Permohonan Relaksasi atau Penangguhan Pembayaran Kredivo

Sehubungan dengan wabah Covid-19. Saya mengajukan permohonan relaksasi ke pihak Kredivo, untuk bulan depan sampai situasi normal kembali, karena sudah dipastikan hotel tempat saya bekerja akan tutup sementara. Berulang kali saya sampaikan meminta petunjuk dan prosedur teknis cara pengajuannya melalui chat aplikasi tapi seakan tidak dihiraukan. Jawaban pihak Kredivo hanya menyarankan untuk tetap bayar seperti biasa sebelum jatuh tempo untuk menghindari biaya keterlambatan 4% dan bunga sebesar 6%. Kalau begitu seakan tidak peduli akan situasi saat ini.

Sebagai catatan saya tidak pernah telat bayar tapi kembali saya sampaikan ini himbauan dari pemerintah jadi hotel saya bekerja tutup sementara. Lalu mau bayar dari mana? Sedangkan gaji sudah dipastikan tidak akan mencukupi untuk bulan depan.

Mohon tanggapi ini dan berikan solusi, saya selaku warga negara yang baik ikut anjuran pemerintah dan pihak Kredivo sudah sepatutnya ikut peduli Akan situasi seperti ini, tidak dda yang menginginkan situasi ini terjadi.

Muhammad Ikbalul Khoer
Cibeureum, Cimahi Selatan
Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:32    Rata-Rata: 3.5/5]
Tanggapan Kredivo atas Surat Bapak Muhammad Ikbalul Khoer

Menanggapi surat konsumen yang ditulis oleh Bapak Muhammad Ikbalul Khoer di Media Konsumen tanggal 3 April 2020 yang berjudul “Permohonan...
Baca Selengkapnya

Loading...

51 komentar untuk “Permohonan Relaksasi atau Penangguhan Pembayaran Kredivo

  • 4 April 2020 - (00:31 WIB)
    Permalink

    Sama.. Restoran saya yg biasa kirim kirim barang juga tutup libur
    Tapi pihak kredivo gak mau tau
    Malah dibilang suruh lunasin tepat waktu.
    Harusnya dikasih kelonggaran
    Lagian bukan sengaja gak mau bayar..
    Satu satunya penghasilan dari itu aja. Malah dibilang kalau telat akan kena bunga sama didatengin debtcolector. Cape deh kena bencana begini pun gak mau ngerti bgt. Malah mengcekik pula.

    • 13 April 2020 - (16:56 WIB)
      Permalink

      Ko g da keringanan banget ya mba..pdhl kan bkn kemauan qt bwat libur krj ..perusahaan pun ttp krn memang sudah d beri surat edaran dr pemerintah..

    • 26 April 2020 - (14:05 WIB)
      Permalink

      Sama,dimasa pendemi kyak gini,fintecth sebesar Kredivo,gk punya rasa kasihan sama sekali,tp fintecth lain ada yg memberi keringanan potongan pembayaran loh,sumpah,w abis di kredivo selesai,w mau tutup akun di kredivo

  • 4 April 2020 - (12:07 WIB)
    Permalink

    Suatu permasalahan yg ga mau dijamah pemerintah sepertinya..karena,tangan kanan pemerintah OJK yg menaunginya juga cuma cuci tangan..inilah negara dengan aturan jelas,pemimpin jelas,pemangku amanah ,ga mau buat jelas..kalo sudah ramai,dan berefek negatif,baru nanti keluar bicara gaya retorika…

