Tidak Pernah Pakai PayLater Gojek, tapi Dapat Tagihan

Sejak tanggal 29 November 2019, saya mendapat tagihan PayLater via SMS ke nomor saya yang terkoneksi dengan akun Gojek. Nomor saya 082226927*** atas nama Anggi. Saya berkali-kali mendapat SMS penagihan. Karena merasa tidak pernah menggunakan PayLater, SMS tersebut saya abaikan. Namun saya tetap melakukan pengaduan terkait hal tersebut ke pihak Customer Service Findaya via email di support@findaya.com.

tagihan melalui sms

Lalu mulai Desember 2019, saya mendapat telepon dari nomor asing yang mengaku dari pihak Findaya yang menagih saya untuk membayar tagihan PayLater. Findaya adalah pihak yang menangani masalah PayLater Gojek. Saya sampai ditelepon berkali-kali dan diancam oleh pihak Findaya diminta segera melunasi. Padahal saya tidak pernah menggunakan fitur PayLater, dan akun Gojek saya tidak terhubung dengan fitur PayLater. Untuk dapat terhubung dengan PayLater, kita harus memfoto KTP kita dan melakukan selfie dengan KTP. Padahal saya tidak pernah melakukan keduanya. Kok bisa-bisanya saya mendapat tagihan?

jumlah tagihan Paylater

Saya sudah berkali-kali melakukan pengaduan ke pihak Gojek dan Findaya. Via telepon dan juga email. Pihak Gojek menyarankan saya untuk mengadukan keluhan saya ke pihak Findaya. Lalu saya kirim email pengaduan lagi ke Findaya. Pihak Findaya membalas email saya bahwa akun saya disalahkangunakan oleh pihak lain dan saya tetap diminta membayar tagihan. Kok bisa seperti itu penyelesaiannya? Saat saya ditagih via telepon, saya jelaskan kronologinya dan diminta tetap membayar.

Lalu saya kirim email lagi. Tetap disuruh membayar dan menjaga keamanan akun saya sendiri. Padahal akun saya tidak pernah digunakan pihak lain dan saya tidak pernah memberikan kode OTP ke pihak lain. Sangat disayangkan.

Apakah sebegitu mudahnya akun Gojek saya diretas dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab? Padahal akun tersebut berisi informasi pribadi pengguna. Apakah tidak ada proteksi terhadap informasi pribadi pengguna? Bagaimana tanggung jawab dari pihak Gojek? Saya merasa dirugikan. Saya tidak menggunakan Paylater tetapi tetap diminta membayar. Apalagi dengan diteror telepon berkali-kali dari nomor asing pihak Findaya.

Akun saya yang tidak terhubung dengan Paylater

Saya hanya ingin minta tolong dengan sangat dan segala hormat untuk pihak Gojek segera menangani keluhan saya, karena sepengetahuan saya bahwa Gojek adalah perusahaan besar dan ternama di Indonesia, jadi saya mohon pihak Gojek untuk peduli terhadap keluhan dari pengguna Gojek.

Begitupun dengan pihak Findaya, saya sudah email dan dan menjelaskan via telepon tetapi keluhan saya tidak diurus juga. Sedangkan dari pihak Findaya sendiri selalu menagih saya melalui telepon dan berulang kali pula saya jelaskan kronologi, secara lengkap dan mengirimkan bukti melalui email, tetapi sampai sekarang masih ditagih juga.

Saya mohon dengan sangat untuk pihak Gojek dan Findaya segera mengurus keluhan saya dan bertanggung jawab atas kinerjanya.

Terima kasih banyak!

