Ancaman Collector Pinjaman Go di Tengah Pandemic Covid-19

Kepada perusahaan Sinar Mas yang Pinjaman Go berada dalam naungannya, apakah seperti ini cara Anda menagih di tengah pandemic covid-19? Saya tidak pernah telat bayar menggunakan aplikasi ini hanya bulan ini saja saya minta keringanan mencicil, toh saya pun tak lari dari tanggung jawab saya sebagai debitur. Saya sudah email juga ke cs namun belum ada respons.

 

Banyak para debitur gagal bayar di tengah pandemic seperti ini, jangankan untuk membayar pinjaman online mungkin untuk makan sehari-hari pun sulit. Saya masih ada itikad baik mencicil dan membayar apa yang menjadi kewajiban saya sebagai debitur. Bukankan Pinjaman Go terdaftar di OJK dan AFPI. Saya rasa dari OJK juga ada SOP bagi fintech yang terdaftar bagaimana cara menagih debitur.

Saya membayar aplikasi ini saya usahakan dari menjadi reseller sebuah home industri saya sisihkan uang untuk bisa bayar cicilan ini, karena saya tahu benar kewajiban saya sebagai seorang debitur adalah membayar hutang. Tidakkah Anda mengerti?

Lalu bagaimana nasib orang-orang yang tidak bisa membayar sama sekali seperti saya? Apakah collector Anda akan tetap datang ke rumah dan tidak menghiraukan PSBB dari pemerintah? Saya tahu bapak collector juga mencari nafkah, tapi tolong posisikan jika Anda berada di posisi kami sebagai debitur yang punya itikad baik malah Anda perlakukan seperti demikian. Saya tidak tahu tekanan apalagi yang akan terjadi jika para debitur Anda gagal bayar. Sebagai pelaku usaha seharusnya Anda bisa memberikan kebijakan bagi para nasabah yang memiliki itikad baik, bukan malah mengancam.

Saya berharap dengan saya menuliskan surat ini fintech yang legal dan OJK bisa menelisik lebih lanjut dan menindak tegas para pelaku usaha fintech yang collectornya bersikap demikian. Mengancam atas nama perusahaan Sinar Mas yang besar katanya. Apa itu juga tidak mempermalukan perusahaan Anda sendiri, perusahaan besar seperti apa yang tidak mencerminkan attitude yang baik.

Saya pernah menjadi bagian dari perusahaan Anda pernah bekerja juga di perusahaan Anda. Saya dulu merasa senang dan bangga, tapi tidak untuk kali ini. Ternyata perusahaan yang pernah saya banggakan sebagai karyawan, ternyata fintech yang berada di bawah naungan perusahaan tersebut sungguh mengecewakan. Saya hanyalah satu yang mungkin dari sekian banyak debitur yang juga mendapatkan ancaman bahkan mungkin terror dari collector Pinjaman Go.

Bagi para debitur Pinjaman Go bagaimana kabar Anda yang gagal bayar? Apakah menerima juga ancaman seperti saya yang memiliki itikad baik untuk membayar namun tidak diberikan respon positif.

Chikal Silvany
Kota Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai PinjamanGo:
[Total:32    Rata-Rata: 2.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

21 komentar untuk “Ancaman Collector Pinjaman Go di Tengah Pandemic Covid-19

  • 27 April 2020 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Ini bukan investor yang positif untuk rakyat.Platform / fintech yg ada di Indonesia ini hanya menjerumuskan masyarakat kita kejurang kemiskinan dan mengadu domba sesama rakyat saling menghujat yg di saksikan oleh cukong cukong taipan…

    • 29 April 2020 - (12:17 WIB)
      Permalink

      Saya jug ngalami ini tp pinjol lainnya,sampe data saya disebarkan ditetangga saya sampe saya dimaki maki tetangga saya,alhasil.komplek jd rame,saya sudah bilang adanya pademi ini tidak ada penghasilan untuk bisa.mkan pun kami sangat bersyukur.

      • 29 April 2020 - (15:20 WIB)
        Permalink

        iya mba diberikan kesehatan dan bisa makan di tengah pandemic ini masih bersyukur. Semoga kita segera menemukan solusi terbaik bagi masalah ini. AMIIN

      • 6 Mei 2020 - (04:47 WIB)
        Permalink

        Apa nama pinjolnya mbak..karena terus terang saat ini saya jg udah telat bayar 4 hr di KTA kilat,, trs 2 hr di adakami. Dc tlp trs dr pagi sampe mlm.

