Tagihan OVO Paylater Taralite “Error” Setelah “Maintenance”

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen sebagai mediator permasalahan saya. Seperti konsumen Ovo PayLater lainnya, problem saya bermula sejak OVO PayLater (Taralite) melakukan upgrade system pada tanggal 5 Februari 2020 hingga 28 Maret 2020.

Selama periode tersebut, saya tidak dapat melakukan pembayaran tagihan karena pembayaran hanya bisa melalui aplikasi Tokopedia. Pada tanggal 28 Maret 2020 saya mendapat rincian tagihan yang tidak sesuai dengan pemakaian saya. Lalu saya menanyakan hal ini kepada pihak OVO pada hari yang sama 28 Maret 2020 karena Taralite sebagai pihak yang bertanggung jawab tidak dapat saya hubungi dan email langsung ke customer@taralite.com tidak ada respon langsung.

Saya meminta penjelasan mereka mendapat angka tagihan tersebut dari mana secara rinci (saat ini Rp1.103.471).

Pada tanggal 15 Mei 2020 CS Taralite bernama Renny membalas email saya sebagai berikut:

Saya balas bahwa saya tidak ada tunggakan sebesar itu, angka Rp513.877 sebagai sisa tagihan Februari 2020 berasal dari mana? Saya juga memberikan bukti lunas bayar saya sebagai berikut:

Lalu saya merekap semua transaksi saya selama memiliki OVO PayLater sebagai berikut:

Setelah saya rekap, terdapat angka Rp513.877. Nominal tersebut berasal dari REFUND TRANSAKSI yang saya lakukan pada tanggal 27/7/19 sebesar Rp1.729.814 dimana transaksi tersebut langsung saya bayarkan pada 30/7/19 sebelum keluar tagihan dimana seharusnya transaksi tersebut baru jatuh tempo 27/8/19. Pada 5/8/19 transaksi tersebut di-refund karena seller tidak dapat mengirim barang hingga jatuh tempo dan transaksi dibatalkan by system Tokopedia. Dikarenakan transaksi tersebut sudah saya bayarkan sebelum di refund maka hanya bisa masuk ke plafon OVO PayLater sebesar Rp513.877 (yang menjadi LEBIH BAYAR) dan Rp1.215.937 masuk ke saldo Tokopedia.

Perhatikan highlight kuning dan merah pada rekap transaksi.

Plafon yg dikembalikan tersebut secara otomatis membayarkan kepada 3 pecahan transaksi yaitu:

  1. Cicilan ke-3 dari 9 transaksi tgl 25/5/19 (tagihan keluar 25/8/19) sebesar Rp. 73.411
  2. Transaksi 17/8/19 (tagihan keluar 25/8/19) sebesar Rp. 371.237
  3. Sebagian transaksi 3/9/19 sebesar Rp. 150.220 dengan saya menambahkan Rp. 80.991 (tagihan dapat saya bayar 12/9/19 walaupun seharusnya ditagihkan 26/9/19 tetapi saya bayar SEBELUM keluar tagihan).

Saya LEBIH PERMUDAH PEMAHAMAN ANDA DENGAN ANGKA: Transaksi tersebut dengan nominal : Rp73.411 + Rp371.237 + Rp150.220 = Rp594.868.

Dikarenakan ada kelebihan bayar dari plafon yang dikembalikan maka menjadi Rp594.868 – Rp513.877 = Rp80.991 (angka yang saya bayarkan 12/9/19).

Nominal tagihan Rp513.877 yang menurut saya ditambahkan pada saat upgrade system selesai. Nominal itu sebenarnya merupakan pengurang dari lebih bayar saya, BUKAN TAGIHAN YANG BELUM DIBAYAR.

Saya sudah mengirimkan email menjelaskan hal tersebut tetapi OVO dan Taralite hingga hari ini tetap menyatakan tagihan sudah sesuai tanpa bisa merincikan angka tagihan tersebut dari transaksi yang mana. Taralite hanya mengirimkan rincian transaksi seperti yang ada pada aplikasi Tokopedia tanpa menjelaskan asal angka tagihan akhir tersebut.

