Akun Shopee Saya Diretas, Data Bisa Diambil dan Berujung pada Shopee Pinjam yang Disalahgunakan

Assalamu’alaikum,

Saya Utami, dengan akun Shopee: utamirahayu94. Saya sangat kecewa dengan pihak Shopee, karena sangat lambat mengurus kendala yang saya alami ini. Kronologinya, pada September 2020 saya mendapat telepon dari nomor tak dikenal, saya angkat, lalu dia bilang dari pihak Shopee. Awalnya saya tidak percaya, tapi setelah dia menyebutkan semua data saya di Shopee, hingga transaksi yang saya lakukan akhir-akhir ini, bahkan nominal Shopee PayLater beserta Shopee Pinjam dan lain sebagainya yang seharusnya orang lain atau akun yang lain tidak akan tahu, tetapi dia tahu dan semua benar.

Dari situ saya langsung percaya bahwa benar adanya ini dari pihak Shopee. Lalu bilang bahwa saya mendapat hadiah sebesar 3 juta rupiah, tapi dengan syarat harus mengisi Shopee Pay saya sebesar 1 juta dan otomatis akan bertambah saldo Shopee Pay sebesar 3 juta tersebut. Akan tetapi saya tidak mau, karena kondisinya saya sedang tidak punya uang. Tidak habis akal pelaku memberi pilihan untuk ditransfer ke rekening BRI saya dan saya pun mengiyakan.

Tidak lama saya mendapat SMS banking dari BRI bahwa saya mendapat transfer sebesar 3 juta dari Shopee Pay dan saya sangat percaya bahwa saya mendapat hadiah. Dari situ saya disuruh untuk menekan angka yang sama dengan yang disebutkan pelaku yang muncul di layar hp saya. Ternyata pelaku mencoba masuk gmail saya dan mengaku bahwa dia sedang mencoba mengkonfirmasi hadiah tersebut oleh pihak BRI dan saya harus memberikan akun gmail saya untuk dikelola oleh pihak BRI.

Bodohnya, saya klik nomor yang sama tersebut. Tidak lama kemudian pelaku meminta kode OTP yang ternyata untuk masuk ke akun BRI mobile saya. Saya turuti saja apa maunya pelaku karena sebelum ia membobol rekening saya, pelaku sudah mentransfer uang 3 juta dari Shopee saya. Maka saya percaya saja semua yang pelaku katakan.

Tak lama pelaku meminta nomor ATM saya dan dari situ saya mulai curiga. Saya tutup teleponnya. Tak lama ada SMS banking bahwa uang 3 juta sudah ditransfer ke nomor OVO. Setelah itu hp saya mati karena sudah direset oleh pelaku.

Saya langsung menghubungi pihak BRI untuk memblokir akun saya dan pihak BRI memberi tahu transaksi OVO ke nomor mana. Pihak BRI memberikan solusi untuk menelpon pihak OVO, tapi tidak ada jawaban pula dari pihak OVO. Saya pikir ya sudah, karena uang yang dia transfer juga yang ia ambil lagi, jadi saya hanya membetulkan hp saya yang direset.

Tak lama saya mencoba masuk ke Shopee untuk mengecek akun Shopee saya dan ternyata sudah dibekukan oleh pihak Shopee sebelum saya menanyakan masalah ini ke pihak Shopee. Saya mencoba menelpon CS Shopee tapi sedang sibuk.

Saya login ke akun Shopee lain dan chat ke Shopee untuk dibantu mengaktifkan kembali akun Shopee saya. Lalu akun Shopee saya aktif kembali. Saat saya login, dan ternyata kemarin tanggal 11 Oktober tiba-tiba ada tagihan Shopee Pinjam sebesar 3 juta. Dari situ baru saya ingat kalau pelaku mentransfer saya yang sumbernya dari akun Shopee saya sendiri. Tidak berhenti di situ, saya mencoba mencari solusi menghubungi pihak Shopee dan jawabannya hanya tunggu sampai 1-3 hari kerja. Saya chat, saya telpon dan kirim email, saya chat ke Instagram dan Twitter belum ada jawaban.

