Finance Charges dan Overlimit Kartu Kredit DBS yang Tidak Logis

Salam Sejahtera bagi kita semua,

Saya Sofian pengguna kartu kredit DBS Visa Travel Platinum Ex Bank ANZ dengan Nomor KK 4374-5000-****-***6.

Hal pertama yang ingin saya minta di-follow-up:

Pada tanggal 3/2/2020 saya menerima tagihan DBS sebesar Rp24.567.195 yang akan jatuh tempo di tanggal 19/02/2020. Lalu saya melakukan pembayaran pada tanggal 19/02/20 sebesar Rp25.000.000 dengan menggunakan 3 metode yaitu:

  • Pembayaran pertama menggunakan aplikasi DBS by Digibank sebesar Rp5.000.000
  • Pembayaran kedua menggunakan Bank BCA dengan langsung melakukan menu transfer (bukan pembayaran ke nomor KK) sebesar Rp15.000.000
  • Pembayaran ketiga menggunakan OVO dengan langsung melakukan menu transfer (bukan pembayaran ke nomor KK) sebesar Rp5.000.000

Lalu pada tanggal 3/3/20 saya menerima billing yang menagihkan denda finance charges sebesar Rp604.991 karena dianggap saya membayar telat sehari. Padahal saya sudah membayar di tanggal 19, Bank DBS dengan alasan bahwa sistem bank belum online sehingga pembayaran agak lambat diterima. Padahal setahu saya banyak bank lain sudah langsung bisa menerima pembayaran dan online, di zaman secanggih ini masih ada aja bank yang belum online.

Lalu saya mengajukan penghapusan finance charges dan katanya akan diproses karena dibayar di hari yang sama kata cs. Cuman pas bulan 4 saya telp kenapa belum terhapus katanya gak bisa karena dari sistem datanya begitu.

Berikut saya lampirkan beberapa bukti pembayaran via bank BCA dan OVO:



Mohon dibantu untuk dicari solusi karena saya tetap usahakan untuk bayar di hari yang sama.

Hal kedua yang perlu di-follow-up:

Pada bulan 4 saya mendapat 3 tagihan iuran tahunan DBS sebesar Rp750 ribu dan Rp450 ribu sebanyak 2 kali dengan total berarti Rp1.450.000, lalu saya ditagih biaya overlimit pada bulan 5 dikarenakan limit-nya terlewat padahal sebelumnya saya masih menyisakan limit sebesar Rp1.000.000 di Bank DBS karena iuran tahunan ini saya terkena overlimit.

Lalu saya mengajukan penghapusan dan katanya akan diproses tetapi malah ditolak karena gak ada alasan. Saya sudah mengajukan penghapusan iuran tahunan dengan rewards. Di sini saya ingin mengatakan bahwa saya tidak ingin sengaja menggunakan kartu melewati limit, tetapi malah sistem Digibank yang tiba-tiba debet iuran tahunan sehingga overlimit.

Jadi mohon pihak DBS untuk menghapusnya.

Hal ketiga yang perlu di-follow-up:

Pada bulan 6 saya mendapatkan overlimit dikarenakan pada bulan 5 saya melakukan perubahan cicilan dan masih menyisakan limit yang belum lewat tetapi setelah cicilan diubah saya langsung dikenakan overlimit karena bunganya langsung didebit.

Di sini saya ingin menyatakan bahwa kenapa sistem tidak memberitahu bahwa limit sudah tidak cukup kalau mau ubah cicilan seperti bank lainnya? Karena saya kan gak tahu kalau bunganya melewati limit-nya. Mohon dibantu karena bukan niat saya untuk overlimit. Setelah saya tahu keesokannya langsung saya bayarkan Rp1.500.000 untuk agar tidak overlimit.

Sofian
Medan, Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdr. Sofian

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mediakonsumen.com. Melalui surat ini, kami...
Baca Selengkapnya

6 komentar untuk “Finance Charges dan Overlimit Kartu Kredit DBS yang Tidak Logis

  • 2 Agustus 2020 - (16:04 WIB)
    Permalink

    Pak sofian saya bantu jawab ya..
    Kalau pak sofian membayar tagihan kartu kredit lewat bank lain yang tidak sama dengan bank penerbit kartu kredit maka butuh waktu 3 hari kliring pembayaran pak sofian untuk masuk ke kartu kredit DBS bapak, kalau jatuh tempo tanggal 19 dan pak sofian bayar tanggal 19 maka pembayaran pak sofian akan masuk sekitar tanggal 22, nah bank menghitungnya pas pembayaran masuk tanggal 22 dan itu sudah lewat tanggal jatuh tempo makanya pak sofian kena biaya keterlambatan.

    • 2 Agustus 2020 - (19:14 WIB)
      Permalink

      Selamat Malam Pak Taufik Rahman,

      Makasih atas jawabannya,
      Tapi disini sepertinya ada kesalahpahaman, saya bukan melakukan menu pembayaran kartu kredit dari bank lain, Tapi menu transfer ke bank lain yaitu langsung mentransfer uang ke kartu kredit DBS saya, yang dimana cara ini banyak diajarin oleh Bank lain jika mau uangnya langsung masuk ke kartu kredit contohnya BCA, BNI, Mandiri mereka jika ga mau bayar via rekening mereka, mereka langsung suruh transfer ke no kartu kredit dan langsung terkredit secara online, disini pihak DBS dari CS pertama kali saya hubungin sudah bilang bahwa bener dana terima tanggal 19 cuman katanya sistem membacanya tanggal 20.
      Tetapi disini saya kecewa dengan Bank sekelas dan sebesar DBS yang sistemnya masih belum online.