  • 6 April 2020 - (07:51 WIB)
    Permalink

    Betul.kenapa perorangan tidak ditolong kenapa harus ukm.padahal kita malah butuh karna tidak usaha.harusnya lebih di prioritaskan peminjam pinjol legal ojk.
    Saya dikategorikan orang yang terlilit pinjaman online yang terdaftar di ojk.sudah mencoba ajukan keringanan berupa cicilan namun mereka tetap mengharuskan membayar lunas atau memperpanjangnya untuk menghentikan denda yang berjalan setiap harinya.lalu bagaimana solusinya.di platform sendiri tidak memberikannya.memang ada satu yang mau memberikan keringanan namun dalam kondisi dampak wabah saya berhenti kerja dan tidak ada penghasilan namun ia tak bisa mengerti harus tetap dicicil.harapan saya agar diadakannya surat resmi dari ojk untuk orang seperti saya yaitu surat hak mencicil untuk memperkuat kami yang gagal bayar agar tetap dapat mencicilnya.saya bukan debitur nakal pinjam satu untuk bayar lainnya.namun secara sadar saya bahwa pinjaman online itu terlalu instan karna semua orang butuh uang.ketika seseorang sangat membutuhkan uang dan susah mencari pinjaman offline akan berpikir ke online.dan ketika pinjam pun merasa sanggup untuk bayar dan alhasil dana tidak cukup akhirnya susah cari pinjaman offline untuk gali lobang jadi ke online.mudah-mudahan kedepannya agar diberlakukan aturan baru pinjol legal agar menghapus tenor hari dan menjadi bulan misal 3bulan 6 bulan dst.hal ini saya rasa penting mengingat banyak sekali yang senasib seperti saya gali lubang tutup lubang akhirnya kandas ditengah dan jual aset bahkan gaji hanya untuk bayar dan belum juga lunas.korban berjatuhan.maaf maaf pinjol memang menguntungkan didepan namun tak lain bukanlah memerangi rentenir offline namun sekarang sudah seperti pengembangan saja.menjadi online.maaf hanya gambaran saya saja sebagai peminjam.apabila ada kesalahan mohon dikoreksi.apabila dari kata-kata saya ada yang pas mohon segera dipercepat perubahannya agar tidak semakin banyak yang stress,jual tanah,perhiasan,bahkan bunuh diri.tujuannya kemajuan ekonomi menjadi penyebab ekonomi

    • 14 Mei 2020 - (19:54 WIB)
      Permalink

      Semoga aja karyawan kredivo bisa merasakan efek dari pandemi covid ini, kalau gak positive virusnya ya dirumahkan juga gitu, minimal kena pemotongan gaji dari perusahaannya. Agar tau bagaimana menderitanya para konsumen yang sudah mereka zholimi. Setelah wabah ini selesai semoga gak akan ada yg pernah pakai aplikasi kredivo lagi. Apalagi masalah penyebaran data konsumen. Harus diberi hukuman juga itu kepada debt colectornnya. Mudah mudahan aja nasib debt collector sm seperti nasib konsumen yg teraniaya oleh prilaku debt colector . Mudah mudahan aja doa org yg teraniaya terkabulkan.amin! ( Memang si hutang harus dibayar,tapi jika tidak punya penghasilan akibat covid 19 terus dirumahkan,mau makan aja binggung sehari hari,apalagi bayar hutang? )

  • 7 April 2020 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Satu2 nya cara penagihan yang tidak ada etika ada KREDIVO , seperti mengajak berantem dan mengata2i orang di telp , dan percakapan Di WA juga tidak menyenangkan , harap OJK memantau perijinan KREDIVO , bila dibutuhkan bukti saya ada bukti percakapan WA dan sms dari kredivo yang sangat tidak beretika, sebenarnya KREDIVO perusahaan besar cuma memperkerjakan orang2 yang tidak tepat secara komunikasi dan attidue

    • 14 Mei 2020 - (20:46 WIB)
      Permalink

      Setuju sekali, cara penagihan premanisme! Tiap hr yg nagih Gonta ganti, gmn mau update lah wong yg nagih aja ganti Mulu, buat smua korban Kredivo jgn tkt Ama DC lawan balik aja klo smpe mrka dtg n ancem2 lapor ke polisi.

  • 7 April 2020 - (14:49 WIB)
    Permalink

    Hi Muhammad Ikbalul Khoer,

    Maaf atas ketidaknyamanan yang kamu alami. Terkait kendala yang Bapak Muhammad Ikbalul Khoer alami dan untuk pengecekan lebih lanjut oleh tim kami, mohon bantuanya untuk informasikan nomer ponsel yang terdaftar dan dapat di kirimkan ke email kami di support@kredivo.com dengan subjek “Konfirmasi Media Konsumen” agar kami dapat menjelaskan terkait kendala yang Bapak Muhammad Ikbalul Khoer alami.

    Salam Hangat 🙂
    Tim Kredivo

    • 20 April 2020 - (18:01 WIB)
      Permalink

      Bapak Muhammad Ikbalul Khoer alami adalah salah satu konsumen dr sekian banyak konsumen yg mengalami nasib yg sama dengan beliau…buka mata lebar2 mas..dan buka nurani org2 di kredivo..

    • 14 Mei 2020 - (20:48 WIB)
      Permalink

      Halah mana mau anda menolong kami smua. Kita udh kirim email ke team support kalian eeh jwbn nya template bgt. Udh kecewa dgn Kredivo TDK ada winwin solution!

