Pelapak Terindikasi Penipu, Susahnya Refund di Bukalapak

Saya sudah sangat sering berbelanja online. Saya tidak menyangka kalau saya bakal mengalami hal ini. Pada tanggal 31 oktober 2019 saya membeli sebuah smartphone pada lapak Fitria Saputri. Seperti biasa saya chat dulu dengan pelapak. Chat-nya wajar saya jadi saya putuskan untuk percaya dan membayar sesuai harga yang tertera pada tagihan Bukalapak, yaitu sebesar Rp1.355.369 dengan nomor tagihan: BL19141Z113CINV dan nomor transaksi: 192509483556

Setelah membayar cash via gerai Indomaret saat itu juga saya menerima email dari Bukalapak kalau saya telah melakukan chat dan transaksi pada Akun yang telah terindikasi penipuan dan Bukadompet saya yang isinya hanya Rp500 itu saat itu juga dibekukan dengan alasan keamanan. Karenanya saya diminta untuk menginformasikan kepada mereka apakah saya menerima SMS/WA/BBM dari pihak yang mengatasnamakan Bukalapak yang berisikan link/tautan, atau apakah saya memberitahukan nomor OTP, dan mereka meminta saya mengganti password Bukadompet.

Saya juga menghubungi pelapak, yang kemudian meminta nomor WA saya yang katanya untuk ditulis di kartu garansi. Namun tidak saya berikan. Merasa ketahuan, pelapak akhirnya menutup lapaknya dan tidak bisa dihubungi lagi.

Saya juga sudah membalas email notifikasi tersebut dan menjelaskan bahwa saya tidak menerima SMS/WA/BBM apapun dan sudah mengganti password Bukadompet. Namun hingga sekarang tidak ada tindak lanjut dari email saya ini. Tidak dibalas dan Bukadompet saya tetap beku walau sudah ganti password sampai 4x

Saya akhirnya mencari bantuan lewat live chat Bukabantuan dan sudah berkali-kali, namun jawabannya sama: tunggu jawabannya, cek email secara berkala, kasus sedang ditangani oleh pihak terkait. Sudah 11 hari dengan jawaban yang sama.

Mohon tanggapan dari Bukalapak. Saya sudah lama tidak belanja Bukalapak. Ternyata setelah kembali ke Bukalapak hanya penyesalan yang didapat. Mohon segera proses permohonan refund saya.

Terima kasih.

Emcy Eka Padmasari
Palembang, Sumatera Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bukalapak:

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

12 komentar untuk “Pelapak Terindikasi Penipu, Susahnya Refund di Bukalapak

  • 12 November 2019 - (08:42 WIB)
    Sayang banget BL, e-commerce yg paling kental nuansa lokalnya, sampai saat ini kerepotan memerangi para fraudster di platformnya. Keamanan pembeli memang harus diutamakan, tapi jangan abaikan kenyamanannya, masa urusan yg beginian aja harus repot bolak balik komplain sampai nulis surat pembaca?
    • 12 November 2019 - (09:54 WIB)
      Yang melanggar siapa kak? saya kan cuma mau belanja. Mungkin pelapaknya yg melanggar ya, ngapain pake minta nomor WA segala 🙂
  • 12 November 2019 - (08:57 WIB)
    Tiap hari BL mulu ya, buat yg baca komen ini, stop belanja di BL lagi, ribet, bermasalah dan banyak cobaannya.. masih banyak MP lain yang CS nya langsung tanggap kalo ada masalah.
    • 12 November 2019 - (11:20 WIB)
      Membaca komen dari CS BL diatas kok mudah sekali membuat pernyataan ada pelanggaran, tapi tidak disebut siapa yang melanggar. Karena surat keluhan ditulis oleh pembeli, apakah yang dimaksud melanggar itu pembeli?

      Sepertinya CS BL kurang memiliki rasa empati kepada pembeli yang sedang cemas terhadap uangnya dan saldonya yang ikut dibekukan. Terkesan pelanggaran tersebut dilakukan oleh pembeli dan upaya mengaburkan masalah.

      Sudah saatnya pembeli memikirkan ulang untuk menggunakan e-commerce ini untuk berbelanja! Masih ada e-commerce yang lain yang jauh lebih baik. Jangan pernah tergiur dengan iming-iming dan harga miring dari penjual, biasanya yang begitu patut diduga penipuan.

