Kecewa dengan Pihak Shopee yang Seolah Membiarkan Konsumen Penipu

Nama saya Rahmawati, seorang ibu rumah tangga. Karena saya merasa biaya hidup semakin tinggi, saya mencoba membuka usaha online yaitu top up saldo DANA di Shopee. Karena saya baru berdagang, jadi saya aktifkan salah satu kurir J&T. Saya tidak tahu kalau J&T bisa COD. Setelah saya cek ternyata COD dan Shopee menyuruh mengirim paket.

Saya kirim paketnya ke provinsi Jawa Timur Kab. Malang, wilayah Sumber Pucung, dengan nomor resi J&T: JP0197815599. Ternyata paket saya ditolak oleh konsumen. Hal ini sudah saya laporkan ke Shopee dan Shopee menyuruh menunggu 3×24 jam. Namun sampai sekarang tidak ada tindak lanjut dari Shopee, akun tersebut atas nama @mayasari2911 dan sampai sekarang akun tersebut tetap aktif.

Hati hati dengan orang tersebut dia adalah penipu
Penipu di shopee

Saya sangat kecewa dengan pihak Shopee yang seolah membiarkan seorang pembeli penipu. Saya sudah melaporkan hal ini ke Shopee tapi disuruh menunggu 3×24 jam. Sampai saat ini sudah lebih 4×24 jam, namun tidak ada kejelasan dari pihak Shopee.

Tadi saya melaporkan ke Shopee lagi disuruh menunggu 1×24 jam dengan alasan konsumen belum merespon email dari pihak Shopee. Belum selesai saya bertanya, ternyata diputuskan chat-nya sepihak oleh customer service Shopee. Katanya Shopee perusahaan besar ,tapi mengurus penipu saja tidak bisa. Apakah kantor Shopee hanya ada di Jakarta, tidak tersebar di seluruh indonesia sehingga tidak bisa menindaklanjuti hal tersebut?

Sepertinya shopee ingin lempar batu sembunyi tangan seolah-olah resiko tanggung sendiri dan tidak mau bertanggung jawab. Saya hanya ingin uang saya kembali. Mohon kejelasannya untuk pihak Shopee sebagai pihak penghubung. Mohon kembalikan yang sudah menjadi hak saya, karena uang Rp324.000 sangat berarti bagi saya.

Rahmawati
Palembang, Sumatera Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Jualan online di Shopee:
[Total:19    Rata-Rata: 2.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

19 komentar untuk “Kecewa dengan Pihak Shopee yang Seolah Membiarkan Konsumen Penipu

  • 10 Februari 2020 - (19:11 WIB)
    Permalink

    Keterangan diatas, usahanya top up Saldo DANA tapi melayani penjualan barang. Tidak salah, cuma jenis usahanya top up Saldo DANA tapi keluhannya tentang penjualan.

    Mengenai pembayaran COD, biasanya pembeli harus bayar dulu harga barang kepada kurir baru barang boleh diberikan. Dan pembeli tidak boleh membuka paket sebelum menyelesaikan pembayaran kepada kurir. Jika barang ternyata cacat atau tidak sesuai deskripsi, pembeli bisa komplain untuk return hingga refund kepada markeplace, sebagaimana pembayaran standard.

    Sesuai ketentuan pembayaran COD, pembeli tidak boleh membatalkan pesanan secara sepihak atau menolak pembayaran kepada kurir. Dan kurir harus meminta pembayaran saat itu juga, terlepas barang itu cacat atau tidak sesuai pesanan. Tugas dan tanggung jawab kurir dengan sistem pembayaran COD adalah menerima pembayaran dari pembeli.

    • 10 Juli 2020 - (22:54 WIB)
      Permalink

      Permisi izin share juga kak, saya juga mau mengingatkan kepada para pengguna shopee yang lain. Akhir-akhir ini telah berderah sebuah modus penipuan yang mengatasnamakan shopee. Motif penipuannya yaitu dengan menelepon nomor hp yang aktif di shopee. Kemudian korban disuruh memindah saldo tabungan yang ada di atm ke shopee pay anda. Motifnya itu nomor korban telah menang undian bla bla. Kemudian sang tersangka berusaha mengirimkan sebuah kode verifikasi OTP yang digunakan untuk login ke akun shopee sang korban. Nah kebetulan saudara saya mengalami hal tersebut, jadi sangat saya sayangkan jika saudara-saudara menjadi korban selanjutnya. Lebih hati-hati karena sekarang penipu ada dimana-mana.