  • 7 April 2020 - (22:47 WIB)
    Permalink

    Sya pengguna setia kerdivo,pasca wabah covid-19 sya bnar kecewa dgn pihak kredivo,pinjol yg lumayan punya nma besar seakan2 tutup mata dengan keadaan,disaat smua pihak saling membantu untuk meringankn beban tp KREDIVO tidk peduli dengn keadaan,sudh di jelaskn dgn baik2 bhwa saya dirumhkn,bukn tidk mau mmbayar hanya minta menunda bayr cicilan smpe keadaan normal,tp pihak kredivo tdk mau tau.sekelas pinjol kredivo Mlah justru tdk punya etika dn kepedulian trhadap konsumeny,mengenaskn.

      • 14 April 2020 - (19:14 WIB)
        Permalink

        Iya tolong dong dimengerti dalam keadaan seperti ini pihak kredivo bisa menangguhkan dulu untuk cicilan karna keadaan yg tida diinginkan krjaanpun dlburkan.dari mana harus bayar cicilannya

    • 13 April 2020 - (17:01 WIB)
      Permalink

      Betul sekali…cs nya bicara dgn nada dan kata2 yg krg mengenakan..brsn br dpt tlp nya..ya tuhan sudah d jls kan baik2 klo krj sudah d libur kan dr sebulan lalu…krn ada nya virus corona ..tp jawabanya ketus dgn nada tinggii. Masa ga paham sih. Sm keadaan skr ini..

  • 9 April 2020 - (03:01 WIB)
    Permalink

    Sama. . Saya selama ini juga bayar gak pernah terlambat. Cuma karena wabah memohon keringanan tapi gak ada solusi sama sekali.

  • 9 April 2020 - (11:26 WIB)
    Permalink

    Pihak kredivo sudah tumpul perikemanusiaannya menganggap semua masalah adanya pandemi covid 19 yang melanda di seluruh dunia itu bukan urusan pihak kredivo bagi pihak kredivo utang tetap lah hutang yg harus di bayar pas jatuh tempo coba coba nunggak siap siap denda berjalan serta di teror cs baik lewat mesin atau pun telepon ,sepertinya pihak kredivo tidak mengindahkan sekalipun himbauannya datang dari presiden di negara ini dan pihak OJK serta AFPI seolah tutup mata cuci tangan dengan dalih itu kembali ke kebijakan masing masing fintech lending,sedangkan pihak fintech lending (kredivo) yg tidak mau tau masalah yg di hadapi orang/bangsa ini

    • 20 April 2020 - (17:54 WIB)
      Permalink

      saya ragu dengan kewarganegaraan nya para owner kredivo..kalo mereka wna..jangan2 mau menjajah kita..kalo mereka wni..berarti mo jajah bangsa sendiri…

  • 10 April 2020 - (13:00 WIB)
    Permalink

    Saya stuju harus ya kreditvo ada penanguhan untuk peduli..karna wabah covit_19 ini smua org jdi susah..eh malah gx ada pedulinya biari tar bangkrut loh klo gx ada yg make kreditvo lgi..

  • 11 April 2020 - (10:31 WIB)
    Permalink

    Tolong kebijakan dari pihak kredivo untuk mengerti situasi negara kita ini yang terdampak pandemik covid 19,bukan kita tidak mau membayar,tapi dikarenakan kita dirumahkan dan untuk sementara tidak punya penghasilan,mohon kredivo untuk relaksasi pembayaran kita,sesuai dengan anjuran pemerintah,terima kasih

  • 11 April 2020 - (14:07 WIB)
    Permalink

    TOLONG DENGARKAN DAN PATUHI PERINTAH PRESIDEN BAPAK JOKOWI

    Saya pengguna kredivo, saya selama ni tidak pernah untuk terlambat membayar
    Dan tolong dengan adanya wabah covid 19 ni tolong agar bapak /ibu untuk menunda sementara agar pembayaran kredivonya ditunda…
    Karna kita juga bingung harus membayar dengan apa sedangkan kita slalu dirumah saja dan liburkan kerja nya…
    Coba jikalau kalian diposisi kami , kami harus bagaimana untuk membayar nya
    Dan dengan apa kita harus membayar nya
    Tolong maklumi dengan keadaan ni

  • 12 April 2020 - (09:31 WIB)
    Permalink

    Untuk pihak kredivo saya mohon maaf tidak bisa membayar cicilan kredivo karna saya kerja di rumah kan dan tidak diberi upah atau yg lainnya bagaimana saya membayar cicilan saya, mohon untuk pihak kredivo untuk sementara waktu penangguhan cicilan kredit saya mohon ditangguhkan, misalkan sudah normal semuanya dan boleh beraktifitas atau bekerja lagi dari uk. Atau pemerintah saya akan membayarnya, tolong dimengerti dan diberi kelonggaran, karna buat makan perhari pun saya bingung dan muter otak buat anak” saya mohon kebijaksanaannya, terima kasih