Tagihan saya terus menumpuk karena terlambat bayar. Yang membuat saya kecewa kenapa keamanan Shopee begitu lemah sekali sampai akun saya bisa diretas. Adakah itikad baik dari Shopee untuk masalah ini? Sedikitnya beri jawaban bagaimana solusinya. Karena kalau dibiarkan akan terus menumpuk tagihannya.

Kalau dipikir-pikir secara logika, itu salah Shopee kenapa akun saya bisa diretas. Kalaupun saya tidak terkena bobol gmail dan BRI mobile pasti Shopee Pay, Shopee PayLater, dan Shopee Pinjam saya tetap akan disalahgunakan pelaku. Lalu pada saat Shopee tahu akun diretas, kenapa transaksi Shopee Pinjamnya disetujui? Seharusnya kalau ada yang mencurigakan jangan disetujui semua transaksi sebelum pemilik akun mengkonfirmasi ke Shopee bahwa benar pemilik yang melakukan transaksi. Kenapa ini tidak sama sekali ketahuan kalau akun sedang diretas?

Bukan saya saja yang sudah alami tetapi sudah banyak sekali korban. Harusnya permasalahan seperti ini ditindaklanjuti. Mohon Shopee untuk tidak lari dari permasalahan. Kalian berjaya juga karena konsumen. Selama ini saya menggunakan Shopee PayLater itu tidak pernah telat bayar, yang untung siapa? Pihak Shopee juga kan? Akan tetapi ketika masalah terjadi pada konsumen, prosesnya lama sekali.

Semoga setelah saya menulis ini ada itikad baik dari Shopee untuk memberikan solusi. Terima kasih.

Wassalamualaikum.

Utami Budi Rahayu
Magelang, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Shopee:
[Total:59    Rata-Rata: 2.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

52 komentar untuk “Akun Shopee Saya Diretas, Data Bisa Diambil dan Berujung pada Shopee Pinjam yang Disalahgunakan

  • 13 Oktober 2020 - (12:42 WIB)
    Permalink

    Itu pesanan yg dicancel, pesanan oleh penipu yah? Daerahnya sama dengan yg baru2 ini diungkap Bareskrim. Jangan2 masih satu sindikat. Pokoknya kalo terima telepon dengan logat daerah situ, abaikan aja.

    Shopee Pinjam itu pinjaman tunai kan yah? Artinya pelaku meninggalkan jejak rekening bank buat pencairan dananya. Kalo Shopee mau mengungkap sih kayaknya gak susah, data2nya sudah aja, tinggal masalah mau apa tidak aja.

    • 13 Oktober 2020 - (12:54 WIB)
      Permalink

      Menurut pemahaman saya Shopee pinjam sebesar 3juta itu ditransfer pelaku ke rekening korban seolah2 hadiah yg dikira korban uang pelaku tapi ternyata dari shopee pinjam korban.

      • 13 Oktober 2020 - (13:01 WIB)
        Permalink

        Oya bener juga.. Hebat bener ni penipu, modus social engineering nya canggih, muter kesana kemari dulu. 😈😈😈

    • 13 Oktober 2020 - (13:02 WIB)
      Permalink

      Iya mas masalahnya shopee gada jawaban apa apa, saya takut tagihan menumpuk dan ujung ujungnya tetap saya yang bayar, sedangkan saya sudah usaha baik baik ke shopee gimana win win solution nya. Tapi sampai sekarang tidak ada jawaban juga. Saya juga mau buat laporan polisi karena jelas jelas itu ada alamat pelaku dan no tlp termasuk namanya juga. Sepertinya sama mas satu komplotan ko bisa bisanya shopee perusahaan besar bisa banyak konsumen yang kena masalah gini.

      • 13 Oktober 2020 - (13:09 WIB)
        Permalink

        Berarti sebelum dia telepon, akun Shopee Mbak udah dibobol duluan, jadi dia tau data2 transaksi mbak dll di Shopee yah?