Annastasia Lita Anggi Utami
Semarang

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Gojek Paylater:
[Total:43    Rata-Rata: 2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

35 komentar untuk “Tidak Pernah Pakai PayLater Gojek, tapi Dapat Tagihan

  • 14 Januari 2020 - (11:08 WIB)
    Permalink

    Kok bisa di akun mbak gak aktif PayLaternya? Trus itu transaksi PayLaternya dari akun siapa? 🤔 Kalo seperti ini sih, ada celah keamanan yg serius di sistem Gojek. 😈

  • 14 Januari 2020 - (11:11 WIB)
    Permalink

    Iya makanya saya juga bingung. Pihak gojek dan findaya saya hubungi dan belum ada solusi sejauh ini. Kecewa sekali

    • 20 Januari 2020 - (20:33 WIB)
      Permalink

      Mba,saya juga persis mengalami kejadian seperti mba anggi,boleh minta no wa nya buat sedikit sharing,gimana kelanjutannya kejadiannya itu,saya sampe sekarang masih di tagih aja oleh oihak findaya lewat sms.randy

    • 15 Februari 2020 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Saya juga kena kejadian seperti itu, solusinya gmna agar tidak di kejar2 untuk membayar, karna saya juga tidak bpernah melakukan transaksi

  • 14 Januari 2020 - (11:53 WIB)
    Permalink

    seharusnya pihak gojek bisa dengan mudah melacak transaksi yg terjadi, karena itu kan transaksi terjadi dalam aplikasi milik mereka sendiri ya.

  • 14 Januari 2020 - (11:54 WIB)
    Permalink

    Parah banget, harus extra hati2 yang punya akun gojek. Semoga pihak gojek & findaya segera memberikan solusi yang terbaik bagi kenyaman customernya.

  • 14 Januari 2020 - (12:09 WIB)
    Permalink

    Harus ada perhatian dan solusi dari Gojek supaya tidak ada korban lain yg menyusul. Mengingat sudah banyak pengguna Gojek. Jujur saya juga merasa kuwatir nih … Ayoo Gojek segera beri solusi ….

    • 16 Januari 2020 - (08:31 WIB)
      Permalink

      iya, ayo dong gojek dan findaya beri solusi, jangan ada korban lagi

  • 14 Januari 2020 - (12:55 WIB)
    Permalink

    wah sangat merugikan donk, apakah sistem findaya semudah itu untuk diretas? harusnya segera ada penanganan dari findaya krn ini merugikan konsumen, orang tidak memakai paylater bs dapat tagihan. harusnya paylater bs dicek ktp dan foto penggunanya. bagaimana tindak lanjut dr findaya atau gojek?

    • 16 Januari 2020 - (08:31 WIB)
      Permalink

      iya setuju, harusnya dicek dulu sebelum ada penagihan, apa KTP sama dengan yang mengajukan paylater

  • 14 Januari 2020 - (13:04 WIB)
    Permalink

    Sy nonaktipkan dulu akun sy klo gitu, sapa tau sy yg berikutnya kena retas.

  • 14 Januari 2020 - (13:11 WIB)
    Permalink

    Ini kasus kok ajaib bener yah. Akun gojek yang paylater nya gak aktif, tapi ternyata bisa punya tagihan.
    Terus apa sudah pernah ngasih screenshot yang berisi bahwa paylater gak aktif? Lalu apa tanggapan mereka? Bilang kalau itu edit an gitu kah?

    Kelihatannya nomor HP tersebut digandakan… hebat juga yah, kayak di film2…

    • 16 Januari 2020 - (08:32 WIB)
      Permalink

      mereka mengakui kalau akun saya disalahgunakan karena ada perubahan akun, tapu tetep tagihannya ditagih ke saya

      • 16 Januari 2020 - (11:27 WIB)
        Permalink

        Lah, jadi mereka mengakui bahwa yang bobol itu sistem mereka sendiri toh, karena app di HP mbak nya normal & paylater nonaktif.
        Emang bisa mbak nya pake paylater & kemudian setelah itu keluar (out) dari paylater sehingga status paylater di HP dari aktif jadi nonaktif? Gak mungkin kan? Berarti si pemilik HP gak salah dong.

        Terus itu paylater kok bisa diaktifkan dengan nomor HP yang sama, padahal di HP tersebut (yang di tangan mbak) sudah diakui oleh mereka bahwa paylater non aktif?