      • 19 Mei 2020 - (17:06 WIB)
        Permalink

        Yups saya pun juga sama diteror padahal yg saya tau pinjaman go itu sudah masuk terdaftar ojk, tetapi kenapa mereka masih bisa bermain dengan kontak2 kita. Padahal itu kan tidak boleh dianjurkan oleh ojk. Mereka masih saja mengancam seperti itu.

    • 11 Mei 2020 - (07:31 WIB)
      Permalink

      Lawan aja bu nggak ush takut, ini sedikit tips menghadapi teror tel .
      1. Hapus semua aplikasi pinjol di hp
      2. Setting WA klik privasi trus klik akun trus pilih kontak saya.
      3. Jgn sering2 pakai jaringan data klo nggak penting off aja
      4. Setting pengaturan di hp pilih kontak dan sms lalu pilih blokir no yg tdk terdaftar dikontak saya.
      5. Jaringan gps jgn sering2 diaktifin klo nggak penting matiin aja.
      6. Klo ada no yg tdk kita kenal masuk ke WA buru2 blokir.
      7. Biasanya akan masuk ke sms via nama tp tdk pakai nomor hp blokir aja.
      8. Klo masuk ke email blokir lg.
      Karena kita jg punyak hak untuk tdk diganggu ( privasi ) mudah2 an bermanfaat.

  • 28 April 2020 - (06:08 WIB)
    Permalink

    Semoga kita diberi rejeki berlebih untuk bisa bayar hutang, kita cuma bisa tulis2 komentar aja tanpa dibaca pihak yg brwenang memberi keringanan, sehari telp nya ada 20 kali, bayar hutang nyicil pun masih diancam2

      • 29 April 2020 - (08:39 WIB)
        Permalink

        Saya juga mengalami masalah panjol. Saat ini saja, jam 7 pagi di WA DC Easy Cash minta pembayarannya. Walau hutang 600 RB, kondisi keuangan sangat tidak memungkinkan mengambil pinjaman lain.. belum lagi saya seorang suspect covid19.. Saya padahal hanya jawab minta ditunda pembayarannya atau setelah saya dari RS.. eh dia malah bicara macem macem…

        • 29 April 2020 - (15:29 WIB)
          Permalink

          memang sulit mba Maya negosiasi dengan collector pandemic atau tidak, bahkan ramadhan sekali pun

        • 29 April 2020 - (16:41 WIB)
          Permalink

          Sy mengalami hal yg sama mba terhadap pinjol Pinjam GO ini dan saya juga sudah menulis di Media Konsumen ini. Mereka bener2 ga mengerti ttg kondisi. Sy juga sama seperti mba, sy tidak minta keringanan atau discount, yg saya minta hanya pembayaran diundur bbrp hari untuk menyiapkan dananya, namun tekanan dan intimidasinya luar biasa. Ayo yg menjadi korban Pinjam GO kita sama2 suarakan agar didengar oleh pemerintah dalam hal Ini OJK dan AFPI selaku organisasi yg mengatur pinjol yg legal agar cepet ditutup tuh…

          • 29 April 2020 - (20:29 WIB)
            Permalink

            iya mas banyak juga orang yang sudah melaporkan namun tidak ada tindak lanjut oleh OJK. Kalo ke AFPI saya baru mau coba

        • 1 Mei 2020 - (13:17 WIB)
          Permalink

          Dari ilegal dengan Mudah nya Menjadi Legal.
          Sekarang Sudah Legal,tp Sistem Dan Cara” penagihan nya,tetap saja Cara ilegal yg mereka Pakai.
          Haloo…šŸ‘‹ OJK,Kerja Kalian HEBAT! šŸ‘
          Di isi Berapa kantong nya???šŸ˜

