Akun Bukalapak Dibajak

Akun Bukalapak saya dibajak pada tanggal 18 Februari 2020, dengan kronologi sebagai berikut :

  • 10.46 Pembayaran diverifikasi untuk tagihan BL2014JFT8F1INV Rp 1.255.591,-
  • 13.02 Diminta aktivasi kode paket asuransi melalui link yang dikirim via whatsapp
  • 13.03 Akun BukaLapak di aplikasi saya Log out sendiri
  • 13.08 Email masuk, pemberitahuan penggantian nomor handphone untuk akun BL

Selanjutnya saya tidak bisa apa-apa karena akun dipegang oleh si pencuri dan hanya mengetahui kondisi akun BL melalui pemberitahuan yang dikirim via email.

  • 13.17 Top up pulsa 083139212171 sebesar Rp 500.000,-
  • 13.17 Pembayaran pulsa prabayar sebesar Rp 495.000,-
  • 13.17 Pembayaran tagihan BL2014JGERJBINV sebesar Rp 198.000,-
  • 13.18 Pembayaran tagihan BL2014JGEZY6INV sebesar Rp 198.000,-
  • 13.18 Pembayaran tagihan BL2014JGET91INV sebesar Rp 198.000,-
  • 13.19 Top Up Pulsa 083139212171 sebesar Rp 200.000,-
  • 13.20 Pembelian jas hujan sebesar Rp 100.000,-

Saldo di akun BL saya sebenarnya sekitar Rp1.255.591, tetapi ada pemakaian Rp1.889.000. Pembajak dapat langsung menggunakan untuk pembayaran dan pembelian hanya dalam kurun waktu 18 menit setelah akun saya dibajak. Saya bingung dan langsung menggunakan layanan BukaBantuan.

Saya lampirkan semua buktinya, tapi ternyata disuruh tunggu 4 maksimal 4 hari. Saya juga meminta pemblokiran nomor Axis terdaftar di transaksi pembajak ini, tetapi tidak bisa diproses oleh customer service Axis.

Saya juga cek resi JNE yang tercantum di transaksi pembelian jas hujan, tetapi tidak ada.  Sudah buntu, kata teman saya suruh nulis di sini. Saya ikuti, semoga ada tanggapan, ada yang baca, ada perkembangan dari kejadian yang saya alami ini.

Terima kasih.

Evi Sulistiyani
Banyumas, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bukalapak atas Surat Ibu Evi Sulistiyani

Jakarta, 24 Februari 2020 Dengan Hormat, Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Bukalapak dan MediaKonsumen.com selama ini....
Baca Selengkapnya

Komentar

    • Ati2 buat semua...Saya jg baru kena persis sama setelah mengklik link via wa,sekarang masih pasrah akun ga bisa diakses no hp uda diganti sama pencuri Saldo uda di gasak...sdh laporan ke bukalapak disuruh nunggu sampai 4x24 jam dengan tenang Dan jangan khawatir...

  • "13.02 Diminta aktivasi kode paket asuransi melalui link yang dikirim via whatsapp"

    Itu yang nenbuat akun BL anda dibajak, lain kali hati2 dalam bertransaksi. Sekali lagi saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa anda

    • Saya kira ada sistem baru, buat masukin kode asuransi. ternyata itu kode otentifikasi yg bisa dipake buat login di BL. Saya udah dapat respon dari BL, dan memang uangnya ga bisa kembali.

      • Oh uangmya tidak kembali ya ? Saya juga kena hal serupa dan juga sudah lapor cs BL.
        Kalau mmg phising ini sudah memakan banyak korban knp pihak.BL seperti yg mendiamkan saja aksi kejahatan spt itu ? Mana hak perlindungan sbg konsumen ? Semua data pelapak kan ada, malah saya beli di star seller, harusnya telusuri dong.bantu untuk ciduk.kok bisa bisanya BL jadi sarang penipu ya

  • Link yg dari WA ini yg jadi akses masuk buat hack akun Anda. Lain kali segala link yang masuk via sms atau WA diabaikan saja karena selama saya belanja di MP manapun gak ada kirim link tuh. Paling pemberitahuan resi dan pengirimannya.

    • iya, tapi orang yang ngirim link wa dan pelapaknya tetep bisa aktif tanpa ditindak apa-apa. takutnya kan bisa makan korban lagi.

  • Saya hampir kena dengan modus serupa, tapi tidak saya klik, tidak kena bajak tapi transaksi saya dikirim dengan resi abal2. Mohon bantuan info teman2 Apa yang harus saya lakukan, bagaimana agar uang saya aman dapat kembali ke akin saya. Terima kasih

  • Halo selamat malam, ternyata sudah banyak korban, sy baru saja mengalami hal yg sama, setelah kejadian baru cari tau tentang akun BL d bajak

  • assalamualaikum
    selamat pagi,

    saya baru mengalami hal serupa kemarin tepatnya tgl 08/06/2020 dan masih menunggu pihak bukalapak untuk pengecekan.

    semoga segera ada kabar baik