        Yg lebih bahaya sih sebenarnya dia bisa akses akun BRI mobile Mbak. Emang loginnya hanya pake OTP aja yah, gak harus masukin userid n password dulu? 🤔

          • 14 Oktober 2020 - (07:11 WIB)
            Permalink

            Sama saya juga pernah kena bulan juni kemarin dapet telpon dr pihak shopee dn ternyata akun shopee saya diretas dan dpake belanja sama s penipu senilai 800rb dan Sya lgsg lapor k pihak shopee tp ujung2nya tetap saya yg harus bayar karena masuk tagihan saya.. Padahal sebelumnya pesanan s penipu sya cancel dan saya jg mnta tolong pihak shopee cancel pesenannya tp tetap saja brg dikirim

      • 13 Oktober 2020 - (14:49 WIB)
        Permalink

        Iya saya jg kena tipu 2juta lebih… trs bagaimana… siapa yg mau bertanggung jawab? penipu tahu identitas sya seolah olah bner dri pihak shopee.. tolong bantuannya

        • 13 Oktober 2020 - (15:28 WIB)
          Permalink

          Coba tulis juga mba di media konsumen karna kalau tidak dg cara ini shopee lambat mba

          • 13 Oktober 2020 - (15:41 WIB)
            Permalink

            Iya sya kecewa bgt…. sya kira bner dri phak shopee… soalnya tau riwayat pembelian dan data saya…

          • 13 Oktober 2020 - (15:51 WIB)
            Permalink

            Shopee pay saya…. dikuras habis

            trs gimana ya mb caranya agar shopee pay kita kembali lgi

          • 13 Oktober 2020 - (16:20 WIB)
            Permalink

            Kurang tahu mba yg jelas lapor dulu saja mba, karna saya juga blm ada kepastian dari shopee

      • 15 Oktober 2020 - (22:26 WIB)
        Permalink

        Saya heran lihat shopee, skrg banyak chat yang masuk itu berisi penawaran dan iklan, sudah mirip SPAM, bbrp kali komplain tp katanya jawab saja, kalau tdk dijawab penilaian chat seller akan menurun, sehari bisa 10-20x chat SPAM, harusnya fungsi chat utk komunikasi seller & buyer, bukan SPAM, termasuk promo2 shopee sendiri.krn itu skrg keamanan di aplikasi shopee menakutkan.

        • 16 Oktober 2020 - (05:11 WIB)
          Permalink

          Salah satu yg bikin konsumen ga nyaman , jujur saya juga ga nyaman, tiap hari harus bersihin chat satu satu diklik tandai sudah dibaca supaya bisa ketauan mana yg bener bener chat dari penjual atau pembeli saya. Semoga bisa diperbaiki juga yg seperti ini

      • 11 November 2020 - (20:17 WIB)
        Permalink

        Aku turut prihatin, tapi pengalamanku Selama ngga kasih otp ngga klik link sembarangan aman kok , aku juga sering ditelpon malah ku kerjain penipunya dan fine fine aja selama ngga kasih otp atau link yang diberikan penipu,

    • 13 Oktober 2020 - (23:19 WIB)
      Permalink

      Betuuuul pisan tp apakah Shopee ada itikad baik tidak? karena ternyata banyak banget yg kena tipu tp pihak Shopee mungkin cuma beberapa orang jd ga kehendel kali ya hehehe….