  • 10 Februari 2020 - (21:40 WIB)
    Permalink

    Saya juga mengalami hal yg sama. Pelakunya juga akun mayasari tersebut.

    Mungkin masih banyak korban lainnya. Semoga sudah ada yg lapor ke pihak berwajib

    • 11 Februari 2020 - (10:25 WIB)
      Permalink

      Mbak udah lapor keshopee. Klo saya udah lapor tapi shopee malah nyuruh saya mediasi ke konsumen agar konsumen mau balikin uang saya. Makanya saya ambil jalur ini. Karena shopee mau lepas tanggung jawab.

      • 11 Februari 2020 - (19:22 WIB)
        Permalink

        Saya juga persis sama kasus mbak saya jual ovo dan pembayaran cod, namun nomor hp dan alamatnya tidak ditemukan oleh kurir. Pelakunya sama cuman akunnya beda dulu dia pake akun @irdayanti1 tapi saya isi ovo ke a/n IKA PIRBANDARI juga nominalnya 1 juta lebih mbak, kejadiannya tgl 8 januari. Saya juga sudah lapor ke shopee tapi tdk bisa mengembalikan uang saya. Akun si pelaku cuman di nonaktifkan aja. Akun saya juga ikut di batasi mbak. Jadi sedih kalau keingat lagi apalagi waktu itu dia pembeli pertama saya mbak.

        • 12 Februari 2020 - (11:18 WIB)
          Permalink

          Saya curhat ke media konsumen dan pihak shopee menghubungi saya dan mau mengembalikan uang saya. Prosesnya cepet kok. Klo cerita ke cs percuma deh mbak nggak ada hasilnya. Mbak klo mau lanjutin cerita ny ke akun shopee saya aja nmanya eka.dia.saputra

    • 14 Juli 2020 - (18:39 WIB)
      Permalink

      Y Alloh.. Mba.. Saya juga baru saja ketipu, mengatasnamakn shopee. Persis yg seperti mba bilang. Ya Alloh, pengen nangis rasanya.

  • 12 Februari 2020 - (02:37 WIB)
    Permalink

    Maaf setau saya di Shopee jualan ovo dana dan mata uang digital lainnya itu sangat dilarang. Coba baca2 dulu peraturan mengenai produk yang boleh dan tidak boleh dijual sebelum jualan. Kenapa masih nekad jualan itu juga? Padahal Shopee menurutku sudah baik loh dilarang untuk mencegah hal seperti ini. Mohon maaf kalau ada salah kata.

    • 12 Februari 2020 - (11:21 WIB)
      Permalink

      Maav ya sblmnya. Klo emang nggak boleh seharusny kan di blokir oleh shopee. Tp ini nggak.

      • 12 Februari 2020 - (11:32 WIB)
        Permalink

        sistem shopee tidak pernah memblokir dagangan seller mbak Rahma. Nanti ada tim screening nya kalau pas saat sidak nanti dagangan mbak yang melanggar dihapus oleh mereka. Saya sarankan utk ke depan ikuti aturan yang mereka buat, kalau bisa sih berhenti jual barang yang dilarang oleh mereka. semoga kasusnya cepat selesai ya.

        • 12 Februari 2020 - (11:36 WIB)
          Permalink

          Jual produk yang dilarang sangat berbahaya buat seller. Utk jangka panjang dana mbak bisa ditahan / tidak dicairkan mereka atau lebih parah bisa dibatasi dan diblokir akunnya.

          • 12 Februari 2020 - (12:30 WIB)
            Permalink

            Iya mksh udh ngingetin. Skrg aq gak dagang produk virtual lg semenjak ketipu kemrn. Soalny aq msh trauma. Klo produk yg lain msih aq jual. Khusus untuk virtual aq sangat2 trauma.