        Sudah jelas ada ketidak-beresan di sistem mereka, kok pemilik HP (dengan status paylater non aktif) tetap aja diminta bayar…

        • 16 Januari 2020 - (11:33 WIB)
          Permalink

          Iya betul bgt. Tapi penagihannya itu atas nomor dan email yang berbeda. Bukan email dan nomor saya di akun gojek. Tapi karena ada perubahan data(diretas) maka ditagihnya ke saya. Saya rugi dong. Padahal saya tahu kalau akun saya diretas, dari pihak gojeknya. Kalau saya tahu akun saya diretas lebih awal, pasti sudah saya laporkan. Masa saya tau akun saya sendiri diretas, tapi saya diam saja. Kan aneh ya.

          • 16 Januari 2020 - (11:44 WIB)
            Permalink

            O, awalnya nomor & e-mail berbeda, tapi kemudian dilakukan pergantian data.
            Lah, tapi dilakukan penggantian data dengan nomor yang sebetulnya sudah terdaftar & paylater-nya non aktif, begitu kan?
            Ya berarti sistemnya yang kurang sempurna kan.
            Ck ck ck, memang hebat para maling ini.
            Ya sepantasnya memang mbak sebagai korban dari ketidak-mantapan sistem mereka tidak dipersalahkan.
            Semoga segera ada jalan keluar.
            “Masih untung” tagihannya tidak sampe jutaan, karena paylater-nya limitnya kecil. Bisa lebih gede lho max limitnya paylater hehehe.

  • 14 Januari 2020 - (16:47 WIB)
    Permalink

    Gojek harus bertanggung jawab!!!

    Yang kerjasama dengan findaya kan gojek, kenapa saat diminta pertanggungjawaban ke gojek malah dilempar ke findaya???

    Findaya juga susah untuk dihubungi & diminta pertanggungjawaban, gimana ini???

    Sementara korban di kejar2 terus disuruh bayar, padahal gak pernah pakai paylatter.

    Gak Mutu

  • 14 Januari 2020 - (17:57 WIB)
    Permalink

    Untuk mengaktifkan Paylater Gojek harus melalui proses verifikasi data, kemudian setelah Paylater disetujui ada perjanjian pemberian fasilitas pinjaman antara nasabah dengan pihak Findaya (PT. MGR).

    Jika tidak pernah mengajukan Paylater dengan mengirimkan data, KTP, email, dll, bagaimana mungkin Paylater bisa aktif? Pengajuan Paylater itu sendiri melalui Gopay, tidak mungkin pihak lain mengajukan Paylater kecuali akun Gopay dibajak. Apakah akun Gopay dibajak orang lain? Jika akun Gopay dibajak, pada saat mengajukan fasilitas Paylater juga harus melampirkan data-data yang dibutuhkan.

    Yang pernah terjadi, akun Paylater digunakan pihak lain setelah penjahat membajak akun Gopay. Sedangkan dalam case ini terbalik, akun Gopay tidak diretas dan Paylater tidak diaktifkan tapi Paylater bisa digunakan orang lain, ini agak aneh!

    Coba check di menu “pesanan” Gopay, Paylater digunakan untuk transaksi apa saja? Dari sana bisa dilacak Paylater digunakan untuk transaksi apa? Tanggal berapa?

    Sebenarnya akun digital termasuk Gopay aman selama pengguna bisa menjaga akunnya dengan baik, tidak memberikan otp kepada pihak lain, tidak meng klik link phishing atau pengalihan panggilan / SMS seperti yang pernah terjadi.