      • 26 November 2020 - (23:11 WIB)
        Permalink

        Halo mas, sy barusan juga kena. Kesel bnget. Awalnya ditelpon no ga jelas. Sy pikir teman sy ya sy jawab aja. Tau2 de yg ngaku2 pihak shopee.. mengatakan anda mendapatkan hadiah bonus 5jt. trus dia mnta kmna mau ditf itu uang 5jt. mau ke tf bank apa ke shopee.. awalnya gw kaget sihh kok ada gtuan? Mendadak dpt 5juta? pikir dlm hati. Trus sy balas 5juta itu atas dasar apa mas?dia balas lagi. Herannya dia udah tau selak beluk identitas akun shopee gw. Mulai dr profil alamat dll. Disebutin SAMA PERSIS yg ada diakun shopee gw! Bayangin aja siapa yg gak percaya coba? Ya gw jadi percya trus gw dimainin. Syarat nya klo 5jt mau masuk ke shopee.. gw diharuskan top up saldo swbesar 300rb, what? Gw jawab knpa harus isi saldo ? dia bilang nnti jumlah saldo gw bertambah jd 5.3jt. Hmm okelah gw nuruti aja. Apalagi gw langsung percaya ketika dia menyebut lengkap profil gw dan aktivitas dishopee. Nah lanjut, dia suruh cek ada sma masuk. Anehnya pengirim sma itu atas nama SHOPEEPAYID ! bukan no ga jelas yg biasa org nipu. Nah dr situ gw semakin yakin percaya klo dia itu memang de pihak shopee ya kan. Terus gw disuruh ke pengaturan chat. Ubah pin shopeepay gw dan disuruh masukan pin baru. Nah dia juga menyuruh sebutin no otp dr sms itu. Bener2 penipu kelas kakap! ngk brenti smpai situ, setelah sy udah top up saldo 300rb, sy langsung disuruh belanja brg harga dibawah 500rb. Tapi dgn syarat yg dia berikan: harus top up lagi! Astaga.. ! gw jawab maaf mas. Dana gw udj ngk mendukung, sih penipu itu trus rayu2 gw buat lanjutin. Yah gw nolak. Trus gw ttup telpon. Gw coba masuk akun shopee gw. Whaatt? Apa yg terjadi? Saldo gw habis total !!! Bangsaaaatttttt! Hati campur aduk ketika itu. Trus sy berusaha kontak pihak resmi shopee. Lagi dan lagi pihak shopee sangat lambat. trus gw nnya temen gw bgmna cara mengatasinya. Temen gw nyarankan segera ubah paswordmu dan pin shopeepay!! Gw ubah saat itu juga. Pin Shopepay sampai gw ubah 2x !
        Ya bgnilah kronologi gw ditipu sm penipu itu.
        Yg bikin kita percaya itu ketika kita mendengar ocehan mereka soal akun kita dan pengirim sms atas nama ShopeeID Creditbook sm MOKA!
        HABIS SUDAH.

        skrg gw cuma bisa pasrah.
        Oyah mas, yg mau sy tnyakan adalah akun saya udah ku ubah pasword am pin shopeepay. Apakah pihak penipu masih bisa mengakses akun kita? Trimakasih

    • 14 Oktober 2020 - (01:13 WIB)
      Permalink

      @Donny G

      Shopee paylater artinya shopee bayar belakangan, bayar nanti, bayar ngutang.

      Paylater tuh sama aja kayak Fintech yang di sisipin di Marketplace.

      Jadi saat ini, marketplace sudah berisi dua dasar kepentingan. Kepentingan jual beli dan kepentingan hutang piutang.

      Itulah yang menjadi alasan marketplace se besar shopee menjadi semakin rawan kejahatan, karena orientasinya sudah keluar jalur.

      Seperti manusia yang lupa tujuan hidupnya. Sangat berbahaya sekali, bagi dirinya maupun bagi orang sekitarnya.

      • 15 Oktober 2020 - (22:31 WIB)
        Permalink

        Chat di shopee juga sudah penuh SPAM, berisi penawaran2 dari macam2 hal, saya sdh komplain, tp cs shopee bilang jawab saja, lah chat SPAM tsb bisa masuk 24 jam, pagi sore malam, bukan dari calon pembeli tapi iklan2 gratis tanpa peduli jam berapanmereka mau kirim. Ini celah kejahatan yg dibiarkan Shopee

    • 15 Oktober 2020 - (08:27 WIB)
      Permalink

      Baru semingguan saya di telp orang dengan logat khas penipu² yg di upload di YouTube,sama persis modusnya,tapi dr awal saya sudah nebak,jd iseng aja dengerin,saya dikasih pilihan mau di tf rek bank atau shopee pay,saya bilang rek bank, trus dikirim link dengan pengirim Moka,tulisannya kayak otp buat bayar belanjaan sejumlah 2jt,udh apal banget alurnya,karna sering liat korban² di youtube,rata² penelpon pake kartu TELKOMSEL,dan kalau udh ketauan mau nipu ujung2nya si penipu anjing²in saya,bodo amat..,yg pasti selalu curiga aja klo dapt telp dr nomer tdk di kenal

  • 13 Oktober 2020 - (13:05 WIB)
    Permalink

    Betul sekali mba banyak akal sekali pelaku. Saya ga akan lari tapi saya mau pihak shopee juga bertanggung jawab atas diretas nya akun saya ini.

