Keluhan untuk Aplikasi Tunaiku Amar Bank

Assalamu’alaikum wr.wb.,

Saya ibu Normalia Kurniawati. Saya punya angsuran pada aplikasi Tunaiku Amar Bank dan tidak pernah telat bayar. Namun karena wabah covid19 ini sekolah tempat saya mengajar diliburkan dan saya dirumahkan, sehingga saya belum mampu untuk mencicil angsuran. Saya sudah berusaha pinjam sana sini namun nihil karena semua dalam keadaan sulit sekarang ini.

Berulang kali saya mengirim email kepada Tunaiku Amar Bank meminta toleransi pembayaran, namun tidak ada tanggapan. Alih-alih memberikan toleransi alahan kolektor Tunaiku Amar Bank meneror saya via telpon dan whatsapp tanpa kenal waktu bahkan ditengah pandemi mengancam akan datang dan menagih langsung 3 bulan membuat saya tertekan hingga pendarahan.

Saya membaca aturan POJK bahwa dalam pandemi ini baik perbankan maupun non perbankan dilarang mengejar nasabah apalagi menggunakan debt collector dan penagihan ke rumah hanya boleh dilakukan jikalau nasabah sudah telat pembayaran 90 hari.

Saya sangat kecewa dengan Tunaiku dan untuk OJK tolong diaudit kembali karena banyak aplikasi yang menyalahi aturan AFPI & OJK. Dan dalam kondisi pandemi ini saya menanyakan perikemanusian dan hati nurani Tunaiku Amar Bank terhadap nasabah? Saya bukan tidak mau membayar, namun saya belum ada dana untuk mengangsur, dalam kondisi begini untuk makan saja kami sulit mengharap bantuan pemerintah.

Semoga dengan mengirimkan surat pembaca ini pihak Tunaiku Amar Bank bisa merespon keluhan saya. Terima kasih.

Normalia Kurniawati
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tunaiku:
[Total:59    Rata-Rata: 3.7/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

40 komentar untuk “Keluhan untuk Aplikasi Tunaiku Amar Bank

  • 21 April 2020 - (14:13 WIB)
    Permalink

    Saya kapok pinjam di amar bank ,,
    Telat sehari denda nya 150,000..DC nya dalam melakukan penagihan lewat wa email dan TLP slalu kasar dan ada penekanan,,,baru telat sehari udah nlp ke kantor ,,kayak itu DC ga pernah ngerasain ga punya uang

    • 22 April 2020 - (09:46 WIB)
      Permalink

      Waduh saya jatih tempo akhir bulan ini..sepertinya bulan ini bakalan pending karena kerja drumahkan…buat makan sehari2 saja nutur suami dr gojek .apalagi bayar angsuran.aturan pemerintah untuk penagihan gak sinkron dong sama lapangan

  • 21 April 2020 - (16:52 WIB)
    Permalink

    Sya juga punya cicilan tunaiku yg jatuh tempo setiap tgl 4…dalam bulan april ini saya sudah email beberapa x dan hanya dberikan jawbaban dlm verifikasi dr ojk dan akan dtlp untuk verifikasi data lagi tpi saya udh nunggu sekitablom minggu blom juga ada tlp hingga nanti akan jatuh tempo tgl 4 mei…sehingga dsuruh bayar dlu sampai prosesnya selesai…saya bingung kapan ada balasan emailny untuk mendapatkan penangguhan masa pembayaranya…sedangkan saya tidak ada pemasukan…tlong bank amar indonesia proses buat nasabah bisa dipercepat sehingga nasabah menjadi lebih tenang dlm hal situasi seperti ini bukan rongrongan dr depkolektor yg kita dapat….wabah virus inikan kita tidak tahu akan seperti ini melumpuhkan penghasilan kita…klo udh terjadwal akan seperti ini kita ga akan berani ambil pinjaman dmn2 terimakasih…tlong pengertianya…terimksih

    • 6 Mei 2020 - (10:26 WIB)
      Permalink

      Saya sudah kirim email untuk minta pembayaran dibuat ke tgl 25 tiap bulannya. Tp jawaban emailnya menohok dan gak kasih solusi sama sekali. Jawabnya, menurut bagian analis anda tidak layak mengajukan perubahan jadwal tenggat pembayaran. Kan keki, jelas2 kita bukannya gak mau bayar, tp adanya uang setiap tgl segitu dan supaya menghindari denda, ini malah nambahin utang. Ya Tuhan bingung deh, masa pindah tgl penagihan aja sesulit itu, heran.

