Kelanjutan dari Laporan Saya Sebelumnya Perihal Tagihan HSBC yang Melonjak Naik

Selamat pagi Media Konsumen,

Saya ingin melanjutkan kembali terkait keluhan saya sebelumnya yang sudah saya sampaikan ke Media Konsumen perihal tagihan HSBC saya tiba-tiba melonjak naik, tidak adanya di billing untuk tagihan apa saja itu, dan tanggal jatuh tempo juga tidak ada disuruh segera lakukan pembayaran 😭.

Oke, walaupun akhirya saya bayar juga di tanggal 23 April, dan herannya kenapa bisa tagihan saya sampai Rp 3 Juta sekian aja, saya hubungi donk call center sampai saya marah-marah nanyakan itu namun. Saya tidak mendapatkan hasil dari pertanyaan saya malahan pulsa saya habis Rp 200,000, ya dihitung-hitung sama tagihan saya bayarkan Rp 1.000.000 lah ikut pulsa yang gak dapet jawabannya.

Karena saya kesal saya masukan laporan saya ke media tanggal 22 April. Tanggal 23 saya bayar tagihan saya + saya datang ke kantor HSBC terdekat di Kebon Jeruk untuk nanyakan tagihan saya yang membengkak, dan ingin mendapatkan program keringanan dari seluruh jumlah total tagihan saya selama ini, ingin diubah ke cicilan 0% sampai berapa tenor (bulan) karena saya niat ingin bayar walau saat ini ekonomi saya menurun akibat Covid-19.

Makanya saya minta diskon keringanan tersebut walaupun kadang sebagai nasabah sering di bodoh-bodohin kayak saya AWAM ini (tidak mengerti sebelumnya) + blokir kartu (tutup), makanya saya req permintaan itu supaya tidak ada lagi kenaikan tagihan tiba-tiba karena kalau cicilan beberapa bulan yang sudah ditentukan kita juga tau berapa yang harus kita bayar tiap bulan. Namun saya kira bisa dapatkan program itu, ternyata tidak karena posisi saya lancar payment, jadi untuk program itu tidak bisa.

Namun pihak call center nyarankan Covid-19, nyatanya kantor saya tidak termaksud dalam program Covid-19 itu. Bagaimana bisa tidak ter-cover sedangkan Presiden Jokowi sudah memberikan keringan bagi yang terkena Covid-19. OKE saya berpikir positif saja. Lalu tadi pagi jam 09.15 dari pihak HSBC nelepon saya kembali, yang sebelumnya nanganin kasus saya namanya VERLI. Sebelumnya dia juga nawarin saya program cicilan tersebut, nyatanya dia bilang program cicilan tersebut tidak ada bagi saya, karena khusus nasabah diundang?

Lah jadi saya nasabah gak diundang donk?? Nasabah hantuuu x yak gue, berarti saya nasabah goblok yang bisa di bodoh-bodohin HSBC dengan tagihan tiba-tiba naik. Saya disini masih ada niat ingin bayar dengan mengikuti program keringan pembayaran, kenapa anda persulit?? Apa HSBC menginginkan nasabah bermasalah di OJK, dulu? Ini namanya bukan saya yang jelek di OJK, tapi HSBC yang buatt.

Apakah kalian hanya tau menawarkan kartu kredit saja ke nasabah, ketika nasabah mintak reshedule cicilan kalian tidak bisa?? Program Covid-19 tidak ada, kita dapat tawaran cicilan pemakai dari qm tidak bisa juga?? MAU KALIAN apa?? Untuk nasabah-nasabah HSBC semua harus berhati-hati lagi. Jangan mau terjebak seperti yang saya alami.

Next pagi ini saya dapat email kembali dari HSBC, katanya program keringanan ada dan saya dikasih tenor 6 bulan dengan pembayaran tiap bulan Rp 500.000 dan admin Rp 100.000 sekian. Wah admin aja gedek ya….

Lalu saya herannya dimana mereka infokan bahwa tagihan saya keseluruhan Rp 3.061,084, setau saya tagihan itu di bulan 4 saya terima namun saya sudah bayarkan tanggal 23 April 2020. Ada bukti pembayaran akan saya lampirkan, dimana Rp 829. 789 itu adalah minimum payment saya.

Memang saya salah bahwa minimum payment tidak diperkenakan untuk bayar karena memperlama tagihan saya, namun saya selama ini tidak tahu. Lanjuttt saja yang saya herannya kenapa dari hasil pembayaran saya Rp 829,789 di bulan 4 kemaren tidak mengurangi tagihan saya?? Masak HSBC infokan tagihan saya sama dengan tagihan di bulan 4 yang saat ini mereka akan ajukan program cicilan itu?? Wah aku tertipuuuu donk, aku terjebak mainan HSBC.

Terima kasih.

Junida Anryani Sidabutar
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar