Tagihan Gaib OVO PayLater Setelah Lama Ditutup

Saya aktif menggunakan layanan OVO PayLater sepanjang tahun 2019, dan pada tanggal 12 Desember 2019 saya putuskan untuk ditutup, karena sudah tidak akan digunakan lagi. Kemudian saya hubungi CS Tokopedia, yang saat itu meng-handle percakapan adalah CS Deby. Berikut isi transkripnya:

Tangkapan layar diatas merupakan percakapan dengan CS Tokopedia yang handle saya waktu mau tutup akun pada tanggal 12 Desember tersebut. Saya juga telah memberitahukan CS kalau semua tagihan sudah saya lunasi dan tidak ada tunggakan apapun. Kemudian CS Deby meminta waktu untuk mengecek akun OVO PayLater saya.

Setelah beberapa saat, si CS bertanya alasan tutup akun karena apa? Saya jawab karena sudah tidak digunakan lagi. CS Deby juga menginfokan bahwa penutupan akun telah dikonfirmasi oleh saya selaku pengguna, dan mengenai penutupan akun OVO PayLater akan dikoordinasikan terlebih dahulu ke Tim Investigasi Tokopedia Care setelah sesi chat berakhir. Juga diinfokan bahwa penutupan akun membutuhkan waktu maksimal 5 hari kerja diluar hari Sabtu-Minggu dan libur nasional sejak pelaporan.

Saya tunggu sekitar 5-7 hari, kemudian status OVO PayLater berubah menjadi non aktif, dan saya pun lega kalau OVO PayLater saya sudah dinonaktifkan. Selama OVO PayLater saya dalam status non aktif, saya masih melakukan pembelian di Tokopedia tanpa menggunakan pembayaran PayLater. Sampai pada tanggal 27-29 Februari 2020 saya dapat email tagihan dari OVO PayLater sebesar Rp39.213.

Pada tanggal 2 Maret saya ditelepon oleh seseorang dengan nomor 02150997586 yang menyatakan saya telah terlambat bayar OVO PayLater sebesar Rp39.213 dan diharapkan segera membayar keterlambatan tersebut. Saya jelaskan kalau saya tidak pernah menggunakan layanan OVO PayLater sampai saat ini sejak layanan tersebut dinonaktifkan. Orang tersebut ngeyel dan menanyakan kapan saya membayar.

Saya pun tanya ke orang tersebut untuk penggunaan apa saya menggunakan OVO PayLater dan orang tersebut gugup tidak bisa menjawab. Akhirnya saya putuskan untuk membayar tagihan tersebut dan saya menerima email konfirmasi dari OVO PayLater dan Tokopedia bahwa saya telah melunasi tunggakan tersebut sebesar Rp39.213.

Bukti pembayaran melalui Dana, karena saya bayar dari OVO PayLater tidak bisa (Pembayaran Gagal. Silakan Coba Lagi)

 

Pada hari yang sama, saya tanyakan ke CS Tokopedia perihal penagihan akun OVO PayLater tersebut, dan percakapan tersebut di-handle oleh CS Jessi kemudian oleh CS Randy dan terakhir ditangani oleh CS Eva.

Berikut tangkapan layarnya

CS Eva mengatakan akan menginvestigasi masalah tersebut dengan Tim Tokopedia Care, dan meminta saya menunggu perkembangan lebih lanjut (dengan status di Pesan Bantuan adalah “Dalam Proses“).

Pada tanggal 4 Maret 2020 (hari ini) pukul 9:05 pagi, seseorang dengan nomor 089520100121 menelepon saya dan kembali menagih perihal tunggakan OVO PayLater sebesar Rp39.213 dan bertanya kapan saya akan melunasi tunggakan tersebut. Saya jawab saya telah melunasi tunggakan tersebut melalui transfer antar bank dari aplikasi DANA ke VA (Virtual Account) PermataBank dan telah menerima notifikasi email bahwa tagihan tersebut telah dibayar.

Berikut tangkapan layar email notifikasi dari Tokopedia dan OVO PayLater

 

Saya harap pihak Tokopedia  lebih teliti lagi dalam memperhatikan status akun pengguna dan transaksi yang telah terjadi sebelumnya. lebih perhatian lagi mengenai penutupan akun dan sebagainya. TIDAK NGOTOT bahwa TAGIHAN BELUM LUNAS ATAU MENUNGGAK.