    • 29 April 2020 - (08:36 WIB)
      Permalink

      iyaa mba amiin ya rabbal alamin semoga diberikan jalan keluar bagi kita ya mba

  • 28 April 2020 - (14:22 WIB)
    Permalink

    Sangat Sedihh sungguh benar2 sedih kalo ingat ini tp nasi sdah jd bubur.Sudah sempat pinjam sudah d pinjol jadi kejerat.Penyesalan memang sllu datang terlambat.Tp memang hikma nya dr kejadian ini ,untuk besok2nya d kemudian hari jangan mau dan jangan pernah pinjam di pinjol lagi.Dr kejadian ini karena pandemi ini kita jadi tau siapa yang pro rakyat spa yang mau bantu rakyat siapa yang sebenarnya pihak yang baik dan yang jahat.Mdah2an kalo niat baik rejeki ksana nya makin lancar tidak mau lagi mengulangi kesalahan ini.Sabar saja kita sudah berniat baik tapi mungkin bagi mereka ini hanya permainan karena mereka2 tidak diposisi kita jadi mereka menganggap ini seperti lelucon atau bhkan tidak mau tahu sama sekali..

    Ā  Untuk pihak yang terlibat dsini.untuk pihak dibalik semua ini yang kita rakyat yang bodoh ini bagi mereka yang tidak tahu apa-ap ini,Semoga mereka ini diberi hikmat dari Tuhan.Kita yang mngkin tidak berarti bagi mereka yang tidak tahu ini memang untuk sementara ya harus bertahan saja dulu.Kita tidak bisa memaksa,Karena keadaan seperti ini.Ini hanya yang maha kuasa yang bs mengakhiri ini semua.Kita sabar dan sadar saja.Karena memang semua yg diperbuat harus ada harga yang hary

    Us dibyar.Kita memperbaiki diri saja.jangan mau lagi terlibat kesalhan seperti ini lagi.Jangan mau meminjam d online/pinjol apapun itu.Jangan coba coba lagi lagi.Mdah2an semua ini berkhir kita perbaiki saja pelan pelan semampuĀ  kita.

    Ā  Untuk pihak pinjol kalau boleh kasih pendapatĀ  dan berbicara.Maaf sebelumnya.”Mengapa kalian pihak pinjol itu seakan menutup mata telinga hati kalian.pinjol juga ada karena ada nasabah/debitur kalian.Sebelum2 nya sebelum masa pandemi nasabah kalian ini selalu berusha juga untuk membayar tanggung jawab pinjaman mereka.nasabah kalian berniat baik karena tau kewajiban mereka. mereka sadar makanya mencari solusi mencoba menngajukan permohonan mereka meng’email karena tau ada yang harus kewajiban yng harus dibayar .niat baik karena sebentar lagi jatuh tempo buat byar kewajiban mencoba mencari solusi bukan menghindari untuk berhenti bayar lari dari tanggungjawab sesuai perjanjian sebelumnya.Tetapi pihak pinjol atau siappun pihak-pihak di belakang yang kita nasabah nasabah ini tidak tahu.Benar kalian tidak mau tahu tidak mau peduli tidak sedikit pun .kalian bahkan tidak mau mempertimbangkan dulu.Tidak membuka hati kalian.Kalian sama sekali tidak mau memberikan pilihan solusi apapun padahal kalian juga tahu bahwa pandemi ini memberi dampak pada semua baik individu juga.Kalian pihak pinjol dll seakan lupa kalau kalian ada juga karena ada nasabah kalian.Kalian ada karena ada debitur kalian.Tapi d pandemi ini memang semakin jelaslah kalian maksud awal sebenarnya ingin membantu atau tidak.Kalian pihakk yang sekarang d atas itu mngkin berpikir tidak mau tahu dan tidak peduli ..ya karena kalian tidak di berada diposisi kami rakyat yang…ini.Kalian benar-tidak mau membantu memberi solusi penyelesaian ini.Kalian tidak mau membantu memberi pilihan bantuan keringananĀ  pdahal sebelum pandemi ini kami nasabah sebagai debitur ini selalu berusaha membayar full tanpa ada keluhan apapun.karena itu sdah kewajiban kami sesuai perjanjian .Sebelum2nya sebelum pandemi iniĀ  terjadi pasti kalian juga sudah meraup untung banyak.Bunga admin pokok segalanya pasti full terus dbayar debitur kalian dari semua kalangan debitur kalian.Tapi d situasi pandemi ini kalian pinjol/pihak2 d dalamnya seakan merasa jadi korban di masa pandemi ini,disaat nasabah kalian yg debitur kalian ini mencoba mengajukan keringanan pada kalian.Pdahal debitur kalian tidak lari,tidak berhenti ,hanya mencoba berniat baik mengajukan untuk diberi keringanan.Itu karena di masa pandemi ini melanda.nasabah/debitur kalian itu d PHK drumahkan.Nasabah/Debitur kalian mengalami kendala berberbagai macam.pendapat usaha menurus.PHK.Dirumhkan mencari mkan sehari-haripun susah.Tapi Kalian pinjol/pihak2 terkait di dalamnya tidak mau tahu seakan semua keadaan yang menimpa nasabah/debitur kalian itu hanya candaan hanya omongan semata yang dibuat.Padahal kalian juga tahu pandemi ini menimpa semua kalangan.Bahkan d tengah keadaan seperti ini.dimna nasabah/debitur kalian untuk menbyar pokoknya pun susah.Dan ada sudah pontang panting berusaha supaya bsa byar walaupun hanya pokok atau stengahnya.Kalian masih menambah bunga tiap hari nya bertambah terus semakin membengkak.Kalian malah terus menambah beban.Kalian tidak mau tahu kondisi fisik dan mental nasabah/debitur kalian yang berniat baik.Tapi malah menambah stress beban di masa pandemi ini.