          • 19 Februari 2020 - (22:58 WIB)
            Permalink

            Apakah uang mbak dikembalikan shopee? saya juga pernah tertipu sih tapi jualannya pulsa mereka juga tutup mata padahal jualan pulsa sesuai regulasi mereka cuma saya gatau cod aktif

  • 7 Juni 2020 - (11:36 WIB)
    Permalink

    Buat yang baca ini, please jangan belanja di akun MISS.CURIOSITY. Saya beli disitu tapi barang gak nyampe. Keterangan status barangnya udah sampe tapi saya ga nerima apapun. DI chat juga malah ilang, ga ada respon

  • 27 Juni 2020 - (19:39 WIB)
    Permalink

    Kalo saya suka kesel sama penjual yang ngirim pesenan yg kurang. Saya kena sama seller di shopee namanya @petani.sukulen.bandung
    Dia ngirim paket setengah dari pesanan saya. Dan sampai hari ini sisanya tidak dikirim atau tidak pernah dikembalikan uang saya. Chat sm shopee juga percuma. Ga bakal ada solusi. Saya tidak memencet pengembalian dana karena si penjual sempat chat akan mengirim sisanya. Tapi sampai hari ini ga ada kabar. Saya juga gunakan fitur LAPORKAN PENJUAL . Sudah saya laporkan 6 kali.. ga ada juga balasan apapun dari shopee. Dan menurutku shopee tidak melindungi hak customer bahkan tidak menggubris satupun keluhan kita. Ini bukan masalah uangnya saja. Tp si penjual yg seperti ini dibiarkan berjualan terus. Dan tidak ada sanksi. Itu yg buat saya sakit hati. Sebelumnya saya juga pernah mengalami hal seperti ini. Mknya saya tau sekarangpun mengeluhkan hal seperti itu ke shopee tidak ada gunanya. Mau kita member platinum kek.. ga ada artinya..Harusnya ini di evaluasi sama shopee . Review bagus ga berarti penjualnya bakalan bagus terus. Apes kena tipu.. cuma berharap karma kepada orang yang sengaja menipu dan merugikan orang lain.

  • 6 Juli 2020 - (11:50 WIB)
    Permalink

    Pertama, perlu dipahami terlebih dahulu bahwa berjualan Pulsa, Token Listrik, Uang Digital seperti OVO, DANA, DLL di Shopee itu tidak diperbolehkan dan dilarang. Jadi, penjual yang menjual pulsa, topup uang virtual itu sudah melanggar aturan Shopee terlebih dahulu.

    Kedua, sistem di Shopee dibuat untuk mengikuti alur pengiriman barang berupa Pesanan Masuk oleh Pembeli – Pembuatan Kode Booking oleh Penjual – Penyerahan Paket ke Ekspedisi – Pengiriman Paket Oleh Ekspedisi – Penerimaan Paket Oleh Konsumen – Konfirmasi Penerimaan Paket Oleh Konsumen – Dana diteruskan ke Penjual.

    Mengapa Anda justru men-topup akun DANA pembeli Anda secara langsung tanpa menunggu paket dengan kode booking JPxxxxxxxxxx diatas diterima ? Ini jelas adalah kasus penipuan atas ketidakpahaman Anda sendiri dengan sistem yang ada di Shopee. Sebelum masuk ke ranah bisnis di Shopee, coba Anda pahami dan pelajari terlebih dahulu sistemnya, dan peraturan-peraturannya.

    Be A Smart Buyer and Be A Smart Seller 🙂

    • 14 Juli 2020 - (14:00 WIB)
      Permalink

      Betul bro. Jualan di marketplace itu harus ada barang yang dikirim. Harus berupa fisik. Saya tidak habis pikir gimana logika mereka jualan.

 Apa Komentar Anda mengenai Jualan online di Shopee?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Pihak Shopee yang Seolah Membiarkan Konsumen Penipu

oleh Rahma Ama dibaca dalam: 1 min
19