Kategori: Surat Pembaca

Tidak Pernah Mengajukan dan Memakai Kartu Kredit Baru Citibank, Tiba-tiba Muncul Tagihan

Bulan September 2019, saya mendapatkan email dari Citibank bahwa terdapat tagihan kartu kredit Citibank, dengan informasi jumlah pemakaian per tanggal 16/09/2019 sebesar Rp1.116.387,23, pembayaran minimum berjumlah Rp26.165,00. Karena saya merasa tidak menggunakan kartu tersebut, saya tidak merasa punya kewajiban untuk membayarnya, notifikasi tersebut saya abaikan.

Lalu di bulan Desember 2019 saya mendapatkan kiriman kartu Citibank, dimana saya merasa tidak pernah meminta atau menyetujui untuk pembuatan kartu kredit tersebut. Karena saya tidak membutuhkan kartu tersebut, maka kartu kredit tersebut saya simpan dan tidak pernah dipakai sekalipun.

Kemudian di bulan Januari 2020, saya mendapatkan notifikasi tagihan baru kembali, dimana dalam pemberitahuan tersebut jumlah pemakaian per tanggal 13 Desember 2019 , RP. 1.941.850,49 dengan pembayaran minimum Rp869.491,00 dengan perihal surat: Jatuh Tempo Pembayaran.

Kemudian di bulan Februari 2020, saya mendapatkan notifikasi kembali, dimana dalam pemberitahuan tersebut jumlah pemakaian per tgl 14/01/2020 Rp. 1.916.084.91, pembayaran minimum Rp862.080,00, Perihal Surat : Jatuh Tempo Pembayaran

Saya sebagai konsumen terus terang merasa TIDAK NYAMAN dengan pemberitahuan tersebut, karena saya tidak pernah memakai kartu tersebut. Kenapa tiba-tiba ada notifikasi yang dikirimkan reguler (rutin) setiap bulan ke email saya? Meskipun ini hanya sebuah pemberitahuan dan saya tidak pernah memakai kartu tersebut, tapi dengan adanya pemberitahuan semacam itu membuat psikologis saya TERGANGGU. Karena bagaimanapun manusia akan merasa tidak nyaman ketika ada pemberitahuan tagihan.

Saya tidak mengerti sistem yang dipakai oleh Citibank, kenapa sekelas Bank Internasional menggunakan cara seperti itu yang tidak profesional dan mengganggu kenyamanan konsumen? Mungkin ini dikerjakan secara elektronik by sistem, tapi rasanya enak saja ya sebuah transaksi elektronik membuat kiriman otomatis ke konsumen berupa informasi tagihan, dimana konsumen tersebut tidak pernah memakainya dan dikirimkan secara berulang ulang. Padahal ada manajer di sana yang dipimpin oleh manusia bukan robot atau mesin. Kenapa hal ini terus dibiarkan? Sebegitukah cara kerja Citibank?

Mohon tanggapannya dari Citibank atas ketidaknyamanan ini, karena kalau saya telepon pasti mengeluarkan biaya yang seharusnya tidak perlu dan tidak menjadi beban di saya.

Widyo Harjono
Kuningan, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Komentar

  • Harusnya dari awal tagihan langsung disangah. Namanya malah maksud blacklist checking , nanti susah kalau mau ngajuin pinjaman dibank

    • Harusnya dari awal dapat email kl tidak merasa memakai CC langsung lapor. Pihak bank juga ga tau kl ada kesalaahan kl tidak ada laporan. Alhasil tagihanya akan berbunga