Indihome Keren!!! Nagih 600 ribu Pakai Pengacara

Pada bulan akhir April tepatnya ditengah pandemi saya sekeluarga memutuskan untuk mengungsi ke rumah mertua dan orang tua saya mengungsi kerumah adik saya karena tetangga kami ada yang Positif Covid-19. Dan saya memutuskan untuk memutuskan jaringan internet saya dengan rencana akan menyambungnya kembali saat kembali kerumah kami.

Saya call 147 untuk konfirmasi penutupan, dan customer service melakukan proses penutupan dan mengatakan bahwa pemakaian bulan April harap dibayarkan, lalu saya bayarkan. Sangat disayangkan di bulan Mei tagihan tersebut kembali muncul dengan pemakaian 0 mb. Namun karena saya tidak mau ribut percuma juga tidak bisa ke Kantor Telkom karena PSBB saya memutuskan untuk membayar saja dan kembali menghubungi 147 untuk menegaskan penutupan saya, dan customer service hanya memohon maaf atas ketidak nyamanannya dan tetap menyuruh menyelesaikan pembayarannya. Lalu saya mengatakan bahwa pembayaran tagihan bulan Mei sudah dilakukan pembayaran dan mohon untuk segera ditutup agar tidak ada tagihan di bulan Juni dst.

Di bulan Juni kembali saya ditagih melalui pesan whatsapp yang mengatakan untuk membayarkan tagihan bila tidak akan diselesaikan proses hukum dengan lawyer yang sudah ditunjuk oleh pihak Indihome. Emosi, kesal, dan ingin ngamuk rasanya mendengarkan ancaman indihome.

Saya telepon 147 namun saya tidak marah, hanya menanyakan kenapa belum diproses untuk penutupan. Customer service tersebut mengatakan bahwa Mesin Modem tersebut harus dikembalikan dan itu barang sewaan. Saya mengatakan kenapa hal tersebut tidak disampaikan sebelumnya dan terkait PSBB yang sebentar lagi akan new Normal apakah ada staff yang bisa ambil kerumah atau saya kembalikan setelah pandemi ini berakhir. Namun customer service tersebut mengatakan “baik nanti akan ada staff kami yang menghubungi pak Rimanto.”

Dan kembali proses penutupan saya kembali dilakukan dan saya sampaikan bahwa saya keberatan untuk membayar tagihan tersebut, dan customer service mengatakan “baik pak nanti akan ada staff kami menghubungi bapak dan mohon maaf atas ketidak nyamanannya.” Saya tunggu staff tersebut belum menghubungi saya juga, dan saya pun lupa karena harus WFH dan kejar kerjaan saya yang tertunda akibat pandemi.

Di bulan Juli kembali lagi saya mendapati Surat Pemberitahuan atau Penagihan yang lebih ke Ancaman, namun saya diamkan saja. Sampai saya di whatsapp oleh indihome seperti biasa. Tagihan 2 bulan sebesar Rp.69x.xxx dan juga diancam akan diproses hukum dan disuruh menghubungi staff mereka yang sudah dicantumkan nama dan nomor hp staff tersebut, saya hubungi dan menanyakan perihal tersebut.

Dan yang mengejutkan staff tersebut mengatakan dia tidak tahu apa-apa mohon langsung menghubungi Pusat Telkom. Saya kesal bukan main dengan Indihome, ini bukan kepada staff karena mereka menjalankan perintah tetapi kepada perusahaan dan jajaran direksi yang berpikir bagaimana cara menambah pemasukan tanpa memikirkan fasilitas dan kepuasan konsumen.

Dan akhirnya saya mampir ke booth Indihome dekat rumah saya sepulang dari kantor, berkenalan dan menanyakan apa yang saya alami saat itu. Dan ternyata staffnya mengatakan bahwa banyak konsumen diperlakukan seperti itu karena indihome takut kekurangan pemasukan dan juga customer service 147 sepertinya di-setting dengan pegawai baru untuk menjadi tumbal pengaduan dari konsumen yang mau marah-marah dan staff tersebut menyarankan untuk merekam pembicaraan ketika menghubungi 147 dan segera langsung ke Plaza Telkom Bogor saja. Dan saya menghubungi 147 dan meminta nomor tiket laporan saya agar ada rekaman bahwa saya sudah menutup dan staff mengiyakan. Semoga di bulan Juli sudah tidak ada tagihan.

Dan indihome ini banyak sekali mitranya ada yang profesional dan ada yang TIDAK. Dan apesnya saya mitra yang saya berlangganan adalah INFOMEDIA. Dan mohon kepada pihak indihome jangan mengambil keuntungan di tengah pandemi dan jangan membodohi staff kalian untuk menerima segala komplain dari konsumen sedangkan kalian yang menikmati keuntungannya.

Kepada semua pelanggan indihome lebih baik kalian ganti provider saja karena uang deposit kalian yang awal itu tidak akan kembali dan tidak bisa ditarik. Kalau kalian berpikir “ya udah nanti akhir bulan gk usah bayar aja kan ada deposit.” Ingat tagihan kalian akan tetap berjalan dan deposit kalian akan ditahan, saya dapat bocoran dari mantan staff indihome. Dan kepada pihak indihome artikel kecil ini tidak akan kalian baca tetapi ketika banyak yang sudah terdampak maka anda akan paham isi dari artikel ini. Oh ya 1 lagi jangan takut dengan ancaman proses hukum. Terimakasih.

Rimanto
Bukit Asri Cibinong 
Bogor, Jawa Barat


Catatan redaksi (diperbarui 5/8/2020): Penulis menyatakan masalah di atas telah diselesaikan dengan baik oleh pihak-pihak terkait.

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom Indihome:
[Total:747    Rata-Rata: 2.8/5]
Tanggapan PT Telkom untuk Bapak Rismanto

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca Bapak Rismanto pada tanggal 03 Agustus...
Baca Selengkapnya

Loading...

61 komentar untuk “Indihome Keren!!! Nagih 600 ribu Pakai Pengacara

  • 3 Agustus 2020 - (13:28 WIB)
    Permalink

    Ngeri juga kualitas servis kepada pelanggan dari perusahaan negara yang 1 ini.
    Terima kasih atas peringatannya, saya memang untuk akses internet sejak bertahun-tahun sudah tidak langganan di sini.
    & di ISP swasta yang saya ikuti ini, memang modem juga barang sewa, tapi sepanjang pengetahuan saya tidak ada pelanggan yang dipersulit dengan modem sewaan ini ketika mau berhenti berlangganan. Bahkan petugas mereka mengambil di rumah (bahkan sebelum masa pandemi ini sekalipun). Beberapa bahkan modemnya masih tetap ada di rumah (belum diambil oleh petugas) tapi yang jelas tagihan langganan bulanan juga sudah berhenti.

    • 4 Agustus 2020 - (06:32 WIB)
      Permalink

      Duh ngeri juga pake indihome ..baru 1 bulan saya pake indihome pas baca artikel ini sama komplenan jadi bingung saya …soalnya dah lama ibu saya pake tlp rumah tahun 2003 ..ga pernah nunggak pada bulan juni 2020 kemaren pihak indihome nelpon nawarin paket internet 200gb lagi discon perbulan 150 ribu selama 6 bulan .setelah 6 bulan normal 210 ribu apa bener .saya baca komenan tadi ada yang sampe 4ratus ribu perbulan ..jadi ngeri saya pake indihome …semoga pihak indihome membaca .komentar ini semoga ketakutan para konsumen indihome segera di atasi terimakasih

      • 5 Agustus 2020 - (07:08 WIB)
        Permalink

        Jangan tertarik , saya juga mengalami ini …
        Katanya promo 150 rb tp cuman 1 ampe 2 bulan aja , setelah itu naik terus …
        Konfirmasi pihak telkom juga gak pernah ada artinya …
        Lucunya lg mereka bisa aktifin saat marketing datang ke rumah , tp giliran kita minta pemutusan harus datang ke kantor telkom …
        Padahal saya pelanggan telpon rumah yg sudah cukup lama , …
        Cukup tau aja …

