Refund Anti Galau tiket.com Tidak Berupa Cash

Saya atas nama RIAN IRAWAN membeli tiket pesawat Citilink rute Jakarta (HLP) – Solo (SOC) Jadwal keberangkatan 20 Mei 2020 pukul 06.20 di tiket.com dengan order ID (102428063) dan menggunakan fasilitas ANTI GALAU yang mana saya membayar lebih untuk fasilitas itu. Yang mana ANTI GALAU ini menjamin uang tiket bisa dikembalikan penuh apabila tiket dibatalkan.

Tiket tersebut akhirnya saya batalkan pada 24 April 2020 dan saya proses refund nya menggunakan fasilitas ANTI GALAU dari tiket.com dengan pilihan metode pembayaran cash transfer ke rekening saya (Refund ID 543636).

Akan tetapi, kesepakatan yang sudah dibuat di awal dari fitur ANTI GALAU ini ketika saya me-refund tiket dengan memilih metode pengembalian cash, ternyata diingkari sendiri oleh pihak tiket.com yang merefund tiket saya dengan BERUPA VOUCHER.

Sebagai customer, saya sangat kecewa akan ketidak-konsistenan pihak tiket.com, yang menawarkan fitur ANTI GALAU, katanya menjamin customer bebas galau, menjamin customer bisa mendapatkan uang penuh, dengan saya yang sudah rela untuk MEMBAYAR LEBIH agar bisa menikmati fitur ANTI GALAU ini, tapi hasilnya tidak memuaskan customer.

Mohon untuk tiket.com perhatikan customer yang sudah rela bayar lebih untuk ANTI GALAU, tetapi kok malah menggalaukan.

Saya harap tiket.com dapat menghubungi saya di e-mail rianirawan@gmail.com atau nomor 0852296190** untuk memenuhi kembali janjinya untuk me-refund tiket saya berupa cash (transfer ke bank).

Salam,

Rian Irawan
Surakarta, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan tiket.com atas Surat Bapak Rian Irawan

Sehubungan dengan surat pembaca di mediakonsumen.com tanggal 1 Juli 2020 yang ditulis oleh Bapak Rian Irawan Malaka berjudul “Refund Anti...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Trima kasih infonya dan Langsung saya hapus aplikasi tiket.com dari smartphone saya agar terhindar dari penipuan seperti yg kaka alami.

  • Bener2 amatiran nih so called travel agent. Pasti gara2 kesulitan cashflow gara2 banyaknya permintaan refund akibat covid sampai akhirnya mengingkari fitur/fasilitas miliknya sendiri.

    Pelajaran yang bisa saya petik: gak perlu lah saya tergoda dengan iming2 proteksi macam2 ketika saya belanja online khususnya di perusahaan lokal (proteksi tagihan lah, proteksi layar lah, bahkan ini proteksi refund lah, dll.) Karena entar kalau sudah ketemu sama korporasi macam begini, akhirnya saya juga yang repot habis waktu habis tenaga habis pikiran habis pulsa.
    Akhirnya jalan paling maksimal juga hanya bisa tulis SP.
    Kalau korporasi tetap bergeming, emang saya bisa lanjut bikin perkara? Malah semakin tekor adanya.

    Mengapa di atas saya tulis "perusahaan lokal?" Ya karena cuma di perusahaan lokal aja ada ketentuan "s & k bisa diubah se-waktu2 tanpa pemberitahuan sebelumnya."
    Kalau perusahaan luar mah gak boleh berdiri kalau punya ketentuan macam begitu.

  • Sampai sekarang belum ada penyelesaian yg clear. ingin mempertegas bahwasanya pembatalan tiket citilink saya tersebut dikarenakan adanya pembatalan penerbangan dari pihak maskapai Citilink (Cancellation of Flight).
    Dan sesuai PERMENHUB RI no PM 89 Tahun 2015 Pasal 10 Ayat 1, dijelaskan bahwa "badan usaha angkutan udara wajib mengembalikan secara TUNAI pada saat penumpang melaporkan diri kepada badan usaha angkutan udara".
    Saya sampai sekarang masih menunggu janji pihak Tiket.com untuk menyelesaikan masalah ini.

    Rian Irawan