  • 23 April 2020 - (16:01 WIB)
    Permalink

    Sama saya juga Bu ,telat tgl 21 April dan sudah kirim email alasannya belum ada kebijakan restrukturisasi (keringanan) alhasil ga saya bayar ,mending buat makan dahulu ditambah ga ada pemasukan dan sudah diwa untuk bayar tapi saya selalu jawab ga ada uang dan kalau mau datang silahkan saja toh tempat saya zona merah covid banyak yang kena biar sekalian DC nya kena ,saya bilang gitu aja :’) hahaha

  • 23 April 2020 - (16:59 WIB)
    Permalink

    Saya jg ada cicilan di amar bank dan sudah telat 18 hari. Email katanya mau datangkan petugas lapangan karena saya tdk kooperatif. Padahal saya udh info by WA dan email kalo ada kendala karena pemasukan berkurang terkait covid. Percuma ya WA dan email kalo jawabannya ttp bilang saya tdk kooperatif. Kalo mau datengin DC jg percuma saya blm ada dana

    • 16 Juni 2020 - (16:44 WIB)
      Permalink

      Saya juga padahal baru telat 2 minggu saya ini di cut kerena perusahaan tidak sanggup membayar karyawannya saya masih mending mau bayar yg bulan april dan tidak pernah telat kalo membayar saya 12 bulan cicilan sudah bayar 6 bulan tinggal 6 bulan lagi padahal kalo bayar gak pernah telat ini malah diancam mau datengin DCsaya kan jadi takut udah gak punya uang jadi bingung

      Kalo mau saling berbagi bisa DM @dwiedackien

  • 24 April 2020 - (13:40 WIB)
    Permalink

    Manteman.. Sungguh prihatin saya membaca masalah dengan bank Amar-tunaiku. Intinya memang bank ini tidak menjalankan ketentuan pemerintah dan OJK, padahal di web OJK ada lho Bank Amar berpartisipasi relaksasi untuk Covid – 19..miris ya kenyataan dilapangan berbeda

  • 25 April 2020 - (10:05 WIB)
    Permalink

    Saya juga sudah email kalau Unpaid Leave tetep harus bayar,katanya Tunaiku salah satu Bank kn tp kok tega sm nasabah dalam kondisi seperti ini

  • 25 April 2020 - (19:35 WIB)
    Permalink

    Menurut saya tunaiku ammarbank, bank paling jahat diantara bank lain,
    Tidak mau tau kondisi nasabah di tengah covid seperti ini…
    Dan bank ini berani menyalahi aturan ojk & aturan pemerintah tentang relaksasi…kl memang ada syarat berkas2 yg harus di lampirkan nasabah tuk relaksasi ya di infolah bukannya dgn menekan nasabah di tengah pandemi gini…

  • 27 April 2020 - (12:21 WIB)
    Permalink

    emang parah..jatuh tempo masih 1 hari lagi aja, pihak tunaiku telpon tiap jam sampe telpon ke kantor segala…SEGITU BELUM JATUH TEMPO, APALAGI KALO NUNGGAK?…cukup sekali aja pake TUNAIKU…bank / peminjam yang ga punya etika

    Untuk calon nasabah…tolong pikirkan dan pelajari sebaik-baiknya jika ingin menjadi nasabah TUNAIKU.

    bingung sama OJK juga…bank model begini yang jelas melanggar UU No. 8 Tentang Perlindungan Konsumen masih aja aman berjalan.

  • 27 April 2020 - (13:56 WIB)
    Permalink

    Saya sudah telpon ojk di 157 melaporkan hal ini,
    Untuk yg mempunyai keluhan terhadap tunaiku ammarbank coba telpon ojk ceritakan apa yg menjadi keluhan & kendala…insyallah dr ojk di berikan langkah2 untuk pengajuan restrukturisasi…

    • 4 Mei 2020 - (21:25 WIB)
      Permalink

      Sama saja seperti yg terjadi dengan istri
      saya ..no pijaman 52750780 A/n Mesytari.
      Jatuh tempo 02.04.2020. baru telat 2 hari yg telp dr pihak tunaiku sdh tidak sopan..kami bukan tidak mau byr ,tapi karena keadaan.kami minta kelonggaran cicilan dipersulit minta berkas ini itu ..kita sudah pengajuan secara lisan dan tertulis …tetap saja susah INI aplikasi LEGAL kan dan di awasi OJK …masih menagih kayak bukan bank saja …koyok Preman saja…ya sdh klu tunaiku seperti itu …saya stop bayar!!

  • 27 April 2020 - (13:57 WIB)
    Permalink

    Saya sudah telpon ojk di 157 melaporkan hal ini,
    Untuk yg mempunyai keluhan terhadap tunaiku ammarbank coba telpon ojk ceritakan apa yg menjadi keluhan & kendala…insyallah dr ojk di berikan langkah2 untuk pengajuan restrukturisasi

    • 27 Juni 2020 - (09:11 WIB)
      Permalink

      Terimaksih Bu infonya. Apa ibu sudah dpt kebijakan dr Tunaiku. Saya sdh telt 2 bulan. Debt dtng kekantor bahkan pernah nelpon atasan saya. Sangat2 memalukan kelakuan debt. Yg gk sesuai SOP. Terakhir dia dtng kerumah kasih SP.

  • 4 Mei 2020 - (14:37 WIB)
    Permalink

    Saya juga punya pinjaman diamarbank , telat 1 bulan diteleponnya bisa berkali2 dan wa minta pembayaran dan ga mau tau tentang kesulitan kita, pokoknya udh kapok sama amarbank. mereka sistemnya bener2 neken banget sampe segitunya. entah kenapa bank semacem ini masih bisa beroperasi. padahal banyak keluhan dari penagihan yg dilakukan pihak bank yang tidak sesuai tuntunan ojk.

    • 30 Juni 2020 - (08:57 WIB)
      Permalink

      Saya telat dr april mba… Angsuran pertama lagi, maret pinjem buat biaya operasi, pas mau kerja ehh ternyata di stop karna pandemi. Bahkan sampai sekarang belum masuk2 kerja juga, dc datang kerumah nanya RT. Datanglah kerumah sepupu yang jelas alamat KTP. Berkali2 datang kerumah, ngasih surat Peringatan.
      Lantas selama pandemi gak ada kerjaan, bahkan buat makan aja sulit bgt, pinjam sana sini pun percuma gak ada yg bisa bantu karna krisis global. Laporan email yg jawab sistem!
      Tlp puluhan no baru masuk, wa no baru banyak masuk, bahkan wa pakai ancam balikin semua uang nya sekaligus dengan memakai foto orang timur..
      Saya tau saya gagal bayar, ada rencana bayar ketika saya bisa kerja lagi..
      Kalau bukan karna krisis begini juga saya pasti akan bayar.
      Adakah yang merasakan kondisi saya seperti ini.

      😢

  • 9 Mei 2020 - (10:03 WIB)
    Permalink

    Buat rakyat Indonesian..yg belm kredit ke tunaiku amar bank..dipikir dulu 1000 kali supaya tidak menyesal..ini melebihi rentenir..tidak ada manusia yg punya cita cita utang dan gak bayr ,jagan smapek mati bawa utang … Tapi klu gak ada uang nya mau bayar pakek opo..minta Restrukturisasi setengah mati.Salbut

  • 11 Mei 2020 - (19:31 WIB)
    Permalink

    Saya jg ad cicilan d tunaiku , bulan mei ini ga bs byar krn ga krja pas april jd ga gjian . D unpaid leave tp d tlp dan d WA bilangnh mkan pake ap? Koq bulan kmrn bs byr , y klo saya sih ga prcya datang k tmpt krja krm hotel tempat kerja sy jg tutup jd sy ga boong, nagih kayk taik , email trs WA trus , tlp trus, sy bukanny ga mau byr tp msi belom masuk krja, kl ad tabubgan jg cm cukup utk mkan, sy rasa marah banget sm mereka , mw sy tantangin tiap tlp sms ato WA , sableng dasar, biarin sy naikin sy up k media

  • 11 Mei 2020 - (19:33 WIB)
    Permalink

    Tunaiku itu T*** ga ngerti org lg pandemi. Gw tw lo ga mau bangkrut ga mw d PHK deb col ny tp itu resiko namany org lg krismon krn corona … Brengsekk

  • 18 Mei 2020 - (14:02 WIB)
    Permalink

    Saya jatuh tempo tgl 24,berhubung saya & suami kena PHK akibat covid ini,alhasil tidak ada pemasukan,sehingga Cicilan bulan april tidak terbayar kan dan terjadilah peneroran Via tlp (dengan CS wanita yg kata2nya kasar kayak ga tau sopan santun),Email dan Datanglah petugas lapangan untuk melakukan penagihan,bersyukurnya itu petugasnya ngertiin keadaan kami dan ga maksa2 bgt,Lalu tdk lama kemudian email masuk dengan nada ancaman dan yg terakhir ini saya dapat SMS yg mengaku DC Tunaiku dengan bahasa Beta yg menyuruh saya membayar hari ini juga

  • 19 Mei 2020 - (12:25 WIB)
    Permalink

    saya sendiri juga bingung dengan Tunaiku Amar Bank. disaat pademik Covid-19 seperti ini masih saja mengirimkan depkolektor untuk menagih nasabahnya yang menunggak, pada hal sudah jelas jelas Bp. Joko Widodo sdh menjelaskan bahwa selama pedemik covid-19 dilarang menggunakan depkolektor & bahkan pemerintah memberikan keringanan pada para lising atau bank dengan harapkan para lising dan bank bisa memberikan keringanan kepada nasabah lewat program restrukturisasi/relaksasi

  • 21 Mei 2020 - (22:42 WIB)
    Permalink

    Mau tanya, untuk petugas DC tunaiku datang ke rumah untuk penagihan, selisih berapa hari dari kita terlambat bayar, 1 bulankah?