  • 13 April 2020 - (16:55 WIB)
    Permalink

    Ya tuhan hari ini sy kesel banget…secara sy dpt tlp dr cs kredivo..sy memang memiliki cicilan yg memang seharus d bayar pada 4 hr lalu…sy angkat tlp nya yg bicara terdengar dengan jelas suara perempuan yg lantang menanyakan kpn sy bs membayar cicilan nya ..sy JAwab seada nya karena memang Sy blm ada uang nya. posisi sy sdh libur bekerja sejak sebulan lalu krn ada nya virus covid 19 ini,perusahaan mana yg Mau memberi gaji cuma2 pd saat ini..pst ga mungkin kan yg ada pun pst kepending dan blm ada kejelasan terlebih lagi sy bekerja d tempat hiburan / k*****e.cs tersebut begitu ketus menanyakan kesedian sy untuk membayar pd mlm ini jls sy tolak krn memang sy ga ada pegang uang,dan sy pun bukan tdk Berusaha sy udh cari pinjaman sm sodara tp blm dapat jawaban,cs tersebut terus bicara dgn nada menakan hingga akhirnya suami sy dengar dan menanyakan tlp dr siapa sy jwb dr kredivo ,suami sy ambil alih tlp nya suami sy blg klo qt memang blm ada uang,tp c cs itu trs aja menekan dgn nada yg tdk mengenakan hingga akhir nya suami sy terpancing juga dan emosi suami sy blg ya sdh minta dtg aja colectornya toh qt bkn niat bkn tdk bayar krn posisi nya blm ada uang krn krj pun qt d liburkan..cs itu masih dgn nada nya dia yg lantang keukeuh tdk mau tau klo paling terakhir besok siang ..suami sy jwb lg klo blm ada uang nya bagaimana mau byr bsk ,tetep aja tuh cs maksa…masih dr pihak kredivo tdk ada kelonggaran bwat qt sy tlt br 4hr ..ini kali ke 3 sy…sebelum2nya sy tdk prh telat sama skli..bahkan blm tanggal Jatuh tempo nya pun Sy byr klo memang sdh ada uang nya…tolong kebijaksaan nya pd masa pandemi ini,bkn kemauan sy untuk lalai byr cicilan..toh smwa org tau bahkan seindonesia tau klo pada saat pandemi covid 19 ini..banyak sekali perusahaan2 yg tutuP bahkan karyawan nya pun d liburkan…apakah memang SOP nya hrs seperti itu tlp dgn nada2 yg krg mengenakan..pemerintah saja sudah jelas mengumumkan Kpd perusahaan2 besar contoh nya leasing bahwa akan ada restruktur cicilan..masa dr kredivo ga bs sih.

