Tagihan XL Prioritas yang Tidak Sesuai (Bagian 2)

Sore ini saya mendapat email balasan dari team XL perihal tulisan saya di Media Konsumen, balasannya itu sbb:

” Dear Bapak Eko,

Terkait keluhan Bapak Eko melalui mediakonsumen.com pada tanggal 5 April 2020, agar Maya dapat menindaklanjuti keluhan Bapak, mohon berkenan menginformasikan data-data berikut:

Nomor XL yang dikeluhkan
Nomor telepon yang dapat dihubungi.

Maya nantikan konfirmasinya. Terima kasih Bapak Eko dan selamat beraktivitas.

Salam,

xl
Maya, CS XL Digital Care

Dibantu oleh:

Rina Lestari

Setelah saya membalas dan memberikan nomor telepon yang diinginkan, selang beberapa lama kemudian dijawab oleh pihak XL sbb:

” Dear Bapak Eko,

Terima kasih telah menghubungi Maya melalui email.

Menanggapi email yang dikirimkan sebelumnya, mohon maaf atas kendala yang dialami pada nomor XL 087784691761. Berdasarkan pengecekan saat ini pada nomor tersebut status sudah hangus dikarenakan ada tagihan yang telah jatuh tempo namun belum terbayarkan. Berkaitan dengan nominal tagihan saat ini Maya cek telah sesuai karena nominal tagihan Rp. 424,556.58 untuk pemakaian 2 bulan yang jatuh tempo 11 Maret 2020 dan 11 April 2020. Sehingga pada bulan Maret 2020 nomor telah terblokir sehingga tidak dapat untuk akses apapun. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Demikian informasi Maya. Terima kasih Bapak Eko dan selamat beraktivitas.

Yuk bantu Maya jadi lebih baik dengan mengisi survey berikut ya. klik disini jika gambar diatas tidak muncul

Salam,

xl
Maya, CS XL Digital Care

Dibantu oleh:

Novita Eka

 

Ini sebenarnya saya yang “BEGO” atau pihak XL yang memang terlalu “PINTAR” yah?

Secara logika pihak XL mengatakan tagihan sudah dua bulan dengan jatuh tempo di tanggal 11 Maret dan 11 April 2020, sedangkan Pihak XL pun mengatakan sejak bulan Maret nomor tersebut sudah TERBLOKIR sehingga saya sudah tidak bisa menggunakan nomor tersebut. Hallloooooooooo bulan Maret saja saya gak bisa gunakan itu nomor, kok malah tagihan menjadi dua bulan atau kata lain 2 kali lipat?

Apa yang saya dapatkan dengan saya harus membayar 2 kali lipa? Kayaknya saya perlu “MIKIR” keras untuk mencerna logika dari penagihan ini. Apa sepertinya saya harus S3 dulu supaya saya bisa mengerti dengan logikanya XL? Ini jelas tidak sesuai dan ini jelas sangat merugikan saya sebagai konsumen, apalagi di tengah situasi yang seperti ini.

Dear Media Konsumen, kiranya dapat dibantu akan hal ini.

Eko Supriyanto
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar