Kategori: Tanggapan

Tanggapan Akulaku atas Surat Pembaca Ibu Maharanny Johanis

Menanggapi dimuatnya Surat Pembaca di Mediakonsumen.com yang ditulis oleh Ibu Maharanny Johanis pada tanggal 28 Maret 2020 dengan judul “Tim Penagihan Akulaku Mengancam Datang ke Rumah”, izinkanlah kami dari Akulaku memberikan penjelasan atas permasalahan yang terjadi dan menyampaikan permohonan maaf.

Sesuai dengan prosedur yang berlaku di Akulaku, permasalahan tersebut akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Untuk memudahkan pengecekan lebih lanjut oleh tim Collection kami, diharapkan Ibu Maharanny dapat menyampaikan kendala yang dialami dengan menghubungi nomor desk call kami di 021 – 24112009.

Akulaku akan selalu berupaya demi kenyamanan para pengguna dalam menggunakan layanan yang ada.

Eva Ulisiana
Public Relations Officer Akulaku Finance Indonesia
Gedung Sahid Sudirman Center, Lantai 11
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat Pembaca Terkait Tanggapan Ini

Tim Penagihan Akulaku Mengancam Datang ke Rumah

Kepada Akulaku, Tim penagihan anda lewat WA tidak ada etika, awalnya dia mengingatkan dan mengancam jika akan mendatangkan DC. Saya...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Akulaku sudah tidak Mematuhi Pemerintah dan OJK.. Sebaiknya d Segel d saat Pandemi Covid 19 banyak Rakyat yg kehilangan Pendapatan,tapi Akulaku tidak mau mengerti Haaaaaiiiii.. AKULAKU.. Bukanya kami tidak memikirkan Angsuranmu yg ada pada pikiran kami sekarang Adalah Bagaimana kami Berjuang untuk tetap Hidup dan ini adalah Masalah Peruutt.. Haruskah Keluarga Kami d Biarkan Mati Kelaparan demi membayar hutang2mu..

    • Buat mereka..mau kita mati,mau kita kelaparan .mau kita jual organ tubuh,ga ada urusan..yg penting duit mereka kembali..kalo sudah nanti kejadian 1998 terulang,ya paling menghilang.reaksi keras masyarakat yg diperlukan,baru pemerintah akan melirik,karena pemerintah tidak punya alasan memberhentikan ijinnya,terkecuali masyarakat bereaksi keras dan dinyatakan pemerintah sudah meresahkan ..maka pemerintah akan menutupnya...