  • 13 April 2020 - (21:00 WIB)
    Permalink

    RINGKASAN EKSEKUTIF
    PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11/POJK.03/2020 TENTANG
    STIMULUS PEREKONOMIAN NASIONAL SEBAGAI KEBIJAKAN COUNTERCYCLICAL
    DAMPAK PENYEBARAN CORONAVIRUS DISEASE 2019
    (POJK STIMULUS DAMPAK COVID-19)
    1. Perkembangan penyebaran coronavirus disease 2019 (COVID-19) berdampak secara
    langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja dan kapasitas debitur termasuk
    debitur usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga berpotensi
    mengganggu kinerja perbankan dan stabilitas sistem keuangan yang dapat
    memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, untuk mendorong
    optimalisasi fungsi intermediasi perbankan, menjaga stabilitas sistem keuangan,
    dan mendukung pertumbuhan ekonomi diperlukan kebijakan stimulus
    perekonomian sebagai countercyclical dampak penyebaran COVID-19.
    2. Pokok-pokok pengaturan POJK Stimulus Dampak COVID-19 antara lain:
    a. POJK ini berlaku bagi BUK, BUS, UUS, BPR, dan BPRS.
    b. Bank dapat menerapkan kebijakan yang mendukung stimulus pertumbuhan
    ekonomi untuk debitur yang terkena dampak penyebaran COVID-19 termasuk
    debitur UMKM, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
    c. Debitur yang terkena dampak penyebaran COVID-19 termasuk debitur UMKM
    adalah debitur yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajiban pada Bank
    karena debitur atau usaha debitur terdampak dari penyebaran COVID-19 baik
    secara langsung ataupun tidak langsung pada sektor ekonomi antara lain
    pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian, dan
    pertambangan.
    d. Kebijakan stimulus dimaksud terdiri dari:
    1) Penilaian kualitas kredit/pembiayaan/penyediaan dana lain hanya
    berdasarkan ketepatan pembayaran pokok dan/atau bunga untuk
    kredit/pembiayaan/penyediaan dana lain dengan plafon s.d Rp10 miliar; dan
    2) Peningkatan kualitas kredit/pembiayaan menjadi lancar setelah
    direstrukturisasi selama masa berlakunya POJK. Ketentuan restrukturisasi
    ini dapat diterapkan Bank tanpa melihat batasan plafon kredit/pembiayaan
    atau jenis debitur.
    e. Cara restrukturisasi kredit/pembiayaan dilakukan sebagaimana diatur dalam
    peraturan OJK mengenai penilaian kualitas aset, antara lain dengan cara:
    1) penurunan suku bunga;
    2) perpanjangan jangka waktu;
    3) pengurangan tunggakan pokok;
    4) pengurangan tunggakan bunga;
    5) penambahan fasilitas kredit/pembiayaan; dan/atau
    6) konversi kredit/pembiayaan menjadi Penyertaan Modal Sementara.
    f. Bank dapat memberikan kredit/pembiayaan/penyediaan dana lain yang baru
    kepada debitur yang telah memperoleh perlakuan khusus sesuai POJK ini
    dengan penetapan kualitas kredit/pembiayaan/penyediaan dana lain tersebut
    dilakukan secara terpisah dengan kualitas kredit/pembiayaan/penyediaan dana
    lain sebelumnya.
    g. Bank menyampaikan laporan berkala atas penerapan POJK ini untuk monitoring
    Pengawas sejak posisi data akhir bulan April 2020.
    h. Ketentuan ini berlaku sejak diundangkan sampai dengan tanggal 31 Maret 2021.
    Apakah surat diatas tidak pernah diterima oleh pihak Kredivo??tolong dijawab oleh pihak Kredivo,Terima kasih

    • 30 April 2020 - (14:03 WIB)
      Permalink

      Gak berlaku untuk kredivo kak. Kata kredivo penangguhan hanya berlaku untuk bank umum konvensional. Saya jg terlambat 10 hari. Keluarga dan kawan2 sudah diteror telepon. Tidak ada sama sekali keringanan di saat situasi seperti ini.

  • 14 April 2020 - (14:48 WIB)
    Permalink

    ngeri ahh ne kredivo baru telat 2 minggu tagihan nya udah 2 x lipat memang gak ada hati nurani nya ni kredivo , tolong dong kredivo kita kan bukan mau kita tidak bayar karna keadadan kita lagi susah kerja , kerja diliburkan gaji pun dikurangi cmana kita mau byr smentara kebutuhan rumah bnyak , tolong lah kredivo kasih kami keringanan

  • 14 April 2020 - (18:24 WIB)
    Permalink

    Dh.

    Bukan maen dah tuh CS kredivo kalau udah telpon males banget ngangkat saya,pen bet di lakban mulutnya kaga ada sopan sopannya tau gak,lu manusia apa kadal gak pernah susah lu hidup ya,,,,ok sabar tapi kalau dia udah telpon hanya bahasa dia yang harus di menegerti, so bet cantik CS gua sumpel juga loh.

    Segitu yang ingin saya sampaikan terimakasih,besok besok kalau ngambil pekerja buat cs itu yang ramah.

    Hs,
    Taipalo samilaona

  • 15 April 2020 - (16:36 WIB)
    Permalink

    Eh sama nih !
    Beberapa hari ini diteror sama kredivo, pengguna 2 tahun dengan kredibilitas kredit lancar tanpa pernah nunggak sekalipun.
    Baru hari ini telat belum sampe seminggu di tagihnya kaya orang telat bayar berbulan-bulan dan kaya nasabah baru.
    Kredivo perusahaan besar dan pelopor fintec tapi gada sama sekali rasa kemanusiaan. Beda sama dhana pala dan amar bank yang masih sopan dan kemanusiaan dalam menghadapi musibah ini. Gaes next kalau kita udah lunas ga usah dipake lagi ini applikasi, kita rakyat yang kena musibah PHK masal kaya gini dia gamau tau padahal mereka hidup juga dari bunga kita.
    Kita rakyat indonesia lagi gotong royong buat hadapin wabah ini bersama, lah ini kredivo malah nambah penderitaan gada sama sekali care sama rakyat! Kita tau kita salah tapi masa gada kebijaksanaan ? Setidaknya cari collector itu yang sopan.