      • 5 Agustus 2020 - (13:23 WIB)
        Permalink

        Emang bener sich pakai Indihome sangat merugikan bgt ktlrn pengalaman sy 2 HR ngga bisa pakai itu jg sdh sy kekntr cab Indihome ya komplein dr kntrnya blng nnt ada TLP sy tggu smpi slm 2 HR ngga ditlp sdngkn utk pembayaran tlt aja denda jln trs ngga sedikit LG akhirnya sy TLP lngsng ke KTR pusat Jakarta ke no 147 cmn bahasanya mhn maaf atas ketidak nyamanan enak bgt ya ngomong enak to kan utk pembayaran jalan trs bukan utk wifinya aja utk buka YouTube jg sama hrs di-update trs kan sangat merugikan klu buka YouTube sering bermasalah hrs TLP kekntr pusat LG kan buat ngga nyaman dan merugikan pelanggan klu kt TLP kan habisain pls LG.harusnya bagaimana sich

    • 4 Agustus 2020 - (21:38 WIB)
      Permalink

      waduh,jd lbh hati2 nih, aplg indihome skrg lemot, pdhl kan milik negara,bela2in pake produk BUMN tp tagihan jg ga jelas dr paket awal 350k/bln naik jd 450k,bahkan prnh jg 540k.. byr paket cathplay 1bln bonus 3bln, ttp aja tagihan di byr full bulanan, kesannya jd rampok.. tp klo ada gangguan cepat sih ditanggepin, semoga g ada drama ya, klo ga yg rugi indihone itu sendiri krn org2 pasti akan pindah kelain hati…

    • 4 Agustus 2020 - (22:22 WIB)
      Permalink

      Pokoknya saya KAPOK pakai Indihome, tiba” Tagihan naik, kecewa karena itu dan lebih parah lagi mau berhenti berlangganan di persulit… Akan ada masanya di mana akan hancur nih perusahaan karena banyak makan duit haram pejabat”nya.

    • 4 Agustus 2020 - (22:30 WIB)
      Permalink

      He…he.,saya juga kecewa berat seberat beratnya, merasa dizolimi sama indihome. Sampe sekarang telponnya gak bisa dipake nelpon karena nomornya bekas orang yg nunggak, trus dikasihkan kesaya, he..he…mantap layanan indihome. Inilah produk kebanggaan telkom, inilah salah satu bentuk layanan jasa di negri kita…ampuuunnn. Besok tolong diambil lagi saja wifi plus kabelnya dari rumah saya, sepertinya indihome lebih membutuhkannya ketimbang saya. Itung2 buat re-cycle lagi, kan lumayan banyak customer…he…he..

    • 5 Agustus 2020 - (00:14 WIB)
      Permalink

      Wahh ngeri juga, saya berlangganan indiHome kalau begini pelayanannya sy berancang2 akan cari ganti.

      Lembaga Konsumen Indonesia harus bertindak meskipun tidak ada laporan tapi kan ada keluhan secara terbuka

  • 3 Agustus 2020 - (14:47 WIB)
    Permalink

    Alhamdullillah..
    Untung engga jadi berlangganan.
    Gara gara proses pemasangan lama cuma sampai di survay dengan kalimat jaringan tersedia sudah selesai …
    Engga ada proses lagi dan nunggu sampai budeg dari tgl 15 Juli sampai tgl 30 Juli engga ada info lagi.
    Langsung pindah provider proses cuma 2 hari jreng langsung anak anak gue bisa belajar online

      • 4 Agustus 2020 - (02:10 WIB)
        Permalink

        Emang betul itu..Sekarang kalau sdh tgl 20 ndak akan ada lagi itu toleransi ..internet lansung di putus di isolir. Habis itu oprator Indihome nya tlponin terus kaya debkolektor.. saya punya kasus yg tadi bayar perbulan nya 300 ribu sekarang tiba2 jadi 420 ribu perbulannya. Giliran di tanya bilang jawab nya sdh sesuai paket. Emang ndak benar ni Indihome sekarang.

  • 3 Agustus 2020 - (15:05 WIB)
    Permalink

    sudah pindah saya dari indihome,langganan dari jaman speedy. Kapok dengan tagihan yang tiba-tiba naik,add on siluman yang tiba-tiba masuk tagihan.ketambahan fup yang semakin lama semakin tidak masuk akal batas kuota nya.
    jangan ambil indihome jika ada provider lain di rumah.