Anton Toni Agung
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai OVO PayLater:
[Total:12    Rata-Rata: 2.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

18 komentar untuk “Tagihan Gaib OVO PayLater Setelah Lama Ditutup

  • 6 Maret 2020 - (10:44 WIB)
    Permalink

    Bener2 gak respek dengan metode pembayaran “bayar nanti2” ini. Gak di travel agent sebelah, gak di marketplace ini, manajemen maupun security-nya asli amburadul. Yang ada menyulitkan, mengesalkan, bahkan menyengsarakan & membuat stres konsumennya. Bahkan sampai ketika sudah melakukan penutupan sekalipun.

    Bersyukur sejak dari awal saya tidak tergoda walaupun dapat notif terus2an di app marketplace ybs untuk mengaktifkan “fitur” tersebut.

    Keren bener mas nya sebelum komplen mau bayar duluan, sehingga bener2 posisinya sudah “tidak ada hutang/tanggungan sama sekali,” bahkan “sudah bayar lebih.” Bener2 kuat posisinya, & tinggal jangan kasih kendor tuh fintech2 yang agresif cuma kalau dia “merasa kehilangan duit,” di mana kalau kasus sebaliknya (konsumen yang kehilangan duit) mereka cuma tinggal bilang salah konsumen yang sembarangan ngasih password ke orang lain.

    • 6 Maret 2020 - (11:33 WIB)
      Permalink

      Betul mas, mereka itu enteng banget nyalahin konsumen ketika konsumen ada di pihak yang dirugikan (dengan alasan memberikan password ke orang lain, tidak mengikuti syarat dan ketentuan dll).

      Sengaja saya bayar biar mereka ga bisa ngeles lagi, dan buat nyindir mereka. kalau layanan mereka buruk sekali.

  • 6 Maret 2020 - (22:02 WIB)
    Permalink

    Apa jangan2 itu biaya untuk penutupan akun ovo paylater nya sebesar Rp39.213 kalo iya masa penutupan akun ovo paylater bayar,
    Saran kalo depcolector minta tagihan Rp39.213 lagi lu minta WhatsApp nya buat kirim foto bukti bahwa telah di bayar melalui dana dan sudah sukses, karna depcolector itu cuma neror di telfon aja,
    Semenjak ovo paylater versi baru semuanya jadi amburadul, dan sekarang ovo paylater gak stabil sistemnya

    • 9 Maret 2020 - (08:44 WIB)
      Permalink

      Saat ini levelnya masih di admin, belum sampai ke DC. Dan biaya tersebut bukan untuk biaya penutupan, melainkan tagihan gaib karena biaya tersebut timbul setelah lama saya tutup OVO PayLater.

  • 10 Maret 2020 - (21:51 WIB)
    Permalink

    sama ky kang anton sy malahan tagihan gaib lebih edan , sampai sekarang juga masih di proses belum beres nunggu bunga segunung kali baru di proses

  • 11 April 2020 - (02:17 WIB)
    Permalink

    Wah, kalo saya sih blm bisa tutup, karena masih butuh, banyak membantu sih, ini menurut pribadi saya, tapi memang setelah ada maintenance ovonya jadi makin amburadul, padahal saya ga pernah telat bayar, dan barusan limit saya dikurang yang tadinya 7,5 JT jadi 2,6 JT, ada kemungkinan karena penyebaran virus Corona kali ya, jadi mereka mengambil langkah mengamankan dana, secara ekonomi kita goyang gara-gara corona, fine with me…atau ada kemungkinan Tokopedia akan menutup layanan paylaternya. Bisa jadi “who knows”

    • 4 Juni 2020 - (15:20 WIB)
      Permalink

      Tinggal hubungi CS Tokopedia saja, nanti dia konfirmasi apakah benar akan tutup akun. Ga ribet kok

  • 3 Juni 2020 - (01:23 WIB)
    Permalink

    Mas tolong di bantu sy mau melakukan pentutupan akun ovopaylater tokopedia, itu sy liat langkah2 nya cuma menghubungi tokopedi care apa harus foto ktp juga mas?
    Terima kasih

  • 9 Juni 2020 - (16:44 WIB)
    Permalink

    Mas anoton, saya mau share sy coba tutup ovopaylater tapi ko pengecekan nya lama ya, sy liat punya mas Anton cuma beberapa menit pengecekan nya,

    • 9 Juni 2020 - (18:45 WIB)
      Permalink

      Dicoba lagi mas, sy ga sekali langsung direspon. Sehari bisa beberapa kali minta pengecekan, tp ga kelar2

 Apa Komentar Anda mengenai OVO PayLater?

Ada 18 komentar sampai saat ini..

Tagihan Gaib OVO PayLater Setelah Lama Ditutup

oleh Anton dibaca dalam: 2 min
18