    • 16 Oktober 2020 - (19:25 WIB)
      Permalink

      saya juga mas, minggu kemarin
      shopeepinjam saya yg kena
      jadi bagaimana kelanjutannya, saya benar-benar bingung.
      apakah saya yg harus melunasi dana yg tidak pernah saya pakai itu
      pihak shopee juga sepertinya tidak ada tindak lanjut, atas komplainan saya

      • 21 Oktober 2020 - (08:18 WIB)
        Permalink

        Mba sampai brp yg harus ganti, saya juga belum dpt jawaban lagi mba, tapi trus terusan ada yg nagih dan saya selalu jawab masih dalam proses penangangan, tapi trus aja ttp ada yg tlp dan ganti ganti orang dan saya harus jawab kronologi dari awal sampe cape saya nanggapinya, jadi saya suka bilang masih dalam penanganan udha gitu aja

        • 27 Oktober 2020 - (19:04 WIB)
          Permalink

          2 jutaan mas
          shopee santai sekali, padahal saya sudah komplain berkali2
          saya sangat kecewa dengan penanganan shopee
          yg telpon mas tagih2 itu, dari pihak shopee?

        • 14 November 2020 - (08:35 WIB)
          Permalink

          Perkenalkan, nama saya Izdihara Nur Khalisha, Mahasiswa S1 Fakultas Hukum salah satu universitas di Yogyakarta. Saat ini, Saya sedang mengambil penulisan hukum (skripsi) dan mengangkat tema perlindungan hukum bagi konsumen atas transaksi yang timbul akibat adanya peretasan akun marketplace.

          Berkenaan dengan hal tsb, Apakah sekiranya Saudara bersedia untuk menjadi narasumber skripsi saya? identitas dapat Saya samarkan apabila Saudara keberatan untuk diketahui diketahui identitas aslinya.

          mohon responnya, terima kasih.

    • 13 Oktober 2020 - (14:09 WIB)
      Permalink

      Iya mas dan rek bri saya juga kan dibobol emang teledor saya karna kasih otp bri tapi kalaupun saya ga kasih pasti pelaku bisa membelanjakan akun shopeepay saya dan paylaternya karena semua ada limitnya dan lumayan besar karna biasa saya pakai untuk modal jualan dan ga pernah telat bayar

  • 13 Oktober 2020 - (15:23 WIB)
    Permalink

    Jadi kalo dari awal ngga ngegubris calon pembobol Shopee yg ngaku sebagai admin Shopee mungkin masih bisa selamat ya?
    Garis kerasnya nih, jangan percaya kalo ada org tlp ngaku sbg admin Shopee walaupun dia tau semua track record transaksi kita.

    • 13 Oktober 2020 - (15:30 WIB)
      Permalink

      Kemungkinan ga selamat mba karna posisinya hacker sudah bisa akses Akun saya dan disitu ada shopee pay, shopee pay later, shopee pinjam saya yang mana bisa saja dia belanjakan sepuasnya mba, mungkin pelaku menelpon karna ingin membobol juga rek bri saya mba, pikirnya kali aja berhasil, tapi alhamdulillah nya rek saya memang jarang saya tabung hanya utk transaksi selewat saja

    • 27 November 2020 - (06:15 WIB)
      Permalink

      Ternyata banyak yg sama kejadian di bobol penipu Shopee mediasi Shopee dan itikad Shopee ga ada yg ada ribet uang ga kembali janji2 Shopee nol besar…. Pasrah jadinya walau nilai uang hampir 2jt hangus…. Sekarang saya mah udah non aktip di Shopee takut rugi lagi….

  • 13 Oktober 2020 - (16:43 WIB)
    Permalink

    Harga SIM Card untuk kartu perdana rencananya mau kembali dibikin mahal seperti di era 2000-an awal saat telekomunikasi seluler baru berkembang. Apa alasan SIM Card dibanderol jadi Rp 100 ribu?

    Yang menjadi alasan harga SIM card naik jadi Rp 100 ribu tak lain karena selama ini harga kartu perdana dijual terlalu murah. Harga pasaran terendah ada yang dijual Rp 2000, atau bahkan gratis.

    Sehingga kadang orang ada yang mudah saling ganggu dan habis itu dibuang. Akibatnya, penomoran yang harusnya sumber daya terbatas jadi boros di operator.

    Selain itu, harga kartu perdana yang murah diiringi bonus jor-joran dari operator, membuat SIM Card sering kali dijadikan alat untuk promosi dan cenderung mengarah spamming. Misalnya, SMS tentang penawaran kredit tanpa agunan (KTA) yang sering tak diinginkan di inbox ponsel pelanggan.