    Yth Kredivo coba tolong di meetingkan masalah ini , setidaknya beri penangguhan cicilan dengan bunga perbulan tetap berjalan, dan ga perlu teror teror orang lagi pada depresi berjamaah anda mau tanggung jawab sampai ada orang bunuh diri karena anda meneror?? Pahami kondisi dan situasi negara lagi depresi berjamaah anda meneror seperti iti buat depersi orang makin parah, beda cerita kalo situasi negara lagi fine orang mau usaha juga gampang lah sekarang mau usaha kanan kiri pada sama sama susah gimana mau cari ??

    Rakyat bisa aja boikot kredivo after corona gone loh masih ! Its easy apalagi skr lg PHK berjamaah anda hati hati bertindak badai itu ga selama nya, nanti kalau rakyat udah bangkit lagi gamau pake kredivo baru tau..
    Karena tau betapa kejam nya kredivo. Jangan sombong mungkin skr kredivo yang terbesar tapi dengan seperti ini akan bikin kabur nasabah punya krdibilitas baik lari ke perusahaan lain suatu hari nanti juga ada saingan yg lebih baik dari kredivo.

    Kenapa saya bilang kejam orang yg ga pernah nunggak juga sama sama diteror berati itu kan menandakan dia gamau ada excuse atas apa yang terjadi
    apalagi sama yg nunggak gatau deh di gimanain duh!

    Kita aduin OJK aja nih perusahaan,

  • 15 April 2020 - (20:32 WIB)
    Permalink

    mohon diinformasikan ya kalau memang bisa, saya juga terdampak akibat wabah ini, bingung juga mau pembayaran iurannya.

  • 16 April 2020 - (03:25 WIB)
    Permalink

    Semoga karyawan kredivo bisa merasakan efek dari pandemi covid ini, kalau gak positive virusnya ya dirumahkan juga gitu, minimal kena pemotongan gaji dari perusahaannya. Agar tau bagaimana menderitanya para konsumen yang sudah mereka zholimi. Setelah wabah ini selesai tak akan pernah pakai aplikasi kredivo lagi.

  • 16 April 2020 - (07:01 WIB)
    Permalink

    kepada pihak kredivo tolong segera ditanggapi Dan Cari solusi ,hemat nya sudah Saya sampaikan tinggal analisiys bisa dilihaat dari pembayaran sebelumnya apakah pernah telat atau tidak , segera berikan Cara pengajuan restrukrisasi , Kita juga bukan tidak mau bayar ,tapi saat ini kondisi memang seperti ini.. perlu diingat juga tanpa user kredivo tidak akan berjalan juga . Mohon kooperatif dengan user user yang berniat bail.

  • 19 April 2020 - (19:47 WIB)
    Permalink

    sampai Hari ini saya masih berusaha untuk mendapat info relaksasi kepada Kredivo, tapi tetap pihak kredivo bersikeras jika telat bayar bunga 10% , kalau sampai itu tejadi perlu Kita laporkan ke tahap selanjutnya

  • 20 April 2020 - (17:33 WIB)
    Permalink

    emang bener2 kelewatan kredivo nih ga punya rasa kemanusiaan..di tengah pandemic seperti ini siapa sih yg mau dpt KLB seperti ini..saya juga punya sisa tunggakan 400 rb doank..dan saya berusaha cicil..2 minggu kemaren saya coba masukin kurang lebih 100rb..hari ini DC mereka mulai menelpon temen2 saya…saya kalo ga punya itikad membayar..ga mungkin saya coba trf kemaren..sebelum kejadian pandemic apa saya ga bayar cicilan? tolong lah pihak kredivo pake rasa kemanusiaan sedikit..kebijakan pemerintah sudah jelas ada mengenai relaksasi pembayaran…dan usaha saya salah satu usaha yg merasakan efek pandemic ini..saya juga tau pihak kredivo nih lagi susah cari duit buat bayar gaji colector2 yg lantang itu dan ga punya rasa kemanusiaan…kita aja cari duit dan nagih duit di pandemic ini masih pake nurani…Hai org2 DC kredivo yg masih lantang..saat ini tuh waktu nya saling bantu membantu..saling bahu membahu…bukan waktunya untuk lantang sok jagoan…pake lah sedikit nurani2..dan untuk para owner kredivo..buka mata lebar2..kalo anda masih mengaku wni..baca lagi pancasila..

  • 22 April 2020 - (08:35 WIB)
    Permalink

    Hari ini dapat telpon dari KREDIVO maksa harus bayar hari ini, kalo tdak akan di blok dari OJK sama BI katanya, saya bilang akan bayar kalo covid sdh redah dan usaha buka kembali, dan walaupun belum reda kalo memang sdh ada uang sy tetap akan bayar, malah sy dibilangin “Anak Kecil Juga Tau Itu Pak” Sungguh Terlalu!!