  • 3 Agustus 2020 - (15:41 WIB)
    Permalink

    Wow ini real kan?jadi takut untuk berlangganan, banyak banget yang komplein macam ini

    • 3 Agustus 2020 - (17:48 WIB)
      Permalink

      Semoga saya engga ada drama,
      Udah paham bener engga memuaskannya indihome karena ortu udah lebih 10 tahun pakai Indihome (dulu Speedy),, pas mau masang internet di rumah saya, tertarik dengan layanan lain seperti Biznet n myrepublic,, tapi sayangnya engga sampai ke tempat saya (saya di Jakarta Utara),, ya akhirnya pakai Indihome lagi

      • 4 Agustus 2020 - (23:11 WIB)
        Permalink

        Saya pernah juga begitu, sy telepon indihome utk diputus internetnya tapi kami yg disuruh lepas sendiri modem dan membawanya ke telkomsel, padahal waktu pemasangan mereka ditelpon sekali saja langsung meluncur ke rumah utk pasang. Seperti kita dijebak, mudah pemasangannya tapi susah memutuskan sambungannya

    • 4 Agustus 2020 - (22:25 WIB)
      Permalink

      Sama gan saya mengalami hal yang sama… di bilang mau ada teknisi yang datang…. tapi gk kunjung datang… internet juga sudah di putuskan setelah melalukan penutupan melalui 147…. saya tinggal di cibinong juga gan…

  • 3 Agustus 2020 - (17:39 WIB)
    Permalink

    Sama kasusnya seperti saya. Sudah tutup, bahkan sinyal sudah tdk ada, tiba” Ditagih 2 bulan, dan diancam akan diproses hukum. Saya balas saja, akan menuntut balik. Memang parah IndiHome.

    • 4 Agustus 2020 - (09:38 WIB)
      Permalink

      Untung saja disini staffnya baik baik. Malah, saat pandemi seperti ini saya mendapatkan promo kenaikan speed internet hanya dengan 10rb rupiah

  • 3 Agustus 2020 - (18:29 WIB)
    Permalink

    Buat byr pengacara aja gak ckp 600.000 udah koneksi nya lelet ada FUP biaya siluman 20 rb per bln buat sewa modem…….cari duit koq pk siluman bosss……..heran nya koq gak dicantumin di website nya

  • 3 Agustus 2020 - (18:36 WIB)
    Permalink

    Tenang kok pak pasti di respon asal jelas, benar dan berani bahkan saya sempat di datangi kaya macam kepala cabang gitu , kepala teknisi dan lain lain untuk minta maaf , ya walau ada akhirnya klarifikasi indihome via mediakonsumen karena cuaca jadi layanan perbaikan terganggu padahal adem ayem aja cuaca.

    • 3 Agustus 2020 - (20:55 WIB)
      Permalink

      Samaa banget dengan apa yg saya alami, bulan april awal saya minta pemutusan semua layanan karna di kantor ga ada orang , tiap bulan tetap aja di tagih sampe2 bawa2 pihak berwajib segala , dalam sebulan ada kali 10x saya dihubungi oleh pihak indihome, lama2 lelah juga di teror , jangan bikin kesel emak2 … 😤

  • 3 Agustus 2020 - (19:49 WIB)
    Permalink

    Wah mantap nih kalo emang bener musti minta klarifikasi nih, kalo sampe begitu kantor gw bisa gw putus sama indiehome kalo perlu ganti ke provider lain daripada bernasib sama, besok gw telpon ah di 147

      • 4 Agustus 2020 - (20:17 WIB)
        Permalink

        Thanks bos..Pihak Indihome sudah menghubungi saya berkali” untuk mediasi perihal artikel ini dan tagihan saya sudah dihapuskan di bulan Juni dan Juli.. Mantap Media Konsumen 😁 dan saran untuk teman” apapun perusahaannya selama kalian telepon customer service yang pertama minta nomor laporan yang ke 2 catat nama customer service nya agar jejak digital anda semua tidak hilang. Salam.