    Bahkan yg lebih parah dan lebih sering terjadi adalah harga kartu perdana yg murah sering dimanfaatkan oleh para penipu untuk menipu korban-korbannya.

    Andaikan harga SIM Card untuk kartu perdana menjadi Rp 100rb, maka para penipu akan keluar modal yg tidak sedikit hanya untuk beli kartu perdana saja.

    • 13 Oktober 2020 - (17:48 WIB)
      Permalink

      Jangan salahkan harga kartu perdana yang murah…siera Jokowi presiden periode pertama Menkominfo Rudiantara jg bilang pengaktifan kartu perdana harus pakai daftar dengan NIK dan nomor KK tujuannya agar penipuan dengan hp dapat hilang semua…. tapi nyatanya di periode ke 2 Jokowi masih gini kok… jadi intinya bukan dengan daftar kartu perdana atau harga kartu yg dibuat mahal… tapi penegak hukumnya yang dibenahi…sebab walaupun jangkauan hp cuma 1 RT dan penipunya di depan mata kalau polisinya bobrok ya tetap saja bebas…

      • 6 November 2020 - (20:23 WIB)
        Permalink

        Ini yg salah yg punya akun .. nuruti tlp org gak di knal .. kasih OTP .. kasi pasword gmail .. knp jokowi di bawa2 …

  • 13 Oktober 2020 - (17:24 WIB)
    Permalink

    Kalau dipikir itu salah shopee.
    Bukan. Itu salah Anda.
    Diauruh transfer mau, disuruh mencet kode otp mau.
    Mau secanggih apapun sistem kalau penggunanya sperti Anda ya tetep aja jebol.
    Sebelum menyalahkan sistem, salahkan diri anda sendiri dulu

    4
    2
    • 13 Oktober 2020 - (17:42 WIB)
      Permalink

      Pasti ada aja yg comment gini, kalau misal tu yang diambil uang saya dari bri saya ga akan nuntut apa apa karna itu salah saya kasih kode otp bri, tapi ini sebelum saya kasih kode apa apa hacker sudah menyalahgunakan akun saya, kalau posisi akun gmail saya dan akun bri saya ga kena bobol, saya tetap rugi karna pelaku sudah transfer shopee pinjam saya ke rekening saya dan pasti saya akan kena bunga tiap bulan dan itu bunga sampe ratusan ribu per bulan, pikir baik baik bro. Skrg aja tagihan udah 3.5 juta. Situ kalo akun dihack dan disalahgunakan baru kerasa. Urusan saya bukan sama anda ya. Terima kasih

      • 13 Oktober 2020 - (17:54 WIB)
        Permalink

        Besar kemungkinan dia bisa akses ke akun shopee mbak mngkin karna mbak pernah klik tautan atau login ke link phising yg dikirim pelaku, biasanya sama persis sperti aslinya.

        • 13 Oktober 2020 - (20:38 WIB)
          Permalink

          Nah harusnya kan ada sebab kenapa si hacker ini sukses membobol akun Shopee ts, entah karena ts klik link produk yg ternyata link phising atau gimana gitu.

        • 13 Oktober 2020 - (21:37 WIB)
          Permalink

          Tidak pernah sama sekali, semua normal aja kalau saya merasa ada yang aneh dg klik link link saya ga akan nulis disini karna pasti itu salah saya, tapi alhamdulillah pihak shopee sudah menghubungi saya dan jawabannya yang saya utarakan benar adanya. Tetapi masih ttp sama tunggu saja nanti akan dibantu sampai tuntas. Bagi yang mengalami hal yang sama dengan saya dan belum ada jawaban ikhtiar dulu saja untuk tulis di media konsumen ini. Semoga membantu sedikit pencerahan buat kalian ya. Terima kasih media konsumen. Terima kasih juga shopee, saya hargai usahanya langsung menelpon saya walau masih belum menemukan solusinya.