  • 24 April 2020 - (10:37 WIB)
    Permalink

    Sya sdh mengajukan Reschedule, di 2 cicilan sya pd Kredivo via email namun tidak digubris dan harus tetap membayar disaat ini, pdhl sdh sya lampirkan surat pemberitahuan penutupan operasi mall utk 1 bulan (mall) sbg langkah pencegahan dampak covid19, sehingga sya TDK bisa mendapatan dana utk membayar cicilan dimksd. Malah DC Kredivo yg “SOPAN” menyuruh mencari pinjaman/dana talangan dan mengungkit pendapatan sya pd saat pengajuan ( kan pendapatan sya pd waktu kondisi normal…oon lu). Mereka gak mau tau akhirnya sya ambil kesimpulan percuma jawab telp mereka, wong mereka gak akan mau menerima kesusahan org lain…kapok ambil barang via KREDIVO. Semoga kondisi cepat pulih kembali dan sya akan membayar dan menutup akun sya di Kredivo.

  • 26 April 2020 - (15:03 WIB)
    Permalink

    saya pun sama seperti kalian sudah minta konpensasi sama kredivo tp tetap d tuntut bayar tepat waktu, lah kita mau bayar pake apa ya kita kan korban phk pandemi corona. gmna kita tlvn ojk aja nomornya 157 biar kita mnta toleransi kan kredivo dibawah pengawasan ojk. Sdgkn kredivo termasuk multifinance

  • 28 April 2020 - (12:43 WIB)
    Permalink

    Kalau saya di uangme,, saya sdh mengajukan perpanjangan waktu pelunasan pinjaman tetapi pihak uangme menyuruh cari pinjaman,, mau cari kemana karena situasi sdg pademi,, buat mkn aj ssh,,. Saya Smpe blg ksh kelonggaran wktu sampai bln depan ttpi cs tetap menyuruh cari pinjaman,, setiap saat di telepon

  • 29 April 2020 - (11:48 WIB)
    Permalink

    perlu di up kredivo ini biar ga kebablasan,.. bahkan ditutup jika menyalahi aturan pemerintah.. mungkin yg sudah diteror2 atau sudah di chat bisa disharing ke medsos OJK/Lambeturah/lainya.. biar mereka ga punya penghasilan juga sama dengan kami yg berdampak covid-19 ini.

    • 30 April 2020 - (14:10 WIB)
      Permalink

      Betul kak.. keluarga saya sdh diteror 😪.. telat baru 10 hari. Tp nerorrnya udah kemana2. Alamat kita juga kan ada ya mereka. Napa g datengin langsung aja cb drpd nelponin orang lain. Apa emang itu SOP lembaga yg dinaungi ojk?

      • 2 Mei 2020 - (09:54 WIB)
        Permalink

        Apakah media konsumen ini dibaca oleh pihak kredivo Dan ojk KenApa tidal Ada respon untuk Hal ini disini ya ini sudah meresahkan , pihak kredivo memang fintech peer to peer tapi pasti Ada penyokong dananya yang bisa di stimulus untuk proses relaksasi ,kalo pihak kredivo masih bisa sewenang wenang dalam kondisi covid seperti ini Dan jika meneror rekan/ saudara Kita itu bisa masuk ke dalam pencurian data pengguna bisa kena pasal dari ojk, mohon win win solusi nya tanggapi ini sebelum menjadi keresahan yang berujung pada Hal Hal yang tidak baik.

  • 5 Mei 2020 - (12:33 WIB)
    Permalink

    sepertinya media konsumen ini tidak dibaca oleh pihak kredivo maupun OJK.
    karena baru saja saya ditelp oleh pihak kredivo terkait keterlambatan pembayaran yang masuk di hari ke 5.
    “jika sampai malam ini saya tidak membayar, akun kredivo saya akan dinon-aktifkan dan tidak dapat melakukan pinjaman lagi, hanya dapat membayar saja.”

    kalau memang sampai pihak kredivo meneror keluarga atau teman-teman yang berada di contact ponsel saya, saya akan melanjutkan perkara ini ke ranah hukum.
    saya sudah 2 tahun menggunakan kredivo dan tidak pernah terlambat sedikit pun, bahkan lebih banyak pembayaran saya lebih cepat 1 bulan.