  • 27 Mei 2020 - (08:59 WIB)
    Permalink

    Saya juga japo tgl 6 mei tapi krn covid ini kantor tutup sejak pertengahan maret dan saya tidak ada penghasilan. Setiap hari saya di sms dan email ngancam mau datangkan petugas lapangan utk jemput dana. Malahan di email yg terakhir kalo saya gak bayar hari ini , petugas mau dateng utk ambil dana sisa keseluruhan tagihan. Kejem banget ya? Bayar tagihan plus dendanya utk 2 bln kedepan aja gak mampu kok malah mau ambil semuanya? Bener2 ini bank kok kayak pinjol ilegal. Tutup aja bank ini.

  • 3 Juni 2020 - (15:32 WIB)
    Permalink

    udah intinya yang belum sempet minjam di TUNAIKU jangan sampai pinjam….dan yang sudah pinjam jangan sampai pinjam lagi…cukup sampai disini..
    ini BANK lebih-lebih dari RENTENIR..

    Pemerintah lewat OJK nya juga OTORITASnya payah…BANK MACAM BEGINI bisa berjalan sampai sekarang.

    jauhi TUNAIKU.

  • 11 Juni 2020 - (05:59 WIB)
    Permalink

    Kalau boleh tau selang berapa hari ya pihak tunaiku dtg kerumah?padahal saya nunggak belum sampai 1 bulan , tapi di ancamnya akan datang ke kantor/rumah petugas lapangan 2 sekaligus . Parah banget

    • 11 Juni 2020 - (07:08 WIB)
      Permalink

      Screenshot kirim ke afkpi, biar jadi bukti ada undng2 it. Jgn takut kita niat bayar kok tapi malah di ancam2 di tantang2in. Kalau memang gak da uangnya trus gimana mau maling kita, toh kalau ada uang dri awal ya gak akan pinjam tunaiku. Kalau ada ya dibalikin.

  • 11 Juni 2020 - (07:06 WIB)
    Permalink

    Gak akan berani dtang kerumah.. saya sudah nunggu bahkan saya sudah 2 tahun gak bayar tapi masih aja telpon2 nantang2in ojk dimna kebijak.anmu mafia2 penagih utang kayak penjahat, saya tunggu dirumah untuk pihak tunaiku. Sekalian bawa dekolektornya. Biar saya ajari etika.

    • 16 Juni 2020 - (16:51 WIB)
      Permalink

      Masa cii sampe 2 tahun nunggak, saya yang baru 2 minggu aja udah di tlpn di WA dan di email ja udah takut katanya mau datengin DC kerumah 😭😭

      Bisa membagi pengalamannya via DM @dwiedackien

  • 21 Juni 2020 - (23:38 WIB)
    Permalink

    Jangan pinjam ke tunaiku amar bank lagi, emg bank yg paling reseh dan tidak ada toleran, tidak ada kebijakan dan solusi, bank yang paling serakah disaat pademi.

  • 23 Juni 2020 - (10:18 WIB)
    Permalink

    Saya lebih parah pinjam ditunaiku. Pembayaran saya lancar ada bukti juga sudah melakukan pembayaran, bulan ini juga saya udh bayar tapi mereka telponin saya katanya pembayaran kurang 400rb lebih sedangkan saya ada bukti dipembayaran bulan ini saya byr full, pihak sana tidak mau tau karna dari sistemnya seperti itu. Pas saya cek Aplikasinya Bulan April-Juni keterangan TERLAMBAT . Sedangkan saya bayar tepat waktu. saya bilang sistem dia eror dia malah marah-marah malah ngancam mau diblacklist di BI 😑

    • 25 Juni 2020 - (15:47 WIB)
      Permalink

      yg ada malah mereka yg di blokir BI, secara anda punya bukti2nya lengkap.
      saya juga pernah, sudah bayar tapi masih di telpn..
      “Coba kroscek server aplikasi pihak anda”

 Apa Komentar Anda mengenai Tunaiku?

Ada 40 komentar sampai saat ini..

Keluhan untuk Aplikasi Tunaiku Amar Bank

oleh Normalia Kurniawati dibaca dalam: 1 min
40