor hp lama, ataupun ke email, sangat mudah hacker masuk..

    Saya bikin group saja ya via wa buat korban akulaku, supaya smaa2 lapor ke akulaku utk perbaiki sistemnya & kasi solusi buat para korban hacker yg ga bertanggung jawab

    Yg mau gabung masuk ke link

    https://chat.whatsapp.com/GFqfNaPbZyX01NruDJii3e

    Yuk dtunggu di room

 Apa Komentar Anda mengenai Akulaku?

Ada 36 komentar sampai saat ini..

Akun Akulaku di-Hack, Pihak Akulaku “Slow Respon”

oleh Nur Aini dibaca dalam: 1 min
36