3 Bulan Bayar Tagihan Double Setelah Upgrade Speed IndiHome 10 Mbps ke 50 Mbps

Kepada IndiHome Segmentasi Bisnis,

Saya sudah 3 bulan mengeluhkan hal tagihan yang melambung setelah saya upgrade speed nomor internet 122302266074 dari 10 Mbps ke 50 Mbps.

Kronologinya pada bulan November saya melakukan upgrade speed 50 Mbps dengan harga Rp750 ribu melalui aplikasi MyIndiHome. Selang beberapa hari saya ditelepon oleh IndiHome untuk verifikasi data. Di sana saya memastikan ambil paket 50 Mbps dengan harga Rp750 ribu dan operator meng-iyakan. Bahkan saya tanya apa proses upgrade hanya via telpon saja tidak ada teknisi yang datang? Dan jawabannya via telepon saja tidak perlu teknisi datang. Oke.

Di bulan November 2019 saya kaget tiba-tiba tagihan internet menjadi Rp1.082.682. Saya telepon ke IndiHome bisnis dan mendapat jawaban bahwa masih ada sebagian tagihan paket 10 Mbps yang ikut tertagih karena saya upgrade di pertengahan bulan, bulan depan tagihan saya kembali normal sesuai paket yang diambil.

Di bulan Desember 2019 saya kembali kaget tagihannya Rp1.163.567. Saya kembali telepon ke IndiHome Bisnis dan mendapat jawaban yang “sama” dengan telepon saya sebelumnya. Saya sempat mempertanyakan bulan kemarin saya dapat penjelasan seperti di atas, dan entah bagaimana cara Indihome merekrut customer service-nya yang dengan arogan dia menjawab “Kalau Anda tidak percaya, datang aja sana ke Plasa Telkom”. Sungguh luar biasa!

Saya kembali dapat jawaban yang sama dan saya memastikan kepada operator tersebut bulan depan berapa tagihan saya dan dia menjawab 750 ribu.

Bulan Desember 2019 saya cek tagihan dan lagi, lagi dan lagi tagihan saya Rp1.188.500, whaattt???????

Pada 3 Desember 2019 saya kembali telpon IndiHome Bisnis, saya menanyakan kembali setelah penjelasan yang saya terus ulang sejak telepon pertama. Lalu saya dapat jawaban bahwa paket IndiHome 10 Mbps saya tidak diputus sejak awal dan selama ini saya membayar 2 paket sekaligus 10 Mbps dan 50 Mbps untuk 1 nomor internet yang sama. Saya kaget bagaimana bisa? Kenapa hal ini tidak dideteksi sejak awal?

Operator menanyakan nama sales yang membantu saya upgrade, “Mana saya ingat, kan Anda yang punya data, kok malah nanya saya?” jawab saya.

Operator menjanjikan menelepon saya kembali. Saya saat itu menanyakan nomor tiketnya berapa? Dia jawab tidak ada nomor tiket, haahh? Terus bagaimana saya percaya masalah saya akan ditindaklanjuti? Sedangkan ini sudah 3 bulan jalan tidak ada penyelesaian.

Saya harap kepada IndiHome segmen bisnis segera selesaikan masalah sistem Anda ini, lalu bagaimana kerugian saya beberapa bulan kebelakang membayar dobel paket 10 Mbps dan 50 Mbps sekaligus?

Tomi Candra
Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan PT Telkom untuk Bapak Tomi Chandra

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com, Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca Bapak Tomi Chandra pada tanggal 04...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Kalau telp ga bakal selesai, lebih baik datang langsung ke Plaza Telkom terdekat bakal lebih di respon, pengalaman saya pake indihome gitu.

  • Kejadian macam begini, di samping terlepas dari kesalahan/kecerobohan manusia nya (entah sales yang meng-input data atau siapa pun), tapi juga bisa dikatakan salah programmer nya yang buat software.
    Secara logika saja, mana mungkin bakal ada kejadian/permintaan dari konsumen untuk hal semacam ini, di mana ada pelanggan yang "bersedia" membayar lebih dari 1 paket secara bersama-sama di nomor yang sama? Karena pasti kuota, BW dll yah ngikut paket yang paling besar/mahal. Gak ada ceritanya kuota & BW dikombinasi/ditotal antara paket2 tersebut bukan?
    Jadi sudah selayaknya di software tersebut dibuat "hanya bisa pilih salah 1" (contoh: pilih 10 atau pilih 50) & bukannya bisa pilih lebih dari 1 (10 dipilih, 50 juga dipilih).

    Atau, kalau programmer-nya sebetulnya sudah cukup smart, bisa jadi ada "special request" dari employer nya, yang berarti memang sengaja dibuka ada celah supaya timbul kejadian macam yang di SP ini.
    (Sambil mungkin berharap bahwa pelanggan ybs gak nyadar wkwkwk.)

    Walaupun demikian, terlepas dari komen saya di atas, yang jelas pihak penyedia layanan juga nampak ogah-ogahan melakukan pelayanan terhadap konsumen/pelanggan. Urusan yang sama sekali tidak rumit seperti ini bisa berlarut-larut sampai 3x tagihan.
    Belum lagi "kebiasan jelek" dari CS (di berbagai korporasi) yang sering sekedar asal bunyi saja ketika memberikan alasan. Contohnya: CS paling pertama yang ngasal saja ngasih alasannya. Setahu saya, kalau pindah paket di tengah periode, maka prorata dilakukan di tagihan kedua belah paket, jadi biasanya biaya akhirnya terletak di angka di antara tagihan lama & baru. Bukan malah lebih mahal dari harga yang seharusnya.

  • Coba dateng ke plasa nya mas. Indihome klo ditelfon suka nambah masalah bukan kasih solusi

  • Jeleknya telkom, klo mo urusan beres harus ke plasa dulu. Pelayanan cs via telp ternyata tetap sama dr thn ke thn, amatiran.

    Dan aneh sistemnya masa ada dobel billing, dan pihak telkom tdk bs mendeteksi dr awal ?

    Sy sdh pindah ke provider lain, yg semua bs dilakukan via telp dan twiter.

  • ganti provider lain mas, banyak yg lebih murah dan berkualitas, indigom mah parah atuh, sudah banyak keluhan keluhan pelanggan, kalau semua pelanggan indigom yg bermasalah nulis laporan di media konsumen pasti gak bakal selesai dibaca tiga tahun.

  • Saya juga gitu ganti modem lama yg tarif mahal dengan modem baru dengan tarif murah. Padahal sama2 10mbps selisihnya lebih 100k,
    Pas ganti gak ada masalah, masalah muncul pas tagihan, modem lama yg sudah di bawa teknisi telkom tiba2 masih menyisakan tagihan 2bulan..
    Padahal waktu itu teknisi bilang modem sudah di matikan cukup bayar yg modem baru.

  • Gan saya mau tanya, soalnya saya pengen upgrade speed dari 10mbps ke 20mbps. Nah yang saya tanyakan misal saya upgrade speed dari 10 ke 20 maka tagihan paket pindah ke 20 atau tagihan 10 dan 20 dibagi 2? Terima kasih gan, tolong di jawab ya soalnya belum paham betul mengenai upgrade speed indihome.