  • 5 Mei 2020 - (14:52 WIB)
    Permalink

    jika dilihat dari informasi yang OJK berikan di :
    https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Documents/Pages/Pengumuman-Restrukturisasi-atau-Keringanan-bagi-Debitur-Perbankan-dan-Perusahaan-Pembiayaan-yang-Terkena-Dampak-Covid-19/OJK%20Update%2031%20Maret%20Perusahaan%20Pembiayaan-.pdf

    kredivo tidak memberikan informasi ikut dalam program pemerintah, kalaupun diwakili oleh APPI (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia), tidak ada informasi restrukturisasi pada website resmi kredivo seperti yang diinformasikan oleh APPI.

    • 7 Mei 2020 - (07:47 WIB)
      Permalink

      Iyaa.. sya juga di teror sm yg mengats nama kan kredivo.. merka ga sms saya
      Tp meraka sma dan tlp langsung ke kaka dan tmn” sayaa… Bkin malu org , Sedangkan saat saya daftr kredivo ga ada sya cantumkan nama mereka.. saya pikir it bukan dr kredivo nya langsung , tp data kita yg jebol ke penipu”.
      Krna di tnya brapa tagihan nya meraka ga bsa jwb…
      Ada juga satu nmr whatsup saya..
      Saya bilang saya ga bsa byr , ga ada uang.
      Trs dia tau saya ambil tv di kredivo
      Dia malah nganjurin bwt di gadein trs bwt bayar kredivo..
      Laah brrti sama aja saya nambah utang donk.
      Saya jwb aja udh di jual bwt kebutuhan sehari” ..
      Eehh saya malah di amcem mau di laporin polisi..
      Saya jwb aja situ yg ga mikir org lg bgni di malah nagih nya udh kya utang sma rentenir. .. kredivo it kan aplikasi resmi yg trcantum di ojk..
      Msa bgtu sikap org lapangan nya..
      Kaya org preman pasar yg di rekrut kerja….

  • 5 Mei 2020 - (15:18 WIB)
    Permalink

    Untuk pengaduan terkait cara penagihan debt Collector kami sarankan Bapak/Ibu menyampaikan pengaduan nya kepada pihak pinjolnya langsung ya. Dan juga silahkan mengirimkan email ke alamat email kami di email:
    konsumen@ojk.go.id dan ke pengaduan@afpi.or.id dengan menyertakan bukti atau Screenshot terkait cara penagihan debt Collector tersebut agar menjadi bahan pengaturan dan pengawasan kami ke depannya untuk perusahaan Fintech tersebut. Sebelumnya Terimakasih Bapak/Ibu atas laporannya ke OJK

    yang merasa terganggu akan cara penagihan debt collectornya kredivo, yuks kita laporkan ke OJK..

  • 8 Mei 2020 - (10:05 WIB)
    Permalink

    barusan dapat telpon dari cs kredivo perempuan dgn mengaku nama And*ea. belum ke inti nada bicaranya bikin emosi.. lah intinya cs tuh nelpon mau apa? APA mau bikin emosi , yang Saya Akan perkarakan dia bAwa nama Muha**ad maksudnya apa? tolong jangan bawa nama sperti itu bisa masuk isu Sara nantinya

  • 29 Mei 2020 - (11:58 WIB)
    Permalink

    Saya baru beberapa menit yang lalu di tlpn di takut2in ada yang nanti datang ke rumah sama polisi …ya ampun udah kyk hutang miliaran padahal ak udah jelasin aku karyawan yg kena dampak covid 19 ini saya akan tetap berusaha untuk membayar tapi selama Corona ini kami cuma bisa cari uang untuk makan aja tapi mereka bilang bodoh amat itu urusan ibu katanya,saya bilang ini bencana dunia bukan cuma saya tolong di mengerti orangnya tetap pancing saya supaya saya emosi dan akhirnya saya sampe sumpahin dia semoga saya di ampuni ….tolong kredivo jangan gak pake hati kayak gitu semua kena dampaknya loh ini kenapa ya gak bisa ada kebijakan supaya kita juga tetap percaya sama kredivo.kejam banget gak manusiawi menurut saya …. Aku sampe gak abIs pikir koq ada orang2 kayak gini ya…klo ada di sini yg bisa beri saya solusi tolong.. saya juga gak mau klo sengaja hutang dan tidak bayar atau saya di anggap tidak bertanggup jawab tapi ini kita semua lagi dalam bencana ….maaf sedikit meluap2 karna masih merasa emosi sama kredivo

  • 31 Mei 2020 - (08:47 WIB)
    Permalink

    Kredivo itu gak punya toleransi ditengah wabah COVID19,LBH parah di banding lesing motor,
    Kami sebagai nasabah merasakan kecewa,

 Apa Komentar Anda?

Ada 51 komentar sampai saat ini..

Permohonan Relaksasi atau Penangguhan Pembayaran Kredivo

oleh muhammad khoer dibaca dalam: 1 min
51