      • 13 Oktober 2020 - (23:10 WIB)
        Permalink

        Aduuuh innalillahi ada korban lagi di Shopee, mudah2an ada solusi dan itikad baik dari Shopee karena dah banyak yg telah dirugikan termasuk saya sendiri kena tipu hampir 2jt tepatnya 1.594.800,- walau solusi Shopee ga mengenakan udah di buat pusing juga sama Shopee berbagai aturan udah di ikuti tp yg kembali hanya tidak lebih dari 200rb… Tp ga pa2 lah skrg mah saya udah tidak pakai Shopee lagi udah kecewa… Tp saya berharap kejadian yg menimpa mba bisa ditangani bijak sama Shopee bisa diganti semua… Amiin

        • 15 Oktober 2020 - (09:43 WIB)
          Permalink

          Iya mas semoga aja, sampe skrg pun shopee blm ada jawaban apakah memang saya yang harus bayar semua atau saya bisa terbebas dari tagihan itu, kalaupun saya harus bayar gpp saya bayar, tapi saya minta kejelasan nya dan saya minta tanggung jawabnya walau sekedar menyelidiki pelaku karna kan saya sudah melaporkan alamat pelaku yang masih ada di akun shopee saya ke shopee. Bener mas saya juga kapok pakai shopee. Sampai skrg saya diteror dari yang nagih lah dari yang bilang saya dpt hadiah lagi lah. Intinya saya itu gamau ada beban masalah yg belum clear. Mohon untuk segera diselesaikan pihak shopee mohon jawabannya segera.

          • 15 Oktober 2020 - (10:00 WIB)
            Permalink

            Iya amiin mudah2an Shopee bisa ber itikad baik mau bertanggungjawab… Amiin

  • 13 Oktober 2020 - (19:04 WIB)
    Permalink

    Menurut saya, sebaiknya harus berpikir logis, gis, giiis
    Apakah semua pembeli akan ditelpon satu persatu oleh pihak Shopee? Helloo, Kerajinan amat kan? Ribuan orang lho. Kecuali kalau ada pengumuman pemenang dan kita salah satunya baru kita ditelpon. Nggak ada ujan nggak ada angin dibilang dapat hadiah Anda sudah berbunga bunga.
    Ingat iklan AXE, kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda.
    Kalau dia tahu hal hal terkait Account anda di Shopee, bukan berarti dia orang Shopee /mewakili Shopee.
    Anda membeli sesuatu, Seller jadi tahu Siapa nama Anda dan beberapa data tentang anda: Anda bayar dengan cara apa (Shopee Pay atau OVO atau Gopay dll) , Nomor HP, Alamat (tujuan), bahkan barang apa yang anda beli. Lalu dengan ini anda percaya penelpon itu orang nya Shopee? Lalu anda mulai menambahkan data data yang lebih penting terkait kerahasiaan data anda dengan menjawab pertanyaan atau melakukan apa yang diminta. Woww! Aku terkejut!
    Tapi sudahlah, semua sudah terjadi. Berharap dan berdoa, semoga semua bisa terselesaikan dengan baik.

    • 13 Oktober 2020 - (23:15 WIB)
      Permalink

      Mas sepintar tupai melompat pasti ada jatuh juga seperti hal nya orang sepinta2 orang seteliti2 pun pasti ada salahnya. Jadi baiknya ga mesti dipojokan disalahkan juga, ada waktu seseorang naas kata orang tua mah… Jd alangkah baiknya kita beri suport semoga ada kebaikan dari manapun dan moga ada hikmah dibalik kerugian tiap orang. Saya pun sekarang mah yach mesti gimana lagi… Moga kita saling mengerti ya mas

    • 29 Oktober 2020 - (21:24 WIB)
      Permalink

      Ini si TS itu bebal mas. Ngga mau ngaku salah. Pokoknya ini salahnya shopee haha.. susah ngajak ngmong sama org model begini.

  • 14 Oktober 2020 - (00:38 WIB)
    Permalink

    Tanggal 5 oktober kemaren saya juga sama ada yg nlp dari sophee
    Yg jadi anehnya dia tlp via wa
    Nanya2 apa ajah yg ada di sophee me
    Yg gak saya sebutin sophee pay latter nya
    Dia juga bilang dapet duit 3 juta mau di kirim ke rekening apa sophee pay, saya bilang ke sophee pay
    Gak lama sms muncul dari MOKA
    dia minta kode OTP
    daya jawab gak ada sms masuk dari sophee
    Dia ngotot kekeh ada
    Saya balikin lagi ada sms dari MOKA bukan dari sophee
    Nah si penipu bilang iy itu
    Langsung saya tegasin.
    Kalau mau nipu ya nipu kalau emang bener dapet knp minta otp dah gitu itu sms kan bukan dari sophee
    Si penipu langsung tutup tlp

    Saran ajah buat ibu/bapaknya
    Kan di sms udah ada keterangannya jangan berikan kode kesiapapun termasuk karyawan sophee nya.