    Ā  Ā  Ā Mengapa kalian pinjol/pihak didalamnyaĀ  tidak mau tahu.Mengapa kalian tega.Kalian ada karena kalian ada debitur kalian juga.Sebelum pandemi ini juga nasabah/debitur2 kalian ini kan tidak pernah tidak membayar apa yang jadi tanggungjawab kewajibannya.Pandemi ini juga hanya sementara tidak selamanya.nasabah/debitur kalian ini kan tidak bilang mau berhenti tidak mau bayar lagi. Tetapi berusha mengajukan solusi untuk keadaan di pandemi ini.Apakah kalian berharap pandemi ini selamanya nya.Mengapa kalian di bahkan dpandemi ini tidak mau tahu.Bunga pun bertambah terus malah menambah beban.Bayangkan 3bulan ini misalnya dirumahkan.tanpa gajiĀ  dphk.pendapatan tidak normal seperti biasa. Bunga misalnya 2rbpun dikaliĀ  seminggu sudah berapa.beban bukannya berkurang tapi bertambah…Belom lagi pinjol itu akan menagih meneror terus dr telpon.WA ato alat/media lainnya.Ada lagi yang sampai meneror juga menelpon k pihak orang2 yang seakan2 pihak pinjol ini sok tau itu teman keluarga pihak nasabh/debitur.Bukan hanya kontak darurat lagi.Hubungan nasabah/debiturpun dengan orang yg dikasi jadi hancur.Ditambah lagi debt colector yang tidak ada hati yang seenaknya menambah pusing nambah bebann nasabah/debitur.Sadisss memang semuanya..Membayangkan saja benar benar kalian itu ternyata pihak yang tidak membantu rakyat tapi… šŸ˜­šŸ˜­

    Ā Semua teman2… kita mengambil hikmat dari semua ini.Mudah-mudahan semua ini cepat berlalu.Perlahan kita selesaikan masalah kita ini.Stop pinjam d pinjol.kalau memang tidak terbayar lagi pokoknya stop jangan malah nambah utang lagi d tempat lain.Kalau seperti itu nanti masalah tidak akan selesai.Berjanjilah jangan pokoknya untuk coba utang di pinjol lagi.nanti makin terjerat lagi.Nanti semakin pusing penyelesaiin nya.kalau sudah sempat terjebak d online,perlahan kita selesaikan maslah ini.dtengah keadaan ini kita bayar semampu kita berusaha lakukan yang terbaik yang kita bisa,karena itu kewajiban kita.perlahan saja gpp,yang bayar tauu sudah dimana kewajibannya.Untuk kita yang sudah melakukan kesalahan ini.memang semuanya ini harus ada harga yang harus dibayar.Kita pokoknya bertobat aja dari masalah pinjol ini.Jangan coba coba lagi.Mudah mdahan niat baik ada saja jalannya.Jangan mau terjerat lagi.Stay safe dan stay healty semuanya.

    Ā  Ā Mudah-mudahan pemerintah mau mendiskusikan tidak mau ttup mata telinga hati untuk masalah kita ini.Semoga mereka diberi hikmat oleh Tuhan.Semoga pihak Ojk. AFPI dll bertindak tegas terbuka hatinya untuk mencari solusi benar benar yang benar memang harus diberikan kepada nasabah/debitur pinjol ini.Semoga Pihak lender dan semua yang meraih untung dari bisnis pinjol ini dibukakan hati mau memberi keringanan kepada kita kita nasabah/debitur online ini.semoga mereka mau membantu mau memberi pilihan bantuan keringanan.Mau berbagi kasih di masa pandemi ini untuk orang orang seperti kita ini.Aminnn!!!

