Kecewa dengan Sikap Teller Bank Mandiri KCP Suroso Cianjur

Pada hari Selasa 14 April 2014 saya disuruh ibu saya untuk membayarkan BPJS TK milik Pemdes Wangun Jaya dan Girimukti Kec Campaka, karena saat itu ibu saya sedang sibuk. Awalnya saya berniat membayar melalui ATM Mandiri, tapi setelah saya coba ternyata belum bisa. Dan kata ibu memang harus datang langsung ke kantor Bank Mandiri.

Saya mencari Bank Mandiri terdekat, tapi ternyata karena sedang pandemi virus corona, pelayanan dialihkan ke mandiri kcp suroso semua. Setelah mengantre tibalah giliran saya, saya dilayani teller laki-laki paling kanan (kalau menghadap halaman depan bank). Saya lupa tidak melihat namanya, tapi di kwitansi transaksi tertulis Muh**Iq**. Sebelum ke teller saya sudah menghitung nilai keseluruhan setoran yang harus saya bayarkan (Desa Girimukti sebesar Rp1.387.588 dan Desa Wangunjaya Rp1.513.732) yaitu Rp2.901.320.

Saat itu teller langsung menghitung dan menyebutkan jumlah yang harus saya bayar Rp2.914.320. Dan saya pun bermaksud mengoreksi dengan bilang bukannya 2.901.320,tapi belum selesai saya ngomong dengan judesnya teller memaki saya,”Apa bapak punya koin, iya pak akan saya kembalikan”. Saya berusaha sabar dan mengalah.

Saat transaksi diproses, teller tersebut mengembalikan 2.000 rupiah, dan ketika saya hendak menanyakan lagi,”Mas ini…”, belum selesai saya ngomong lagi-lagi dia dengan angkuhnya bilang:

“Apa bapak punya koin, enggak kan?”. Dan saya pun diam saja karena saya tidak mau ada perdebatan panjang, apalagi saat itu banyak antrean. Saya tak mau membuat nasabah lain semakin lama mengantre gara-gara saya.

Saat transaksi selesai, saya kembali menanyakan, mas ini bener udah? Dan dengan santainya dia memberi saya uang 700 rupiah. Mungkin dalam benaknya, 700 rupiah saja ditagih. Lalu dengan ketusnya dia jawab,”iya pak udah”.

Karena sudah terlanjur sakit hati dan takut nasabah lain lama mengantre, akhirnya saya pergi. Saya sebenarnya tidak mempermasalahkan uang 10 ribunya, tapi cara teller-nya menjawab itu yang buat saya dongkol, tidak memberi kesempatan saya berbicara, main potong saja. Saya berpikir, sekelas Bank Mandiri kok bisa ya menerima karyawan seperti dia.

Sepulangnya saya langsung menelepon, tapi sampai detik ini belum ada tanggapan lagi dari pihak Bank Mandiri KCP Suroso. Customer service-nya hanya bilang nanti akan menelepon lagi.

Khasan Anwar
Cianjur, Jawa Barat


Catatan redaksi (diperbarui 16/4/2020). Penulis menyatakan masalah di atas telah diselesaikan dengan baik oleh pihak-pihak terkait.

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Saya memiliki pinjol di tunaikita,kreditnesia dan chascepat tp lom bisa membayar di karena kan tidak ada pemasukan karna ada nya pandemi covid 19 tp saya di tlp terus dan di ancam sedang kan saya sudah bilang saya di rumah kan dan usaha kecil istri saya tutup karna covid 19 tp pihak DC nya tetap nga mau tau terus saya harus nyari kmna lg dengan keadaan seperti ini semua sudah tidak memungkinkan untuk saat ini mohon bantuan kepada teman2 dan kepada pihak konsumen terima kasih