Penipuan Terulang Lagi di Bukalapak

Pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2020, saya melakukan transaksi pembelian PS4 4 Slim seharga 4 juta di BUKALAPAK, dan kata pelapak mendapatkan bonus headset seharga Rp 100. Sekitar pukul 12 siang saya mendapatkan pesan WA dari nomor tidak dikenal mengaku dari bagian supplier Bukalapak. Karena saya waktu itu dalam keadaan menyetir mobil, saya baru tahu dan baru baca pesan WAnya sekitar pukul 14.30.

Isinya mengirimkan link meminta verifikasi pemesanan asuransi dari Bukalapak. Dikarenakan saya masih capek baru turun dari kendaraan, saya percaya saja kalau pesan itu benar-benar dari pihak Bukalapak. Dari pukul 12 sampai saya buka pesannya sekitar pukul 14.30, nomor tersebut melakukan panggilan sampai 3 kali ke nomor saya.

Setelah saya buka link tersebut saya diminta memasukan nomor pesanan dan password akun Bukalapak saya, dimana di kolom yang disuruh diisi password keterangan kode OTP. Saya isi semua kolomnya karna website memang sama persis dengan website Bukalapak dan juga berkaitan dengan asuransi di Bukalapak (saya menggunakan asuransi di pesanan saya di Bukalapak). Setelah itu saya coba masuk ke akun Bukalapak saya sudah tidak bisa, diminta verifikasi sms ke nomor yang bukan nomor saya. Dari sana saya sudah sadar bahwa akun saya kena retas.

Saya dapat verifikasi dari email saya bahwa pesanan saya dibatalkan dan dana dicairkan ke dana BukaDompet akun Bukalapak. Padahal sebelumnya saya tidak pernah mengaktifkan dana di akun Bukalapak saya. Saya laporkan ke CS Bukalapak, dan akan diteruskan ke bagian teknis. Selang 30 menit saya dapat email dari tim Bukalapak bahwa komplain saya sudah ditangani dan masih dalam proses pengecekan untuk solusi terbaik bagi kendala saya.

Selang 24 jam saya dapat email lagi kalo uang saya sudah tidak ada di Bukalapak dikarenakan sudah digunakan dengan fitur kirim uang. Menurut saya ini fitur yang aneh, karena uang bisa dikirim dan dicairkan ke rekening siapa saja hanya demi mendapat keuntungan yang tidak seberapa. Lalu dengan santainya Bukalapak memberitahu bahwa bukan tanggung jawab Bukalapak karena kelalaian pengguna. Terus saya menggunakan transaksi jual beli di aplikasi apa? Penipu membuat akun di aplikasi apa?

Okelah saya ceroboh dan lalai dengan langsung mengklik saja link yg dikirim si penipu, tapi bagi orang awam seperti saya yang tidak mengerti apa-apa tentang dunia IT tanpa curiga mengiyakan saja karena yakinnya dari pihak Bukalapak; dikarenakan kok bisa tau nomor saya dan pesanan saya. Setelah saya baca-baca di internet sudah banyak korban penipuan seperti saya di Bukalapak. Begitu mudahkah penipu membuat akun pelapak di Bukalapak, dengan feedback positif pula? Begitu mudahkah sistem keamanan di Bukalapak yang sudah menjadi salah satu perusahan besar di negeri ini, sehingga akun username email Bukalapak saya bisa dengan mudahnya diketahui oleh orang lain? Padahal saya hanya memasukan nomor pesanan dan password akun saya tanpa memasukan email username saya, dan begitu mudahkah fitur kirim uang di Bukalapak tanpa verifikasi email dan semacamnya sehingga dengan mudah bisa dicairkan?

Untuk pihak Bukalapak tolonglah perbaiki sistem keamanannya, masak perusahaan sebesar Bukalapak tidak bisa menggaji ahli security yang handal dan membuat aplikasi yang super aman dari sebelumnya? Hak-hak, kepuasan, dan keamanan konsumen diperhatikan juga, jangan hanya rajin bagi-bagi hadiah dan promo demi menarik hati konsumen. Ingat anda besar karena konsumen!

Saya hanya minta dana saya dari transaksi yang gagal tersebut dikembalikan. Kalau memang dana saya sudah dicairkan dengan fitur kirim uang dan diambil si pelaku yang proses pencairannya begitu mudah, apakah tidak ada kebijakan yang sangat bijak dari Bukalapak dengan mengganti dana saya yang buat saya uang sebesar 4 juta begitu besar buat saya? Matikan saja fitur kirim uang yang menurut saya merugikan pihak konsumen. Seandainya fitur kirim uang tidak ada dan dana hanya bisa dicairkan ke rekening konsumen, mungkin uang saya masih ada. Dunia akhirat saya tidak ikhlas.

Prasetyo Wibowo
Bondowoso, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bukalapak atas Surat Bapak Prasetyo Wibowo

Jakarta, 3 Juni 2020 Kepada YTH : Pengelola Rubrik Surat Pembaca Mediakonsumen.com Perihal : Penipuan Terulang Lagi di Bukalapak Dengan...
Baca Selengkapnya

Komentar

    • Tanggapannya panjang pak, ada di email sy..ya intinya dana sy sdh tdk ada lagi di bukalapak, dan bukan menjadi tanggung jawab bukalapak karna berkaitan dengan kelalaian pengguna.