      Atas perhatiannya dan komentarnya, Terima kasih.

      • 2 Agustus 2020 - (19:22 WIB)
        Permalink

        Sedikit tambahan,

        Disini juga bisa dilihat di billing yang tercetak di bulan berikutnya , bahwa tanggal tranksasi dan pembukuan tepat di tanggal 20, bukan seperti maksud pak taufik tanggal 22 karena disini saya bayarnya menggunakan metode transfer bukan metode pembayaran karena saya tau metode pembayaran akan memakan waktu sampai H+7, dan kebanyakan bank lain saya menggunakan metode transfer yang sama di hari jatuh tempo dan tidak pernah ada masalah sama sekali karena metode berikut memang sudah biasa dianjurkan oleh CS bank” besar seperti BCA, BNI, Mandiri, Mega, dan lainnya.

        Terima kasih.

      • 14 Agustus 2020 - (22:53 WIB)
        Permalink

        saya coba bantu jawab bro karena bisnis saya bergerak di bidang kartu kredit.
        1.untuk transfer online dari Bank BCA ke rek kartu kredit biasanya agak sedikit melenceng .dicatat ya kalo ke rek kartu kredit.sedangkan kalo ke rek bank / simpanan biasanya lancar .
        dan karena anda memiliki aplikasi Digibank.maka saya sarankan untuk transfer ke aplikasi digibank dahulu.kemudian baru melakukan pembayaran kartu kredit DBS
        2.untuk overlimit biasakan sisain di kartu kredit DBS nya minimal 2 jt biar aman.

        terima kasih salam gesek selalu

  • 3 Agustus 2020 - (00:19 WIB)
    Permalink

    Beda bank kadang bisa beda mekanisme ataupun sistem komputerisasi. Sehingga memang dari sudut pandang nasabah bisa ada yang “lebih canggih” bisa ada yang kurang canggih.
    Kalau saya sih daripada ngotot “memaksakan” “kecanggihan” bank tertentu ke bank lain yang memang “belum level,” di mana logikanya gak mungkin juga mereka (bank yang “kurang canggih” tersebut) mau uprade sistem mereka hanya gara2 setelah dapat masukan dari 1 nasabah (mungkin masalah budget dll wkwkwkw), lebih baik saya ingat2 saja: oh bank A “sudah canggih,” jadi saya bisa bayar mepet2 tanggalnya, saya bisa maksimalkan sisa limit saya, toh mereka “sudah canggih.”
    Sebaliknya untuk bank2 yang memang “belum level,” yah saya aja yang ngikutin sistem mereka (demi saya sendiri sih benernya, supaya gak kena charge dll). Jadi bayar dikasih waktu 1 2 hari sebelum tanggal, limit disisain banyakan dikit dll.

    Btw, saya juga eks a en jet, & kalau saya sih bayar 100% via app, jadi harapannya memang lebih langsung masuk karena jalur internal.
    Jadi biasanya kalau kasusnya seperti yang bayar 25 jt itu, dari app maupun bank lain saya transfer dulu ke digi bank (jadi bukan langsung dibuat bayar KK nya). Nah kan realtime online tuh masuk duitnya. Baru dari app saya bayar KK nya.

    Btw lagi, bank ini jelas bukan tergolong golongan yang “canggih,” lah wong sisa limit aja mereka gak bisa ngasih lihat di app nya LOL.
    Duuuluuu bener sempat ditampilkan, tapi berhubung kemudian banyak yang komplen karena gak realtime update (jadi bikin overlimit karena ada pemakaian tapi gak langsung berkurang limit-nya), makanya sekarang yang ditampilkan “total pemakaian” aja, terus kita nya yang disuruh ngitung sendiri berapa sisa limit-nya…

  • 13 Agustus 2020 - (23:10 WIB)
    Permalink

    UPDATE TANGGAL 13 Agustus 2020:
    Selamat malam teman-teman media konsumen,
    Permasalahan ini sudah terselesaikan dengan baik antara saya dengan pihak bank DBS dimana bank DBS telah memberikan tanggapan melalui Email yang dikirimkan pagi ini.
    Sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya terhadap pihak redaksi Media Konsumen sebagai wadah saya untuk menulis surat pembaca tersebut.
    Saya juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak Bank DBS Indonesia yang sudah membantu saya menyelesaikan masalah ini dengan baik dan cepat.
    Apabila adanya salah kata dan tutur kata yang tidak berkenan saya meminta maaf.
    Terima kasih kepada semua teman-teman yang sudah memberikan jawaban dan pendapatnya terhadap masalah tersebut.
    Semoga redaksi Media Konsumen dan Bank DBS Indonesia sukses selalu.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank DBS Indonesia?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Finance Charges dan Overlimit Kartu Kredit DBS yang Tidak Logis

oleh Sofian dibaca dalam: 2 menit
6