Dapat anda lihat pada lampiran saya bahwa saya sudah lunas hingga tagihan terakhir yang muncul. Jadi bila ada tagihan bulan Februari 2020 maka seharusnya penambahan dari transaksi saya setelah tanggal 26/1/20. Setelah 26/1/20 saya ada 1 transaksi yang sudah saya masukan pada rincian transaksi yaitu tanggal 31/1/20 sebesar Rp403.887 dengan metode 3 bulan dimana angsuran pertama langsung saya bayar 5/2/20 sebesar Rp134.629 sebelum keluar tagihan.

Dengan demikian sisa tagihan saya pada bulan Februari 20 hingga lunas adalah sebagai berikut :

  1. Cicilan ke-9 dari 9 transaksi tanggal 25/5/19 sebesar @ Rp73.411. No pembayaran TKP410734992
  2. Cicilan ke-2 dan 3 dari 3 transaksi tanggal 16/12/19 sebesar @ Rp114.227. Nomor pembayaran TKP539857135
  3. Cicilan ke-2 dan 3 dari 3 transaksi tanggal 31/1/20 sebesar @ Rp134.629. No pembayaran TKP567400944

Dengan jumlah sisa tagihan hingga lunas adalah Rp571.123.

Saya mohon agar pihak Taralite dapat berpikiran jernih dan memeriksanya tanpa berpikir defensive dan merasa benar terlebih dahulu. Saya hanya mau masalah ini cepat selesai agar dapat melunasi dengan nominal yang benar serta menutup Taralite. Saya sudah 2 bulan menunggu Anda. Semoga dengan ini dapat cepat selesai.

Terima kasih Media Konsumen atas bantuannya.

Zulfikar
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan OVO atas Surat Pembaca Bapak Zulkifar

Dengan hormat, Sebelumnya kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami Bapak Zulkifar perihal tagihan layanan OVO PayLater. Menanggapi keluhan yang...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Astaga aje gile, saya baca2 hari2 ini SP SP terkait "bayar nanti" tara lite, ternyata nampaknya software perhitungan mereka banyak bug nya.
    Ngeri bener dong perusahaan finansial kalau kualitas IT nya kayak begini? Sampe nasabahnya yang harus ngitungin njelimet begitu?
    & hasil akhirnya terbukti bahwa error ada di sistem di fintech nya?

    Puji syukur segala bank maupun fintech yang saya jadi nasabahnya, so far terbukti kualitas IT nya cukup bagus, jadi segala perhitungan debit kredit refund so far semuanya lancar.
    Puji syukur juga saya tidak tergiur ikut buka akun di fintech ini, sekalipun di app toko ijo bolak balik muncul penawarannya.

    Ngeri dah urusan duit bisa begini merugikan konsumennya.
    Lebih ngeri lagi, komplennya setengah mati setengah hidup, sampe mesti konsumennya yang ngitungin.
    Astaga, lah kalo konsumennya gak sempat/gak mampu menghitungkan, terus duitnya tinggal dimakan gitu oleh fintech ybs???

    • Sebenarnya saya tidak mau sampai memberikan negative word-of-mouth karena mempertimbangkan nama baik pihak lain, tetapi saya sudah menunggu cukup lama untuk problem solving yang belum ada hingga saat ini. Negative WOM adalah opsi terakhir saya. Saya terganggu dengan debt collector yang telephone bisa lebih dari 10x/hari. Saya tidak mungkin selalu angkat dan menjelaskan masalah ini. Saya juga tidak mau bayar dahulu karena khawatir problem menjadi tidak ditangani. Saya sangat terbuka untuk diskusi dengan Taralite

    • iya bener ovo paylater tdk propesional pihak ovo dan teroret tsb haha, , kurang propesional sy setuju , betul kayaknta memang asal asalan . baik aplikasi ataw analis nya

  • Saya juga membaca rincian dari pihak terkait bikin bingung, sampai2 saya pernah mau minta GL or kartu piutang account saya, supaya bisa saya tracing sendiri. Gak lagi lagi dah pakai aplikasi ini.