      • Memang begitu lemah nya keamanan Belanja Online bro...
        Bukan hanya Buka Lapak aja yg masih banyak Penipuan... Lazada, Tokped, Shopee jg sering... Maaf kata nih bukan maksud buat rasisme, bilamana tertangkap, pasti Cina pelakunya, dari penipuan2 online gitu...

        • Semua sistem memang ada celah nya.tapi paling tidak kita mendapatkan pelayanan dan penyelesaian yg baik.

        • Mas nya ngomong "pasti cina pelakunya" atas dasar apa? Apa sudah melakukan survei atau gimana? Ini mas nya menuduh suatu ras tanpa bukti yang jelas. mas bilang bukan rasisme, memang bukan, tapi ini kriminal mas nuduh tanpa bukti. Fitnah jatohnya, pencemaran nama baik. kalo mau diangkat juga ada pasalnya. lain kali jangan sembarangan kalo berucap

  • Sebenarnya mudah untuk melacak pertama yang tau no hp pasti seller toko nama tokonya apa gan?
    Itu sudah pasti kerjaan seller kalau menurut asumsi saya

    • Benar sayapun baru ketipu pada tgl,3 juni 2020,persis kejadiannya seperti bpk.prasetyo. lapor customer servis hanya membuang pulsa saja..alhasil setelah menunggu 2 hari hanya mendapat jawaban yg tidak memuaskan.

      Yang menjadi pertanyaan saya kepada pihak buka lapak :
      1. Apakah chating pembeli dan penjual tidak diawasi oleh pihak bukalapak, ?

      2.Apakah pengembalian dana utk barang yg dikomplain,bisa terjadi dalam waktu 1 menit.?

      3.Untuk menjadi mitra atau pelapak di buka lapak harus melengkapi data diri scan ktp/sim/atau lainnya ?

      Karna sebelum kejadian pelapak meminta screen shoot alamat pengiriman pada chating didalam apk buka lapak.

      Jadi kesimpulannya anda dan rekan sekalian bisa analisa siapa dalang dibalik semua ini / atau ada hal lain ???

  • Iya pak itu memang kerjaan seller nya.nama seller nya kurniawan jaya, akun tersebut sdh di nonaktifkan oleh pihak bukalapak.

  • Pengalaman anda mirip2 dengan yg saya alami. Hati2 dengan seller nakal. Biasanya jual barang dengan harga murah, baru join, tidak ada review, atau barang yang dijual satu2nya produk di lapaknya. Lalu biasa suka telepon begitu barang baru dibeli. Parahnya, sepertinya para penipu itu tahu cara kerja bukalapak. Dan lebih parah lagi, customer service bukalapak mungkin adalah yang terburuk dari semua toko online yang ada. Jangan harap uang kembali kalau di bukalapak. Sebagai pembeli, saya sudah tinggalkan bukalapak. Lebih bagus orang2 diingatkan dengan toko online yang satu ini.

    • Harga masih masuk akal pak,trs dibarang lain ada feedback positif 3 apa 4 dari pengguna, bintang 5 pula..tp entahlah itu feedback asli apa bukan. Tp akun nya memang baru join.

      Betul sekali, sdh sy tinggalkan.kapok dah pokok nya...

    • kl elektronika sy dh kapok via bukalapak,ini lg mulai percaya lagi jd mitra untk jualan pulsa..eh kejadian lagi uang saya g balik balik.klik bantuan..cs BL hanya bisa menjawab lagi pengecekan bukn hny 1tpi lebih dari 11cs dalam 1 hari jawab cek.kalo kaya gini trs jangan harap pelanggan setia msh menemani BL

  • Secara fitur, baik seperti toko online lain nya. Secara pelayanan, mungkin yang paling parah kalau anda mengalami kasus penipuan, jangan harap anda dapat pelayanan yang baik atau penyelesaian yg baik. Banyak toko sejenis yang jauh lebih baik.

    • Penyelesaian hanya melalui email email terus, tdk ada telpon sama sekali.berbelit belit.

      • Saya baru sekali dapat email pak,jawabannya pihak buka lapak tidak bertanggung jawab atas kejadian ini.dana sudah habis dan turut prihatin

  • saat itu,seandainya sy blm twu atau lupa mungkin sy juga akan jadi korban.chat dan link sy abaikan.selalu ada celah utk penyalahgunaan.semoga jadi bahan evaluasi utk bukalapak dan yg lainnya.

  • Itulah kenapa saya berhenti pakai bukalapak, sudah account tidak bisa dihapus, yang saya dikonversi ke dana dan ketika diminta keterangan siapa yg meminta konversi ke dana bukalapak lepas tangan disuruh saya mengubungi pihak dana.

    Dengan kejadian itu behenti saya menggunakan bukalapak
    Kapok

  • Maaf, alhamdulillah sy sangat sering belanja online d bukalapak, dan dari pertama belanja sy tidak pernah di tipu, sampai sekarang pun tetap berlangganan d bukalapak sebagai pembeli kita harus tau dulu aturan d bukalapak, dan sy tidak pernah menerima telpon yg mengatas namakan dari bukalapak, ketika mau bertransaksi, justru d t4 lain sy pernah tertipu...