  • 3 Agustus 2020 - (20:48 WIB)
    Permalink

    Pantas saja sudah stop langganan di myapps nongol tagihan.Gini ya cara kerja dari perusahaan milik negara

  • 3 Agustus 2020 - (21:07 WIB)
    Permalink

    saya 2* ganti paket. paket lama tidak saya non aktifkan. dapat surat cinta dari 147. saya bilang dari tlp 147 saya sudah konfirm utus diputus. karena internet lola.
    akhirnya dapat surat cinta 2* & saya masih bisa pasang. walau ganti pemakai untuk pemasangan baru.
    istri ibu bapak. baru saya. karena memang lebih baik seperti itu.
    daripada saya bayar. karena ketika kita sudah protes pun sama saja.
    tidak dianggapi.
    ketika jaringan bermasalah. tidak ada teknisi datang walau sudah 1 bulan.
    ketika pemasangan baru ada 8 orang teknisi buat masang.
    begitu hebatnya teknisi indihome sampai serasa arisan dirumah saya.

  • 3 Agustus 2020 - (21:34 WIB)
    Permalink

    Saya juga bermasalah dengan provider plat merah ini. Bahkan saya diancam dengan membawa-bawa artikel kejaksaan. Untung saya dibantu oleh Bapak @alvinlie21 , salah satu anggota Ombudsman. Jika ada kendala bisa hubungi beliau via Twitter, semoga bisa membantu menyelesaikan masalahan dengan provider ini.

  • 3 Agustus 2020 - (21:40 WIB)
    Permalink

    Ngweri men indihome,, pelayanan nya.
    Sama seperti kmaren.. dah deposit 1 jt eh nunggu 1 bulan., Sad.

  • 3 Agustus 2020 - (22:23 WIB)
    Permalink

    Artikel ini sangat membantu dan menjadi pembelajaran bagi saya jika akan melakukan pemutusan indihome kedepan..yg wajib dipersiapkan kedepan adalah ;
    1.Screnshot pesan
    2. Rekaman pembicaraan pemutusan
    3. Bukti pembayaran tagihan
    5. Pengacara 😁😁

  • 3 Agustus 2020 - (22:33 WIB)
    Permalink

    Pantes..
    Dijaman kemudahan komunikasi gini kok pelayanan indihomenya masih saja buruk. Entah beneran sengaja atau tidak semoga indihome segera memperbaiki layanannya.
    Seremnya juga kalau seperti itu, niatnya bukan ke pelayanan tapi pemerasan.

  • 3 Agustus 2020 - (23:39 WIB)
    Permalink

    Lagu lama nih Indihome…
    Banyak S&K yang tidak dicantumkan atau sengaja disembunyikan untuk menjebak Customer…

  • 4 Agustus 2020 - (00:21 WIB)
    Permalink

    Wah, sy pelanggan F*st M*dia, ada rencana mau ganti ke Indihome. Tp klo kayak gini kok jd mikir ulang deh baiknya.

    Btw salut dengan masnya, sangat sabar menghadapi staff2nya. Klo sy mungkin udah naik pitam maki2 semua itu haha.

      • 4 Agustus 2020 - (10:35 WIB)
        Permalink

        Ngga ada kenapa2 sih mas First nya, hehe. Cm mau ganti aja soalnya kan tarif promo 1 tahun udah selesai. Rencana mau ganti provider lain biar dpt tarif promo lagi . Tp klo tau indihome bs separah ini ya mending setia sm F*st M*d*a aja dlu haha

        • 4 Agustus 2020 - (10:43 WIB)
          Permalink

          Klo firstmedia ancam putus aja, nanti juga dikasih diskon lg, ga kayak indihome mau putus di php malah dpt bonus didatangi pengacara