    Ā  Sekali lagi kita semua nasabah/debitur pinjol kita harus bertobat ya.Selesaikan masalah.selesaikan kewajibanmu.Tetap harus tau apa yang sudah sempat dilakukan harus bertanggung jawab ya.Belajar dari kesalahan ini.Terimakasih pandemii karena dari pandemi ini kita jadi tahu siapa yang baik dan yang jahat dari kejadian ini.

    • 29 April 2020 - (08:39 WIB)
      Permalink

      iya mba sari benar, banyak sekali nasabah yang gagal bayar, padahal sebelumnya angsuran mereka pun lancar. di telfon di WA, di terror seakan kami mencuri uang ratusan juta rupiah padahal kami pun mencoba negosiasi dengan mencicil.

  • 29 April 2020 - (11:18 WIB)
    Permalink

    setau saya klo sudh mengancam menyebar kontak di hp apalagi niat akan menggalang dana seperti itu laporkan ke AFPI. OJK memng tidk membantu, tp ke AFPI dicoba aja. mudah2an didengar. jngan didiemin..berkeluh kesah tanpa melapor percuma. mereka pinjol/DC nya ini akan smakin leluasa. sya prnah konsultasi dngn OJK, klo ada penagihan2 smacam itu ktanya bisa melapor ke AFPI. krena pinjol2 legal itu anggotanya AFPI.

    barangkali jika para nasabh yg ggal bayar krena pandemi ini merasa trancam dng DC nya, dngan banyak pelaporan mungkin AFPi akan ngambil langkah. jalan trakhir jika anda bnar2 mrasa trancam silahkan hub. polisi. jngan tkut krena brhutang anda tidk brani melapor. yg akan diurusi polisi nanti DC nya yg melkukn pengancaman.

      • 4 Mei 2020 - (17:51 WIB)
        Permalink

        Seharusny pihak pinjol dlm dasar tindakan thdp nasabah mendasarkan pd track record pembayaran angsuran nasabah pd saat sblm bermasalah.

        Namun jika pakai sistem ‘hantam rata’ dan tak mau tahu dasar masalah nasabah telat ..maka saya katakan pinjol ini tdk manusiawi dan bermoral.

        Jika saja sampai ada tindakan mengabarkan atau melibatkan pihak2 yg dekat dgn nasabah (saudara, atasan ataupun orgtua, sahabat dll ) maka jika itu saya pribadi yg mendapatkan perlakuan seperti itu yg pertama saya lakukan adalah “menuntut balik mereka atas tuduhan “mencemarkan nama baik”!!…tegaskan saja angka ganti ruginya jauh diatas nilai hutang…biar tahu rasa mereka…!!!
        Krn dlm etika penagihan tidak ada SOP DC utk mencemarkan nama baik nasabah…dan itu bertentangan dgn hukum…
        Semoga bisa menjadi titik terang.

  • 11 Januari 2021 - (15:39 WIB)
    Permalink

    Mau yang legal atau ilegal/OJK atau Tidak OJK setiap penagihan selalu di mulai nada tinggi, menekan, ancaman dan memaksa. Ini yang pas jatuh tempo apalagi kalo terlambat..bisa dibayangkan? bombardir telepon/sms/wa ancaman data dilaporkan ke OJK atau disebar…hadeeh…tadinya nasabah mau bayar dan loyal jadinya ambyar gara2 kelakukan DC! jadinya maless bos mau bayar juga keburu jengkel!!!!

    Nama Fintech rusak salah satunya gara-gra Debt collector yang mulutnya kebun binatang!

    tadinya saya juga mau pengajuan ke pinjamanGO, eh baca2 komen diatas jadi malessss…langsung hapus!! pinjaman gak seberapa tapi dikejar2 kayak maling ratusan juta!

 Apa Komentar Anda mengenai PinjamanGo?

Ada 21 komentar sampai saat ini..

Ancaman Collector Pinjaman Go di Tengah Pandemic Covid-19

oleh chikal dibaca dalam: 2 min
21