Penagihan Paylater Tanpa Diberi Penjelasan

Saya sudah pernah menuliskan tentang masalah dengan Findaya di artikel sebelumnya, di:

Dan saya sudah laporkan ke polisi, dan sudah meminta jadwal sidang ke pihak Findaya. Namun pihak Findaya tetap menolak, maunya tetap dibayarkan. Apa begini ya policy fintech di Indonesia? Findaya tidak pernah memberi penjelasan transaksi apa yang dipakai. Hanya tagihannya yang sampai. Begitupun dengan gojek.

Saya hanya rakyat kecil biasa, tidak punya kuasa, mungkin di sini saya hanya mau berbagi saja. Saya sudah kirim laporan ke OJK, dari OJK diteruskan ke Asosiasi Pendanaan Fintech Indonesia (APFI). Tapi dari mereka tetap tidak memberikan solusi.

Berikut sms yang saya terima.

Karena saya hanya rakyat kecil, yang sudah mengadu juga bahkan sudah saya beri surat kepolisian, dan Findaya menolak. Saya sudah bilang ke APFI, agar Findaya mau untuk sidang, tapi tetap dari APFI belum memberi konfirmasi apa-apa.

Melalui tulisan ini saya hanya berbagi agar konsumen lebih berhati-hati. Karena perlindungan lembaga konsumen pun, tetap tidak bisa memberikan perlindungan secara penuh. Saya hanya mau transparansi dulu dari Findaya. Kapan saya daftar Findaya, transaksi apa yang saya lakukan, namun belum pernah diinfokan.

Saya tidak tahu lagi, karena saya bukan siapa-siapa, paling saya hanya berdo’a untuk keselamatan saya. Karena saya tidak tahu lagi, ke lembaga mana yang bisa memberikan perlindungan konsumen, minimal penjelasan. Terima kasih.

Ariyani Sanjung
Kab. Bandung Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

    • Iy mb/mas, setelah saya buat laporan ke OJK baru diberi penjelasan. Sebelumnya tidak pernah, hanya menagih saja, dan ini pun sudah kejadian. Setelah kejadian saja tidak ada penjelasan dari gojek. Bahkan saya datang ke kantornya blok M juga dilempar lagi suruh datang ke kemang.

  • Pindah ke grab lebih aman ,untuk saldo gopay saya baru top up 500k saja dompet langsung diblokir dan tidak bisa di gunakan " hati 2 untuk prngguna gopay ovo lebih aman

    • Sudah dari desember mas saya sudah tidak pakai gojek lagi mas. Karena semua serba otomatis, jd belum tahu, apalagi yg otomatis selain payLater. Transaksi pertama paylater ya ini yg kasus penipuan. Takut kejadian lagi. Kalau fintech lain punya saya belum otomatis, karena upgradenya ribet, namun lebih aman.