  • 4 Agustus 2020 - (02:17 WIB)
    Permalink

    Iya emg…indihome banyak nipunya…awalnya gw pasang yg 10mbps seharga 315rb/bln,terus di telp dibujuk bwt upgrade ke 20mbps seharga 420rb, ya oke lah bwt gw kan,soalnya dirmh gw rame…pembayaran pertama sih oke gak ada masalah,pas beberapa bln gw bayar agak telat ehhh tagihan gw bengkak…yg seharusnya 420 bisa naik 500rb lebih…bln slnjtnya makin naik lagi jadi 600an…gw protes ke indihome…cs nya blg kalo gw ada aktifkan channel baru…lah gimana bisa…sdngkan peng-aktifan channel kontrolnya di hp gw(app indihome) tanpa persetujuan gw itu channel gak bakalan ditambah…tapi koq gw gak mencet apa2 channel gw nambah…🤦,gw komplain sampe gebrak2 meja baru mereka turunin tagihan gw,tp cm bln itu aja bln dpnnya begitu lagi…yg bikin parahnya setiap jam 00:00 sinyal indihome ilang…ada wktu gw main saham lwt hp…gara2 sinyal ilang duit gw melayang 4jt…bangsad gak tuh…alhasil saking keselnya gw…gw minta upgrade 50mbps…setelah itu gak gw bayar…sampe skrg…4 bln yg lalu tagihan trakhir gw 3jtaan…disuruh bayar sampe di tlp2,gw cm blg kalo mau dibayar dateng kerumah sini…dan sampe skrg org indihome gak ada yg dtng…

  • 4 Agustus 2020 - (11:04 WIB)
    Permalink

    Pemasangan Indihome yang melalui ‘teknisi perantara’ banyak merugikan konsumen.

    Keluhan pelanggan, di serahkan kepada teknisi kontrak yang notabene juga ikut ambil bagian dalam penagihan jasa.

    Perspektif internet itu bukan lagi barang tidak kasat mata. Dari awal sudah terlihat permainan, pemasangan terlihat simpel tapi di buat sulit, dan gangguan jaringan yang harusnya terdeteksi di pusat namun tidak langsung di sesuaikan dengan nominal tagihan. Tidak seperti kwh meter PLN yang memakai token lebih adil. Sekarang konsumen lebih jeli dengan perhitungan untung dan rugi.

    Indihome memang bagus dan terkenal, jika yang di suguhkan ke konsumen ‘bukan perantara’.

    Dari sini konsumen sudah yakin bahwa Indihome sudah terkontaminasi hanya memeras kantong pelanggannya.

  • 4 Agustus 2020 - (13:27 WIB)
    Permalink

    Saran saja, sebaikanya kalau mau proses cabutan langsung datang ke plasa Telkom terdekat, ada formulir yang harus di isi, jadi ada hitam diatas putih, sama sama enak kan jadinya. Selesaikan tagihan, selesaikan proratanya, di plasa telkom sekalian. Kalau deposit gak balik? di provinsi saya ada banyak pelanggam indihome yg depositnya balik, di transfer ke rekening ybs.

    • 4 Agustus 2020 - (14:03 WIB)
      Permalink

      Waktu pasang baru, kenapa kok tidak perlu pake formulir hitam di atas putih juga? Masangnya enak bener, serba digital & dipermudah (karena ada potensi bakal ada pemasukan setiap bulan?), bahkan kadang2 ODP penuh pun deposit sudah diterima duluan wkwkwk.
      Kenapa waktu mau berhenti, tidak dikasih kemudahan juga? Karena tidak ada untungnya buat mereka?

    • 4 Agustus 2020 - (20:08 WIB)
      Permalink

      Betul mba.. Terima kasih atas sarannya..
      Selama pemakaian tidak ada permasalahan , dan yang menjadi permasalahan disini adalah cara pihak indihome “handling complain” bagi pelanggan yg ingin stop berlangganan di tengah psbb..
      1. Bila ke telkom plaza, oleh satpam hanya disuruh menghubungi 147 atau whatsapp ke operator karena layanan tatap muka kemarin ditiadakan.
      2. Customer service 147 hanya meminta maaf untuk ketidak nyamanannya.
      3. Cara penagihan yang bersifat mengancam dengan membawa nama hukum.

      Tapi semua sudah terjawab setelah artikel ini naik, pihak indihome sudah menghubungi saya dan tagihan saya pun di hapuskan. Jejak digital saya terbukti bahwa apa yang saya lakukan sudah benar. Dan besok akan mediasi dari pihak indihome kesaya untuk klarifikasi. Dan saya menghargai yang dilakukan pihak indihome., tetapi apa yang terjadi bila saya tidak terbitkan artikel ini. 😁mohon dipahami terlebih dahulu isi artikel, dalam artikel tidak saya sebutkan masalah di konektifitas, tetapi cara indihome memperlakukan konsumen yang ingin memutuskan langganan indihome..

      Tetapi Terima kasih atas sarannya mba. Semoga lancar kedepannya. Salam.

  • 4 Agustus 2020 - (14:31 WIB)
    Permalink

    Perusahaan negara,, bobroknya koq kaya gini,, memalukan… Jd pengen cabut aja indihome dirumah

    • 5 Agustus 2020 - (19:13 WIB)
      Permalink

      Saya pakai IndiHome sering lambat internet nya, jadi KAPOX Saya langganan provider satu ini.

      Langsung Saya pindah ke MyRepublic😎

  • 4 Agustus 2020 - (16:55 WIB)
    Permalink

    Sudah dari awal tahun 2020 berhenti berlangganan Indihome. setahun sebelumnya malah sudah donasi iuran 1 tahun, tp internet kadang nyambung, sering putus koneksi. Proses berhenti memang lebih baik langsung datang ke plasa telkom untuk kembalikan unitnya dan bawa dokumen surat pemutusan beserta materai. sekarangpun competitor lain jg ada yang bermasalah, tp gak separah perusahaan telkom ini. jadi lebih baik pakai jasa internet perusahaan swasta saja dulu sampai management di telkom ganti ke yg lebih kompeten/lebih baik kerjanya.

  • 4 Agustus 2020 - (19:56 WIB)
    Permalink

    Parah bro indihome ini systemnya bobrok. Gua juni kemaren mau masang indihome dan gua udah deposit. Saat ada tim survey nya datang, katanya ga bisa di pasang, dengan alesan akses kerumah gua susah. Yaudah ok lah, gua ajuin aja refund. Tapi apa hasilnya, sekarang udah bulan juli, uang deposit gua ga di kembaliin, gua masang indihome kaga, uang gua juga ilang. Sama seperti di palak preman berbaju pegawai. Parahnya lagi, setiap gua masuk ke akun gua buat cek apakah udah di kirim atau belum, ternyata apps nya selalu blank setiap masuk akun gua. Saran gua, kalo lu ga mau ilang duit lu. Jangan pernah pasang indihome, mereka preman berbaju pegawai!!!

    • 4 Agustus 2020 - (21:00 WIB)
      Permalink

      Sama, sy juga diperlakukan seperti itu. Sy berhenti langganan bulan Desember. Tagihan berjalan sampe bulan Maret. WA tiap bulan nagih disertai ancaman penagihan pake pengacara. Akhirnya sy bayar tagihan terakhir 528000 (klo ga salah) eh knp itu bulan depannya masih ada tagihan bae. Akhirnya saya marah2 dan blokir 108. Sebel. Bodo amat mau ada tagihan ge. Najis dah kudu bayar lagi mah.

    • 5 Agustus 2020 - (09:21 WIB)
      Permalink

      Tergantung lokasinya mba vanda, bukan masalah bonafidnya, beda lokasi beda prestasi plus ga semua lokasi tercover oleh pesaing indihome, kebanyakan karna terpaksa tdk ada pilihan lain.

      Sy pribadi di bdg pakai firstmedia belum ada masalah berarti sdh pakai hmpir 10 thn, ga smpai hrs bikin surat pembaca, semua masalah bs diatasi sebelum sy marah2, apalagi klo ngancam putus, itu rayuan maut berupa diskon, promo dll pasti kita dapat. Semua bs diatasi by phone dan sosmed, tanpa hrs dtg ke kantornya. Klo petugas fm dtg, kita mau kasih tips aja hrs dipaksa. Cuma kadang beda lokasi beda kelakuan, jd tanya yg sdh pernah pakai disekitar alamat mba buat tolak ukur pelayanan.

  • 5 Agustus 2020 - (08:22 WIB)
    Permalink

    Untuk pelanggan indihome klo mau puntusin kontrak jgn lewat medos, jangan lewat 147. Harus datang ke telkom. Bawa.ktp bawa. Pajak bumi dan bangunan atas nama yg daftar. Trus bayar prorata terakhir pemakaian. Nanti tanda tangan dan upload materai. Gitu baru resmi putus dari indihome (jadi kaya cerai aja walaupun dah bilang cerai dah pisah rumah klo blum ke pengadilan agama pengajuan cerai dan di sahkan negara belum resmi cerai )

    • 5 Agustus 2020 - (09:09 WIB)
      Permalink

      Ya benar, 147 itu bukan ngurusin komplain, ga jelas fungsinya apa, telkom sdh mirip mafia, sengaja dipersulit biar dpt uang haram dr konsumen bahkan calon konsumennya.

      Klo resminya tutup langganan hrs ke plasa, tapi tdk pernah diinfokan oleh 147, mereka iya-iya aja, tapi ga diproses, laporan masuk cuma jebakan php smpai akhirnya konsumen menyerah dgn keadaan.

  • 5 Agustus 2020 - (08:31 WIB)
    Permalink

    Wah sama kemarin saya juga mengalami waktu mau putusin, sampai ancam ancam pakai kuasa hukum segala! memang indihome harus memperbaiki kualitas pelayanannya, apalagi tiap ada komplain soal jaringan, jawabannya selalu restart modem dan bantu restart jaringan dari pusat.. tapi tetep lemot! Parah padahal udah langganan 50 mbps
    Akhirnya saya cabut dan ganti nomer baru dan langganan 20mbps
    Lah pas cabutnya, keadaan saya persis seperti Pak Rimanto 😞

  • 5 Agustus 2020 - (08:52 WIB)
    Permalink

    Mau tanya sedikit, saya dulu pernah pasang indihome dan tagihan perbulan nya naik. Lalu saya mau putus koneksi dan datang ke telkom kemudian tanya ke customer service nya dibilang harus bayar tagihan bulan depan dan biaya pemutusan bla bla… kemudian saya call customer service untuk pemutusan dan jawabannya bertele tele, pada saat itu saya jg msh dibawah 18 thn lalu karena proses pemutusan nya ga msk akal saya udh ga pake dan internet jg udh d putus akhirnya saya biarkan saja. Kira” gimana ya tagihan saya kalau seperti itu? karena udh 3 thn ga saya respon dan ga ad panggilan jg

    • 5 Agustus 2020 - (09:11 WIB)
      Permalink

      Diemin aja mas amirul klo 3 thn mah, diurus malah tambah repot, klo dtg penagihan, tantang balik aja ga bakal berani, itu cuma gertak aja, suruh mereka tunjuk data pemakaian bandwith

  • 5 Agustus 2020 - (09:58 WIB)
    Permalink

    Saya jadi ingat ketika pemutusan nomer telepon ,dateng ke plasa telkom tanda tangan materai pemutusan, 2 bulan pertama tidak ada tagihan ,dibulan ke 3 tiba-tiba ada tagihan begitu juga dibulan ke ,4,5,6,datang lagi ke plasa telkom dengan formulir yang ditanda tangan diatas materai ,cs disana cuma bilang didiamkan saja pak,itu kesalahan sistem akan kami cepat perbaiki,dibulan ke 7 tidak ada tagihan dan tiba-tiba muncul lagi di bulan ke 8 dst,dan untuk nomer yang belum diberhentikan lancar paling lama 2 bulan,setelah 2 bulan bermasalah,disuruh restart modem, disuruh tunggu nanti direstart dari pusat,3 hari berturut-turut telpon cs ,teknisi akan datang dan dijadwalkan,alhasil 2 minggu kemudian baru datang,dan kerusakan bukan dari modem melainkan dimatikan dari pusat,hebatnya pelayanan anak negeri negara ini

  • 3 September 2020 - (11:27 WIB)
    Permalink

    Hal yg sama terjadi pada saya, sebelum jatuh tempo bulan berikut, di tanggal 29 bulan sebelumnya saya menutup indiehome via telpon karena pelayanan offline mereka tutup, untuk pemakaian bulan sebelumnya saya bayar di bulan berikutnya, namun pemakaian bulan2 berikutnya masih ditagih juga, meskipun tidak saya pakai sama sekali alias modem sudah dicabut dan sudah konfirmasi penutupan di bulan sebelumnya, Management yg parah…

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom Indihome?

Ada 61 komentar sampai saat ini..

Indihome Keren!!! Nagih 600 ribu Pakai Pengacara

oleh Rimanto dibaca dalam: 3 min
61