    • 15 Oktober 2020 - (08:39 WIB)
      Permalink

      Nahh sama banget nih sama saya,,sampe saya record pas udh tau ada indikasi nipu,langsung saya upload di YouTube,berikut nomer penelpon..persis sama alur modus nipunya bgini

  • 14 Oktober 2020 - (18:03 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya modus penipuan seperti yang diceritakan diatas udah banyak sekali menelan korban, sudah banyak pengakuan dan himbauan. Namun sepertinya otak mental penjahat yang sudah mengakar memang sulit dihilangkan, alhasil setiap hari berburu korban2 baru.
    Saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa korban, dan bisa dijadikan pengalaman untuk semua pengguna Aplikasi Shopee,BL,Lazada,Tokped dll kedepannya, harap selalu berhati2 dan benar2 waspada dengan modus2 yg hanya begitu2 saja (telfon, dpt undian, uang tunai, kode otp / rekening) jika sudah menjurus ke pertanyaan itu HARAP DITUTUP!!! ITU PENIPUAN!!!

  • 29 Oktober 2020 - (22:33 WIB)
    Permalink

    Kalau udah kena tipu yang disalahkan online shop, padahal salah sendiri, tergiur harga murah atau iming-iming hadiah dari penipu sehingga dengan sukarela atau terpaksa memberikan kode OTP kepada pelaku atau meng-klik link phising dari penipu.

    Sistem keamanan e-commerce (Shopee, Toped, Lazada, dll) itu sudah canggih, tidak mudah dibobol oleh hacker. Yang belum canggih itu segelintir pengguna, yang gampang tergiur dan percaya sama penipu.

    Pertanyaannya, jika sistem keamanan e-commerce itu lemah, kenapa penipu gak langsung bobol Shopee? Kenapa penipu menghubungi korban? Kenapa penipu repot-repot meminta OTP, mengirim link phising dan sebagainya? Jika sistem e-commerce lemah, kenapa penipu ga langsung bobol situs e-commerce dan mengambil semua akun pengguna?

    Kasus penipuan online terjadi karena kesalahan pengguna, bukan salah e-commerce!

  • 6 November 2020 - (19:41 WIB)
    Permalink

    Mas saya juga kena tipu gini. Tapi nominalnya 100k aja alhamdulillah gak separah masnya. Nahh dia kan nelponin saya ni. Kadang jug nelpon di whatsapp. Sedangkan mas bilang, hp kita itu diretas jg sama dia. Kira2 itu ngaruh ke saya juga ga mas? Whatsapp saya kira2 bisa kena hack gak? 🙁

  • 7 November 2020 - (00:43 WIB)
    Permalink

    Sama tadi siang 06 november juga ada yang menelpon bilang dari shope pake no 02150667079 bukan no hp,dan bilang saya dapat 1,5 jt saya gak percaya dan bilang hadiahnya buat masnya aja..anehnya udah ada sms kalau ada upaya terdeksi percobaan masuk akun.dan dia juga tau lho shopee ku ada tokonya.padahal saya gak ngasih kode otp dan setelah itu ada sms struk belanja MOKA 1,5 jt trus ada linknya juga..mau saya pencet linknya juga takut diretas,trus saya buka dihp lain isinya kayak kuitansi pembayaran gitu…tapi saya cek shopee saya masi aman karena saya jg ga pernah nyimpan saldo shopepay banyak,takutnya dipakai buat paylater.kalau tanya shopee si katanya masi aman.tapi masi ada deg deg an,kayaknya ini modus baru ya?

 Apa Komentar Anda mengenai Shopee?

Ada 52 komentar sampai saat ini..

Akun Shopee Saya Diretas, Data Bisa Diambil dan Berujung pada Shopee P…

oleh Umma dibaca dalam: 3 min
52