Bunga Keterlambatan Kredivo Mencekik

Kepada Yth. Media Konsumen dan pihak Kredivo,

Berikut kronologi kenapa harus menyuarakan hak saya di sini, karena saya merasa tertekan oleh pihak debt collector Kredivo dan pembayaran saya sudah melebihi pokok yang tidak wajar.

Saya pernah mengajukan pembiayaan Multiguna di Kredivo dan di-acc dengan nominal Rp12.500.000. Saya terima nominal Rp11.750.000. Namun di awal pinjaman saya telat melakukan pembayaran, karena bisnis saya mengalami kemacetan, sehingga hal ini menimbulkan denda dan bunga.

Sebisa mungkin saya bayar meski perlahan, dengan mencicil hingga lunas beserta denda dan bunga yang muncul. Namun ternyata pembayaran saya tidak kunjung mengurangi tagihan tiap bulannya, karena di awal saya tercatat menunggak 2 bulan, jadi denda dan bunga berjalan terus, meski saya sudah melunasi denda Rp250 ribu tiap bulan.

Saya bingung, kenapa Kredivo memeras nasabahnya seperti ini? Saya tetap melunasi semua, meskipun berat, karena denda dan bunga terus berjalan. Sehingga di bulan terakhir, yakni bulan keenam, masih muncul denda sebesar Rp730 ribu. Jadi total yang sudah saya bayar sangat melebihi pokok, dari Rp11.750.000 menjadi Rp16.181.845. Denda dan bunga sudah berapa totalnya? Dan itu pun masih kurang Rp730.000 lagi.

Saya telepon CS tidak ada keringanan sama sekali dan debt collector mengintimidasi saya serta menagih saya melalui whatsapp malam-malam. Saya ada bukti semuanya. Tolong pihak Kredivo, saya sudah bayar Rp16 juta dan melebihi pokok, kenapa Anda tidak bisa menghapuskan denda Rp730rb? Debt collector Anda juga menagih tidak ada etikanya. Jangan kalian mencekik nasabah seperti ini!

Noverina Asita Rianti
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Kredivo atas Surat Ibu Noverina Asita Rianti

Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan pengguna Kredivo. Menanggapi surat konsumen yang ditulis oleh Ibu Noverina Asita...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Kl blm paham tata cara pinjem di rentenir online sbaiknya hindari .. minjem sodara aja tanpa bunga dan denda .. dan bs di janjiin tnp kn denda .. semoga cepet beres riba nya ..

    • itu kata anda " sebaiknya ".tiap org kan beda jalan hidupnya...mgkn anda org beruntung yg tak pernah berhutang.. disini sy sudah lunas msh ditagih bunga... sy perjuangkan hak sy dong..justru mereka udh makan duit haram jg dr saya😀

      • Ya resiko.. Telat bayar tanggung resiko bunga berjalan lebih tinggi. Bukan kesalahan yg penjamkan dana, berani berbuat berani tanggung jawab.
        Cuma mau komentar "KASIAN".
        Berhutang dengan bunga itu gak berkah.

  • hey roni sukmana..sy ga butuh komenan anda disini...kalo ga suka ga usa komen..menuh2in kolom komen aja ... hak saya dong mau ngutang apa engga saya cuma nunggu respon ybs bukan respon org ga penting kayak anda..anda beruntung org yg tak pernah berhutang tapi belum tentu dengan anak cicitmu kelak...

    • Mungkin yang coment negatif benar2 bersih dari riba apapun. Entah riba leasing kendaraan atau apapun. Jangn menghujat orang lain orang tersebut Hanya menulis apa yang dirasakan. Toh anda yg coment negatif juga belum tentu tau kan tntng kehidupan orang bersangkutan.untuk apa dan buat apa biza minjam ke online. Kadang minjam sama orang jg klo ga semudah yang dikira..

    • Ciye ngegas dia.
      Iya hak anda untuk berhutang, silahkan. Tp udah salah koar2 gak mau terimakan.
      Inget kaka nya yg cantik, utang berbunga itu gak berkah.

      Semoga cepat ditanggapi sama kredivo ya... uhuk uhuk

      • Pas pengajuan pinjaman udah baca syarat ketentuan belum? Masih heran sama orang yang mau terima pinjaman tapi ga mau bayar bunga ribanya, tapi tetep dicairkan... Padahal setiap pinjol udah kasi simulasi bayar dan total jumlah bayar... Gak mungkin nasabah gak aware.

        • Sabar ya mbak,memang pinjol itu tidak menjamin mbaj,mau yg diawasi OJK apa lagi yg tidak diawasi OJK.kinernya itu tidak sesuai dengan pemerintah/OJK.
          Karena pinjol itu sebenarnya makelar cuma berbentuk aplikasi.
          Mungkin uangnya belum disetorkan kepada pihak investornya/pihak ke 3.
          Hanya Saran mbak,
          Kalau memang tidak ada kebutuhan yg mendesak jangan belanja online,karena online yg ditakutkan terjadi adanya sistem sistem yg tidak sesuai.walaupun praktis,tpi kalau terjadi kegagalan,pending,atau hal yg semacamnya repot.krn kita tidak tau menau orangnya,barangnya,tempatnya,dan kejadianya.
          Online itu ibarat keyakinan dan kepercayaan.
          Tp tidak tau nantinya gimana keadaan kedepan.
          Yg komen negatif itu mungkin ada hubungan sama per hutang hutangan juga/kerjanya juga gitu..jadi merasa tersindir.
          Hehehehe

    • Ngegas tingkat dewa sampai bawa anak cucuk orang di doain yang jelek jelek. Kalau gk mau di komentari, gk usah posting keluhan di media konsumen. Selesaikan aja sendiri dengan kredivo. Yang ngumbar aib kan anda. Orang hanya menilai berdasarkan fakta. Ngutang dimana pun telat bayar ya kena denda. Anda memperjuangkan hak anda ya itu urusan anda. Anda posting di media konsumen diliat banyak orang ya anda harus siap dengan sudut pandan pemikiran yang berbeda. Gk bisa anda berharap 100% sama dengan anda.

  • Biasanya sudah ada ketentuan di perjanjiannya. Jika sudah mengambil berarti sudah memahami perjanjiannya.

    • Semoga cepat selesai ya mbak. Dan ada jalan tengah nya dari kredivo jg. Dan buat Kredivo....cepat di tanggapin ya keluhan nya biar cepat selesai urusan ...

  • semoga cepet beres mbak masalahnya..

    nego lagi aja klo bisa,saya pas di datangin DC kredivo minta nego..dari 7jt klo dilunasi bayar 5jt..nah kalau sistem cicilan negonya emg bunganya gede bgt..

    semoga cepet beres dan dijauhkan lagi dari PINJOL..

  • Coba dicek di kalkulator pinjaman kredivonya, kalau pinjam 12juta, memang jumlah yang harus dibayarkan itu jadi 16juta koq, terus masalahnya dimana ya? Denda keterlambatan? Kan memang dihitung perhari

  • Komennya pada ngegas. Yang namanya hutang ya hutang. Terima senyum lebar, bayar telat kena denda ngomel. Gk usah jauh jauh ke fintech, ke bank juga begitu. Setiap orang sudah memilih jalannya, gk usah bawa bawa anak cucu segala apalagi sampai ngedoain yang jelek jelek karena merasa tersinggung dengan komentar orang. Komentar yang begini apa gk memalukan tabiat diri sendiri? Ngaku orang dewasa tapi anak cucu dibawa bawa. Luar biasa.