  • yg pasti ovo paylater sgt tdk rekomndasi sgt tdk profesional , klu konfirmasi ke ovo jelas lebel ovo suruh ke telolet , ke telolet suruh ke ovo , yahhh yahhh paylater macem apa , sgy sgt tdk baguslah , hai masyrkt indonesia , pilih yg lebih baik sj ,

  • Terima kasih media konsumen atas bantuannya. Problem yang "diabaikan" selama 2 bulan baik oleh Ovo maupun Taralite selesai dalam 1 hari setelah surat saya dimuat dan terbukti SAYA YANG BENAR. Seandainya Ovo dan Taralite lebih teliti dan tidak "ngeyel" dalam service recovery maka masalah ini dapat cepat selesai tanpa keluar negative word-of-mouth. Saran saya bagi pengguan Ovo Paylater untuk selalu periksa tagihan dan jangan menggunakan autodebet. Bila ada problem yang ingin cepat diselesaikan, media konsumen sangat saya rekomendasikan. Terima kasih

    • Kalau saran saya agak beda:
      1. mending gak usah lah pake "fasilitas fintech" yang software-nya masih beta version macam begini, kecuali anda ada waktu & pintar hitung2an seperti TS, di samping juga punya waktu maupun kesabaran buat debat kusir berbulan-bulan, sambil dibayang-bayangi ancaman gangguan dari DC.
      2. saya 100% setuju soal autodebet; kecuali duit anda berlimpah & gak peduli kalau ada salah2 debet, mending luangkan waktu untuk disiplin bayar semua tagihan secara manual (dicatat, bikin alarm, schedule, appointment, whatever).
      Ingat, di mana2 duit masuk itu gampang, duit keluar amit2 susahnya. Begitu ada kesalahan autodebet, siap2 aja muntah darah ngurus koreksinya.
      Saya semua tagihan mulai dari internet, HP dll semuanya manual. Bayangkan saja, sepanjang umur hidup saya berapa bulan (berapa kali) bakal ada transaksi autodebet? Dari ribuan x transaksi tersebut, yakin 100% gak bakalan ada error (namanya juga barang buatan manusia, tidak ada yang sempurna kecuali yang di atas)? Daripada ngurus error di autodebet, mending kalau saya yang error/lupa bayar, tinggal bayar denda, beres habis perkara.

      • Hahaha. Saya tidak mau menghalangi rezeki seseorang dan membiarkan pembaca yang menilai. Saya pikir taralite masih early stage sehingga masih mungkin memperbaiki diri dari kesalahan. Bila mereka tidak belajar, mereka akan hancur dengan sendirinya. Walaupun demikian, kejadian ini memang sangat menjengkelkan dan membuang waktu yang sangat lama. Semoga pihak yang terkait dari kejadian saya mendapatkan akibatnya.

  • Hal yg sama.. Mulai maintenance tgl 5 February, tagihan tdk pernah muncul dan pada akhirnya baru tgl 27 mei tagihan via email muncul, paylater masih maintenance.. Banyak keanehan total ga sesuai lah ada denda.. Dll

    Tiap bulan bahkan sering sy tnyakan ke cs tagihan sy tp mereka ga bisa jawab.. Bahkan chat cs tgl 28 april mengatakan saya tidak punya tagihan tp saya respon anda salah krn sy yakin masih punya tagihan,, lagi² cs menyakinnkan bahwa saya tdk punya tagihan. Ok disini sy beranggapan sdh ada bukti jelas jika betul² lagi masalah.

    Tagihan 27 mei td akhirnya sy perdebatkan sampai menemukan titik terang nominal tagihan saya.. Ini beres

    Skr lanjut denda, info cs tgl 8 maret paylater saya sdh ok jadi dapat denda krn tdk pernah melakukan pembayaran sampai hari ini (tagihan 27 mei). Disini sudah sy jelaskan secara sangat detail yg intinya bagaimana bisa bayar, cek jumlah tagihan aja ga bisa, tnya cs toped ga bisa jawab juga bla bla. Kacaulah.. Respon email mereka malah bikin emosi.. Disini kekecewaan muncul. Ok stop..

    Kacau betul....

    Saya beresin aja yg jelas saya sudah pegang billing statement sebagai bukti.

    Saya sengaja belum masuk mediakomsumen, saya kumpulkan semua bukti² dulu untuk saya pegang.