    • 16 Januari 2020 - (08:37 WIB)
      Permalink

      sudah saya cek, dan tidak ada pesanan yang tidak saya ketahui. tapi yang ditagihkan ke saya di luar itu. saya ceknya di menu pesanan. karena akun gojek saya belum terhubung dengan paylater, saya tidak bisa dong cek di menu pesanan paylater. saya tidak pernah kirim kode otp dan klik link phishing. saya juga tidak pernah mengajukan paylater. pihak gojek dan findaya sendiri mengakui adanya perubahan informasi pribadi pada akun saya (yang tidak saya ketahui, saya baru sadar setelah diberi tahu dari pihak gojek dan findaya), tetapi tagihan paylater tetap ditagihkan ke saya

  • 15 Januari 2020 - (00:55 WIB)
    Permalink

    Halo, saya jg pernah bermasalah dengan gojek dan paylater, namun dengan masalah yg sedikit berbeda, kasus seperti ini memang sulit bila hanya komunikasi via email. Pihak findaya akan tetap bersikeras untuk membuat anda membayar, dan pihak gojek akan tetap tidak akan memberikan solusi yg jelas. Akhirnya saat itu saya mendatangi kantor gojek di Blok M dan saat itu sy mengadu langsung ke orang yg berwenang mengatasi masalah seperti ini dan dia mau mengerti masalah yang saya alami di kantor gojek di gedung lain (kantor mrk khusus pengaduan berbeda dgn kantor pusat). Beliau orang yang bs menjembatani antara pihak gojek dan paylater. Saat itu masalah saya akhirnya selesai dan utang paylater saya dihapuskan. Saran saya, bila memungkinkan, anda dapat pergi ke kantor gojek blok M, lalu coba minta bukti apakah ada foto ktp anda yg didaftarkan di gojek untuk mengaktifkan paylater– data itu harusnya ada di database mereka–. Jika memang mrk tidak bisa membuktikannya, artinya akun anda dipakai oleh orang lain, dan harus nya akun anda tidak terverifikasi untuk penggunaan paylater.

    • 16 Januari 2020 - (08:38 WIB)
      Permalink

      wah, sayangnya saya tinggal di semarang mbak. kantor gojek di semarang tidak mengurusi hal seperti ini, hanya mengurusi masalah mitra gojek. kecewa sekali

  • 21 Januari 2020 - (07:41 WIB)
    Permalink

    Ini jg yang saya alami, sampai skrg belum ada solusi apapun baik dari pihak gojek maupun dari findaya. Email dari findaya justru menyalahkan saya karena memberikan kode OTP padahal saya gak pernah kasih kode apapun pd siapapun. Dan saya diwajibkan hrs tetap membayar tagihan tsb. Padahal jelas sekali dari email yg mereka kirim ke saya ada nomor si pengguna yg bertransaksi dgn paylater tsb. Kenapa mereka gak tagihkan saja ke nomor tsb. Pada saat pengecekan nomor yg saya gunakan utk akun gojek tdk terhubung dgn paylater, bgmn bisa digunakan klo memang tdk aktif dan tdk terhubung dgn paylater. Setiap ada telpon utk penagihan saya tetap menolak utk membayar tagihan tsb. Semoga ada soluso dari pihak gojek dan findaya

      • 6 Februari 2020 - (09:45 WIB)
        Permalink

        Apa yg mbak anggi alami persis sama dengan apa yg saya alami… Bahkan akun gojek dengan nomor hp saya yg di telpon dan di sms pihak findaya baru saja saya daftarkan ke aplikasi gojek setelah tahu menerima tagihan paylater.. belum ada sama sekali transaksi apapun, apalagi aktivasi paylater…

  • 4 Februari 2020 - (13:42 WIB)
    Permalink

    Mbak, akhirnya kasus ini bagaimana? Say mengalami ini baru saja, tiba2 dapat tagihan 600rb lebih, padahal dr oktober 2019 saya gak pake gojek gara2 gopay sy diambil driver, mohon bantuannya

 Apa Komentar Anda mengenai Gojek Paylater?

Ada 35 komentar sampai saat ini..

Tidak Pernah Pakai PayLater Gojek, tapi Dapat Tagihan

oleh anggi dibaca dalam: 2 min
35