  • 13 November 2019 - (12:28 WIB)
    Terlepas dari segala yang katanya “itikad/niat baik dari BL,” saya kok jadi fokus ke kalimat ini:

    “Setelah membayar cash via gerai Indomaret saat itu juga saya menerima email dari Bukalapak kalau saya telah melakukan chat dan transaksi pada Akun yang telah terindikasi penipuan dan Bukadompet saya yang isinya hanya Rp500 itu saat itu juga dibekukan dengan alasan keamanan. ”

    Kalau memang betul “hebat sekali” sistem BL,
    (1) kenapa kok pemberitahuannya SETELAH PEMBAYARAN?
    (2) ngapain juga pemberitahuan, toh kalau memang bener ada kecurigaan bla bla bla, TINGGAL DI-LOCK SAJA KAN pembayaran YANG BARU SAJA TERLAKSANA, untuk penyelidikan lebih lanjut? Ngapaian dompet yang isinya gak berhubungan dengan transaksi ini ikut2an dibekukan? Masih untung isinya cuma Rp 500, kalau isinya Rp 500.000 lumayan dong BL dapat pinjaman dana segar mendadak? Entar setelah heboh & viral, akhirnya “mohon maaf atas ketidak-nyamanan,” duit dibalikin full tapi setelah nunggu ber-hari2/ber-minggu2. Sebegitu lamanya, kalau berbunga harian lumayan kan wkwkwk.

    Saya menduga praktik yang selama ini dilakukan oleh BL (seperti yang banyak di-SP-kan di sini) adalah BERASUMSI bahwa KALAU ADA SELLER YANG MALING, MAKA SEMUA BUYER-NYA JUGA DICURIGAI MALING.
    Bahkan termasuk juga kalau ada buyer yang melaporkan seller maling, maka PELAPOR JUGA DICURIGAI MALING.
    Di dunia nyata, polisi & hukum pengadilan berprinsip praduga tidak bersalah, makanya harus ada pembuktian.
    Di dunia BL (& mungkin juga di yang lain), praduganya adalah BERSALAH, makanya konsumen yang harus membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah (pake selfie dll).

    Saya kutip kalimat dari https://www.cermati.com/artikel/awas-ada-penipuan-cashback-begini-modus-dan-cara-menghindarinya :

    “Sebetulnya e-commerce saat ini sudah memiliki sistem keamanan memadai untuk melindungi pengguna saat bertransaksi. Jika ada kecurangan atau pelanggaran, termasuk penipuan seperti ini, sistem akan membaca kejanggalan tersebut. Lalu oleh pihak e-commerce akan ditelusuri lebih jauh, hingga menindaktegas pelaku kejahatan. Bekerja sama dengan pihak kepolisian.”

    Yang jelas “sistem keamanan” mu itu kurang canggih, yang maling beneran masih selalu saja lolos, yang kena jaring malah orang2 yang jadi korban maling tersebut, & sistem mu cuma merepotkan para korban maling saja, bahkan para pelapor pun kamu repotkan.
    Buktinya: tuh komen di atas, langsung bilang “ada pelanggaran”. Baru ngomong kalau ada pelanggaran SETELAH terima transferan dari Indomaret. Kenapa gak sebelumnya? Kalau belum terima duit sih diam2 aja ya, rugi bandar. Setelah terima duit, baru ngomong kalau ada pelanggaran & duit disita.

    • 13 November 2019 - (15:03 WIB)
      Benar pak. Saya bisa buktikan. Pembayaran saya di indomaret sesuai struk jam 11.12. Email verifikasi pembayaran jam 11.14, pemberitahuan waspada link phising (yg mengatakan saya melakukan chat dgn pelapak terindikasi penipu) jam 11.18, dan email pembekuan dompet jam 11.19. Beruntun.. Dan saya merasa dijebak..
  • 13 November 2019 - (18:28 WIB)
    25 Oktober – 10 November baru selesai komplain saya atas pembekuan buka dompet, semoga cepat selesai mba
  • 18 November 2019 - (11:08 WIB)
    Update :
    Tgl 12 nov 19 diminta lampiran foto buku tabungan, foto KTP dan bukti pembayaran.
    Tgl 16 nov 19 refund masuk di buka dompet. Tapi buka dompet statusnya masih dibekukan.
    Masih tetap usaha komplain ke livechat semoga cepat selesai
  • 20 November 2019 - (18:34 WIB)
    Update. Tgl 19 Nov buka dompet akhirnya di aktifkan, tgl 20 Nov langsung dipindahkan ke dana dan dikuras habis untuk pembelian barang yg tertunda. Alhamdulillah selesai. Semoga tidak terulang lagi. Terimakasih Media Konsumen.

 Apa Komentar Anda mengenai Bukalapak?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Pelapak Terindikasi Penipu, Susahnya Refund di Bukalapak

emcy_eka-padmasari 1 menit
12